Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Provinsi Dorong Perbaikan setelah BPS Catat Pengangguran Tertinggi 2025

Provinsi Dorong Perbaikan setelah BPS Catat Pengangguran Tertinggi 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Daftar provinsi pengangguran tertinggi 2025 menunjukkan ketimpangan pasar kerja dan kebutuhan reformasi ketenagakerjaan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menempatkan sejumlah provinsi dalam sorotan. Daftar provinsi dengan pengangguran tertinggi per Agustus 2025 menunjukkan ketimpangan pasar kerja yang masih lebar, dari Papua hingga pusat ekonomi nasional seperti Jawa Barat dan Jakarta. Angkanya tidak hanya memberi gambaran tekanan tenaga kerja di berbagai daerah, tetapi juga menegaskan urgensi perbaikan kebijakan yang menyangkut ribuan warga pencari kerja.

Peta Pengangguran Tertinggi 2025

Laporan BPS memperlihatkan kesenjangan penyerapan tenaga kerja masih kuat di berbagai provinsi. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)—indikator yang mengukur persentase penduduk usia kerja yang belum bekerja, sedang mencari kerja, atau menyiapkan usaha—menjadi penanda penting memahami kesehatan pasar tenaga kerja nasional. Dalam daftar provinsi pengangguran tertinggi 2025, Papua kembali berada di posisi teratas dengan TPT 6,96 persen, disusul Papua Barat Daya sebesar 6,85 persen. Provinsi berpenduduk terbesar, Jawa Barat, berada di posisi ketiga dengan TPT 6,77 persen.

Varian angkanya cukup tajam. Banten mencatat 6,69 persen, Kepulauan Riau 6,45 persen, Maluku 6,27 persen, Jakarta 6,05 persen, Sulawesi Utara 5,99 persen, Aceh 5,64 persen, dan Sumatera Barat 5,62 persen. Gambaran ini menegaskan ketidakseimbangan antara pertumbuhan penduduk usia produktif dan kemampuan pasar kerja menyediakan lapangan pekerjaan layak. Fenomena pengangguran tertinggi di sejumlah provinsi ini menunjukkan bahwa tekanan tenaga kerja tidak hanya terjadi di kawasan terpencil, tetapi juga di pusat industri dan metropolitan.

Kenaikan di Papua—dari 6,92 persen pada Februari menjadi 6,96 persen pada Agustus 2025—menjadi indikasi bahwa persoalan struktural di wilayah timur Indonesia masih memerlukan perhatian serius. Ekonomi yang belum bergerak stabil dan keterbatasan industri baru membuat penciptaan lapangan kerja terhambat. Pola serupa terjadi di Kepulauan Riau dan Maluku yang masuk enam besar, menandai tantangan pasar kerja yang merata di luar Jawa.

Metropolitan dan Wilayah Industri Tidak Kebal

Daftar provinsi pengangguran tertinggi kali ini memperlihatkan ironi lain. Wilayah yang selama ini menjadi motor industri nasional—Jawa Barat, Banten, dan Jakarta—justru berada di kelompok sepuluh besar. Jawa Barat dengan populasi terbesar mencatat tingginya kompetisi di pasar kerja, terutama sektor padat karya yang mulai beralih teknologi dan mengurangi kebutuhan tenaga manual. Banten mengalami tren serupa, mengikuti pola industri manufaktur yang tidak berkembang secepat angkatan kerja baru. Jakarta, sebagai kota dengan peluang kerja paling besar, menghadapi persoalan ketidaksesuaian keterampilan dan kebutuhan kompetensi industri modern.

Baca juga: UPTD Pasar Babelan Tutup Akses dan Perketat Patroli Pasca Temuan Alat Kontrasepsi

Persaingan ketat dan mismatch skill menjadi faktor yang terus diangkat oleh pemerhati tenaga kerja. Migrasi pekerja lintas daerah ke kawasan metropolitan semakin memperbesar antrean pencari kerja, terutama pada segmen menengah yang tidak memiliki sertifikasi kompetensi. Kondisi ini memperkuat argumen bahwa tantangan ketenagakerjaan tidak semata soal jumlah lapangan kerja, melainkan kecocokan antara kebutuhan industri dan kualitas tenaga kerja.

Respons Pemerintah dan Tantangan Ekosistem Tenaga Kerja

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menilai rendahnya produktivitas tenaga kerja menjadi salah satu penghambat utama penyerapan pekerja. Ia mengakui posisi kementeriannya berada pada hilir ekosistem, sehingga tidak memiliki instrumen langsung untuk membuka lapangan kerja baru. Meski begitu, pemerintah menjalankan sejumlah terobosan melalui kolaborasi antarkementerian dan lembaga. Hingga 2025, hampir 20 nota kesepahaman (MoU) berhasil disepakati sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional.

Bursa lowongan pekerjaan bertajuk “Job Fair Bekasi Pasti Kerja 2025” yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi di President University Convention Center Jababeka, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 27 Mei 2025. Antara

Di ranah kebijakan lebih luas, pemerintah mendorong hilirisasi industri dan transformasi pendidikan vokasi. Targetnya mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus menciptakan lingkungan industri yang produktif dan mampu menyerap lebih banyak pekerja. Tantangan menyempitkan daftar provinsi pengangguran tertinggi ini memerlukan konsistensi, terutama pada sektor yang menyerap tenaga kerja menengah dan bawah.

Konteks ketenagakerjaan yang dipetakan BPS mengingatkan situasi ini tidak hanya terjadi di Papua atau provinsi terpencil. Jakarta, Banten, dan Jawa Barat—tiga pusat ekonomi terbesar—masuk daftar, memperlihatkan bahwa produktivitas dan kesenjangan keterampilan adalah persoalan nasional, bukan lokal.

Data tingkat pengangguran ini memperlihatkan ketimpangan pasar kerja masih tajam. Penyelarasan kompetensi dan peningkatan produktivitas menjadi kunci menekan angka pengangguran di tahun mendatang.

Tantangan pengangguran tertinggi memerlukan peningkatan kompetensi dan ekosistem industri yang lebih produktif di seluruh daerah. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPATK mengawasi aliran dana Program Makan Bergizi Gratis melalui sistem Detak MBG untuk mencegah penyimpangan anggaran 2026

    PPATK Awasi Aliran Dana MBG 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pengawasan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru. Menjelang 2026, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperketat kontrol dengan mengawasi aliran dana MBG secara sistematis melalui Detak MBG. Langkah ini muncul di tengah besarnya skala program yang menjangkau jutaan penerima manfaat. Ketika anggaran membesar, risiko penyimpangan ikut meningkat. […]

  • Mahasiswa Ciamis

    Mahasiswa Ciamis Desak DPRD Kawal MBG dan Harga BBM

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gelombang aksi mahasiswa Ciamis kembali menguat. Ratusan mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), harga BBM, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan ruang demokrasi. Aksi mahasiswa Ciamis ini berlangsung di pelataran Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Senin (22/6/2026). Koalisi […]

  • doa ilmu bermanfaat

    Kenapa Ilmu Tidak Mengubah Hidup? Ini Doa yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa ilmu bermanfaat sering dibaca, tetapi tidak semua orang merasakan dampaknya. Banyak yang rajin belajar, menghafal, bahkan mengikuti berbagai kajian. Namun anehnya, ilmu itu terasa “tidak hidup”. Tidak menenangkan, tidak membimbing, bahkan tidak mengubah perilaku. Di sinilah kita perlu memahami doa agar diberi ilmu bermanfaat, bukan sekadar membacanya, tetapi menjadikannya kunci agar […]

  • Konsolidasi kader PKS Tasikmalaya dengan pembentukan PJRW untuk pemenangan Pemilu 2029 di tingkat RW

    PKS Tasik Ngebut! 160 PJRW Disiapkan, Target Menang Besar 2029

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PJRW PKS Tasikmalaya menjadi kunci strategi baru dalam pemenangan politik menuju 2029. Skema penanggung jawab pemenangan di tingkat RW ini langsung digerakkan sebagai tulang punggung mesin partai. Selain itu, strategi akar rumput PKS Tasikmalaya semakin diperkuat untuk menjaga kedekatan dengan konstituen. DPD PKS Kota Tasikmalaya tidak menunggu waktu mendekat ke pemilu. […]

  • kisah Siti Hajar

    7 Kali Berlari di Tengah Putus Asa, Siti Hajar Mengubah Sejarah Makkah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Siti Hajar, perjuangan Hajar mencari air, dan asal-usul air zamzam bukan sekadar cerita lama—ini adalah potret paling jujur tentang iman di titik terendah manusia. Bayangkan ini: lembah tandus, sunyi, tanpa air, tanpa kehidupan. Di tempat seperti itu, seorang ibu dan bayi ditinggalkan. Bukan karena ditelantarkan, tetapi karena perintah langit. Nabi Ibrahim melangkah […]

  • Polres Tasikmalaya menunjukkan barang bukti sepeda motor Honda Vario merah hasil curanmor yang berhasil ditemukan kembali.

    Motor Hilang 4 Bulan di Tasikmalaya Kembali, Pelakunya Bikin Kaget

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kisah motor curian kembali milik warga Kabupaten Tasikmalaya ini menyita perhatian banyak orang. Bukan hanya karena sepeda motor yang hilang selama empat bulan akhirnya berhasil ditemukan, tetapi juga karena pelaku pencurian diduga merupakan orang yang dikenal dekat oleh korban. Yang membuat cerita ini semakin unik, kendaraan yang sempat raib tersebut justru […]

expand_less