Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu kembali menyita perhatian publik. Insiden maut yang melibatkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan sepeda motor Honda Vario ini terjadi di Jalan Siliwangi, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa seorang mahasiswa muda asal Kabupaten Garut. Dalam hitungan detik, perjalanan yang semula tampak biasa berubah menjadi kecelakaan fatal yang berakhir duka.

Benturan Keras Pecah di Tengah Teriknya Siang

Menjelang tengah hari, arus lalu lintas di depan SPBU Randegan masih berjalan normal. Matahari bersinar cukup terik. Beberapa kendaraan keluar masuk area pengisian bahan bakar. Truk-truk besar melintas bergantian dengan kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Di sekitar lokasi, beberapa pedagang masih terlihat melayani pembeli yang berhenti sejenak untuk membeli minuman dingin. Tidak ada tanda-tanda sesuatu yang buruk akan terjadi.

Lalu suara benturan keras memecah suasana.

Dalam beberapa detik, perhatian warga dan pengguna jalan langsung tertuju ke satu titik di badan jalan.

Saat proses penanganan berlangsung, pecahan kaca dari bagian depan bus terlihat berserakan di atas aspal. Serpihan kecil memantulkan cahaya matahari siang. Tidak jauh dari titik benturan, tampak bekas gesekan kendaraan membentuk garis memanjang di permukaan jalan.

Sebuah helm terlihat tergeletak beberapa meter dari posisi akhir kendaraan. Sementara sejumlah petugas lalu lintas beberapa kali meniup peluit untuk mengurai kendaraan yang mulai melambat karena banyak pengendara berusaha melihat lokasi kejadian.

Diduga Bus Masuk Jalur Berlawanan

Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rifqi Faturrohman, Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7015 UO saat itu sedang membawa penumpang dari Bandung menuju Surabaya.

Di waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4793 SPH yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.

Polisi masih mendalami dugaan bus memasuki jalur berlawanan sebelum terjadinya kecelakaan.

Korban bahkan sempat terseret beberapa meter sebelum bus berhenti.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Penumpang Bus Mengaku Merasakan Guncangan Hebat

Salah seorang penumpang bus, Oyoh Sunaryo, mengatakan bahwa dirinya merasakan guncangan kuat sesaat sebelum kendaraan berhenti.

Menurutnya, suasana di dalam bus sebelumnya berjalan normal. Sebagian penumpang beristirahat. Sebagian lainnya sibuk melihat layar telepon genggam masing-masing.

“Terdengar suara hantaman keras,” ujarnya.

Ketika turun dari bus, suasana di lokasi sudah berubah. Korban berada di bawah kolong kendaraan, sementara sepeda motor dan helmnya berada beberapa meter di belakang.

Di tepi jalan, sejumlah warga berdiri dengan wajah tegang. Beberapa membantu mengatur lalu lintas secara sukarela. Ada pula pengendara yang menghentikan kendaraannya sejenak, menundukkan kepala, lalu mengucapkan istighfar sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tidak lama kemudian, kabar kecelakaan mulai menyebar melalui grup WhatsApp warga. Beberapa orang terlihat sibuk menelepon keluarga atau kerabat untuk memastikan informasi yang beredar.

Kecelakaan besar memang sering mengundang perhatian.

Namun setelah keramaian mereda, biasanya yang tersisa adalah kesunyian bagi keluarga korban.

Korban Ternyata Mahasiswa Asal Garut

Polisi mengidentifikasi korban sebagai Aghni Ahmad Al Ghifari (20), seorang mahasiswa yang beralamat di Kampung Tutugan RT 02 RW 02, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Sementara pengemudi bus diketahui bernama Edi Susilo (37), warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Dalam peristiwa seperti ini, publik sering fokus pada kronologi, kendaraan, atau siapa yang salah.

Padahal ada hal lain yang jauh lebih besar.

Ada keluarga yang sedang menunggu seseorang pulang.

Ada orang tua yang mungkin masih mengira anaknya sedang dalam perjalanan.

Dan peristiwa ini menyisakan duka bagi keluarga korban yang menunggu kepulangannya.

Begitulah kecelakaan lalu lintas sering meninggalkan luka.

Tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di dalam rumah-rumah yang ditinggalkan.

Hasil Pemeriksaan Medis

Jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Kota Banjar.

Dokter Forensik RSUD Kota Banjar, dr. Hendrik, menjelaskan bahwa korban mengalami luka berat akibat benturan dan tekanan yang sangat kuat.

Pemeriksaan menemukan sejumlah cedera serius pada berbagai bagian tubuh. Menurut hasil pemeriksaan, penyebab utama kematian diduga karena asfiksia atau kekurangan oksigen yang dipicu benturan keras pada bagian dada.

Sementara itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah dan bus mengalami kerusakan pada bagian kaca depan.

Kedua kendaraan kini diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Masih Dalami Penyebab Pasti

Hingga kini Satlantas Polres Banjar masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Menjelang sore, aktivitas lalu lintas di Jalan Siliwangi kembali normal. Kendaraan kembali melintas. Suara klakson kembali terdengar. Pedagang kembali melayani pembeli.

Jalan itu tampak seperti biasa lagi.

Tetapi tidak bagi semua orang.

Jalan raya selalu terlihat biasa sampai sebuah peristiwa mengingatkan betapa tipis jarak antara berangkat dan tidak pernah pulang.

Siang itu, banyak kendaraan berhasil melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Namun seorang mahasiswa berusia 20 tahun berhenti di tengah jalan hidupnya.

Dan ketika malam tiba di sebuah rumah di Garut, yang datang bukan suara motor yang dinanti dari kejauhan, melainkan kabar duka yang mengubah hari biasa menjadi kenangan yang akan terus tinggal dalam hati keluarga untuk waktu yang sangat lama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • doa dimudahkan urusan

    Saat Hidup Terasa Sulit, Amalkan Doa Ini untuk Jalan Keluar

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari doa dimudahkan urusan saat menghadapi masalah hidup, tekanan pekerjaan, atau kesulitan rezeki. Doa agar segala urusan lancar, doa dimudahkan rezeki, hingga amalan pembuka jalan menjadi harapan spiritual yang terus dicari. Dalam Islam, doa bukan sekadar permintaan, tetapi juga bentuk keyakinan penuh kepada Allah bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan. […]

  • motor bgn

    Heboh Motor Listrik BGN 2025, Kepala BGN Bongkar Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Motor BGN menjadi perbincangan hangat setelah video viral beredar di media sosial. Motor BGN, motor listrik BGN, dan pengadaan motor pemerintah langsung menarik perhatian publik. Banyak yang bertanya-tanya, apakah benar jumlahnya puluhan ribu dan sudah dibagikan? Faktanya, klarifikasi resmi justru mengungkap hal yang berbeda dari narasi yang beredar. Informasi ini penting […]

  • Uya Kuya dikhianati

    Uya Kuya Kecewa Merasa Dikhianati Teman Sendiri di Tengah Badai Hujatan Netizen

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Uya Kuya kecewa karena merasa dikhianati teman sendiri saat dihujat netizen dan rumahnya dijarah. Uya Kuya Ungkap Kekecewaan Usai Dikhianati Teman Sendiri albadarpost.com, HUMANIORA – Artis sekaligus anggota DPR Uya Kuya mengaku kecewa dan terluka secara emosional setelah merasa dikhianati oleh orang-orang yang selama ini ia anggap sebagai teman dekat. Kekecewaan itu muncul di tengah […]

  • El Clasico Indonesia

    El Clasico Indonesia Kembali Tersaji: Persib–Persija

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Persib dan Persija kembali bentrok di El Clasico Indonesia. Duel krusial ini menentukan arah persaingan Super League 2026. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali bertemu. Duel yang dikenal luas sebagai El Clasico Indonesia itu akan berlangsung dalam lanjutan Super League 2026 dan langsung menyedot perhatian publik sepak bola nasional. Pertandingan ini […]

  • Evakuasi Hape

    Hape Jatuh ke Got Tengah Malam, Damkar Ciamis Bergerak Cepat

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tidak semua panggilan ke petugas pemadam kebakaran berhubungan dengan kobaran api. Di Ciamis, sebuah operasi evakuasi hape atau ponsel yang jatuh ke dalam saluran got justru menjadi salah satu aksi penyelamatan yang menarik perhatian pada dini hari. Peristiwa itu terjadi Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 01.45 WIB di kawasan dekat Ganesha Operation […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Cigunung berdialog dengan warga Kampung Nangorak Parungponteng Tasikmalaya

    Bhabinkamtibmas Cigunung Turun ke Kampung, Warga: Polisi Kini Lebih Dekat

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bhabinkamtibmas Cigunung kembali menunjukkan pendekatan humanis Polri melalui kegiatan sambang warga di Kampung Nangorak, Desa Cigunung, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (2/5/2026). Langkah polisi desa atau pembinaan masyarakat ini menjadi strategi penting dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan Bripka Anggi Anugrah Pratama […]

expand_less