Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ramai dan Menggiurkan, Azis Gagap Bongkar Potensi Ekonomi Bonsai di Tasik

Ramai dan Menggiurkan, Azis Gagap Bongkar Potensi Ekonomi Bonsai di Tasik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kontes bonsai Tasikmalaya langsung menyedot perhatian publik saat ratusan peserta memadati lokasi pameran. Event bonsai nasional ini bukan hanya soal estetika tanaman, tetapi juga membuka mata tentang potensi ekonomi bonsai yang nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Sejak hari pertama, suasana sudah terasa berbeda. Deretan bonsai dengan bentuk unik dan karakter kuat berdiri rapi, sementara pengunjung berkerumun, mengamati detail batang, akar, hingga usia tanaman yang tidak biasa.

Azis Gagap Datang, Sorotan Langsung Tertuju ke Tasikmalaya

Kehadiran Azis Gagap pada Sabtu (25/4/2026) langsung menarik perhatian. Ia tidak hanya datang sebagai tamu, tetapi juga ikut menyuarakan pentingnya event ini bagi ekonomi lokal.

“Tasik kedatangan orang-orang nasional, mereka menginap di sini. Kota Tasikmalaya harus bisa menyuguhi yang terbaik,” ujar Azis di lokasi.

Kehadirannya membuat suasana semakin hidup. Banyak pengunjung mendekat, sebagian mengabadikan momen, sementara lainnya tetap fokus pada bonsai yang dipamerkan.

Ratusan Bonsai Dipamerkan, Nilainya Tak Main-main

Panitia mencatat sebanyak 500 peserta ikut dalam kontes bonsai Tasikmalaya tahun ini. Mereka membawa 548 bonsai dari berbagai kelas dan gaya.

Beberapa tanaman bahkan ditaksir memiliki nilai fantastis. Bonsai dengan usia puluhan tahun dan bentuk langka menjadi pusat perhatian pengunjung.

Tidak sedikit peserta yang datang dari luar daerah. Mereka rela menempuh perjalanan jauh demi ikut bersaing dan memperluas pasar.

Selain itu, panitia menghadirkan demo pembuatan bonsai. Pengunjung terlihat antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik pembentukan.

kontes bonsai Tasikmalaya

Kontes bonsai dari berbagai wilayah ramaikan event tahunan, Sabtu (25/4/2026).

Bukan Sekadar Hobi, Bonsai Jadi Sumber Penghasilan

Azis Gagap menegaskan bahwa bonsai bukan sekadar hobi. Ia melihat langsung bagaimana sektor ini menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan cuma kumpul-kumpul. Bonsai bisa jadi ekonomi yang sangat baik untuk teman-teman,” katanya.

Menurutnya, banyak pelaku bonsai berasal dari kalangan petani dan pedagang. Mereka memanfaatkan keterampilan merawat tanaman untuk menghasilkan pendapatan.

Namun, persaingan dalam kontes juga semakin ketat. Tidak semua peserta mampu menembus kategori juara karena standar penilaian yang terus meningkat.

Efek Domino ke Ekonomi Lokal Terasa Nyata

Event ini tidak hanya menguntungkan peserta. Sektor lain ikut bergerak. Penginapan terisi, warung makan ramai, dan jasa transportasi mengalami peningkatan permintaan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kontes bonsai Tasikmalaya membawa efek domino bagi ekonomi lokal.

Azis pun menilai potensi ini tidak boleh berhenti di satu event saja. Ia mendorong agar kegiatan serupa terus digelar secara konsisten.

Harapan ke Pemerintah: Jadikan Tasik Pusat Bonsai

Azis Gagap berharap pemerintah daerah melihat peluang besar ini. Ia menilai Tasikmalaya bisa berkembang menjadi pusat bonsai nasional jika dikelola serius.

Selain itu, dukungan dalam bentuk promosi dan pembinaan akan membantu pelaku usaha naik kelas. Dengan langkah tersebut, bonsai bisa masuk dalam sektor ekonomi kreatif unggulan.

Dari Tanaman ke Peluang Besar

Kontes bonsai Tasikmalaya 2026 membuktikan bahwa hobi bisa berubah menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan. Antusiasme peserta, nilai jual tinggi, serta dukungan komunitas menunjukkan arah baru bagi sektor ini.

Kini, bonsai tidak lagi dipandang sebagai sekadar tanaman hias. Ia telah menjelma menjadi komoditas bernilai yang mampu menggerakkan ekonomi daerah. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpres 111/2025

    Pemkab Garut Sosialisasikan Perpres 111/2025

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Perpres 111/2025 menjadi materi sosialisasi yang diunggah melalui akun resmi Pemerintah Kabupaten Garut. Dalam unggahan tersebut, Pemkab Garut menjelaskan sejumlah poin mengenai ancaman nonmiliter yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025–2029, termasuk pentingnya peran keluarga dan pendampingan generasi muda. Unggahan itu dikemas dalam beberapa […]

  • Indonesia vs Bulgaria

    Indonesia vs Bulgaria: Duel Dua Gaya yang Siap Meledak di Final

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Indonesia vs Bulgaria langsung mencuri perhatian karena mempertemukan dua karakter permainan yang bertolak belakang. Pertandingan final ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan adu identitas: pertahanan solid Indonesia menghadapi serangan tajam Bulgaria. Duel ini juga sering disebut sebagai “final taktik vs agresivitas”, sebuah narasi yang kuat dan menarik perhatian publik sepak […]

  • Kejaksaan RI

    81 Tahun Kejaksaan RI, Saatnya Mengembalikan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Kejaksaan Republik Indonesia genap berusia 81 tahun pada 2 September 2026. Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI tahun ini tidak hanya membawa kembali ingatan pada sejarah awal lembaga penegak hukum tersebut, tetapi juga menempatkan satu pesan penting di depan: kepercayaan publik harus dijaga melalui penegakan hukum yang berintegritas, adil, dan humanis. Pesan […]

  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan rumah sakit wajib melayani pasien BPJS PBI-JK meski kepesertaan nonaktif

    Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Wajib Layani Pasien BPJS PBI-JK

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa rumah sakit dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tidak boleh menolak pasien peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), meskipun status kepesertaannya mengalami penonaktifan. Menurut Gus Ipul, pasien BPJS PBI-JK yang nonaktif tetap memiliki hak untuk mendapatkan layanan kesehatan. Pasalnya, […]

  • Ilustrasi pejabat atau pimpinan yang menerima laporan korupsi namun memilih diam di meja kerjanya

    Ketika Atasan Memilih Diam Padahal Sudah Terima Laporan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Di banyak kantor pemerintahan—dan juga di berbagai organisasi—cerita tentang korupsi sering kali dimulai dari bawah. Seorang staf bermain anggaran. Pejabat teknis memanipulasi laporan. Proyek disulap menjadi ladang keuntungan pribadi.Namun dalam banyak kasus, cerita itu tidak berhenti pada pelaku utama. Ia merambat naik, perlahan, menuju meja pimpinan. Pertanyaannya sederhana: jika atasan sudah menerima […]

  • Pajak UMKM

    Pajak UMKM Bisa Nihil? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Masih banyak pelaku usaha kecil yang mengira setiap omzet atau setiap penghasilan pasti langsung dikenai pajak. Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar. Dalam sistem perpajakan Indonesia, terdapat beberapa kondisi yang memungkinkan Pajak UMKM atau Pajak Penghasilan (PPh) menjadi nol atau tidak terutang sesuai ketentuan yang berlaku. Kesalahan memahami aturan pajak bukan hanya […]

expand_less