Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Saat Zaman Makin Keras, Ini Doa agar Anak Tetap Saleh dan Terjaga

Saat Zaman Makin Keras, Ini Doa agar Anak Tetap Saleh dan Terjaga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Pergaulan buruk, pengaruh media sosial, hingga derasnya budaya populer membuat banyak orang tua semakin sering mencari doa anak saleh. Doa untuk anak ini menjadi ikhtiar penting agar anak tetap terjaga dari pengaruh zaman yang kadang masuk pelan-pelan, bahkan tanpa disadari keluarga.

Anak hari ini bisa terlihat tenang di rumah, tetapi dunia lain terbuka lebar dari layar ponselnya. Ia duduk di ruang tamu, memakai kaus rumahan, sementara jarinya terus menggulir video pendek yang belum tentu orang tua pahami isinya.

Kadang seorang ibu hanya melihat lampu kamar anaknya masih menyala sampai larut malam. Dari balik pintu, terdengar suara video yang diputar pelan. Tidak gaduh. Tapi entah kenapa, hati orang tua tetap merasa ada sesuatu yang menjauh.

Karena itu, Islam mengajarkan orang tua agar tidak hanya sibuk memberi makan, sekolah, dan fasilitas. Orang tua juga perlu menjaga hati anak dengan doa, nasihat yang lembut, dan teladan yang hidup di rumah.

Doa Nabi Ibrahim agar Anak Tetap Menjaga Salat

Salah satu doa terbaik untuk anak terdapat dalam Al-Qur’an. Nabi Ibrahim AS memohon kepada Allah agar dirinya dan keturunannya tetap mendirikan salat.

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan salat.”
(QS Ibrahim: 40)

Doa ini sangat relevan dengan kondisi keluarga modern. Sebab tantangan anak hari ini bukan hanya soal pergaulan di luar rumah. Tantangan itu juga datang dari gawai, tontonan, percakapan digital, dan gaya hidup yang sering membuat ibadah terasa jauh.

Orang tua bisa membaca doa ini setelah salat fardu, setelah tahajud, atau ketika melihat anak tidur. Mungkin anak tidak mendengar. Namun Allah mendengar setiap kegelisahan yang keluar dari hati orang tuanya.

Doa Perlindungan untuk Anak dari Gangguan Buruk

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa perlindungan untuk anak-anak. Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah memohon perlindungan kepada Allah untuk cucunya.

أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ”
“Aku memohon perlindungan untuk kalian dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, binatang berbisa, dan pandangan mata yang jahat.”

Doa ini bisa diamalkan orang tua agar anak dijaga dari gangguan buruk, baik yang tampak maupun yang tidak tampak. Selain itu, doa ini juga mengingatkan bahwa perlindungan terbaik tetap datang dari Allah SWT.

Namun, doa tidak berarti orang tua boleh lepas tangan. Islam tetap mengajarkan ikhtiar nyata. Orang tua perlu mengenal teman anaknya, memahami kebiasaannya, dan sesekali duduk mendengarkan ceritanya tanpa langsung menghakimi.

Di banyak rumah, percakapan kecil justru mulai hilang. Meja makan ada, lauk tersedia, televisi menyala, tetapi masing-masing sibuk dengan HP sendiri. Rumah tetap ramai, tetapi hati penghuninya kadang berjalan sendiri-sendiri.

Pengaruh Zaman Sering Masuk Lewat Hal Kecil

Pengaruh buruk tidak selalu datang dalam bentuk besar dan mengejutkan. Kadang ia masuk lewat candaan kasar, konten viral, gaya bicara teman sebaya, atau rasa ingin diterima dalam sebuah kelompok.

Seorang anak bisa mulai berubah dari hal yang tampak sepele. Ia mulai malas menjawab saat dipanggil. Ia menutup layar ponsel ketika orang tua lewat. Ia lebih mudah tersinggung, lalu masuk kamar dengan pintu setengah dibanting.

Dan sering kali, orang tua baru sadar ada yang berubah setelah anak mulai sulit diajak bicara. Rasanya seperti dekat, tapi jauh. Satu rumah, tapi tidak sepenuhnya saling sampai.

Karena itu, doa anak saleh perlu berjalan bersama kedekatan emosional. Anak yang merasa dicintai biasanya lebih mudah pulang kepada nasihat. Anak yang merasa didengar juga lebih mudah membuka hati.

Dalil Kewajiban Menjaga Keluarga

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”
(QS At-Tahrim: 6)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa menjaga anak bukan hanya soal masa depan pendidikan atau pekerjaan. Orang tua juga bertanggung jawab menjaga akhlak, iman, dan arah hidup anak.

Karena itu, orang tua perlu hadir bukan hanya sebagai pemberi aturan, tetapi juga sebagai tempat pulang. Ada saatnya anak butuh nasihat. Namun ada pula saatnya anak hanya butuh didengar dulu, baru kemudian diarahkan.

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang tua untuk anaknya…”
(HR Tirmidzi)

Hadis ini memberi harapan besar. Sekeras apa pun zaman, doa orang tua tetap memiliki tempat istimewa di sisi Allah.

Amalan Orang Tua agar Anak Dijaga Allah

Orang tua dapat membiasakan beberapa amalan sederhana. Pertama, menyebut nama anak dalam doa setelah salat. Kedua, membaca doa Nabi Ibrahim agar anak menjaga salat. Ketiga, mendoakan anak ketika ia tidur atau hendak berangkat sekolah.

Selain itu, biasakan menghadirkan suasana rumah yang dekat dengan ibadah. Tidak harus selalu keras. Kadang cukup dengan suara murattal pelan di pagi hari, ajakan salat berjamaah, atau obrolan ringan tentang Allah saat anak mulai bertanya soal hidup.

Anak tidak selalu mengingat semua nasihat orang tuanya. Namun ia sering mengingat suasana rumahnya. Ia mengingat apakah rumah itu membuatnya takut, atau justru membuatnya ingin pulang.

Zaman boleh semakin bising, layar ponsel boleh semakin terang, dan pergaulan boleh semakin sulit ditebak. Tetapi anak yang terus diselipkan dalam doa orang tuanya tidak pernah benar-benar berjalan sendirian. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengantin pesanan

    KJRI Guangzhou Pulangkan Korban Pengantin Pesanan dan Dorong Penindakan TPPO

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    KJRI Guangzhou memulangkan korban pengantin pesanan dan mendorong penindakan kasus TPPO lintas negara. albadarpost.com, HUMANIORA – Reni Rahmawati, Warga Negara Indonesia asal Sukabumi, akhirnya dipulangkan setelah menjadi korban praktik pengantin pesanan di China. Kepulangannya pada Selasa, 18 November 2025, menandai berakhirnya proses hukum perceraiannya dengan suami warga negara China. Kasus ini penting karena memperlihatkan kembali […]

  • Istana untuk Anak Sekolah

    Kesempatan Langka, Sekolah Bisa Kunjungi Istana Kepresidenan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Sekolah dari seluruh Indonesia kini memiliki kesempatan mengikuti Program Istana untuk Anak Sekolah, sebuah kegiatan edukatif yang membuka akses pelajar untuk belajar langsung di Istana Kepresidenan. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Kementerian Sekretariat Negara, sekitar 5.000 siswa telah mengikuti program ini sejak April 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas pembelajaran kebangsaan bagi […]

  • pelayanan publik desa

    Fenomena Kades Mundur, Pemerintahan Desa Kuningan Hadapi Ujian

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fenomena pengunduran diri sejumlah kepala desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memunculkan tantangan serius bagi keberlangsungan pemerintahan desa. Hingga awal 2026, tercatat puluhan desa tidak memiliki kepala desa definitif setelah para pejabatnya memilih mundur sebelum masa jabatan berakhir. Kondisi ini langsung berdampak pada stabilitas administrasi dan pelayanan publik desa. Dinas Pemberdayaan […]

  • dinamika internal PBNU

    PBNU Tegaskan Dinamika Internal Tak Pengaruhi Mandat Gus Yahya sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Gus Yahya menegaskan tetap menjalankan amanah Muktamar di tengah dinamika internal PBNU yang berkembang. albadarpost.com, HUMANIORA — Di tengah menguatnya dinamika internal PBNU, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf memastikan mandat hasil Muktamar Ke-34 tetap dijalankan hingga akhir masa jabatan. Pernyataan ini menjadi garis tegas bahwa isu desakan mundur tidak memengaruhi […]

  • Pelaku UMKM menjalankan bisnis titip jual atau sistem konsinyasi dengan akad sesuai syariat Islam

    Titip Jual Lagi Tren, Halal atau Tidak? Simak Penjelasannya

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha menjalankan bisnis titip jual tanpa benar-benar memahami hukumnya. Sistem titip jual atau konsinyasi memang terlihat sederhana: pemilik barang menitipkan produk, lalu penjual membantu memasarkannya. Namun, pertanyaan besar sering muncul — apakah jual titipan ini halal menurut Islam? Menariknya, praktik bisnis titip jual sebenarnya sudah dikenal sejak masa perdagangan klasik. […]

  • Dokumen resmi pengumuman Seleksi Dewas BPR Sukapura 2026 beserta format surat lamaran dan persyaratan administrasi.

    Kesempatan Emas! BPR Sukapura Buka Seleksi Dewan Pengawas

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 219
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seleksi Dewas BPR Sukapura Kabupaten Tasikmalaya resmi diumumkan kepada publik. Melalui pengumuman resmi panitia, proses Seleksi Dewan Pengawas BPR Sukapura 2026 mulai dibuka bagi calon yang memenuhi kriteria. Kesempatan ini memberi ruang bagi profesional terbaik untuk mengikuti tahapan seleksi dan berkontribusi dalam pengawasan Perumda BPR Sukapura. Panitia seleksi menegaskan bahwa seluruh […]

expand_less