Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tasikmalaya Bersuara, Dukung MBG Tetap Berjalan

Tasikmalaya Bersuara, Dukung MBG Tetap Berjalan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHMBG Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Ketika gelombang penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul di sejumlah daerah, ribuan warga di Kabupaten Tasikmalaya justru menunjukkan sikap berbeda. Mereka berkumpul di halaman Kantor Bupati Tasikmalaya, Kamis (25/6/2026), untuk menyampaikan dukungan agar program tersebut tetap berjalan karena dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejak sekitar pukul 10.00 WIB, suasana di kompleks pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya tampak lebih ramai dibanding hari biasanya. Puluhan spanduk dan poster dukungan terbentang di antara peserta aksi. Relawan, pengelola dapur SPPG, pelaku UMKM, dan warga kompak mendukung keberlanjutan MBG.

Berbeda dengan aksi unjuk rasa yang identik dengan ketegangan, kegiatan ini berlangsung dalam suasana tertib. Massa menyampaikan aspirasi secara damai sambil mengedepankan dialog dengan pemerintah daerah.

Bukan Sekadar Soal Gizi, tetapi Juga Menggerakkan Ekonomi

Koordinator aksi sekaligus Ketua Paguyuban Relawan SPPG Kabupaten Tasikmalaya, Ucu Supriatna, menilai manfaat MBG jauh melampaui penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak.

Menurutnya, program tersebut telah membuka ruang usaha bagi pelaku UMKM lokal sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru di berbagai wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Program ini menghidupkan UMKM, menyerap tenaga kerja, dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu kami mendukung agar MBG terus berjalan,” ujar Ucu di hadapan peserta aksi.

Ia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 5.000 orang. Sementara itu, jumlah relawan SPPG di Kabupaten Tasikmalaya diperkirakan mencapai sekitar 9.000 orang yang tersebar di berbagai kecamatan.

Selain menyampaikan dukungan terhadap MBG, Ucu juga mengungkapkan kekecewaannya karena tidak ada anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang hadir untuk menerima aspirasi massa. Pernyataan tersebut merupakan pandangan dari pihak penyelenggara aksi.

Pemkab Tasikmalaya Pastikan Aspirasi Akan Diteruskan

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menerima langsung perwakilan peserta aksi melalui Ketua Satuan Tugas MBG, Rubi Azhara.

Dalam keterangannya, Rubi menegaskan pemerintah daerah tetap melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami menjalankan MBG sesuai Perpres 115 yang masih berlaku. Aspirasi teman-teman akan kami sampaikan sesuai kewenangan,” katanya.

Pernyataan tersebut memberi kepastian bahwa seluruh masukan masyarakat akan diteruskan kepada pihak yang memiliki kewenangan dalam pengambilan kebijakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari DPRD Kabupaten Tasikmalaya terkait pernyataan peserta aksi mengenai ketidakhadiran wakil rakyat dalam penyampaian aspirasi tersebut.

Dukungan Datang dari Pelaku Lapangan

Bagi para relawan dan pelaku UMKM, MBG bukan sekadar program pemerintah. Mereka merasakan langsung dampak ekonomi sejak program berjalan.

Keberadaan dapur SPPG membuka peluang usaha baru bagi pemasok bahan pangan, jasa distribusi, hingga tenaga kerja lokal. Aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pelaksanaan pun ikut bergerak karena kebutuhan logistik meningkat.

Karena itu, peserta aksi berharap kebijakan tersebut terus berlanjut dengan tata kelola yang semakin baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Aksi Berakhir Damai dengan Shalawat dan Istighasah

Setelah sekitar satu jam menyampaikan aspirasi, peserta menutup kegiatan dengan pembacaan shalawat dan istighasah bersama. Suasana yang semula dipenuhi orasi berubah menjadi lebih khidmat.

Aparat kepolisian mengawal jalannya kegiatan hingga selesai. Seluruh rangkaian berlangsung tertib tanpa adanya gangguan terhadap pelayanan publik di lingkungan Kantor Bupati Tasikmalaya.

Momentum ini memperlihatkan bahwa ruang demokrasi tidak selalu diwarnai penolakan. Di Kabupaten Tasikmalaya, ribuan warga justru memilih menyampaikan dukungan terhadap sebuah program yang mereka nilai memberikan manfaat bagi gizi anak sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Di tengah perdebatan mengenai masa depan MBG, suara dari Tasikmalaya menghadirkan perspektif berbeda. Bagi ribuan warga yang turun langsung ke lapangan, keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari kebijakan di atas kertas, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar mereka rasakan setiap hari. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri pesantren sedang mengkaji Kitab Safinatun Najah tentang hukum batal wudhu dan larangan menyentuh mushaf Al-Qur’an.

    Batal Wudhu Tapi Masih Pegang Al-Qur’an? Ini Penjelasan Safinah

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Safinatun Najah menjelaskan bahwa hadas kecil atau batal wudhu tidak hanya berkaitan dengan salat. Dalam fikih mazhab Syafi’i, ada beberapa aktivitas yang langsung menjadi terlarang ketika seseorang kehilangan wudhunya. Sebagian masyarakat memang hanya memahami bahwa batal wudhu membuat salat tidak sah. Padahal, kitab-kitab fikih klasik juga membahas hukum menyentuh mushaf, membawa Al-Qur’an, […]

  • Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup

    Dari Jalanan ke Istana, Kisah Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup kini menjadi sorotan. Sosok yang juga dikenal sebagai aktivis buruh dan tokoh pergerakan ini menempuh jalur yang tidak biasa menuju kursi kabinet. Ia pernah berdiri di barisan demonstran. Ia pernah merasakan tekanan kekuasaan. Kini, ia justru menjadi bagian dari sistem yang dulu ia kritisi. Pelantikan oleh […]

  • Petugas Sensus Palsu

    Waspada Petugas Sensus Palsu, Jangan Asal Beri Data

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Petugas sensus palsu menjadi ancaman yang patut diwaspadai selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Di tengah proses pendataan yang berlangsung di berbagai daerah, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas sensus untuk memperoleh data pribadi, identitas, maupun informasi keuangan. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Diskominfo Jabar, […]

  • PSSI Awards 2026

    Voting PSSI Awards 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Voting publik PSSI Awards 2026 resmi dibuka, libatkan pencinta sepak bola Indonesia dalam menentukan prestasi terbaik. Voting Publik PSSI Awards 2026 Resmi Dimulai albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi membuka voting publik PSSI Awards 2026 mulai hari ini. Melalui mekanisme pemungutan suara berbasis daring, masyarakat pencinta sepak bola diberi […]

  • Tafsir QS Al-A’raf ayat 96 tentang iman dan takwa sebagai kunci keberkahan langit dan bumi bagi suatu negeri

    Ketika Iman Menjadi Pintu Keberkahan Negeri

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ada ayat Al-Qur’an yang terdengar seperti janji, sekaligus peringatan yang lembut namun tegas. Allah SWT berfirman, “Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan, maka Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf: 96). […]

  • Tokoh Quraisy

    Quraisy: Musuh Awal Islam yang Justru Jadi Penentu Sejarah

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bangsa Quraisy, suku Quraisy, atau kaum Quraisy selama ini sering ditempatkan dalam satu posisi: penentang awal dakwah Nabi Muhammad. Namun, benarkah sesederhana itu? Fakta sejarah justru menunjukkan gambaran yang jauh lebih kompleks—bahkan penuh ironi. Di satu sisi, mereka menjadi kelompok yang paling keras menolak Islam. Namun di sisi lain, dari tangan merekalah […]

expand_less