Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat.

Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek ini adalah pembangunan jalur kereta api baru yang menghubungkan simpul utama Jakarta-Bandung-Banjar-Pangandaran. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengonfirmasi inisiatif strategis ini, yang disebutnya sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek fisik biasa.

Dedi Mulyadi, saat dihubungi pada Kamis (6/11/2025), menggarisbawahi bahwa megaproyek ini memiliki anggaran fantastis, mencapai Rp 8 triliun. Seluruh pendanaan akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Jabar, yang dialokasikan bertahap mulai tahun 2027 hingga 2029. “Pembangunan ini bukan semata-mata proyek transportasi semata, melainkan eskalasi investasi untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat,” tegas Dedi, menekankan dimensi sosial-ekonomi dari inisiatif ini.

Proyek ini akan dieksekusi melalui skema investasi bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pemprov Jabar akan mengambil peran utama dalam pembiayaan pembangunan rel, sistem persinyalan modern, hingga modifikasi sarana kereta api. Dedi Mulyadi menjamin kemampuan fiskal daerah untuk mendanai proyek yang masif ini. “APBD kami sanggup untuk tiga tahun. Nilai ini sebanding dengan dua tahun anggaran yang biasanya kami gunakan untuk pembangunan jalan,” paparnya, menunjukkan keseriusan dan prioritas tinggi proyek Kereta Jakarta-Pangandaran dalam agenda pembangunan daerah.

Tujuan paling fundamental dari dibukanya jalur kereta ini adalah memangkas waktu tempuh yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas dari Ibu Kota, Jakarta, menuju destinasi wisata favorit di ujung selatan, Pangandaran. Dedi memproyeksikan efisiensi waktu yang signifikan. Perjalanan dari Jakarta ke Bandung diperkirakan 1,5 jam. Kemudian, dari Bandung menuju Banjar sekitar 4 jam, dan dilanjutkan dengan perjalanan singkat 30 menit dari Banjar ke Pangandaran. Walaupun demikian, Dedi menyebutkan bahwa durasi tempuh ini akan fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Menariknya, gubernur memiliki pandangan khusus mengenai segmen Jakarta-Bandung. Durasi 1,5 jam sengaja dipertahankan agar penumpang dapat menikmati pemandangan alam yang memukau di antara kedua kota. “Kenapa 1,5 jam? Karena sungguh sayang jika perjalanan terlalu pendek, padahal pemandangan antara Jakarta dan Bandung itu luar biasa indahnya. Namun, khusus untuk rombongan besar, misalnya 600 orang, kami bisa mengatur waktu tempuhnya menjadi satu jam saja,” jelasnya, menunjukkan adanya keseimbangan antara fungsi transportasi massal dan pengalaman wisata.


Pendorong Ekonomi Baru dan Konektivitas Utara-Selatan

Lebih jauh, proyek Kereta Jakarta-Pangandaran ini diharapkan menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan yang dikenal sebagai Priangan Timur. Kawasan yang mencakup jalur Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran, akan merasakan dampak langsung. “Ini akan membuka konektivitas baru yang vital, memperlancar mobilisasi barang dan orang, dan sudah pasti akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat bagian selatan,” kata Dedi Mulyadi.

Sejalan dengan proyek rel baru, Pemprov Jabar juga merencanakan renovasi besar-besaran terhadap Stasiun Bandung. Penataan ulang ini akan berfokus pada peningkatan fungsi dan estetika, tanpa mengurangi nilai sejarahnya. “Stasiun itu adalah heritage, jadi kami berkewajiban menjaga nilai historisnya. Namun, sistem parkir kendaraan nanti tidak akan lagi ditempatkan di depan stasiun, ini untuk penataan yang lebih optimal,” ujar Dedi, mengindikasikan upaya integrasi transportasi dan penataan ruang kota yang lebih baik.

Baca juga: MKD Putuskan Uya Kuya Tak Langgar Etik, Kembali Aktif di DPR

Tidak hanya wilayah selatan, fokus Pemprov Jabar terhadap sektor perkeretaapian juga menjangkau kawasan Pantai Utara (Pantura). Dedi Mulyadi mengungkapkan rencana ambisius lainnya: pembangunan sistem transportasi khusus untuk angkutan bahan pangan. Jalur ini akan meliputi rute strategis Cirebon–Indramayu–Subang–Karawang–Bekasi. Konsep yang diusung adalah ‘Kereta Pangan’ yang secara spesifik dirancang untuk mendukung sektor pertanian. “Nantinya, setelah gerbong angkutan bahan pangan selesai, rencana saya adalah mendirikan penggilingan padi di dekat stasiun. Jadi, petani di Pantura akan memiliki nilai tambah ekonomi yang signifikan,” tutur Dedi, menyoroti upaya untuk memutus rantai pasok yang panjang dan mengoptimalkan keuntungan bagi petani.

Secara keseluruhan, Gubernur Dedi Mulyadi menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi yang berbasis kereta api ini adalah langkah taktis dan strategis Pemprov Jabar untuk membentuk fondasi ekonomi masa depan yang lebih merata dan inklusif. “Kereta api harus dilihat bukan hanya sebagai alat angkut semata, melainkan sebuah sarana pemerataan dan sebuah instrumen mutlak untuk kemajuan wilayah,” pungkasnya, menutup wacana mengenai visi transportasinya di Jawa Barat. Investasi ini, dengan demikian, merupakan cetak biru untuk masa depan Jawa Barat yang terkoneksi dan berkeadilan ekonomi.

Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 T ini adalah game changer Jabar. Mempercepat konektivitas, memajukan Priangan Timur, dan menjamin pemerataan ekonomi. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi SWAKKA kolaborasi media lokal dan stakeholder pentahelix informasi daerah

    SWAKKA Dorong Kolaborasi Media & Pemerintah di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deklarasi SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) menjadi momentum strategis bagi ekosistem informasi di tingkat daerah. Ketika wartawan, konten kreator, pemerintah, legislatif, penegak hukum, akademisi, dan pelaku bisnis berkumpul, maka kekuatan komunikasi publik meningkat. Sinergi ini lahir bukan secara kebetulan, melainkan sebagai bentuk respons nyata atas kebutuhan masyarakat akan informasi […]

  • Pelaku UMKM Indonesia menjalankan bisnis online dari rumah menggunakan laptop dan smartphone dengan suasana kerja produktif.

    Diam-Diam Banyak UMKM Sukses dari Peluang Digital Ini

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peluang UMKM digital kini menjadi jalan baru bagi banyak orang untuk mengubah kondisi ekonomi mereka. Menariknya, peluang usaha digital, bisnis UMKM online, dan usaha kecil berbasis teknologi berkembang jauh lebih cepat dibanding model bisnis lama. Namun ironisnya, sebagian pelaku usaha masih belum melihat perubahan besar ini. Padahal, di balik layar media […]

  • serangan AS Venezuela

    AS Umumkan Operasi Militer di Venezuela

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Presiden AS mengklaim operasi militer di Venezuela dan penangkapan Nicolas Maduro, memicu ketegangan kawasan. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan serangan berskala besar ke ibu kota Venezuela, Caracas. Klaim ini disertai pernyataan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negaranya. Jika benar, […]

  • survei elektabilitas capres

    Survei Elektabilitas Capres Tempatkan Prabowo Unggul, Dedi Mulyadi Naik Tajam

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Survei elektabilitas capres menempatkan Prabowo di puncak, sementara Dedi Mulyadi naik signifikan di posisi kedua. albadarpost.com, LENSA – Pemetaan politik menjelang Pemilu 2029 bergeser setelah hasil survei elektabilitas capres terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan lonjakan dukungan bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dalam simulasi yang menguji 25 tokoh nasional, Prabowo Subianto masih menguasai posisi puncak. […]

  • miras oplosan

    Pemerintah Lalai Awasi Alkohol Medis, Dua Remaja Sukaresik Tewas

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kematian remaja akibat miras oplosan menuntut penegakan regulasi dan tanggung jawab negara. Kematian yang Terjadi di Halaman Kita albadarpost.com, EDITORIAL – Dua remaja Sukaresik, Tasikmalaya, meninggal setelah meminum miras oplosan berbasis alkohol medis 70 persen. Peristiwa ini bukan sekadar kegagalan pengawasan orang tua atau kenakalan remaja. Kasus ini adalah cermin rapuhnya perlindungan negara […]

  • kapal Pertamina Selat Hormuz

    Selat Hormuz Memanas: Kapal Malaysia Lolos, Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Situasi Selat Hormuz kembali menarik perhatian dunia setelah beberapa kapal tanker mendapat izin melintas dari Iran. Namun di tengah perkembangan itu, kapal Pertamina Selat Hormuz justru masih tertahan di kawasan Teluk Arab. Kondisi ini memicu perhatian publik karena jalur tersebut merupakan salah satu rute paling penting bagi perdagangan energi global. Sejumlah […]

expand_less