Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Mengapa Muharram Disebut Bulan Allah? Ini Alasannya

Mengapa Muharram Disebut Bulan Allah? Ini Alasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang datangnya Muharram, suasana di banyak kampung mulai berubah. Selepas Magrib, halaman masjid terlihat lebih ramai. Anak-anak berlarian membawa obor yang akan digunakan untuk pawai Tahun Baru Islam. Di sudut lain, para orang tua berbincang sambil menyiapkan pengajian dan santunan yatim.

Pemandangan seperti itu juga mudah ditemukan di berbagai daerah Priangan Timur. Namun di balik tradisi yang terus hidup dari tahun ke tahun, masih banyak Muslim yang belum mengetahui satu fakta penting: mengapa Muharram disebut sebagai Bulan Allah atau Syahrullah?

Padahal, julukan tersebut bukan sekadar sebutan. Di dalamnya tersimpan pesan tentang kemuliaan waktu, kesempatan memperbaiki diri, dan ajakan untuk kembali mendekat kepada Allah SWT.

Muharram, Satu-Satunya Bulan yang Disebut Bulan Allah

Tidak semua bulan dalam kalender Hijriah mendapat penyebutan khusus dari Rasulullah SAW. Namun Muharram memperoleh kehormatan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim)

Hadis ini sering dibaca saat Muharram tiba. Akan tetapi, banyak orang lebih fokus pada anjuran puasanya dibandingkan makna penyebutan “bulan Allah”.

Para ulama menjelaskan bahwa penyandaran nama Muharram kepada Allah merupakan bentuk pemuliaan. Dalam ilmu bahasa Arab, bentuk ini menunjukkan kehormatan yang sangat tinggi.

Karena itu, ketika Rasulullah menyebut Muharram sebagai Bulan Allah, beliau sedang mengingatkan umatnya bahwa bulan ini memiliki kedudukan yang istimewa di sisi Allah SWT.

Muharram Termasuk Empat Bulan Haram

Keistimewaan Muharram tidak berhenti pada julukannya saja.

Allah SWT juga memasukkan Muharram ke dalam empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan.

Allah berfirman:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36)

Empat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Menurut para mufasir, Allah memuliakan bulan-bulan tersebut sejak penciptaan langit dan bumi. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi berbagai bentuk kemaksiatan.

Muharram mengajarkan bahwa tidak semua waktu memiliki nilai yang sama. Sebagaimana ada tempat yang dimuliakan seperti Makkah dan Madinah, ada pula waktu yang Allah istimewakan untuk memperbesar peluang manusia meraih pahala.

Muharram dan Pesan Hijrah yang Sering Terlupakan

Ketika Tahun Baru Islam tiba, banyak orang mengirim ucapan dan memasang poster bertema hijrah. Namun sering kali makna hijrah itu sendiri justru terlupakan.

Padahal kalender Hijriah lahir dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah.

Allah SWT berfirman:

“Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia.” (QS. An-Nahl: 41)

Hijrah bukan hanya berpindah tempat.

Hijrah berarti meninggalkan kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih baik.

Dan hijrah berarti memperbaiki salat yang masih bolong-bolong.

Serta hijrah berarti mengurangi kemarahan, memperbaiki hubungan keluarga, dan mendekatkan diri kepada Allah sedikit demi sedikit.

Di sebuah kampung, seorang jamaah lansia pernah berkata seusai pengajian Muharram, “Tahun baru bukan berarti umur bertambah. Justru umur kita berkurang satu tahun.”

Kalimat sederhana itu membuat banyak orang terdiam.

Mengapa Puasa Muharram Sangat Dianjurkan?

Selain memiliki kemuliaan khusus, Muharram juga menjadi bulan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim)

Di dalam bulan Muharram terdapat Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram.

Tentang keutamaannya, Rasulullah SAW bersabda:

“Aku berharap kepada Allah agar puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Karena itu, para ulama menganjurkan umat Islam melaksanakan Puasa Asyura serta Puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharram.

Amalan tersebut menjadi kesempatan besar bagi setiap Muslim untuk memperbanyak pahala dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Muharram Mengajarkan Cara Menghargai Waktu

Banyak orang menghitung keuntungan usaha, kenaikan jabatan, atau pencapaian hidup. Namun tidak semua orang menghitung waktu yang telah berlalu.

Padahal Allah SWT telah mengingatkan manusia tentang pentingnya waktu.

Allah berfirman:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian.” (QS. Al-‘Ashr: 1-2)

Muharram datang setiap tahun.

Namun umur manusia tidak pernah kembali.

Karena itulah para ulama terdahulu menyambut Muharram dengan muhasabah. Mereka mengevaluasi diri, memperbaiki ibadah, dan menyusun langkah menuju kehidupan yang lebih baik.

Mereka tidak sekadar merayakan pergantian tahun.

Dan mereka memanfaatkan pergantian tahun sebagai alarm untuk memperbaiki perjalanan hidup.

Muharram Bukan Tentang Angka, Tetapi Tentang Kesadaran

Pada akhirnya, alasan Muharram disebut Bulan Allah bukan sekadar karena kemuliaannya. Julukan itu mengandung pesan agar manusia tidak menjalani hidup tanpa arah.

Muharram hadir setiap tahun.

Namun tidak semua orang mengambil pelajaran yang sama.

Sebagian hanya melihat pergantian tanggal.

Sebagian melihat kesempatan memperbaiki diri.

Dan sebagian lainnya menjadikan Muharram sebagai titik awal perjalanan yang lebih dekat kepada Allah SWT.

Muharram tidak datang untuk menambah angka di kalender dinding rumah kita. Muharram datang untuk mengingatkan bahwa waktu terus berjalan, umur terus berkurang, dan pintu hijrah masih terbuka. Pertanyaannya bukan apakah tahun sudah berganti, melainkan apakah hati kita ikut berubah. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Bank Syariah Indonesia Tasikmalaya sebagai simbol layanan publik perbankan yang dituntut transparansi informasi.

    Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Dalam Islam, amanah bukan sekadar istilah etis. Ia adalah perjanjian antara manusia dan Allah. Setiap harta yang dikelola, terlebih yang bersumber dari dana publik, kelak akan dimintai hisab. Karena itu, lembaga keuangan syariah tidak cukup hanya berlabel “Islam”, tetapi wajib menjelmakan nilai-nilai Islam dalam praktik nyata. Peresmian gedung megah Bank Syariah Indonesia […]

  • Sambal tempoyak pedas asam khas Sumatera dalam mangkuk dengan cabai merah dan daun kunyit, tampilan menggugah selera

    Resep Sambal Tempoyak Viral, Pedas Asamnya Bikin Lupa Diet

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep sambal tempoyak kini kembali naik daun dan viral di berbagai platform. Sambal tempoyak, sambal durian fermentasi, serta olahan tempoyak khas Sumatera ini menghadirkan sensasi pedas asam yang unik dan bikin nagih. Tak hanya itu, banyak orang kini mencari cara membuat sambal tempoyak rumahan karena rasanya yang autentik dan cocok dipadukan dengan […]

  • Guru Sahabat Murid

    Diky Candranegara: Guru Harus Jadi Sahabat Murid

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Konsep guru sahabat murid kembali menjadi sorotan dalam dunia pendidikan. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara menegaskan bahwa guru SD dan SMP tidak cukup hanya menjadi penyampai materi pelajaran. Sebaliknya, guru harus mampu menjadi pendamping, sahabat, sekaligus penggerak daya pikir peserta didik. Pesan tersebut disampaikan Diky saat menanggapi pelaksanaan workshop […]

  • Presiden bersama para menteri menunaikan zakat melalui Baznas di Istana Negara pada bulan Ramadan

    Momen Tak Biasa di Istana: Zakat Presiden Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada suasana berbeda di Istana Negara pada bulan Ramadan kali ini. Bukan hanya agenda kenegaraan yang berlangsung di dalamnya. Di tempat yang biasanya identik dengan keputusan politik, para pemimpin negara justru berkumpul untuk menunaikan ibadah. Momen zakat Presiden di Istana bersama para menteri langsung menarik perhatian publik. Banyak orang melihat peristiwa […]

  • Inggris Lolos Semifinal

    Inggris ke Semifinal, Bellingham Hancurkan Harapan Norwegia

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Inggris lolos semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Laga Inggris vs Norwegia di perempat final menyajikan pertarungan yang berlangsung ketat sejak menit pertama hingga peluit akhir, sebelum Jude Bellingham tampil sebagai penentu kemenangan lewat dua gol penting. Bagi Norwegia, hasil ini terasa menyakitkan. […]

  • Prospek kerja lulusan sarjana di tengah persaingan dunia kerja

    Jurusan Favorit Tapi Sulit Dapat Kerja, Ini Tips Menentukan Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Setiap tahun, jutaan calon mahasiswa berburu jurusan favorit. Nama jurusan sering dianggap sebagai tiket aman menuju masa depan mapan. Semakin populer sebuah jurusan, semakin tinggi pula kepercayaan bahwa lulusannya akan mudah terserap dunia kerja. Namun realitas di lapangan tidak selalu seindah brosur kampus. Di balik tingginya minat, sejumlah jurusan justru menyimpan risiko […]

expand_less