Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Provinsi Dorong Perbaikan setelah BPS Catat Pengangguran Tertinggi 2025

Provinsi Dorong Perbaikan setelah BPS Catat Pengangguran Tertinggi 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Daftar provinsi pengangguran tertinggi 2025 menunjukkan ketimpangan pasar kerja dan kebutuhan reformasi ketenagakerjaan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menempatkan sejumlah provinsi dalam sorotan. Daftar provinsi dengan pengangguran tertinggi per Agustus 2025 menunjukkan ketimpangan pasar kerja yang masih lebar, dari Papua hingga pusat ekonomi nasional seperti Jawa Barat dan Jakarta. Angkanya tidak hanya memberi gambaran tekanan tenaga kerja di berbagai daerah, tetapi juga menegaskan urgensi perbaikan kebijakan yang menyangkut ribuan warga pencari kerja.

Peta Pengangguran Tertinggi 2025

Laporan BPS memperlihatkan kesenjangan penyerapan tenaga kerja masih kuat di berbagai provinsi. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)—indikator yang mengukur persentase penduduk usia kerja yang belum bekerja, sedang mencari kerja, atau menyiapkan usaha—menjadi penanda penting memahami kesehatan pasar tenaga kerja nasional. Dalam daftar provinsi pengangguran tertinggi 2025, Papua kembali berada di posisi teratas dengan TPT 6,96 persen, disusul Papua Barat Daya sebesar 6,85 persen. Provinsi berpenduduk terbesar, Jawa Barat, berada di posisi ketiga dengan TPT 6,77 persen.

Varian angkanya cukup tajam. Banten mencatat 6,69 persen, Kepulauan Riau 6,45 persen, Maluku 6,27 persen, Jakarta 6,05 persen, Sulawesi Utara 5,99 persen, Aceh 5,64 persen, dan Sumatera Barat 5,62 persen. Gambaran ini menegaskan ketidakseimbangan antara pertumbuhan penduduk usia produktif dan kemampuan pasar kerja menyediakan lapangan pekerjaan layak. Fenomena pengangguran tertinggi di sejumlah provinsi ini menunjukkan bahwa tekanan tenaga kerja tidak hanya terjadi di kawasan terpencil, tetapi juga di pusat industri dan metropolitan.

Kenaikan di Papua—dari 6,92 persen pada Februari menjadi 6,96 persen pada Agustus 2025—menjadi indikasi bahwa persoalan struktural di wilayah timur Indonesia masih memerlukan perhatian serius. Ekonomi yang belum bergerak stabil dan keterbatasan industri baru membuat penciptaan lapangan kerja terhambat. Pola serupa terjadi di Kepulauan Riau dan Maluku yang masuk enam besar, menandai tantangan pasar kerja yang merata di luar Jawa.

Metropolitan dan Wilayah Industri Tidak Kebal

Daftar provinsi pengangguran tertinggi kali ini memperlihatkan ironi lain. Wilayah yang selama ini menjadi motor industri nasional—Jawa Barat, Banten, dan Jakarta—justru berada di kelompok sepuluh besar. Jawa Barat dengan populasi terbesar mencatat tingginya kompetisi di pasar kerja, terutama sektor padat karya yang mulai beralih teknologi dan mengurangi kebutuhan tenaga manual. Banten mengalami tren serupa, mengikuti pola industri manufaktur yang tidak berkembang secepat angkatan kerja baru. Jakarta, sebagai kota dengan peluang kerja paling besar, menghadapi persoalan ketidaksesuaian keterampilan dan kebutuhan kompetensi industri modern.

Baca juga: UPTD Pasar Babelan Tutup Akses dan Perketat Patroli Pasca Temuan Alat Kontrasepsi

Persaingan ketat dan mismatch skill menjadi faktor yang terus diangkat oleh pemerhati tenaga kerja. Migrasi pekerja lintas daerah ke kawasan metropolitan semakin memperbesar antrean pencari kerja, terutama pada segmen menengah yang tidak memiliki sertifikasi kompetensi. Kondisi ini memperkuat argumen bahwa tantangan ketenagakerjaan tidak semata soal jumlah lapangan kerja, melainkan kecocokan antara kebutuhan industri dan kualitas tenaga kerja.

Respons Pemerintah dan Tantangan Ekosistem Tenaga Kerja

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menilai rendahnya produktivitas tenaga kerja menjadi salah satu penghambat utama penyerapan pekerja. Ia mengakui posisi kementeriannya berada pada hilir ekosistem, sehingga tidak memiliki instrumen langsung untuk membuka lapangan kerja baru. Meski begitu, pemerintah menjalankan sejumlah terobosan melalui kolaborasi antarkementerian dan lembaga. Hingga 2025, hampir 20 nota kesepahaman (MoU) berhasil disepakati sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional.

Bursa lowongan pekerjaan bertajuk “Job Fair Bekasi Pasti Kerja 2025” yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi di President University Convention Center Jababeka, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 27 Mei 2025. Antara

Di ranah kebijakan lebih luas, pemerintah mendorong hilirisasi industri dan transformasi pendidikan vokasi. Targetnya mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus menciptakan lingkungan industri yang produktif dan mampu menyerap lebih banyak pekerja. Tantangan menyempitkan daftar provinsi pengangguran tertinggi ini memerlukan konsistensi, terutama pada sektor yang menyerap tenaga kerja menengah dan bawah.

Konteks ketenagakerjaan yang dipetakan BPS mengingatkan situasi ini tidak hanya terjadi di Papua atau provinsi terpencil. Jakarta, Banten, dan Jawa Barat—tiga pusat ekonomi terbesar—masuk daftar, memperlihatkan bahwa produktivitas dan kesenjangan keterampilan adalah persoalan nasional, bukan lokal.

Data tingkat pengangguran ini memperlihatkan ketimpangan pasar kerja masih tajam. Penyelarasan kompetensi dan peningkatan produktivitas menjadi kunci menekan angka pengangguran di tahun mendatang.

Tantangan pengangguran tertinggi memerlukan peningkatan kompetensi dan ekosistem industri yang lebih produktif di seluruh daerah. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pagi Nabi Muhammad

    Pagi Nabi Muhammad SAW Dimulai dari Ibadah dan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi Nabi Muhammad SAW tidak sekadar rutinitas ibadah personal. Pola itu membentuk sistem hidup yang tertata dan berdampak sosial. Dalam konteks hari ini, ketika banyak masyarakat memulai hari dalam tekanan waktu dan distraksi digital, pola pagi Nabi Muhammad menjadi cermin yang relevan. Berbagai riwayat sahih menunjukkan bahwa pagi Nabi Muhammad diawali sebelum […]

  • Ilustrasi tenaga medis memberikan suntikan kepada pasien saat bulan Ramadhan terkait hukum suntik saat puasa

    Suntikan Medis Saat Puasa, Batal atau Tidak?

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang suntik membatalkan puasa sering muncul setiap bulan Ramadhan. Banyak orang bertanya apakah suntikan saat puasa, injeksi medis, atau obat suntik ketika berpuasa dapat membatalkan ibadah puasa seseorang. Pertanyaan ini sangat wajar. Sebab di era modern, prosedur medis seperti suntik vitamin, obat, atau vaksin semakin umum dilakukan. Namun umat Islam […]

  • korupsi bantuan sosial

    Dari RT ke Penjara, Pelajaran Mahal Tata Kelola Bantuan Sosial

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus hukum yang berujung pada vonis lima tahun penjara terhadap seorang Ketua RT di Kelurahan Rufei, Kota Sorong, membuka kembali pertanyaan lama tentang tata kelola bantuan sosial di tingkat paling dasar. Putusan Mahkamah Agung ini bukan sekadar perkara pidana individu, melainkan cermin dari rapuhnya sistem pengawasan bantuan publik yang langsung bersentuhan dengan […]

  • PSSI Awards 2026

    Voting PSSI Awards 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Voting publik PSSI Awards 2026 resmi dibuka, libatkan pencinta sepak bola Indonesia dalam menentukan prestasi terbaik. Voting Publik PSSI Awards 2026 Resmi Dimulai albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi membuka voting publik PSSI Awards 2026 mulai hari ini. Melalui mekanisme pemungutan suara berbasis daring, masyarakat pencinta sepak bola diberi […]

  • zakat pertanian

    Zakat Pertanian Desa Babadan Jadi Contoh Kemandirian Sosial Petani Indramayu

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Zakat pertanian Desa Babadan sukses tingkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani Indramayu. albadarpost.com, HIKMAH. Petani di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini dikenal bukan hanya karena hasil panennya yang melimpah, tetapi juga karena kepedulian sosial mereka yang tinggi. Melalui praktik zakat pertanian, para petani di desa ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai agama dan […]

  • korupsi dana desa

    Mengapa Dana Desa Rentan Diselewengkan?

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Korupsi dana desa berulang karena pengawasan lemah, desain kebijakan timpang, dan tata kelola yang tidak solid. Dana Besar di Level Terkecil albadarpost.com, PERSPEKTIF – Penetapan Kepala Desa Mancagar sebagai tersangka korupsi dana desa kembali membuka satu pertanyaan mendasar: mengapa kebijakan dana desa sejak diluncurkan pada 2015 masih sangat rentan terhadap penyimpangan? Kasus Kuningan bukan insiden […]

expand_less