Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kenapa Rasulullah Melarang Tertawa Berlebihan? Ini Penjelasannya

Kenapa Rasulullah Melarang Tertawa Berlebihan? Ini Penjelasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Suara tawa pecah di sebuah warung kopi kecil selepas magrib. Beberapa orang duduk melingkar sambil menatap layar ponsel. Video lucu lewat. Disusul video lain. Lalu tawa kembali meledak.

Kadang keras sekali.

Sampai ada yang menepuk meja.

Pemandangan seperti itu sekarang terasa biasa. Di media sosial pun sama. Orang tertawa hampir tanpa jeda. Timeline dipenuhi candaan, meme, parodi, dan hiburan cepat yang terus bergerak. Semua tampak ringan. Semua tampak menyenangkan.

Namun di tengah suasana seperti itu, ada satu hadis Nabi Muhammad SAW yang sering membuat banyak orang tiba-tiba diam.

“Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa dapat mematikan hati.”
(HR Tirmidzi)

Kalimat itu pendek. Tetapi entah kenapa terasa menancap.

Sebagian orang mungkin langsung bertanya-tanya. Apakah Islam melarang tertawa? Apakah menjadi ceria dianggap buruk?

Ternyata bukan itu maksudnya.

Rasulullah SAW bukan sosok yang dingin. Beliau justru dikenal ramah dan lembut. Wajahnya sering dihiasi senyum. Para sahabat bahkan merasa nyaman berada di dekat beliau karena sikapnya hangat.

Tetapi Rasulullah memahami sesuatu yang sering luput disadari manusia: hati bisa perlahan keras tanpa terasa.

Dan salah satu tandanya kadang muncul dari tawa yang berlebihan.

Ketika Tawa Tidak Lagi Sekadar Tawa

Dalam kehidupan sehari-hari, tertawa memang terasa menenangkan. Orang yang sedang penat biasanya mencari hiburan. Itu manusiawi.

Namun masalahnya mulai muncul ketika seseorang terlalu tenggelam dalam hiburan sampai kehilangan ruang untuk merenung.

Hari-harinya penuh candaan. Pikirannya sibuk mencari lucu. Hatinya terlalu ramai oleh gelak tawa, tetapi anehnya terasa kosong saat sendirian.

Di situlah para ulama menjelaskan makna hadis tersebut.

Yang diperingatkan Rasulullah bukan senyumnya. Bukan juga kebahagiaannya. Melainkan kondisi hati yang perlahan lalai karena terlalu banyak tertawa tanpa arah.

Imam Al-Ghazali pernah menjelaskan bahwa hati manusia membutuhkan keseimbangan. Ada waktu untuk bergembira, tetapi ada juga waktu untuk diam dan mengingat akhirat.

Sebab hati yang terus-menerus dipenuhi hiburan biasanya sulit peka.

Nasihat masuk sebentar, lalu hilang lagi.

Rasulullah SAW Juga Pernah Bercanda

Menariknya, Rasulullah SAW beberapa kali bercanda dengan para sahabat. Namun candaan beliau tidak pernah berlebihan.

Tidak menyakiti.

Tidak menghina.

Dan tidak dusta.

Dalam sebuah kisah, ada seorang perempuan tua meminta didoakan masuk surga. Rasulullah lalu berkata bahwa di surga tidak ada nenek-nenek. Perempuan itu sempat sedih. Beliau kemudian tersenyum dan menjelaskan bahwa semua penghuni surga akan kembali muda.

Para sahabat tertawa. Tetapi dari candaan itu tetap ada kelembutan.

Ada adab.

Ada pelajaran.

Karena itu, Islam sebenarnya tidak memusuhi kebahagiaan. Islam hanya menjaga agar manusia tidak kehilangan kendali atas dirinya sendiri.

Hari ini, orang bisa tertawa berjam-jam di depan layar, tetapi sulit menangis saat mendengar ayat Al-Qur’an. Itu yang membuat hadis tentang tertawa berlebihan terasa begitu relevan.

Hati yang Sibuk Tertawa Kadang Lupa Pulang

Ada momen ketika seseorang pulang malam setelah seharian sibuk dengan hiburan dan media sosial. Badannya lelah, tetapi pikirannya masih penuh suara.

Video lucu.

Candaan.

Komentar.

Potongan-potongan tawa.

Namun saat suasana mulai sunyi, muncul rasa hampa yang sulit dijelaskan.

Islam melihat hati manusia lebih dalam dari sekadar ekspresi wajah.

Karena itu Allah SWT berfirman:

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah?”
(QS Al-Hadid: 16)

Ayat ini sering membuat banyak orang tersentak. Sebab yang dinilai bukan seberapa sering seseorang tertawa, melainkan apakah hatinya masih hidup ketika mengingat Allah.

Kadang manusia terlihat paling ramai di luar, tetapi paling sepi di dalam.

Bahagia dalam Islam Tidak Dilarang

Islam tidak meminta umatnya menjadi muram sepanjang waktu.

Tidak.

Rasulullah SAW tetap tersenyum. Para sahabat juga bercanda. Anak-anak tetap bermain. Kehidupan tetap berjalan hangat.

Namun Islam mengajarkan satu hal penting: jangan sampai hati mati pelan-pelan hanya karena terlalu sibuk mencari hiburan.

Sebab hati yang hidup biasanya mudah tersentuh.

Mudah bersyukur.

Mudah meminta maaf.

Dan masih bisa menangis dalam doa.

Sedangkan hati yang terlalu keras sering merasa semua baik-baik saja, bahkan ketika dirinya mulai jauh dari Allah.

Mungkin itu sebabnya Rasulullah SAW mengingatkan umatnya tentang tertawa berlebihan.

Bukan karena Islam anti bahagia.

Tetapi karena beliau tahu, manusia yang terlalu sibuk tertawa kadang lupa mendengar suara hatinya sendiri.

Dan ketika hati sudah terlalu lama bising, manusia perlahan kehilangan arah tanpa sadar.

Sebab pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang paling keras tertawa.

Melainkan siapa yang hatinya tetap hidup saat dunia sedang ramai-ramainya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus korupsi Abdul Wahid

    Gubernur Riau Abdul Wahid Tersandung Kasus Korupsi Jatah Preman di Awal Masa Jabatan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KPK menetapkan Abdul Wahid sebagai tersangka dalam kasus korupsi jatah preman sejak awal masa jabatannya. Sumpah Jabatan Berujung Ironi: Kasus Korupsi Abdul Wahid Terungkap albadarpost.com, LENSA – Baru beberapa bulan setelah dilantik, kasus korupsi Abdul Wahid menyeret Gubernur Riau itu ke meja penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal pada 20 Februari 2025, ia mengucapkan sumpah […]

  • Pertemuan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya dengan pengelola lapangan padel bahas izin PBG dan SLF

    Izin Lapangan Padel Tasikmalaya Disepakati, Operasional Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik izin lapangan padel Tasikmalaya akhirnya menemukan jalan keluar. Isu perizinan padel atau legalitas operasional lapangan padel yang sempat memicu sidak kini mulai mereda. Pemerintah daerah dan pengelola sepakat menjaga stabilitas usaha sekaligus memastikan seluruh proses izin padel Tasikmalaya berjalan sesuai aturan. Pertemuan yang digelar Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya pada […]

  • Twin’s Convention Hall Tasikmalaya

    Cecep Nurul Yakin Hadiri Peresmian Twin’s Convention Hall, Ekonomi Tasikmalaya Dipacu

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Twin’s Convention Hall Tasikmalaya resmi dibuka dan langsung menarik perhatian masyarakat. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi kabar penting karena dinilai mampu memperkuat ekonomi Tasikmalaya, membuka peluang investasi, serta menghadirkan pusat kegiatan modern di wilayah Priangan Timur. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menghadiri langsung peresmian Twin’s Convention Hall yang berlokasi di Jalan […]

  • serangan AS Venezuela

    AS Umumkan Operasi Militer di Venezuela

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Presiden AS mengklaim operasi militer di Venezuela dan penangkapan Nicolas Maduro, memicu ketegangan kawasan. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan serangan berskala besar ke ibu kota Venezuela, Caracas. Klaim ini disertai pernyataan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negaranya. Jika benar, […]

  • Gedong Duwur

    Syuting Film Merusak Gedong Duwur, Pelestarian Cagar Budaya Diuji

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Vandalisme saat syuting film merusak Gedong Duwur, ancam nilai sejarah Indramayu. albadarpost.com, EDITORIAL – Bangunan Cagar Budaya Gedong Duwur di Kabupaten Indramayu rusak setelah aktivitas produksi film layar lebar. Coretan, noda, dan tempelan material ditemukan di dinding bangunan kolonial berusia hampir 150 tahun itu. Kerusakan ini bukan sekadar insiden teknis produksi, tetapi bentuk […]

  • KA Purwojaya anjlok

    KA Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh, KAI Pastikan Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KA Purwojaya anjlok di Kedunggedeh, seluruh penumpang selamat. KAI lakukan perbaikan jalur dan atur perjalanan. albadarpost.com, LENSA — Perjalanan sejumlah kereta api di lintas Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami keterlambatan setelah KA Purwojaya anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 14.14 WIB. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI […]

expand_less