Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kontes Bonsai Tasik Meledak, Harga Tanaman Tembus Fantastis

Kontes Bonsai Tasik Meledak, Harga Tanaman Tembus Fantastis

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kontes bonsai Tasikmalaya berubah jadi magnet nasional ketika 548 bonsai memenuhi area parkir Asia Plaza, Sabtu (25/4/2026). Ajang pameran bonsai nasional ini tidak hanya menghadirkan ratusan peserta, tetapi juga menegaskan posisi Tasikmalaya dalam peta event bonsai nasional dan geliat bonsai Indonesia.

Area parkir yang biasanya dipadati kendaraan kini berubah seperti galeri terbuka. Bonsai berjajar rapat, pengunjung hilir mudik, kamera ponsel terus menyala. Setiap sudut menyuguhkan detail batang tua, akar mencengkeram, dan bentuk tajuk yang terawat puluhan tahun.

Peserta Nasional Membanjir, Tasikmalaya Naik Kelas

Ketua Umum PPBI, Iwan Alex R. Tangkulung, datang langsung dan melihat lonjakan kualitas peserta tahun ini.

“Saya sangat bersyukur bisa hadir. Peserta sekitar 500 orang, kualitasnya luar biasa,” ujarnya.

Peserta berdatangan dari Sumatera, Kalimantan, Bali, hingga Madura. Arus kedatangan ini memperlihatkan satu hal: kontes bonsai Tasikmalaya tidak lagi berskala lokal.

Lebih jauh, Iwan menilai Tasikmalaya kini sejajar dengan kota besar lain dalam kalender bonsai nasional. Setelah Bandung sukses menggelar event serupa, Tasik mulai menunjukkan daya saingnya.

548 Bonsai Dipamerkan, Kualitas dan Nilai Kian Tinggi

Panitia menampilkan 548 bonsai dari berbagai kelas, mulai bahan, pratama, madya, utama, hingga bintang. Setiap kelas menawarkan karakter berbeda, sekaligus tingkat kesulitan yang meningkat.

Di satu sisi, bonsai kelas bahan memperlihatkan potensi awal. Di sisi lain, kelas bintang menampilkan karya matang dengan detail artistik tinggi.

Beberapa tanaman bahkan ditaksir bernilai puluhan juta rupiah. Faktor usia, teknik pembentukan, dan kelangkaan jenis menjadi penentu harga.

Pengunjung tampak serius mengamati. Mereka tidak sekadar melihat, tetapi juga membandingkan bentuk, tekstur, hingga keseimbangan komposisi tanaman.

Bukan Sekadar Kontes, Ada Edukasi dan Efek Ekonomi

Kontes berlangsung selama empat hari, dari 25 hingga 28 April 2026. Selain lomba, panitia menghadirkan demo pembuatan bonsai yang selalu dipadati pengunjung.

Di sana, pemula belajar langsung dari praktisi. Mereka menyimak cara memilih bahan, memotong cabang, hingga membentuk karakter tanaman.

Sementara itu, dampak ekonomi langsung terasa. Hotel terisi, warung makan ramai, dan transportasi lokal meningkat. Aktivitas ini menunjukkan bahwa kontes bonsai Tasikmalaya tidak berdiri sendiri, tetapi menggerakkan sektor lain.

Biaya pendaftaran peserta berkisar Rp300 ribu hingga Rp650 ribu. Angka ini mencerminkan bahwa industri bonsai terus bergerak dan memiliki pasar yang jelas.

Dominasi Luar Daerah Jadi Tantangan Tersendiri

Meski atmosfer kompetisi terasa kuat, hasil sementara menunjukkan dominasi peserta luar daerah. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku lokal.

Alih-alih melemahkan, situasi ini justru memacu semangat. Banyak peserta lokal mulai meningkatkan kualitas karya agar mampu bersaing di level nasional.

“Ini jadi motivasi. Ke depan, kualitas harus terus naik,” kata Iwan.

PPBI Siapkan Event Lebih Besar, Tasik Berpeluang Jadi Pusat

PPBI kini memiliki 255 cabang di seluruh Indonesia. Organisasi ini terus memperluas jaringan dan memperkuat kualitas kompetisi.

Iwan optimistis event berikutnya akan lebih besar. Ia juga berharap pemerintah daerah memberi dukungan nyata agar Tasikmalaya bisa menjadi pusat bonsai nasional.

“Jawa Barat itu barometer bonsai. Kalau didukung penuh, dampaknya bisa sangat besar,” ujarnya.

Setelah Tasikmalaya, agenda berikutnya akan digelar di Cianjur pada Juni mendatang.

Dari Hobi ke Industri Bernilai Tinggi

Kontes bonsai Tasikmalaya 2026 memperlihatkan perubahan besar. Hobi yang dulu dianggap sederhana kini berkembang menjadi sektor ekonomi yang menjanjikan.

Jumlah peserta yang besar, kualitas tanaman yang meningkat, serta perputaran ekonomi yang terasa menunjukkan arah baru bagi dunia bonsai.

Jika konsistensi terjaga dan dukungan terus mengalir, bukan tidak mungkin Tasikmalaya akan menjadi salah satu pusat bonsai terkuat di Indonesia. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Haji 2026

    Jadwal Haji 2026 Resmi, Wukuf Arafah Jadi Puncak Ibadah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Haji 2026 resmi menjadi perhatian jutaan calon jemaah di Indonesia. Pemerintah telah merilis rangkaian lengkap perjalanan ibadah haji 1447 H/2026 M, mulai dari keberangkatan di Tanah Air, puncak ibadah di Arafah, hingga kepulangan kembali ke Indonesia. Jadwal Haji 2026 atau rangkaian ibadah haji 1447 H ini bukan sekadar agenda tahunan. […]

  • Makan Bergizi Gratis

    Video Joget di Dapur Viral, Mitra Program Makan Bergizi Gratis Disuspend

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus Makan Bergizi Gratis kembali menjadi sorotan publik setelah video seorang mitra program tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar luas, seorang pria bernama Hendrik terlihat berjoget di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sambil menuliskan klaim pendapatan hingga Rp6 juta per hari. Konten tersebut memicu perhatian publik sekaligus […]

  • Kolak pisang santan legit dengan gula merah dan daun pandan dalam mangkuk saji hangat

    Rahasia Kolak Pisang Legit, Kuncinya di Bahan Ini

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep kolak pisang sering dicari karena hidangan tradisional ini selalu cocok disajikan saat santai bersama keluarga. Selain itu, cara membuat kolak pisang sebenarnya sangat sederhana. Namun, banyak orang masih mengalami masalah yang sama, yaitu rasa terlalu manis atau santan yang membuat kolak terasa enek. Padahal, jika teknik memasaknya tepat, kolak pisang santan […]

  • Ilustrasi manusia merenungi nikmat Allah di bawah langit luas dengan cahaya lembut, menggambarkan makna ayat Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban

    Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban: Teguran Langit yang Terus Menggema

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Langit seakan tidak pernah lelah menyapa kesadaran manusia. Dalam Surah Ar-Rahman, Allah SWT tidak hanya menyebut nikmat-Nya, tetapi menghadirkannya satu per satu, lalu mengajukan pertanyaan yang sama, berulang hingga 31 kali: “Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban?” Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Pertanyaan itu tidak ditujukan pada satu zaman, tidak pula […]

  • Ekosistem Halal Ciamis

    DPR RI & BPJPH Turun Tangan, Ekosistem Halal Ciamis “Digaskeun”

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ekosistem halal Ciamis kini bergerak cepat. Penguatan ekosistem halal di Ciamis bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang mulai dijalankan dari hulu hingga hilir. Di tengah dorongan sertifikasi halal, UMKM dihadapkan pada satu kenyataan: peluang besar terbuka, tetapi risiko tertinggal juga semakin nyata. Senin, 27 April 2026, ruang BKPSDM Kabupaten […]

  • Kolesterol Tinggi

    Kaget! Begini Hasil Cek Kesehatan Pegawai BPBD Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya di lingkungan BPBD memunculkan temuan yang mengejutkan. Mayoritas peserta screening diketahui mengalami kolesterol tinggi dan kadar asam urat di atas batas normal. Temuan tersebut muncul setelah tim kesehatan melakukan pemeriksaan langsung ke kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (18/5/2026). Ironisnya, kondisi […]

expand_less