Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Jelang Konfercab X, PCINU ANZ Gelar Tahlil dan Istighosah Kubro

Jelang Konfercab X, PCINU ANZ Gelar Tahlil dan Istighosah Kubro

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Di tengah berbagai dinamika organisasi, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Australia dan New Zealand (PCINU ANZ) memilih cara yang berbeda untuk menyambut Konferensi Cabang (Konfercab) ke-10. Alih-alih langsung berbicara soal kepengurusan atau agenda organisasi, PCINU ANZ terlebih dahulu mengajak warga Nahdliyin memperkuat ikatan spiritual melalui Tahlil dan Istighosah Kubro.

Kegiatan bertajuk Menuju Konfercab PCINU Australia New Zealand X tersebut dijadwalkan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 18.00 AEST atau 15.00 WIB.,

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Konfercab sekaligus membawa semangat menyambut satu abad Nahdlatul Ulama yang kini memasuki abad kedua perjalanan organisasinya.

Konfercab Diawali dengan Doa dan Munajat Bersama

Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, tahlil dan istighosah bukan sekadar agenda seremonial. Keduanya menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memohon keberkahan atas setiap langkah yang akan dijalani.

Karena itu, menjelang Konfercab X, PCINU ANZ memilih mengawali proses konsolidasi dengan pendekatan spiritual.

Kegiatan akan dipimpin oleh Rois Syuriah PCINU ANZ, KH Emil Idad, serta Mustasyar PCINU ANZ, Ust Mohammad Mubarak Omo atau yang akrab disapa Aang Mumu.

Kehadiran kedua tokoh tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat ukhuwah warga Nahdliyin yang tersebar di berbagai kota di Australia dan New Zealand.

Menjaga Tradisi NU di Negeri Rantau

Bagi diaspora Indonesia, menjaga tradisi keagamaan di luar negeri bukan selalu perkara mudah.

Jarak geografis yang jauh, kesibukan pekerjaan, hingga perbedaan zona waktu sering kali menjadi tantangan tersendiri.

Namun justru di tengah kondisi itulah kegiatan seperti tahlil dan istighosah memiliki makna yang lebih dalam.

Tidak sedikit warga Indonesia di luar negeri yang menjadikan kegiatan keagamaan sebagai ruang untuk menjaga identitas, mempererat persaudaraan, dan mengobati kerinduan terhadap suasana kampung halaman.

Menariknya, meski kegiatan dilaksanakan secara daring, semangat kebersamaan tetap terasa. Dalam berbagai agenda serupa sebelumnya, peserta sering datang dari latar belakang profesi yang beragam, mulai dari mahasiswa, pekerja profesional, akademisi, hingga keluarga Indonesia yang telah lama menetap di Australia dan New Zealand.

Menjelang Acara, Poster Mulai Beredar di Grup Diaspora

Menjelang pelaksanaan kegiatan, poster digital Tahlil dan Istighosah Kubro mulai beredar di berbagai grup WhatsApp warga Nahdliyin Australia dan New Zealand. Sebagian anggota membagikannya kembali ke komunitas diaspora Indonesia di kota masing-masing, mulai dari Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth hingga Auckland.

Di beberapa grup percakapan, sejumlah anggota terlihat saling mengingatkan jadwal kegiatan. Hal itu cukup penting karena peserta berasal dari wilayah dengan zona waktu yang berbeda. Tidak sedikit yang memastikan kembali konversi waktu antara Australia, New Zealand, dan Indonesia agar tidak terlambat bergabung ke ruang Zoom.

Fragmen Kecil yang Sering Terjadi di Balik Layar Zoom

Di balik layar Zoom, suasana kegiatan keagamaan daring sering menghadirkan cerita-cerita sederhana yang jarang terlihat.

Ada peserta yang bergabung dari ruang kerja setelah menyelesaikan aktivitas kantor. Ada pula yang mengikuti acara dari ruang keluarga sambil menemani anak-anak mereka.

Sebagian peserta biasanya masuk ke ruang virtual beberapa menit lebih awal untuk menyapa sesama jamaah. Sementara yang lain baru bergabung menjelang acara dimulai karena menyesuaikan jadwal pekerjaan dan aktivitas harian.

Fragmen-fragmen kecil seperti itu menjadi bagian dari wajah diaspora Indonesia yang berusaha menjaga tradisi meski berada ribuan kilometer dari tanah air.

Menjaga Tradisi di Tengah Kesibukan Negeri Rantau

Jujur saja, mengikuti kegiatan organisasi dari luar negeri tidak selalu mudah. Jadwal kerja, perbedaan waktu, hingga kesibukan keluarga sering menjadi tantangan tersendiri bagi diaspora Indonesia.

Sebagian peserta mungkin baru dapat bergabung setelah menyelesaikan pekerjaan kantor. Sebagian lainnya harus menyesuaikan agenda keluarga terlebih dahulu sebelum mengikuti kegiatan secara daring. Namun justru di tengah berbagai keterbatasan itulah semangat kebersamaan warga Nahdliyin di perantauan sering kali terlihat lebih kuat.

Menyambut Abad Kedua Nahdlatul Ulama

Keberadaan logo 100 Tahun Nahdlatul Ulama dalam poster kegiatan menunjukkan bahwa acara ini juga membawa pesan yang lebih luas.

NU kini memasuki abad kedua dengan berbagai tantangan baru, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika kehidupan global.

Karena itu, menjaga tradisi tidak berarti menolak perubahan. Sebaliknya, tradisi menjadi fondasi agar perubahan tetap memiliki arah dan nilai.

Jujur saja, tidak semua generasi muda mengenal tradisi tahlil dan istighosah dengan tingkat pemahaman yang sama. Sebagian tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan tradisi tersebut, sementara yang lain baru mulai mempelajarinya ketika berada di komunitas Nahdliyin.

Karena itulah kegiatan seperti ini tetap relevan. Selain mempererat hubungan antaranggota, acara juga menjadi ruang pembelajaran lintas generasi.

Teknologi Menjadi Jembatan Tradisi

Di era rapat virtual dan komunikasi serba digital, kegiatan tahlil daring menunjukkan bahwa teknologi tidak selalu menjauhkan manusia dari tradisi. Justru dalam banyak kasus, teknologi membantu tradisi tetap hidup meski dipisahkan ribuan kilometer oleh lautan dan perbedaan negara.

Bagi sebagian diaspora Indonesia, layar komputer atau telepon genggam mungkin menjadi ruang pertemuan baru. Namun doa yang dipanjatkan, bacaan tahlil yang dilantunkan, dan rasa kebersamaan yang terbangun tetap memiliki makna yang sama seperti ketika berkumpul secara langsung.

Bukan Sekadar Agenda Organisasi

Dalam banyak organisasi, persiapan konferensi biasanya identik dengan pembahasan program kerja, laporan pertanggungjawaban, atau pemilihan kepemimpinan.

Namun PCINU ANZ memilih menambahkan satu hal yang tidak kalah penting, yaitu doa bersama.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya dibangun oleh struktur dan program, tetapi juga oleh nilai, kebersamaan, dan spiritualitas yang menjadi fondasi perjalanan bersama.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, tahlil dan istighosah menghadirkan jeda sejenak untuk kembali mengingat tujuan yang lebih besar daripada sekadar aktivitas organisasi.

Konferensi mungkin memilih pemimpin baru. Program kerja mungkin berubah dari waktu ke waktu. Namun sebuah organisasi akan tetap kuat ketika langkahnya diawali dengan doa, dipersatukan oleh ukhuwah, dan dijaga oleh nilai-nilai yang tidak lekang oleh zaman. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Berprestasi Tasikmalaya

    Dari Pejabat hingga PPPK, Ini 8 Wakil Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Delapan perwakilan ASN Berprestasi Tasikmalaya mendapat dukungan untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Mereka berasal dari sejumlah perangkat daerah dan unit pelayanan dengan kategori berbeda, mulai dari Pimpinan Tinggi Terbaik, Administrator Terbaik, Best Employee hingga PPPK Terbaik. Nama-nama tersebut muncul dalam materi publikasi Pemerintah Kota Tasikmalaya yang mengajak masyarakat […]

  • aturan nama anak

    Nama Anak Bisa Ditolak Disdukcapil? Ini Aturan Baru yang Wajib Orang Tua Tahu

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang tua belum memahami aturan nama anak di Indonesia, padahal regulasi ini sangat penting. Pemerintah telah mengatur aturan penamaan anak atau ketentuan nama bayi untuk mencegah masalah administrasi di masa depan. Jika orang tua melanggar, petugas pencatatan sipil bisa menolak nama anak tersebut. Karena itu, memahami aturan sejak awal bukan […]

  • lokal kereta

    Tampilan Beda Kereta pada Nataru 2025–2026

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kolaborasi Kementerian Ekraf dan KAI hadirkan IP lokal di kereta Nataru untuk perkuat ekonomi kreatif nasional. albadarpost.com, HUMANIORA – Libur Natal dan Tahun Baru biasanya identik dengan koper besar, jadwal padat, dan kursi kereta yang penuh. Namun bagi sebagian penumpang kereta api pada Nataru 2025–2026, perjalanan kali ini menghadirkan kejutan kecil yang menyenangkan: rangkaian kereta […]

  • WFH ASN Jumat

    WFH ASN Setiap Jumat Dimulai, Negara Hemat Tapi Pelayanan Aman?

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH ASN Jumat resmi dimulai pada April 2026 dan langsung menjadi perhatian publik. Program kerja fleksibel ASN atau work from home pegawai negeri ini disebut pemerintah sebagai langkah efisiensi energi sekaligus modernisasi birokrasi. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan besar: apakah kebijakan kerja dari rumah setiap Jumat mampu meningkatkan produktivitas […]

  • 2681 Bendera Merah Putih

    Gunung Galunggung Akan Diselimuti 2681 Bendera Merah Putih

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — 2681 Bendera Merah Putih akan membentang di jalur pendakian Gunung Galunggung pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di balik rencana besar tersebut, puluhan unsur dari TNI, Polri, pemerintah daerah, komunitas pecinta alam, hingga berbagai pemangku kepentingan kini bergerak bersama mematangkan setiap detail pelaksanaan agar berlangsung aman, tertib, dan sukses. Jika […]

  • Ramp Check Tasikmalaya

    Satlantas Tasikmalaya Perketat Ramp Check Angkutan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ramp Check Tasikmalaya menjadi langkah cepat yang ditempuh Satlantas Polres Tasikmalaya setelah serangkaian kecelakaan lalu lintas berakibat fatal terjadi di wilayah Pantura Jawa Barat. Melalui pemeriksaan kendaraan dan uji laik jalan secara menyeluruh, kepolisian berupaya memperkuat keselamatan berlalu lintas sekaligus mencegah tragedi serupa terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Langkah tersebut menyusul dua […]

expand_less