Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Terungkap! Pendidikan Islam Klasik Lebih Hebat dari Sistem Modern? Ini Faktanya

Terungkap! Pendidikan Islam Klasik Lebih Hebat dari Sistem Modern? Ini Faktanya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Hari ini, pendidikan islam klasik kembali diperbincangkan. Banyak orang mulai membandingkan sistem pendidikan tradisional Islam dengan pola belajar modern. Anehnya, meski teknologi semakin canggih dan akses ilmu makin luas, kualitas pemahaman justru terasa dangkal. Sistem pendidikan klasik, metode belajar ulama, dan pola pembelajaran tradisional ternyata menyimpan sesuatu yang hilang hari ini: kedalaman.

Lalu muncul pertanyaan yang agak mengganggu: jangan-jangan kita tidak kekurangan akses ilmu—kita kehilangan cara belajar yang benar.

Dulu Melahirkan Ulama, Sekarang Melahirkan Lulusan

Mari kita jujur.

Sistem modern menghasilkan banyak lulusan. Namun, pendidikan Islam klasik melahirkan ulama. Itu dua hal yang berbeda.

Dulu, seseorang belajar bukan untuk lulus. Ia belajar untuk memahami. Bahkan, satu kitab bisa dikaji bertahun-tahun sampai benar-benar meresap. Sementara itu, hari ini, banyak orang mengejar cepat selesai, cepat naik level, dan cepat dapat sertifikat.

Akibatnya, ilmu sering hanya lewat di kepala—tanpa sempat menetap.

Metode Klasik: Lambat, Tapi Mengakar

Berbeda dengan sistem instan hari ini, pendidikan Islam klasik justru terlihat “lambat”. Namun, di situlah kekuatannya.

Metodenya jelas:

  • Talaqqi langsung dari guru
  • Hafalan yang dipahami, bukan sekadar diingat
  • Diskusi yang mengasah logika

Selain itu, murid tidak sekadar menerima. Mereka diuji, dibantah, bahkan dipaksa berpikir lebih dalam.

Memang terasa berat. Tetapi justru karena itu, hasilnya kuat.

Bandingkan dengan sekarang. Informasi datang cepat, tetapi cepat juga hilang.

Adab: Fondasi yang Sekarang Dianggap Tidak Penting

Ini bagian yang paling sering diabaikan.

Dalam pendidikan Islam klasik, adab selalu didahulukan sebelum ilmu. Murid belajar bagaimana bersikap, bukan hanya bagaimana menjawab soal.

Namun hari ini, banyak yang pintar berbicara, tetapi miskin sikap. Banyak yang tahu banyak hal, tetapi tidak tahu bagaimana menggunakan ilmunya.

Padahal, tanpa adab, ilmu bisa berubah menjadi alat kesombongan.

Allah berfirman:

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.”
(QS. Al-Mujadilah: 11)

Perhatikan: iman disebut lebih dulu sebelum ilmu. Itu bukan kebetulan.

Lingkungan: Dulu Mendukung, Sekarang Mengganggu

Dulu, orang rela berjalan jauh demi satu ilmu. Fokus mereka tidak terpecah.

Sekarang?

Belajar lima menit saja bisa terganggu notifikasi. Konsentrasi pecah sebelum pemahaman terbentuk. Bahkan, banyak yang lebih sibuk mengumpulkan highlight daripada memahami isi.

Akibatnya, belajar berubah menjadi aktivitas cepat—bukan proses mendalam.

Kenapa Sistem Ini Ditinggalkan?

Jawabannya tidak sederhana, tapi bisa diringkas:

Karena kita ingin serba cepat.

Modernisasi mendorong efisiensi. Namun, tanpa sadar, kita mengorbankan kedalaman. Pendidikan berubah menjadi sistem produksi: cepat, massal, dan terstandarisasi.

Hasilnya terlihat rapi di atas kertas. Namun, sering kosong di dalam.

Apa yang Bisa Kita Ambil?

Kita tidak harus kembali sepenuhnya ke masa lalu. Namun, kita juga tidak bisa menutup mata.

Ada hal-hal yang harus kita ambil kembali:

  • Belajar dengan adab
  • Menghargai proses, bukan hanya hasil
  • Fokus pada pemahaman, bukan sekadar penyelesaian

Karena pada akhirnya, ilmu bukan tentang seberapa banyak yang kita tahu, tetapi seberapa dalam yang kita pahami.

Kita mungkin hidup di zaman paling pintar dalam sejarah. Tapi tanpa cara belajar yang benar, kita hanya akan menjadi generasi yang tahu banyak hal—tanpa benar-benar mengerti apa pun. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM Jabar

    Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Kemenko PM rancang program 1001 Pasar Malam untuk memperkuat pemasaran UMKM Jabar berbasis aset publik. albadarpost.com, LENSA – Kondisi UMKM Jabar kembali menjadi perhatian pemerintah pusat karena hambatan struktural yang terus menggerus potensi pelaku usaha. Pemerintah menilai ketertinggalan literasi pemasaran digital dan keterbatasan akses pasar telah menahan ekspansi UMKM, meski Jawa Barat selama ini menjadi […]

  • Admin OPD

    Anggaran Komunikasi Publik Disorot, Admin OPD Tasikmalaya Dilatih

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya melatih admin OPD untuk mengefektifkan anggaran komunikasi publik dan memperbaiki kinerja informasi daerah. Pelatihan Admin OPD Jadi Titik Masuk Evaluasi Anggaran Komunikasi albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menata ulang strategi komunikasi publik dengan menempatkan efektivitas anggaran sebagai perhatian utama. Melalui pelatihan pengelolaan informasi bagi admin organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah […]

  • Sinergi TNI Polri

    Hari Bhayangkara, Soliditas TNI-Polri Menguat di Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sinergi TNI Polri kembali mendapat perhatian pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Tasikmalaya. Momentum yang berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, tidak hanya menghadirkan rangkaian peringatan tahunan, tetapi juga memperlihatkan komitmen nyata dua institusi negara dalam menjaga keamanan daerah. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., datang […]

  • Cendekia: Ruang Ilmu, Ruang Pencerahan

    Cendekia: Ruang Ilmu, Ruang Pencerahan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com – CENDEKIA. Rubrik Cendekia di albadarpost.com hadir sebagai ruang yang menyalakan api pengetahuan dan semangat literasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Nama “Cendekia” dipilih bukan sekadar sebagai simbol kaum terpelajar, tetapi juga sebagai pengingat bahwa setiap manusia memiliki hak untuk belajar, berpikir, dan berkembang tanpa dibatasi oleh keadaan sosial maupun ekonomi. Dalam konteks perjuangan sosial, […]

  • dessert ramadhan creamy manis disajikan saat buka puasa dengan tampilan menggoda dan tekstur lembut

    Resep Dessert Ramadhan yang Dirahasiakan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menjelang adzan Maghrib, aroma manis mulai memenuhi dapur. Satu sendok pertama langsung mencair di mulut—lembut, dingin, dan bikin tenang setelah seharian berpuasa. Inilah yang banyak orang cari setiap tahun: resep dessert ramadhan yang spesial, bukan sekadar takjil biasa. Resep dessert untuk buka puasa, hidangan manis Ramadhan, hingga dessert kekinian kini jadi incaran […]

  • Kebakaran Tasikmalaya

    Kebakaran Tasikmalaya Tewaskan Satu Warga, Lima Rumah Terdampak

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana dini hari di Kampung Bojongneros, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kebakaran Tasikmalaya yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu dengan cepat membesar hingga menghanguskan tiga rumah dan menyebabkan satu warga meninggal dunia. Peristiwa kebakaran rumah tersebut juga mengakibatkan dua bangunan lain mengalami kerusakan serta kerugian […]

expand_less