Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » TNI Panjat Kubah Masjid, Santri Terharu

TNI Panjat Kubah Masjid, Santri Terharu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – TNI di pesantren menjadi pemandangan yang menarik perhatian warga Kota Tasikmalaya menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Namun kali ini, prajurit Yonif TP 939 Macan Putih tidak datang membawa perlengkapan tempur. Sebaliknya, mereka hadir dengan kuas, cat, sapu, dan semangat gotong royong untuk mempercantik lingkungan Pondok Pesantren Sulalatul Huda di Kecamatan Cihideung.

Aksi pada Rabu (24/6/2026) tersebut, segera menarik perhatian masyarakat. Di tengah suasana pergantian tahun Hijriah yang identik dengan refleksi dan pembaruan diri, para prajurit memilih menghadirkan makna hijrah melalui tindakan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh para santri dan warga sekitar.

Saat Prajurit Menantang Ketinggian Demi Rumah Ibadah

Suasana haru sekaligus menegangkan terlihat ketika sejumlah anggota Yonif TP 939 Macan Putih memanjat bagian atas masjid menuju area kubah.

Dari bawah, santri dan warga menyaksikan para prajurit bekerja dengan penuh kehati-hatian. Mereka membersihkan lapisan cat lama yang mulai kusam, lalu menyiapkan permukaan bangunan agar kembali terlihat bersih dan indah.

Selain itu, tim lain bergerak memperbaiki sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan ringan. Mereka menyisir area pesantren, memperhatikan setiap sudut bangunan, serta memastikan lingkungan belajar para santri menjadi lebih nyaman.

Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan perubahan visual. Lebih jauh, aksi tersebut menunjukkan kepedulian terhadap tempat yang setiap hari digunakan untuk menuntut ilmu dan beribadah.

Pesantren Bersejarah yang Menjadi Pilihan

Pemilihan Pondok Pesantren Sulalatul Huda bukan tanpa alasan. Pesantren yang berdiri di jantung Kota Tasikmalaya ini memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan Islam.

Selama bertahun-tahun, lembaga tersebut dikenal sebagai salah satu pesantren yang mampu menjaga tradisi keilmuan klasik sekaligus membuka ruang bagi perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Di lingkungan pesantren ini, para santri mempelajari kitab-kitab salaf, memperdalam ilmu agama, sekaligus mengembangkan kemampuan bahasa dan wawasan umum. Karena itu, keberadaan pesantren tidak hanya penting bagi pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah Kota Tasikmalaya sebagai Kota Santri.

Melihat peran besar tersebut, Yonif TP 939 Macan Putih menilai bahwa kenyamanan lingkungan pesantren perlu terus dijaga agar proses pendidikan berlangsung lebih baik.

Tahun Baru Islam yang Diisi Aksi Nyata

Komandan Yonif TP 939 Macan Putih, Letkol Infanteri Deddy Setya Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Menurutnya, pergantian tahun Hijriah seharusnya tidak hanya menjadi momen seremonial. Sebaliknya, masyarakat dapat memaknainya melalui kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

Karena itulah para prajurit turun langsung ke lapangan. Mereka bekerja bersama warga dan santri, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat tanpa sekat.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa tugas TNI tidak terbatas pada aspek pertahanan negara. Prajurit juga hadir untuk membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memperkuat hubungan antara aparat dan rakyat.

Ketika Goresan Kuas Menjadi Simbol Kemanunggalan

Bagi sebagian orang, mengecat dinding mungkin terlihat sederhana. Namun di Pesantren Sulalatul Huda, setiap goresan kuas membawa makna yang lebih dalam.

Ada semangat gotong royong yang tumbuh. Ada kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan. Selain itu, ada pesan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

Karena itu, kegiatan bakti sosial ini menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Prajurit, santri, serta masyarakat bekerja dalam satu barisan untuk tujuan yang sama.

Kini wajah pesantren tampak lebih bersih dan segar. Kubah masjid kembali memancarkan warna baru. Lingkungan belajar pun terasa lebih nyaman bagi para santri yang menjalani aktivitas sehari-hari.

Di tengah berbagai tantangan zaman, aksi sederhana seperti ini justru menghadirkan pesan yang kuat. Bahwa kepedulian tidak selalu hadir dalam bentuk besar. Terkadang, perubahan dimulai dari kuas, cat, dan tangan-tangan yang bekerja dengan tulus.

Saat sebagian orang merayakan Tahun Baru Islam dengan kata-kata, para prajurit Macan Putih memilih menuliskannya dengan tindakan. Di atas kubah masjid dan di sudut-sudut pesantren, mereka membuktikan bahwa pengabdian terbaik adalah manfaat yang benar-benar dirasakan rakyat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang menyiapkan naskah khutbah Idul Adha menggunakan laptop dan teknologi AI.

    AI Bikin Naskah Khutbah, Boleh atau Justru Berbahaya?

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Suara keyboard terdengar cukup keras dari sudut serambi masjid. Seorang calon khatib tampak beberapa kali menghapus kalimat di layar laptopnya. Folder dokumen di desktop bahkan masih bernama: “KHUTBAH_FIX_BENER_FINAL2.docx”. Di sebelahnya, segelas kopi hitam mulai dingin. Lampu neon masjid memantul samar di layar laptop yang sedikit berdebu. Sementara kipas angin tua di langit-langit […]

  • Ilustrasi penyitaan aset debitur oleh negara berdasarkan aturan baru PMK 23 Tahun 2026 tentang pengurusan piutang negara.

    Aturan Baru Penyitaan Aset Bikin Publik Resah, Seberapa Aman Hak Warga?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Bagi sebagian orang, rumah bukan sekadar bangunan. Ada tabungan hidup di dalamnya. Ada kerja keras bertahun-tahun. Dan ada rasa aman. Serta ada masa depan keluarga yang perlahan dibangun sedikit demi sedikit. Karena itu, ketika pemerintah menerbitkan aturan baru yang memungkinkan negara menguasai aset debitur tanpa persetujuan pemilik utang, perhatian publik langsung tersedot ke […]

  • Sate Maranggi

    Sate Maranggi dan Jejak Budaya Kuliner Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sate Maranggi jadi identitas kuliner Jawa Barat yang menguatkan budaya lokal dan ekonomi daerah. albadarpost.com, FOKUS – Sate Maranggi kembali menegaskan posisinya sebagai kuliner khas Jawa Barat yang bertahan lintas generasi dan wilayah. Hidangan berbahan dasar daging sapi atau kambing ini bukan sekadar makanan populer, tetapi juga penanda identitas budaya yang kini memberi dampak ekonomi […]

  • Doa Meninggalkan Makkah

    Bukan Sekadar Tawaf Terakhir, Ini Rahasia Spiritual Thawaf Wada

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ketika membahas thawaf wada, banyak orang mengenalnya sebagai thawaf perpisahan sebelum meninggalkan Kota Makkah. Definisi itu memang benar. Namun bagi sebagian jamaah, thawaf wada bukan sekadar putaran terakhir mengelilingi Ka’bah. Di balik langkah-langkah yang mengitari Baitullah untuk terakhir kalinya, tersimpan rasa haru yang sulit dijelaskan. Ada doa yang dipanjatkan lebih lama. Ada […]

  • perawatan pasien stroke

    Cara Caregiver Merawat Pasien Stroke dan Demensia di Rumah

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Panduan langkah demi langkah perawatan pasien stroke dan demensia di rumah oleh keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Perawatan pasien stroke dan demensia di Indonesia sebagian besar berlangsung di rumah. Setelah fase rumah sakit selesai, keluarga mengambil alih peran utama. Tanpa panduan praktis, risiko salah rawat, kelelahan, dan konflik keluarga meningkat. Panduan ini disusun untuk membantu keluarga […]

  • Pelatihan Jajanan Pasar

    Mau Punya Usaha Kue Tradisional? Disnaker Ciamis Buka Pelatihan Gratis

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Aroma harum kue tradisional yang baru matang masih menjadi pemandangan akrab di banyak pasar rakyat. Di antara warna hijau kue putu ayu, merah muda lapis beras, hingga kuning keemasan lemper yang tersusun di atas tampah bambu, tersimpan peluang usaha yang belum pernah benar-benar kehilangan peminatnya. Melihat potensi tersebut, pelatihan jajanan pasar atau […]

expand_less