Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

Jawa Barat Kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 Triliun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Dedi Mulyadi kebut Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran senilai Rp 8 triliun. Jadi solusi pemerataan dan percepatan ekonomi selatan Jawa Barat.

Proyek Ambisius: Konektivitas Selatan Jawa Barat Lewat Kereta

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersiap meluncurkan proyek infrastruktur transportasi monumental yang dirancang untuk merombak peta ekonomi dan mobilitas di wilayah selatan. Proyek ini adalah pembangunan jalur kereta api baru yang menghubungkan simpul utama Jakarta-Bandung-Banjar-Pangandaran. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengonfirmasi inisiatif strategis ini, yang disebutnya sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar proyek fisik biasa.

Dedi Mulyadi, saat dihubungi pada Kamis (6/11/2025), menggarisbawahi bahwa megaproyek ini memiliki anggaran fantastis, mencapai Rp 8 triliun. Seluruh pendanaan akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Jabar, yang dialokasikan bertahap mulai tahun 2027 hingga 2029. “Pembangunan ini bukan semata-mata proyek transportasi semata, melainkan eskalasi investasi untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat,” tegas Dedi, menekankan dimensi sosial-ekonomi dari inisiatif ini.

Proyek ini akan dieksekusi melalui skema investasi bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pemprov Jabar akan mengambil peran utama dalam pembiayaan pembangunan rel, sistem persinyalan modern, hingga modifikasi sarana kereta api. Dedi Mulyadi menjamin kemampuan fiskal daerah untuk mendanai proyek yang masif ini. “APBD kami sanggup untuk tiga tahun. Nilai ini sebanding dengan dua tahun anggaran yang biasanya kami gunakan untuk pembangunan jalan,” paparnya, menunjukkan keseriusan dan prioritas tinggi proyek Kereta Jakarta-Pangandaran dalam agenda pembangunan daerah.

Tujuan paling fundamental dari dibukanya jalur kereta ini adalah memangkas waktu tempuh yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas dari Ibu Kota, Jakarta, menuju destinasi wisata favorit di ujung selatan, Pangandaran. Dedi memproyeksikan efisiensi waktu yang signifikan. Perjalanan dari Jakarta ke Bandung diperkirakan 1,5 jam. Kemudian, dari Bandung menuju Banjar sekitar 4 jam, dan dilanjutkan dengan perjalanan singkat 30 menit dari Banjar ke Pangandaran. Walaupun demikian, Dedi menyebutkan bahwa durasi tempuh ini akan fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Menariknya, gubernur memiliki pandangan khusus mengenai segmen Jakarta-Bandung. Durasi 1,5 jam sengaja dipertahankan agar penumpang dapat menikmati pemandangan alam yang memukau di antara kedua kota. “Kenapa 1,5 jam? Karena sungguh sayang jika perjalanan terlalu pendek, padahal pemandangan antara Jakarta dan Bandung itu luar biasa indahnya. Namun, khusus untuk rombongan besar, misalnya 600 orang, kami bisa mengatur waktu tempuhnya menjadi satu jam saja,” jelasnya, menunjukkan adanya keseimbangan antara fungsi transportasi massal dan pengalaman wisata.


Pendorong Ekonomi Baru dan Konektivitas Utara-Selatan

Lebih jauh, proyek Kereta Jakarta-Pangandaran ini diharapkan menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan yang dikenal sebagai Priangan Timur. Kawasan yang mencakup jalur Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran, akan merasakan dampak langsung. “Ini akan membuka konektivitas baru yang vital, memperlancar mobilisasi barang dan orang, dan sudah pasti akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat bagian selatan,” kata Dedi Mulyadi.

Sejalan dengan proyek rel baru, Pemprov Jabar juga merencanakan renovasi besar-besaran terhadap Stasiun Bandung. Penataan ulang ini akan berfokus pada peningkatan fungsi dan estetika, tanpa mengurangi nilai sejarahnya. “Stasiun itu adalah heritage, jadi kami berkewajiban menjaga nilai historisnya. Namun, sistem parkir kendaraan nanti tidak akan lagi ditempatkan di depan stasiun, ini untuk penataan yang lebih optimal,” ujar Dedi, mengindikasikan upaya integrasi transportasi dan penataan ruang kota yang lebih baik.

Baca juga: MKD Putuskan Uya Kuya Tak Langgar Etik, Kembali Aktif di DPR

Tidak hanya wilayah selatan, fokus Pemprov Jabar terhadap sektor perkeretaapian juga menjangkau kawasan Pantai Utara (Pantura). Dedi Mulyadi mengungkapkan rencana ambisius lainnya: pembangunan sistem transportasi khusus untuk angkutan bahan pangan. Jalur ini akan meliputi rute strategis Cirebon–Indramayu–Subang–Karawang–Bekasi. Konsep yang diusung adalah ‘Kereta Pangan’ yang secara spesifik dirancang untuk mendukung sektor pertanian. “Nantinya, setelah gerbong angkutan bahan pangan selesai, rencana saya adalah mendirikan penggilingan padi di dekat stasiun. Jadi, petani di Pantura akan memiliki nilai tambah ekonomi yang signifikan,” tutur Dedi, menyoroti upaya untuk memutus rantai pasok yang panjang dan mengoptimalkan keuntungan bagi petani.

Secara keseluruhan, Gubernur Dedi Mulyadi menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi yang berbasis kereta api ini adalah langkah taktis dan strategis Pemprov Jabar untuk membentuk fondasi ekonomi masa depan yang lebih merata dan inklusif. “Kereta api harus dilihat bukan hanya sebagai alat angkut semata, melainkan sebuah sarana pemerataan dan sebuah instrumen mutlak untuk kemajuan wilayah,” pungkasnya, menutup wacana mengenai visi transportasinya di Jawa Barat. Investasi ini, dengan demikian, merupakan cetak biru untuk masa depan Jawa Barat yang terkoneksi dan berkeadilan ekonomi.

Proyek Kereta Jakarta-Pangandaran Rp 8 T ini adalah game changer Jabar. Mempercepat konektivitas, memajukan Priangan Timur, dan menjamin pemerataan ekonomi. (Red/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kekuatan militer Iran

    Jarang Disorot, Kekuatan Militer Iran Ternyata Bukan Sekadar Senjata

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pembahasan tentang kekuatan militer Iran sering berfokus pada jumlah senjata. Namun, realitas di lapangan jauh lebih kompleks. Strategi militer Iran dan pendekatan perang asimetris justru menjadi kunci utama yang membuat negara ini diperhitungkan. Karena itu, memahami kekuatan Iran tidak cukup hanya melihat tank atau jet tempur. Selain itu, Iran mengembangkan cara […]

  • Rekrutmen Sensus Ekonomi 2026

    BPS Tasikmalaya Buka Lowongan Sensus Ekonomi 2026, Kuota Terbatas

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Badan Pusat Statistik Kota Tasikmalaya resmi membuka rekrutmen petugas lapangan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Lowongan tersebut mulai dibuka sejak Kamis (8/5/2026) dan hanya berlangsung hingga 11 Mei 2026 melalui sistem pendaftaran daring. Informasi rekrutmen Sensus Ekonomi 2026 itu langsung ramai dibagikan di media sosial karena kuota petugas disebut terbatas. Banyak […]

  • Peta Kekuatan Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026 Lahirkan Raja Baru Sepak Bola

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Peta Kekuatan Piala Dunia 2026 mulai menunjukkan perubahan yang sulit diabaikan. Babak 16 Besar tidak hanya menghadirkan persaingan menuju perempat final, tetapi juga memperlihatkan bergesernya pusat kekuatan sepak bola dunia. Jika selama puluhan tahun panggung utama didominasi negara-negara Eropa dan Amerika Selatan, kini Afrika, kawasan CONCACAF, serta sejumlah tim nontradisional tampil sebagai […]

  • Wiramuda Hebat Garut

    Bootcamp Unik Garut Cetak Calon Pengusaha Muda

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wiramuda Hebat Garut kembali hadir dengan konsep yang berbeda. Program pembinaan wirausaha muda yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut itu tidak hanya menghadirkan pelatihan kewirausahaan, tetapi juga membangun pola pikir entrepreneur melalui pendekatan yang lebih dekat dengan pengalaman nyata. Karena itu, Bootcamp Wiramuda Hebat 2026 menjadi salah satu ruang […]

  • Ilustrasi futuristik seorang Muslim salat di tengah kota modern bercahaya sebagai simbol perbaikan hidup melalui ibadah.

    Perbaiki Salatmu, Reset Hidupmu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Pada tahun-tahun mendatang, manusia mungkin akan menciptakan teknologi yang mampu membaca gelombang pikiran. Mereka akan merancang algoritma untuk memprediksi keputusan. Mereka bahkan mungkin menciptakan kecerdasan buatan yang mampu meniru empati. Namun tetap saja, mereka lupa satu tombol paling tua yang sudah tersedia sejak berabad-abad lalu: takbir. Prinsip “Perbaiki salatmu maka Allah akan […]

  • Samuel Anderson Lee

    Samuel Anderson Lee: Bocah 7 Tahun Berprestasi di Olimpiade Matematika Internasional

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Bocah 7 tahun Samuel Anderson Lee raih 5 emas & 1 perak di Olimpiade Matematika internasional. albadarpost.com, PELITA. Prestasi membanggakan datang dari Kota Bandung, Jawa Barat. Seorang bocah berusia 7 tahun, Samuel Anderson Lee, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai berbagai kompetisi matematika, mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Keberhasilan Samuel Anderson Lee menjadi sorotan […]

expand_less