8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Mangunreja
- account_circle redaktur
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

Warga Kampung Pasirbenying, Mangunreja, mengantre air bersih dalam kegiatan bakti sosial Polres Tasikmalaya, Rabu (17/6/20260.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, HUMANIORA – Baksos Polres Tasikmalaya menjadi salah satu potret kepedulian yang mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Aksi sosial yang digelar di Kampung Pasirbenying, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (17/6/2026), itu tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga membawa pesan bahwa kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sejak pagi, suasana di Kampung Pasirbenying tampak lebih ramai dari biasanya. Warga berdatangan membawa jeriken, ember, dan berbagai wadah penampung air lainnya. Mereka mengantre dengan tertib di bawah terik matahari, menunggu distribusi air bersih yang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi kehidupan sehari-hari.
Di tengah aktivitas tersebut, para anggota Polri, Taruna dan Taruni Akpol, serta masyarakat terlihat saling membantu dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Delapan Ribu Liter Air Bersih Mengalir ke Kampung Pasirbenying
Di bawah arahan Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi.
Selain personel Satlantas Polres Tasikmalaya, kegiatan itu juga melibatkan Taruna dan Taruni Akpol Tingkat II/59 Batalyon Bhayangkara Dharma yang sedang menjalani kegiatan lapangan.
Salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga adalah penyaluran 8.000 liter air bersih.
Armada khusus dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kampung Pasirbenying. Kehadiran bantuan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga yang sudah menunggu sejak pagi.
Karena itu, suasana antrean berlangsung tertib dan penuh keakraban.
Taruna Akpol dan Polisi Bersama-sama Membersihkan Masjid
Selain menyalurkan air bersih, Polres Tasikmalaya juga melaksanakan kegiatan Bhakti Religi di Masjid Jami Al-Ikhlas.
Personel Polri bersama Taruna dan Taruni Akpol bahu-membahu membersihkan area masjid. Mereka menyapu halaman, membersihkan ruang utama, serta merapikan lingkungan sekitar tempat ibadah.
Tidak hanya itu, Satlantas Polres Tasikmalaya juga menyerahkan bantuan alat kebersihan kepada pengurus masjid.
Pemandangan tersebut menghadirkan suasana yang berbeda. Seragam polisi dan para calon perwira muda tampak menyatu dengan masyarakat dalam semangat gotong royong.
Di sela-sela kegiatan, beberapa warga terlihat ikut membantu membersihkan lingkungan masjid.
Seratus Paket Sembako untuk Warga Pra-Sejahtera
Rangkaian kegiatan sosial tersebut juga dilengkapi dengan pembagian 100 paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Satu per satu warga menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh para personel dan Taruna Akpol.
Meski sederhana, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat.
Di wajah para penerima, senyum dan ucapan terima kasih terlihat jelas. Ada yang datang bersama anaknya, ada pula para lansia yang berjalan perlahan sambil membawa paket bantuan.
Momen kecil seperti itu menghadirkan suasana yang penuh kehangatan.
Menjaga Kepercayaan Publik Melalui Aksi Nyata
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, melalui Kasat Lantas AKP Didit Permadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri, khususnya Polres Tasikmalaya, terhadap masyarakat. Di usia Bhayangkara yang ke-80 ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung. Ini adalah kunci utama kami untuk terus membangun dan merawat kepercayaan publik,” ujar AKP Didit Permadi.
Selain itu, keterlibatan Taruna dan Taruni Akpol diharapkan mampu membentuk calon-calon perwira yang memiliki kepekaan sosial serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Hingga seluruh kegiatan selesai, situasi di Kampung Pasirbenying berlangsung aman dan kondusif.
Namun lebih dari sekadar kegiatan seremonial, bakti sosial tersebut meninggalkan kesan yang mendalam.
Sebab, bagi sebagian warga, bantuan air bersih, sembako, dan perhatian yang diberikan mungkin menjadi hal sederhana.
Namun bagi mereka yang membutuhkan, perhatian kecil itu bisa menghadirkan harapan yang besar.
Pengabdian tidak selalu hadir dalam bunyi sirene atau operasi besar. Kadang, ia datang lewat setetes air bersih, sapu di halaman masjid, dan sepasang tangan yang dengan tulus memilih untuk membantu. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar