Pick Up Hilang Kendali di Tawang, Tiga Orang Luka
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kondisi Toyota Kijang Inova dan mobil pick up usai kecelakaan di Jalan Cikalang Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Senin (8/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Tawang kembali menyita perhatian warga Kota Tasikmalaya. Insiden lalu lintas atau tabrakan kendaraan yang melibatkan sebuah mobil pick up dan Toyota Kijang Inova terjadi di Jalan Cikalang, Kecamatan Tawang, Senin siang sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat benturan keras tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan arus kendaraan sempat tersendat cukup panjang.
Suasana Jalan Cikalang yang biasanya ramai mendadak berubah tegang. Beberapa pengendara terlihat menghentikan kendaraan mereka. Sebagian warga berlari mendekati lokasi, sementara yang lain mengatur lalu lintas secara spontan agar tidak terjadi kecelakaan susulan.
Detik-Detik Pick Up Hilang Kendali
Berdasarkan informasi di lokasi, mobil pick up bernomor polisi Z 8309 HT melaju dari arah Setopan menuju kawasan Universitas Siliwangi. Namun, saat memasuki ruas Jalan Cikalang, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali.
Dalam hitungan detik, pick up membelok ke sisi kanan jalan. Pada saat yang sama, Toyota Kijang Inova bernomor polisi Z 1607 IB melintas dari arah berlawanan.
Benturan pun tidak terhindarkan.
Suara tabrakan terdengar cukup keras hingga menarik perhatian warga sekitar. Beberapa orang yang berada di warung pinggir jalan langsung keluar untuk melihat apa yang terjadi. Bahkan, sejumlah pengendara motor memilih berhenti karena khawatir ada korban yang terjebak di dalam kendaraan.
Di lokasi kejadian, serpihan kaca tampak berkilauan di atas aspal yang panas. Bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Pick up melintang di tengah jalan, sedangkan Inova berhenti dengan kondisi bodi depan remuk dan salah satu ban belakang kempis.
Anak dan Lansia Menjadi Korban Luka
Tiga korban luka diketahui merupakan penumpang mobil pick up. Mereka terdiri dari seorang perempuan dewasa, seorang anak, dan seorang lansia.
Warga yang lebih dulu berada di lokasi segera melakukan pertolongan. Mereka membantu membuka akses keluar kendaraan sebelum petugas datang.
Beberapa saksi menyebut suasana sempat panik. Seorang anak terlihat menangis karena syok, sementara keluarga korban berusaha menenangkan keadaan. Di sisi lain, sejumlah warga menghubungi layanan darurat dan aparat kepolisian.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Luka yang dialami bervariasi, mulai dari bagian kepala, tangan, hingga kaki. Benturan keras serta pecahan kaca diduga menjadi penyebab utama cedera yang dialami para korban.
Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan
Kepala Unit Polsek Tawang, Aiptu Deni, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, warga berperan penting dalam proses evakuasi awal sebelum petugas tiba di lokasi.
Berdasarkan keterangan sementara, pengemudi pick up merupakan seorang perempuan yang saat itu membawa anak dan orang tuanya.
Selanjutnya, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan berbagai keterangan dari saksi. Polisi juga mengamankan kedua kendaraan untuk mendukung proses penyelidikan.
Selain itu, aparat masih mendalami sejumlah faktor yang berpotensi memicu kecelakaan. Salah satunya berkaitan dengan dugaan kurang fokus saat berkendara serta posisi penumpang yang dapat memengaruhi konsentrasi pengemudi.
Karena itu, polisi mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika membawa anggota keluarga, terutama anak-anak dan lansia.
Jalan Cikalang Kembali Jadi Pengingat
Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa kecelakaan bisa terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Cuaca cerah, kondisi jalan yang terlihat normal, bahkan perjalanan rutin sekalipun tidak selalu menjamin keselamatan.
Satu momen kehilangan fokus dapat mengubah keadaan secara drastis.
Terlebih lagi, ketika kendaraan membawa penumpang yang rentan, risiko cedera menjadi jauh lebih besar. Oleh sebab itu, kewaspadaan, pengaturan posisi penumpang, serta pengendalian kecepatan menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengaku berharap insiden serupa tidak kembali terulang di ruas Jalan Cikalang yang setiap hari dipadati kendaraan dari berbagai arah.
Jalan raya bukan hanya tempat untuk sampai ke tujuan. Jalan raya adalah ruang bersama yang menuntut tanggung jawab setiap penggunanya.
Satu detik lengah mungkin terasa sepele. Namun di jalan raya, satu detik itu bisa menjadi batas antara perjalanan biasa dan tragedi yang mengubah hidup selamanya. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar