Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kontes Bonsai Tasik Meledak, Harga Tanaman Tembus Fantastis

Kontes Bonsai Tasik Meledak, Harga Tanaman Tembus Fantastis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kontes bonsai Tasikmalaya berubah jadi magnet nasional ketika 548 bonsai memenuhi area parkir Asia Plaza, Sabtu (25/4/2026). Ajang pameran bonsai nasional ini tidak hanya menghadirkan ratusan peserta, tetapi juga menegaskan posisi Tasikmalaya dalam peta event bonsai nasional dan geliat bonsai Indonesia.

Area parkir yang biasanya dipadati kendaraan kini berubah seperti galeri terbuka. Bonsai berjajar rapat, pengunjung hilir mudik, kamera ponsel terus menyala. Setiap sudut menyuguhkan detail batang tua, akar mencengkeram, dan bentuk tajuk yang terawat puluhan tahun.

Peserta Nasional Membanjir, Tasikmalaya Naik Kelas

Ketua Umum PPBI, Iwan Alex R. Tangkulung, datang langsung dan melihat lonjakan kualitas peserta tahun ini.

“Saya sangat bersyukur bisa hadir. Peserta sekitar 500 orang, kualitasnya luar biasa,” ujarnya.

Peserta berdatangan dari Sumatera, Kalimantan, Bali, hingga Madura. Arus kedatangan ini memperlihatkan satu hal: kontes bonsai Tasikmalaya tidak lagi berskala lokal.

Lebih jauh, Iwan menilai Tasikmalaya kini sejajar dengan kota besar lain dalam kalender bonsai nasional. Setelah Bandung sukses menggelar event serupa, Tasik mulai menunjukkan daya saingnya.

548 Bonsai Dipamerkan, Kualitas dan Nilai Kian Tinggi

Panitia menampilkan 548 bonsai dari berbagai kelas, mulai bahan, pratama, madya, utama, hingga bintang. Setiap kelas menawarkan karakter berbeda, sekaligus tingkat kesulitan yang meningkat.

Di satu sisi, bonsai kelas bahan memperlihatkan potensi awal. Di sisi lain, kelas bintang menampilkan karya matang dengan detail artistik tinggi.

Beberapa tanaman bahkan ditaksir bernilai puluhan juta rupiah. Faktor usia, teknik pembentukan, dan kelangkaan jenis menjadi penentu harga.

Pengunjung tampak serius mengamati. Mereka tidak sekadar melihat, tetapi juga membandingkan bentuk, tekstur, hingga keseimbangan komposisi tanaman.

Bukan Sekadar Kontes, Ada Edukasi dan Efek Ekonomi

Kontes berlangsung selama empat hari, dari 25 hingga 28 April 2026. Selain lomba, panitia menghadirkan demo pembuatan bonsai yang selalu dipadati pengunjung.

Di sana, pemula belajar langsung dari praktisi. Mereka menyimak cara memilih bahan, memotong cabang, hingga membentuk karakter tanaman.

Sementara itu, dampak ekonomi langsung terasa. Hotel terisi, warung makan ramai, dan transportasi lokal meningkat. Aktivitas ini menunjukkan bahwa kontes bonsai Tasikmalaya tidak berdiri sendiri, tetapi menggerakkan sektor lain.

Biaya pendaftaran peserta berkisar Rp300 ribu hingga Rp650 ribu. Angka ini mencerminkan bahwa industri bonsai terus bergerak dan memiliki pasar yang jelas.

Dominasi Luar Daerah Jadi Tantangan Tersendiri

Meski atmosfer kompetisi terasa kuat, hasil sementara menunjukkan dominasi peserta luar daerah. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku lokal.

Alih-alih melemahkan, situasi ini justru memacu semangat. Banyak peserta lokal mulai meningkatkan kualitas karya agar mampu bersaing di level nasional.

“Ini jadi motivasi. Ke depan, kualitas harus terus naik,” kata Iwan.

PPBI Siapkan Event Lebih Besar, Tasik Berpeluang Jadi Pusat

PPBI kini memiliki 255 cabang di seluruh Indonesia. Organisasi ini terus memperluas jaringan dan memperkuat kualitas kompetisi.

Iwan optimistis event berikutnya akan lebih besar. Ia juga berharap pemerintah daerah memberi dukungan nyata agar Tasikmalaya bisa menjadi pusat bonsai nasional.

“Jawa Barat itu barometer bonsai. Kalau didukung penuh, dampaknya bisa sangat besar,” ujarnya.

Setelah Tasikmalaya, agenda berikutnya akan digelar di Cianjur pada Juni mendatang.

Dari Hobi ke Industri Bernilai Tinggi

Kontes bonsai Tasikmalaya 2026 memperlihatkan perubahan besar. Hobi yang dulu dianggap sederhana kini berkembang menjadi sektor ekonomi yang menjanjikan.

Jumlah peserta yang besar, kualitas tanaman yang meningkat, serta perputaran ekonomi yang terasa menunjukkan arah baru bagi dunia bonsai.

Jika konsistensi terjaga dan dukungan terus mengalir, bukan tidak mungkin Tasikmalaya akan menjadi salah satu pusat bonsai terkuat di Indonesia. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi umat Muslim membaca niat puasa Ramadhan pada malam hari sebelum fajar sesuai pendapat 4 madzhab.

    Niat Puasa Ramadhan Harus Tiap Malam? Ini Penjelasan 4 Madzhab

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak Muslim masih bertanya tentang niat puasa Ramadhan: apakah wajib setiap malam atau cukup sekali di awal bulan? Persoalan waktu niat puasa Ramadhan ini sebenarnya sudah dijelaskan secara rinci oleh ulama empat madzhab. Karena itu, memahami perbedaan pendapat mereka akan membuat ibadah lebih tenang dan terhindar dari keraguan. Pada dasarnya, ulama 4 […]

  • Forsesdasi Jawa Barat

    Sekda Ciamis Dorong Forsesdasi Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Daerah

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sekda Ciamis menilai Forsesdasi Jawa Barat penting untuk kolaborasi kebijakan dan pemerataan pelayanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman, menegaskan bahwa Forum Sekretaris Daerah (Forsesdasi) Jawa Barat harus diposisikan sebagai ruang kolaborasi antardaerah, bukan arena persaingan yang saling menonjolkan keunggulan masing-masing. Pernyataan ini disampaikan usai pelantikan pengurus Forsesdasi Jawa Barat […]

  • evaluasi kinerja desa

    Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Garut sambut tim evaluasi kinerja desa dan dorong penguatan pemberdayaan serta inovasi masyarakat. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan kembali pentingnya evaluasi kinerja desa sebagai fondasi pembangunan berbasis masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima Tim Klarifikasi Lapangan Evaluasi Kinerja Desa Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat 2025 di Desa […]

  • keamanan siber

    Siswa MAN Lampung Temukan Bug NASA dan Dorong Kesadaran Keamanan Siber

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Siswa Lampung temukan bug NASA dan dorong pentingnya keamanan siber di era digital yang makin rentan. albadarpost.com, HIKMAH – Laporan soal temuan celah keamanan oleh seorang siswa MAN 1 Bandar Lampung kembali menempatkan Indonesia pada radar lembaga antariksa Amerika Serikat. Di tengah meningkatnya kebutuhan keamanan siber, temuan ini memperlihatkan bagaimana kemampuan teknis generasi muda dapat […]

  • dana PEN

    Utang Masjid Al Jabbar Tekan APBD Jabar, Dana PEN Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi tekanan fiskal serius akibat beban utang pembangunan Masjid Raya Al Jabbar yang bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kewajiban pembayaran cicilan utang tersebut kini memengaruhi ruang gerak APBD, sekaligus memicu perdebatan soal prioritas belanja publik dan transparansi pengelolaan anggaran daerah. Masjid Raya Al Jabbar dibangun […]

  • CDPOB Jawa Barat

    DPRD Jabar Jaga Skor CDPOB Jawa Barat untuk Pemekaran Bertahap

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DPRD Jabar terus mengevaluasi CDPOB Jawa Barat sambil menunggu pencabutan moratorium pemekaran daerah. Penilaian CDPOB Jawa Barat Tetap Berjalan albadarpost.com, LENSA – DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan proses evaluasi terhadap CDPOB (Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru) Jawa Barat tetap dilakukan rutin. Penilaian ini penting untuk menjaga seluruh indikator teknis sepuluh calon daerah tetap sesuai ketentuan, […]

expand_less