Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Tasikmalaya dorong kolaborasi PKK untuk perkuat program pembangunan berbasis kebutuhan warga.

albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan pentingnya kolaborasi PKK sebagai motor penggerak program pembangunan berbasis masyarakat. Pesan itu disampaikan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, saat menghadiri puncak peringatan HKG PKK Ke-53 di Islamic Center Tasikmalaya, Rabu, 3 Desember 2025. Acara yang mengangkat tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” ini menjadi ruang konsolidasi bagi penguatan peran PKK di desa-desa.

Bupati Cecep menekankan bahwa kerja bersama menjadi syarat mutlak agar target pembangunan daerah dapat tercapai. Menurutnya, PKK memiliki jaringan terluas hingga tingkat desa, sehingga mampu menjadi jembatan antara kebutuhan warga dan kebijakan pemerintah.

“Kolaborasi PKK adalah kunci agar program benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” kata Cecep. Ia menambahkan, arah pembangunan daerah akan lebih efektif bila pemerintah daerah, kader PKK, dan warga ikut bergerak dalam satu visi.


Mendorong Program Berbasis Kebutuhan Warga

Pada sambutannya, Bupati Cecep menggarisbawahi pentingnya pemetaan masalah di setiap desa. Ia meminta kader PKK lebih aktif mengidentifikasi kebutuhan warga, terutama terkait pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan keluarga. Pendekatan berbasis data, menurutnya, akan membuat program lebih tepat sasaran.

Ia mengingatkan bahwa capaian PKK bukan diukur dari banyaknya agenda, tetapi dari seberapa besar perubahan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan laporan lapangan yang akurat agar intervensi kebijakan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual.

Cecep menilai PKK telah menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam penguatan sumber daya manusia. Ia mengajak seluruh kader memperluas jangkauan layanan edukasi keluarga, peningkatan pengetahuan kesehatan, serta pendampingan ekonomi rumah tangga.


Memperkuat Kolaborasi PKK di Tingkat Kabupaten

Pesan mengenai kolaborasi PKK kembali ditegaskan saat Cecep berbincang dengan unsur pimpinan daerah yang hadir. Di acara tersebut tampak Wakil Bupati Tasikmalaya, para kepala perangkat daerah, pimpinan lembaga vertikal, camat, perwakilan BUMN/BUMD, serta tokoh masyarakat.

Baca juga: Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa PKK tidak bekerja sendirian. Program pemberdayaan keluarga, menurut Cecep, membutuhkan dukungan kelembagaan yang kuat agar keberlanjutannya terjaga. Ia berharap agenda HKG PKK tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum penguatan kerja lintas sektor.

Bagi pemerintah daerah, PKK berperan strategis sebagai pelaksana sekaligus pengawas sosial. Kader di lapangan dapat memberikan masukan terkait efektivitas program pemerintah, khususnya pada sasaran kelompok rentan. Dengan kolaborasi PKK yang lebih solid, Cecep meyakini kualitas layanan publik dapat meningkat.


Konteks dan Dampak bagi Warga

Upaya memperkuat peran PKK sejalan dengan agenda pembangunan Kabupaten Tasikmalaya yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup keluarga. Pemerintah daerah menaruh perhatian pada penyediaan layanan dasar, termasuk akses kesehatan ibu-anak, pendidikan keluarga, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi rumah tangga.

Dalam kerangka Indonesia Emas 2045, penguatan PKK dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang. Peran keluarga yang kuat akan berdampak pada stabilitas sosial, produktivitas warga, dan ketahanan ekonomi lokal. Karena itu, dorongan kolaborasi PKK yang disampaikan Bupati Cecep menjadi langkah strategis untuk memastikan program pembangunan menyentuh kebutuhan paling fundamental masyarakat.

Kolaborasi PKK menjadi fondasi agar program pembangunan Tasikmalaya berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • roller coaster USS

    Universal Studios Evakuasi Penumpang Roller Coaster USS

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Roller coaster USS Singapura berhenti mendadak saat hujan deras. Evakuasi penumpang berlangsung aman tanpa korban luka. albadarpost.com, LENSA – Wahana roller coaster USS Battlestar Galactica: Human vs Cylon berhenti mendadak saat beroperasi di Universal Studios Singapore, Jumat sore, 28 November 2025. Evakuasi manual dilakukan di tengah hujan, memaksa penumpang berjalan menuruni lintasan, dan situasi memicu […]

  • pencurian motor

    Polres Tasikmalaya Tangkap Pasutri Pencuri Motor

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menangkap pasutri pelaku pencurian motor dengan modus penipuan, mayoritas korbannya pelajar. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya menangkap pasangan suami istri yang terlibat pencurian motor dengan modus penipuan dan penggelapan. Penangkapan ini menegaskan kembali kerentanan pelajar sebagai kelompok sasaran kejahatan jalanan, sekaligus membuka pola kejahatan yang memanfaatkan relasi sosial palsu. […]

  • anggaran gapura

    DPRD Jabar Kritik Anggaran Gapura Gedung Sate Rp3,9 Miliar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DPRD Jabar kritik anggaran gapura Gedung Sate Rp3,9 miliar karena dianggap tidak sesuai prioritas publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun gapura di kawasan Gedung Sate dengan biaya Rp3,9 miliar kembali menuai kritik. DPRD Jabar menilai alokasi tersebut tidak selaras dengan kondisi fiskal daerah dan kebutuhan publik yang lebih mendesak, terutama pemeliharaan […]

  • banjir Pidie Jaya

    Pemkab Investigasi Banjir Pidie Jaya yang Seret Gajah Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Banjir Pidie Jaya menyeret gajah Sumatera hingga tewas. Warga kesulitan evakuasi, pemerintah cek kondisi hutan. albadarpost.com, HUMANIORA – Seekor gajah Sumatera ditemukan mati akibat banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Bangkai satwa dilindungi itu terjepit tumpukan kayu hutan dan lumpur di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu. Penemuan ini memicu pertanyaan baru soal penyebab banjir […]

  • bupati Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Bupati Tasikmalaya menuntut percepatan program daerah agar manfaat APBD segera dirasakan warga. Percepatan Program Menjadi Prioritas: Waktu Menuju Akhir Tahun Menyempit albadarpost.com, EDITORIAL – Menjelang tutup tahun anggaran, Bupati Tasikmalaya menginstruksikan percepatan program OPD. Teguran disampaikan saat Apel Senin Pagi di Sekretariat Daerah, Singaparna, 24 November 2025. Di hadapan jajaran perangkat daerah, ia […]

  • Kisah Utsman bin Affan menangis di kuburan membuka rahasia tentang alam barzakh, fitnah kubur, serta hadis Nabi tentang kehidupan setelah mati.

    Mengapa Utsman bin Affan Menangis Saat Melihat Kubur? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Utsman bin Affan menangis di kuburan sering menjadi pengingat kuat tentang kehidupan setelah mati. Banyak ulama menjelaskan bahwa tangisan tersebut bukan sekadar rasa sedih. Sebaliknya, kisah tangisan Utsman bin Affan ketika melihat kubur, atau peristiwa Utsman bin Affan menangis di makam, menunjukkan ketakutan mendalam terhadap fase awal kehidupan akhirat. Para sahabat […]

expand_less