Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tasikmalaya Gandeng Blitar, Harga Telur Jadi Sorotan

Tasikmalaya Gandeng Blitar, Harga Telur Jadi Sorotan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Inflasi Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Di tengah naik turunnya harga pangan nasional, pengendalian inflasi, stabilitas harga kebutuhan pokok, dan kelancaran pasokan pangan menjadi faktor penting yang menentukan daya beli masyarakat. Karena itu, Kota Tasikmalaya memilih memperkuat kerja sama dengan Kabupaten Blitar, salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia.

Langkah tersebut bukan sekadar seremonial antar kepala daerah. Di balik penandatanganan kerja sama antardaerah (KAD), tersimpan strategi yang lebih besar untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus menahan gejolak harga yang sering muncul saat permintaan meningkat.

Data terbaru menunjukkan inflasi Tasikmalaya pada Mei 2026 berada di angka 2,82 persen secara tahunan (year on year). Angka ini masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional dan menunjukkan bahwa pengendalian harga di daerah berjalan relatif baik.

Mengapa Tasikmalaya Memilih Blitar?

Kabupaten Blitar memiliki posisi penting dalam rantai pasok pangan nasional. Daerah ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi telur ayam terbesar di Jawa Timur bahkan Indonesia.

Produksi telur di Kabupaten Blitar mencapai sekitar 432 ton per hari. Jumlah tersebut menjadikan Blitar sebagai pemasok utama bagi banyak daerah yang membutuhkan komoditas pangan strategis.

Selain telur ayam, Blitar juga memiliki sejumlah komoditas unggulan lain seperti cabai rawit, belimbing, pisang Cavendish, melon, dan nanas Banasari.

Karena itu, kerja sama ini membuka peluang bagi Kota Tasikmalaya untuk memperoleh pasokan yang lebih terjamin ketika permintaan meningkat atau saat terjadi gangguan distribusi dari daerah lain.

Bukan Sekadar Menjaga Harga Telur

Banyak masyarakat mengira inflasi hanya berkaitan dengan kenaikan harga barang. Padahal, inflasi sangat dipengaruhi oleh kesinambungan pasokan dan distribusi.

Ketika pasokan terganggu, harga akan bergerak naik. Sebaliknya, ketika pasokan terjaga dan distribusi berjalan lancar, harga cenderung stabil.

Karena alasan itulah TPID Kota Tasikmalaya terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Selain pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, koperasi, dan lembaga ekonomi daerah ikut berperan dalam memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia.

Kerja sama dengan Blitar menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat fondasi tersebut. Dengan rantai pasok yang lebih terhubung, risiko lonjakan harga dapat ditekan lebih awal.

TPID Tasikmalaya Jadi Rujukan Daerah Lain

Keberhasilan menjaga inflasi membuat Kota Tasikmalaya mendapat perhatian dari berbagai daerah. Sebelumnya, Kota Tasikmalaya berhasil meraih apresiasi dalam TPID Awards 2025.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa strategi pengendalian inflasi yang diterapkan selama ini berjalan efektif.

Tidak mengherankan jika Kabupaten Blitar datang langsung untuk mempelajari praktik baik yang diterapkan Tasikmalaya. Pertemuan kedua daerah kemudian menghasilkan komitmen yang lebih konkret melalui kerja sama antardaerah.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan pada 23 Juni 2026 oleh Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan bersama Bupati Blitar Rijanto. Sejumlah pimpinan legislatif dari kedua daerah turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi tersebut.

Dampaknya Bagi Masyarakat

Bagi warga, keberhasilan pengendalian inflasi sebenarnya dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika harga telur, cabai, atau kebutuhan pokok lainnya tetap terkendali, daya beli masyarakat lebih terjaga. Selain itu, pelaku usaha kecil juga dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan biaya yang lebih stabil.

Karena itu, manfaat kerja sama ini tidak hanya dirasakan pemerintah daerah. Pedagang pasar, pelaku UMKM, hingga rumah tangga menjadi pihak yang ikut merasakan dampaknya.

Ke depan, kerja sama semacam ini berpotensi menjadi model bagi daerah lain yang ingin memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga.

Tasikmalaya menunjukkan bahwa pengendalian inflasi tidak cukup dilakukan dari balik meja rapat. Daerah harus membangun jaringan pasokan yang kuat, mempererat kolaborasi, dan bergerak sebelum masalah muncul.

Harga pangan yang stabil tidak lahir karena kebetulan. Di balik telur yang tetap terjangkau di meja makan masyarakat, ada strategi, kerja sama, dan keputusan yang menentukan apakah daya beli rakyat tetap bertahan atau justru tergerus oleh inflasi. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OSN Majalengka

    OSN Majalengka, Informatika Jadi Andalan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – OSN Majalengka kembali menjadi sorotan setelah 10 pelajar terbaik dari empat SMA dan MA berhasil melangkah ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) 2026. Mereka kini membawa harapan daerah untuk merebut tiket menuju tingkat nasional. Menariknya, bidang Informatika menjadi cabang yang paling banyak diwakili kontingen Majalengka, menandakan semakin kuatnya minat dan […]

  • NIB UMKM

    NIB Kini Jadi Tiket Baru Seller Marketplace

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Suara notifikasi pesanan masuk terdengar dari sebuah ponsel yang diletakkan di atas meja makan. Di sudut rumah sederhana itu, seorang ibu sedang membungkus keripik pisang yang baru saja dipesan pelanggan melalui marketplace. Tak ada papan nama usaha. Tak ada toko besar. Yang ada hanya ruang tamu yang disulap menjadi gudang kecil, beberapa […]

  • korupsi dana desa

    Mantan Sekdes Sukaresik Ditangkap, Korupsi Dana Desa Kembali Menggoyang Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Penangkapan mantan sekdes Sukaresik membuka masalah serius tata kelola Dana Desa dan dampaknya bagi layanan publik. albadarpost.com, EDITORIAL – Penangkapan mantan Sekretaris Desa Sukaresik, YS, atas dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2022 kembali menegaskan rapuhnya tata kelola anggaran publik di tingkat desa. Peristiwa ini penting bukan semata […]

  • Karhutla Kalimantan

    Karhutla Kalimantan Makin Serius, 3 Casa TNI AU Dikerahkan

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Karhutla Kalimantan kembali mendapat perhatian serius. Penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan tersebut kini mendapat tambahan dukungan udara setelah TNI AU mengerahkan tiga pesawat Casa NC-212 untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Tiga pesawat dari Skadron Udara 4 itu berangkat dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada Jumat siang, 21 Agustus […]

  • Kebakaran Rumah

    Rumah Ludes Terbakar Saat Masak Air, Warga Banjaranyar Kini Mengungsi

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran rumah kembali terjadi di wilayah Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Musibah kebakaran rumah yang menghanguskan bangunan milik Nono terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Sindangsari RT 010 RW 003, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar. Peristiwa kebakaran tersebut bermula dari tungku kayu yang digunakan untuk memasak air. […]

  • siswi SMP korban pemerkosaan

    Siswi SMP Jadi Korban Pemerkosaan Sopir Antar Jemput di Karawang

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Siswi SMP korban pemerkosaan di Karawang gegerkan publik. Polisi tangkap sopir pelaku, Pemkab dampingi korban hingga pulih. albadarpost.com, LENSA. Kasus memilukan terjadi di Rengasdengklok, Karawang. Seorang siswi SMP berusia 15 tahun menjadi korban pemerkosaan sopir antar jemput sekolah. Polisi telah menangkap pelaku dan pemerintah daerah turun tangan mendampingi korban. Kronologi Kejadian Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, […]

expand_less