Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Saat Anak Lain Libur, Santri Diniyah Tasikmalaya Justru Sibuk Ujian

Saat Anak Lain Libur, Santri Diniyah Tasikmalaya Justru Sibuk Ujian

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA — Saat sebagian sekolah formal mulai memasuki suasana akhir semester dan aktivitas belajar berangsur lebih longgar, para peserta UAS Madrasah Diniyah di Kabupaten Tasikmalaya justru sedang menghadapi pekan yang padat. Santri diniyah masih duduk di ruang kelas, membuka lembar soal, dan mengulang hafalan yang telah mereka pelajari selama berbulan-bulan.

Pemandangan itu terlihat pada pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Tahun Pelajaran 2025/2026 yang diselenggarakan di bawah koordinasi FKDT Kabupaten Tasikmalaya.

Siang itu, suasana kelas terasa tenang.

Cahaya matahari masuk dari jendela yang terbuka. Dinding kelas sederhana tampak dipenuhi bekas tulisan yang mulai memudar. Di atas meja kayu yang sudah penuh goresan, lembar soal ujian terbentang rapi di hadapan para santri.

Seorang siswa laki-laki menggenggam pensil sambil menundukkan kepala. Sesekali ia berhenti menulis, lalu menatap soal beberapa detik sebelum kembali mengisi jawaban. Di sampingnya, seorang santriwati berjilbab cokelat tampak serius membaca pertanyaan demi pertanyaan. Tidak ada suara gaduh.

Yang terdengar hanya gesekan pensil dan lembar kertas yang dibalik perlahan.

Ujian yang Berbeda dari Sekolah Formal

Bagi sebagian masyarakat, ujian identik dengan Matematika, IPA, atau Bahasa Indonesia. Namun suasana di Madrasah Diniyah menghadirkan cerita yang berbeda.

Berdasarkan jadwal resmi FKDT Kabupaten Tasikmalaya, para santri mengikuti ujian praktik dan ujian tulis dengan materi yang berfokus pada pendidikan agama Islam.

Pada sesi praktik, peserta diuji kemampuan Tahfidz Al-Qur’an, Tahfidz Hadits, praktik ibadah, doa-doa harian, baca tulis Al-Qur’an, hingga keterampilan menulis Arab Pegon.

Khusus untuk kelas empat hingga enam, terdapat pula materi membaca Kitab Safinah serta keterampilan menulis Arab Pegon yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran diniyah.

Sementara itu, ujian tulis meliputi Al-Qur’an, Hadits, Aqidah, Akhlaq, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab.

Karena itu, UAS Madrasah Diniyah bukan hanya menguji kemampuan mengingat materi. Para santri juga dituntut memahami praktik ibadah serta nilai-nilai yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika Teman Sebaya Bermain, Mereka Mengulang Hafalan

Beberapa menit sebelum ujian dimulai, sebagian siswa masih terlihat membuka buku catatan tipis yang sampulnya mulai kusam.

Ada yang mengulang hafalan pendek dengan suara lirih.

Ada pula yang bertanya kepada temannya mengenai arti kosakata Bahasa Arab yang dipelajari minggu sebelumnya.

Pemandangan sederhana seperti itu mungkin tidak menarik perhatian banyak orang. Namun justru di sanalah terlihat proses pendidikan yang berlangsung setiap hari di ribuan Madrasah Diniyah.

Di luar kelas, beberapa orang tua tampak menunggu sambil berbincang ringan. Sesekali mereka melongok ke arah ruangan.

Ada yang menanyakan mata pelajaran yang sedang diujikan. Ada pula yang hanya memastikan anaknya tetap semangat hingga ujian selesai.

Momen kecil itu memperlihatkan bahwa pendidikan diniyah tidak hanya melibatkan guru dan santri. Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dari proses belajar mereka.

Menjaga Tradisi Belajar Agama di Tengah Perubahan Zaman

Di tengah derasnya perkembangan teknologi dan hiburan digital, keberadaan Madrasah Diniyah masih memiliki tempat tersendiri di masyarakat Tasikmalaya.

Selepas pulang dari sekolah formal, banyak anak kembali mengenakan seragam diniyah dan mengikuti pelajaran agama pada sore hari.

Rutinitas tersebut berlangsung hampir setiap hari.

Mereka belajar membaca Al-Qur’an. Mereka mempelajari fiqih. Dan mereka menghafal hadis dan doa-doa. Perlahan, nilai-nilai itu tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Tidak semua proses itu terlihat di media sosial.

Tidak semuanya menjadi viral.

Namun hasilnya sering kali tampak dalam sikap, adab, dan kebiasaan yang terbentuk sejak usia dini.

Karena itulah pelaksanaan UAS Madrasah Diniyah memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar angka di rapor. Ujian ini menjadi penanda bahwa proses pendidikan agama terus berjalan dan tetap dijaga oleh masyarakat dari generasi ke generasi.

Ada Harapan yang Sedang Ditulis di Atas Lembar Soal

Di balik ruang kelas sederhana itu, para santri mungkin hanya sedang mengerjakan ujian semester.

Namun sesungguhnya ada sesuatu yang lebih besar yang sedang mereka bangun.

Ada disiplin yang sedang dilatih.

Ada kesabaran yang sedang tumbuh.

Dan ada akhlak yang sedang dibentuk.

Dan ada ilmu yang kelak akan mereka bawa jauh melampaui ruang kelas tempat mereka belajar hari ini.

Sore itu, ketika sebagian anak menikmati waktu luang setelah sekolah, para santri diniyah Tasikmalaya masih menunduk di atas lembar ujian. Mereka mungkin tidak menjadi pusat perhatian.

Tetapi dari ruang-ruang sederhana itulah masa depan yang berakar pada ilmu dan akhlak sedang dipersiapkan.

Ketika sebagian anak mengisi libur dengan hiburan, para santri ini memilih mengisi waktu dengan ilmu. Sebab mereka percaya, nilai ujian mungkin hanya bertahan sesaat, tetapi ilmu dan akhlak bisa menemani seumur hidup. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peta Kekuatan Piala Dunia 2026

    Piala Dunia 2026 Lahirkan Raja Baru Sepak Bola

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Peta Kekuatan Piala Dunia 2026 mulai menunjukkan perubahan yang sulit diabaikan. Babak 16 Besar tidak hanya menghadirkan persaingan menuju perempat final, tetapi juga memperlihatkan bergesernya pusat kekuatan sepak bola dunia. Jika selama puluhan tahun panggung utama didominasi negara-negara Eropa dan Amerika Selatan, kini Afrika, kawasan CONCACAF, serta sejumlah tim nontradisional tampil sebagai […]

  • Pemain Persebaya dan Persib Bandung berebut bola dalam laga sengit Liga 1 dengan atmosfer stadion penuh.

    Big Match Liga 1: Bajul Ijo Hadang Maung Bandung

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi Persebaya vs Persib menjadi sorotan utama jelang duel panas Liga 1 pada 2 Maret 2026. Laga Persebaya kontra Persib Bandung ini tak sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian serius bagi Bajul Ijo menghadapi pemuncak klasemen, Maung Bandung. Selain itu, pertarungan klasik Persebaya melawan Persib selalu menghadirkan tensi tinggi, sehingga publik menantikan […]

  • Dana MBG Raib

    Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Gizi Anak, Ahli Gizi Dorong Evaluasi Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Ahli gizi nilai program makan bergizi gratis penting untuk masa depan anak, namun perlu evaluasi agar manfaatnya maksimal. Program Makan Bergizi Gratis Dorong Generasi Sehat Indonesia albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu kebijakan unggulan di bidang kesehatan masyarakat. Tujuannya sederhana namun krusial: memperbaiki status gizi […]

  • gencatan senjata lebanon

    Hezbollah Setuju Gencatan Senjata, Tapi Syaratnya Bikin Situasi Makin Rawan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Suasana di wilayah selatan Lebanon belum benar-benar tenang. Di tengah isu gencatan senjata Lebanon, ketegangan masih terasa kuat. Hezbollah memang menyatakan dukungan terhadap gencatan senjata Lebanon, tetapi sikap mereka dalam konflik Israel Lebanon justru mengirim sinyal keras bahwa situasi belum aman. Ultimatum Tegas: “Tidak Ada Ruang untuk Dominasi” Hezbollah tidak menolak […]

  • keuangan daerah Tasikmalaya

    Ketergantungan PAD Ungkap Kerentanan Keuangan Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kondisi keuangan daerah Tasikmalaya kembali mendapat sorotan setelah dua aset utama penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), yakni RSUD dr. Soekardjo dan Pasar Cikurubuk, menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Situasi ini tidak berdiri sendiri sebagai persoalan manajerial aset, melainkan mencerminkan ketergantungan fiskal daerah pada mesin pendapatan yang semakin rentan di tengah tekanan ekonomi dan […]

  • Air Bersih Majalengka

    Air Bersih Majalengka Kembali Disalurkan ke Warga Gandawesi

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Air bersih Majalengka kembali mendapat perhatian di tengah musim kemarau dan berkurangnya ketersediaan air bagi masyarakat. Kali ini, bantuan air bersih menyasar warga Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jumat (4/9/2026). Penyaluran dilakukan Lanud Sugiri Sukani bersama PT Bayu Putra Mahkota sebagai bagian dari rangkaian Karya Bakti memperingati HUT ke-81 Tentara […]

expand_less