Dandim Tasikmalaya Tegaskan ASN Harus Berintegritas
- account_circle redaktur
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos. menyampaikan kegiatannya di Aula Makodim 0612 Tasikmalaya, Senin(6/7/2026).)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DUNIA – Karakter ASN Tasikmalaya menjadi fokus utama dalam kegiatan penguatan karakter ASN yang digelar Kodim 0612/Tasikmalaya di Aula Makodim, Jalan Otto Iskandardinata Nomor 9, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Senin (6/7/2026). Melalui program karakter kebangsaan ASN, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tasikmalaya memperoleh pembekalan untuk memperkuat integritas, disiplin, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan Penguatan Karakter Kebangsaan ASN Tahun Anggaran 2026 dipimpin langsung oleh Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos. Mengusung tema “Melalui Penguatan Karakter Kebangsaan, Kita Perkokoh Aparatur Sipil Negara yang Solid, Berkarakter, dan Berintegritas”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Dandim: ASN Harus Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat
Dalam arahannya, Dandim menegaskan bahwa ASN memegang peran penting sebagai pelayan publik sekaligus perekat persatuan bangsa. Oleh sebab itu, setiap aparatur pemerintah harus memiliki karakter yang kuat, menjaga integritas, serta menunjukkan disiplin dalam menjalankan tugas.
“ASN memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan bangsa sekaligus pelayan publik. Oleh karena itu, setiap ASN harus memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi integritas, disiplin, loyalitas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat,” tegas Letkol Czi M. Imvan Ibrahim.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa seluruh ASN wajib memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa penguatan karakter tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Sebaliknya, nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam setiap pelayanan kepada masyarakat sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah terus meningkat.
Perkuat Profesionalisme ASN Lewat Wawasan Kebangsaan
Selama kegiatan berlangsung, peserta menerima materi mengenai wawasan kebangsaan, etika pengabdian, kepemimpinan, hingga pentingnya membangun soliditas antarlembaga. Dengan demikian, para ASN diharapkan mampu bekerja secara profesional sekaligus menjaga sinergi lintas instansi.
Di sisi lain, Dandim menilai bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Karena itu, aparatur pemerintah tidak cukup hanya menguasai aspek administratif, melainkan juga harus memiliki mental yang tangguh, sikap disiplin, serta komitmen terhadap pelayanan publik.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berintegritas. Oleh sebab itu, ASN harus terus meningkatkan kualitas kerja agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Kodim Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Melalui kegiatan ini, Kodim 0612/Tasikmalaya juga memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam membangun aparatur yang berkualitas. Sinergi tersebut dinilai penting karena keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.
Selanjutnya, Dandim menegaskan bahwa pembinaan karakter menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung terciptanya birokrasi yang profesional, bersih, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta segera menerapkan nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan kedisiplinan dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan begitu, tata kelola pemerintahan akan semakin efektif, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Karakter ASN Dinilai Menjadi Fondasi Stabilitas Daerah
Dandim menambahkan bahwa stabilitas nasional tidak mungkin terjaga tanpa dukungan aparatur sipil negara yang memiliki karakter kuat. Oleh karena itu, seluruh elemen pemerintahan harus terus membangun kolaborasi agar pelayanan publik dan pembangunan berjalan beriringan.
Menurutnya, ASN tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan menjaga persatuan, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, serta mendukung terciptanya stabilitas daerah.
Penguatan karakter kebangsaan secara berkelanjutan akan melahirkan ASN yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
“Kalau karakter ASN kuat, negara akan semakin kokoh. Kalau ASN solid, pembangunan melaju lebih cepat.”
Integritas bukan sekadar slogan, melainkan fondasi pelayanan publik. Ketika karakter ASN semakin kuat, kepercayaan masyarakat tumbuh, birokrasi bergerak lebih cepat, dan pembangunan daerah melesat tanpa ragu. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar