Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu kembali menyita perhatian publik. Insiden maut yang melibatkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan sepeda motor Honda Vario ini terjadi di Jalan Siliwangi, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa seorang mahasiswa muda asal Kabupaten Garut. Dalam hitungan detik, perjalanan yang semula tampak biasa berubah menjadi kecelakaan fatal yang berakhir duka.

Benturan Keras Pecah di Tengah Teriknya Siang

Menjelang tengah hari, arus lalu lintas di depan SPBU Randegan masih berjalan normal. Matahari bersinar cukup terik. Beberapa kendaraan keluar masuk area pengisian bahan bakar. Truk-truk besar melintas bergantian dengan kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Di sekitar lokasi, beberapa pedagang masih terlihat melayani pembeli yang berhenti sejenak untuk membeli minuman dingin. Tidak ada tanda-tanda sesuatu yang buruk akan terjadi.

Lalu suara benturan keras memecah suasana.

Dalam beberapa detik, perhatian warga dan pengguna jalan langsung tertuju ke satu titik di badan jalan.

Saat proses penanganan berlangsung, pecahan kaca dari bagian depan bus terlihat berserakan di atas aspal. Serpihan kecil memantulkan cahaya matahari siang. Tidak jauh dari titik benturan, tampak bekas gesekan kendaraan membentuk garis memanjang di permukaan jalan.

Sebuah helm terlihat tergeletak beberapa meter dari posisi akhir kendaraan. Sementara sejumlah petugas lalu lintas beberapa kali meniup peluit untuk mengurai kendaraan yang mulai melambat karena banyak pengendara berusaha melihat lokasi kejadian.

Diduga Bus Masuk Jalur Berlawanan

Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rifqi Faturrohman, Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7015 UO saat itu sedang membawa penumpang dari Bandung menuju Surabaya.

Di waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4793 SPH yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.

Polisi masih mendalami dugaan bus memasuki jalur berlawanan sebelum terjadinya kecelakaan.

Korban bahkan sempat terseret beberapa meter sebelum bus berhenti.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Penumpang Bus Mengaku Merasakan Guncangan Hebat

Salah seorang penumpang bus, Oyoh Sunaryo, mengatakan bahwa dirinya merasakan guncangan kuat sesaat sebelum kendaraan berhenti.

Menurutnya, suasana di dalam bus sebelumnya berjalan normal. Sebagian penumpang beristirahat. Sebagian lainnya sibuk melihat layar telepon genggam masing-masing.

“Terdengar suara hantaman keras,” ujarnya.

Ketika turun dari bus, suasana di lokasi sudah berubah. Korban berada di bawah kolong kendaraan, sementara sepeda motor dan helmnya berada beberapa meter di belakang.

Di tepi jalan, sejumlah warga berdiri dengan wajah tegang. Beberapa membantu mengatur lalu lintas secara sukarela. Ada pula pengendara yang menghentikan kendaraannya sejenak, menundukkan kepala, lalu mengucapkan istighfar sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tidak lama kemudian, kabar kecelakaan mulai menyebar melalui grup WhatsApp warga. Beberapa orang terlihat sibuk menelepon keluarga atau kerabat untuk memastikan informasi yang beredar.

Kecelakaan besar memang sering mengundang perhatian.

Namun setelah keramaian mereda, biasanya yang tersisa adalah kesunyian bagi keluarga korban.

Korban Ternyata Mahasiswa Asal Garut

Polisi mengidentifikasi korban sebagai Aghni Ahmad Al Ghifari (20), seorang mahasiswa yang beralamat di Kampung Tutugan RT 02 RW 02, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Sementara pengemudi bus diketahui bernama Edi Susilo (37), warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Dalam peristiwa seperti ini, publik sering fokus pada kronologi, kendaraan, atau siapa yang salah.

Padahal ada hal lain yang jauh lebih besar.

Ada keluarga yang sedang menunggu seseorang pulang.

Ada orang tua yang mungkin masih mengira anaknya sedang dalam perjalanan.

Dan peristiwa ini menyisakan duka bagi keluarga korban yang menunggu kepulangannya.

Begitulah kecelakaan lalu lintas sering meninggalkan luka.

Tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di dalam rumah-rumah yang ditinggalkan.

Hasil Pemeriksaan Medis

Jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Kota Banjar.

Dokter Forensik RSUD Kota Banjar, dr. Hendrik, menjelaskan bahwa korban mengalami luka berat akibat benturan dan tekanan yang sangat kuat.

Pemeriksaan menemukan sejumlah cedera serius pada berbagai bagian tubuh. Menurut hasil pemeriksaan, penyebab utama kematian diduga karena asfiksia atau kekurangan oksigen yang dipicu benturan keras pada bagian dada.

Sementara itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah dan bus mengalami kerusakan pada bagian kaca depan.

Kedua kendaraan kini diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Masih Dalami Penyebab Pasti

Hingga kini Satlantas Polres Banjar masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Menjelang sore, aktivitas lalu lintas di Jalan Siliwangi kembali normal. Kendaraan kembali melintas. Suara klakson kembali terdengar. Pedagang kembali melayani pembeli.

Jalan itu tampak seperti biasa lagi.

Tetapi tidak bagi semua orang.

Jalan raya selalu terlihat biasa sampai sebuah peristiwa mengingatkan betapa tipis jarak antara berangkat dan tidak pernah pulang.

Siang itu, banyak kendaraan berhasil melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Namun seorang mahasiswa berusia 20 tahun berhenti di tengah jalan hidupnya.

Dan ketika malam tiba di sebuah rumah di Garut, yang datang bukan suara motor yang dinanti dari kejauhan, melainkan kabar duka yang mengubah hari biasa menjadi kenangan yang akan terus tinggal dalam hati keluarga untuk waktu yang sangat lama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Portugal vs Kroasia

    Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Dramatis Ramos

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Portugal vs Kroasia menyuguhkan drama hingga detik terakhir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Portugal memastikan tiket ke perempat final setelah mengalahkan Kroasia 2-1 berkat gol Goncalo Ramos pada menit ke-94. Sebelumnya, Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti sehingga kemenangan ini semakin menegaskan mental juang Selecao di fase gugur. Laga […]

  • Sukwan Kebersihan

    Kalau Sukwan Kebersihan Hilang, Tasikmalaya Bisa Berantakan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nasib sukwan kebersihan di Kota Tasikmalaya akhirnya mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah. Di tengah kondisi anggaran yang sedang ketat, isu petugas kebersihan honorer atau sukwan kebersihan justru masuk dalam daftar prioritas yang diperjuangkan untuk tahun 2026-2027. Pernyataan itu disampaikan Plh yang menangani persoalan tersebut, Rd Diky Candranegara, saat menjelaskan bahwa […]

  • nasi liwet solo dimasak dengan magic com gurih dan pulen

    Rahasia Nasi Liwet Rice Cooker ala Solo, Praktis tapi Nagih

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nasi liwet magic com kini jadi solusi favorit bagi pecinta kuliner rumahan. Cara masak nasi liwet Solo di magic com menawarkan kepraktisan tanpa mengorbankan rasa tradisional. Bahkan, nasi liwet khas Solo yang terkenal gurih, wangi santan, dan kaya rempah bisa Anda buat sendiri di rumah dengan alat sederhana. Selain hemat waktu, metode […]

  • Juwono Sudarsono

    Sosok Juwono Sudarsono: Menteri 4 Presiden yang Ubah Wajah Pertahanan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Juwono Sudarsono menjadi sorotan publik setelah kabar wafatnya menyebar luas. Sosok Menhan sipil pertama Indonesia ini dikenal sebagai tokoh reformasi pertahanan yang membawa perubahan besar dalam sistem militer nasional. Selain itu, kiprah panjangnya sebagai menteri lintas era menjadikan namanya lekat dalam sejarah politik Indonesia. Jejak Awal dan Latar Belakang Akademisi Sejak […]

  • layanan keimigrasian

    Paspor Nomor Tunggal Ujian Negara Benahi Layanan Keimigrasian

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Paspor satu nomor seumur hidup menguji reformasi layanan keimigrasian dan kepastian identitas warga Indonesia. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah berencana menerapkan paspor satu nomor seumur hidup bagi seluruh warga negara. Kebijakan ini terlihat teknis, tetapi dampaknya langsung menyentuh urusan paling konkret: layanan keimigrasian yang selama ini sering merepotkan warga dalam perjalanan lintas negara. Selama bertahun-tahun, […]

  • Kebakaran kapal menuju Singapura pada kapal pesiar World Legacy di perairan Singapura yang menewaskan kru WNI.

    WNI Tewas dalam Kebakaran Kapal Pesiar Menuju Singapura

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Insiden kebakaran kapal menuju Singapura kembali mengguncang kawasan maritim regional. Peristiwa tragis ini menewaskan seorang warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai anak kapal dalam pelayaran internasional tersebut. Kebakaran kapal pesiar yang berlayar ke Singapura itu bukan hanya menghadirkan duka, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius tentang standar keselamatan laut. Karena itu, […]

expand_less