Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu kembali menyita perhatian publik. Insiden maut yang melibatkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan sepeda motor Honda Vario ini terjadi di Jalan Siliwangi, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa seorang mahasiswa muda asal Kabupaten Garut. Dalam hitungan detik, perjalanan yang semula tampak biasa berubah menjadi kecelakaan fatal yang berakhir duka.

Benturan Keras Pecah di Tengah Teriknya Siang

Menjelang tengah hari, arus lalu lintas di depan SPBU Randegan masih berjalan normal. Matahari bersinar cukup terik. Beberapa kendaraan keluar masuk area pengisian bahan bakar. Truk-truk besar melintas bergantian dengan kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Di sekitar lokasi, beberapa pedagang masih terlihat melayani pembeli yang berhenti sejenak untuk membeli minuman dingin. Tidak ada tanda-tanda sesuatu yang buruk akan terjadi.

Lalu suara benturan keras memecah suasana.

Dalam beberapa detik, perhatian warga dan pengguna jalan langsung tertuju ke satu titik di badan jalan.

Saat proses penanganan berlangsung, pecahan kaca dari bagian depan bus terlihat berserakan di atas aspal. Serpihan kecil memantulkan cahaya matahari siang. Tidak jauh dari titik benturan, tampak bekas gesekan kendaraan membentuk garis memanjang di permukaan jalan.

Sebuah helm terlihat tergeletak beberapa meter dari posisi akhir kendaraan. Sementara sejumlah petugas lalu lintas beberapa kali meniup peluit untuk mengurai kendaraan yang mulai melambat karena banyak pengendara berusaha melihat lokasi kejadian.

Diduga Bus Masuk Jalur Berlawanan

Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rifqi Faturrohman, Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7015 UO saat itu sedang membawa penumpang dari Bandung menuju Surabaya.

Di waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4793 SPH yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.

Polisi masih mendalami dugaan bus memasuki jalur berlawanan sebelum terjadinya kecelakaan.

Korban bahkan sempat terseret beberapa meter sebelum bus berhenti.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Penumpang Bus Mengaku Merasakan Guncangan Hebat

Salah seorang penumpang bus, Oyoh Sunaryo, mengatakan bahwa dirinya merasakan guncangan kuat sesaat sebelum kendaraan berhenti.

Menurutnya, suasana di dalam bus sebelumnya berjalan normal. Sebagian penumpang beristirahat. Sebagian lainnya sibuk melihat layar telepon genggam masing-masing.

“Terdengar suara hantaman keras,” ujarnya.

Ketika turun dari bus, suasana di lokasi sudah berubah. Korban berada di bawah kolong kendaraan, sementara sepeda motor dan helmnya berada beberapa meter di belakang.

Di tepi jalan, sejumlah warga berdiri dengan wajah tegang. Beberapa membantu mengatur lalu lintas secara sukarela. Ada pula pengendara yang menghentikan kendaraannya sejenak, menundukkan kepala, lalu mengucapkan istighfar sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tidak lama kemudian, kabar kecelakaan mulai menyebar melalui grup WhatsApp warga. Beberapa orang terlihat sibuk menelepon keluarga atau kerabat untuk memastikan informasi yang beredar.

Kecelakaan besar memang sering mengundang perhatian.

Namun setelah keramaian mereda, biasanya yang tersisa adalah kesunyian bagi keluarga korban.

Korban Ternyata Mahasiswa Asal Garut

Polisi mengidentifikasi korban sebagai Aghni Ahmad Al Ghifari (20), seorang mahasiswa yang beralamat di Kampung Tutugan RT 02 RW 02, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Sementara pengemudi bus diketahui bernama Edi Susilo (37), warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Dalam peristiwa seperti ini, publik sering fokus pada kronologi, kendaraan, atau siapa yang salah.

Padahal ada hal lain yang jauh lebih besar.

Ada keluarga yang sedang menunggu seseorang pulang.

Ada orang tua yang mungkin masih mengira anaknya sedang dalam perjalanan.

Dan peristiwa ini menyisakan duka bagi keluarga korban yang menunggu kepulangannya.

Begitulah kecelakaan lalu lintas sering meninggalkan luka.

Tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di dalam rumah-rumah yang ditinggalkan.

Hasil Pemeriksaan Medis

Jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Kota Banjar.

Dokter Forensik RSUD Kota Banjar, dr. Hendrik, menjelaskan bahwa korban mengalami luka berat akibat benturan dan tekanan yang sangat kuat.

Pemeriksaan menemukan sejumlah cedera serius pada berbagai bagian tubuh. Menurut hasil pemeriksaan, penyebab utama kematian diduga karena asfiksia atau kekurangan oksigen yang dipicu benturan keras pada bagian dada.

Sementara itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah dan bus mengalami kerusakan pada bagian kaca depan.

Kedua kendaraan kini diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Masih Dalami Penyebab Pasti

Hingga kini Satlantas Polres Banjar masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Menjelang sore, aktivitas lalu lintas di Jalan Siliwangi kembali normal. Kendaraan kembali melintas. Suara klakson kembali terdengar. Pedagang kembali melayani pembeli.

Jalan itu tampak seperti biasa lagi.

Tetapi tidak bagi semua orang.

Jalan raya selalu terlihat biasa sampai sebuah peristiwa mengingatkan betapa tipis jarak antara berangkat dan tidak pernah pulang.

Siang itu, banyak kendaraan berhasil melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Namun seorang mahasiswa berusia 20 tahun berhenti di tengah jalan hidupnya.

Dan ketika malam tiba di sebuah rumah di Garut, yang datang bukan suara motor yang dinanti dari kejauhan, melainkan kabar duka yang mengubah hari biasa menjadi kenangan yang akan terus tinggal dalam hati keluarga untuk waktu yang sangat lama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRABU 2026 Unpad

    PRABU 2026 Unpad Ditutup, Gerbang Cakrawala Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PRABU 2026 Unpad berakhir dengan suasana yang sarat makna. Rangkaian Penerimaan Raya Mahasiswa Baru atau PRABU Unpad 2026 ditutup melalui Pagelaran Budaya Gerbang Cakrawala, yang mempertemukan semangat kebersamaan, keberagaman, dan budaya dalam satu panggung. Dilansir dari akun Unpad Foto, momen tersebut menjadi bagian dari hari terakhir perjalanan mahasiswa baru Universitas Padjadjaran. Sementara […]

  • Gerakan Indonesia Asri

    Gerakan Indonesia Asri: Ini Aksi Nyata Polres Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gerakan Indonesia Asri kembali menunjukkan dampak nyata di ruang publik. Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, ratusan personel Polres Tasikmalaya turun langsung membersihkan Alun-Alun Singaparna sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan bersama. Aksi sosial yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, itu menjadi bagian dari upaya […]

  • FTBI Ciamis 2026

    FTBI Ciamis 2026, Ini 7 Lomba Bahasa Sunda untuk SD

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — FTBI Ciamis 2026 menghadirkan tujuh mata lomba bahasa dan sastra Sunda untuk peserta didik jenjang sekolah dasar. Kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Ciamis itu berlangsung di SD Negeri 1 Cijeungjing, Kamis, 27 Agustus 2026. Tujuh cabang dalam lomba bahasa Sunda Ciamis tersebut mencakup Ngadongéng, Biantara, Maca Sajak, […]

  • Admin OPD

    Anggaran Komunikasi Publik Disorot, Admin OPD Tasikmalaya Dilatih

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya melatih admin OPD untuk mengefektifkan anggaran komunikasi publik dan memperbaiki kinerja informasi daerah. Pelatihan Admin OPD Jadi Titik Masuk Evaluasi Anggaran Komunikasi albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menata ulang strategi komunikasi publik dengan menempatkan efektivitas anggaran sebagai perhatian utama. Melalui pelatihan pengelolaan informasi bagi admin organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah […]

  • pemimpin rumah tangga Islami

    Makna Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Pemimpin rumah tangga Islami menuntut tanggung jawab, etika, dan kasih sayang, bukan sekadar otoritas dalam keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Peran suami dalam Islam kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya diskursus tentang kualitas kepemimpinan dalam keluarga. Islam memposisikan suami sebagai pemimpin rumah tangga Islami, namun kepemimpinan tersebut tidak dimaknai sebagai kekuasaan sepihak. Ajaran Islam menekankan tanggung […]

  • KIP Kuliah UNPER 2026

    Jangan Terlambat, KIP Kuliah UNPER Tasikmalaya Ditutup 31 Juli

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – KIP Kuliah UNPER 2026 kembali membuka peluang bagi lulusan SMA, SMK, dan MA yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui Beasiswa KIP Kuliah. Namun, kesempatan ini memiliki batas waktu yang jelas. Pendaftaran jalur KIP Kuliah di Universitas Perjuangan Tasikmalaya dijadwalkan berakhir pada 31 Juli 2026. Di tengah tingginya minat terhadap program kuliah […]

expand_less