Pamijahan Tasikmalaya Dipadati Peziarah, Polisi Cepat Amankan Lokasi
- account_circle redaktur
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jelang Libur Panjang, Polsek Bantarkalong Sisir Wisata Religi Pamijahan, Jumat (24/4/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengamanan Wisata Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya diperketat sejak pagi menjelang lonjakan peziarah libur panjang. Pengamanan Wisata Pamijahan atau patroli intensif di kawasan ziarah tersebut dilakukan Polsek Bantarkalong untuk memastikan situasi tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Di lapangan, suasana Pamijahan mulai berubah sejak Jumat (24/4/2026) siang. Arus kendaraan meningkat, pedagang musiman mulai memenuhi area sekitar, dan peziarah datang silih berganti dari berbagai daerah. Di tengah kondisi itu, aparat kepolisian terlihat aktif menyisir titik-titik rawan keramaian.
Dua personel Polsek Bantarkalong, Aipda Somantri dan Aipda Ade Nuryadin, turun langsung melakukan patroli dialogis, bukan hanya sekadar lewat, tetapi juga berhenti di beberapa titik untuk berbicara dengan warga.
Arus Peziarah Mulai Padat, Polisi Bergerak Lebih Awal
Sejak pagi, kawasan Wisata Religi Pamijahan sudah menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan. Bus rombongan peziarah mulai berdatangan, disusul kendaraan pribadi yang memenuhi area parkir.
Polisi yang berada di lokasi tidak menunggu situasi menjadi padat sepenuhnya. Mereka lebih dulu bergerak melakukan pemantauan di jalur masuk, area parkir, hingga titik kumpul peziarah.
Pendekatan ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan sejak awal, terutama di area yang rawan tindak kejahatan kecil seperti pencopetan atau kehilangan barang bawaan.
Dialog Langsung dengan Pengelola dan Warga
Di sela patroli, aparat kepolisian menyempatkan diri berdialog dengan pengelola wisata dan warga sekitar. Pembicaraan berlangsung santai, namun tetap membahas hal-hal penting terkait keamanan.
Petugas menekankan pentingnya kesiapan sistem pengawasan, termasuk memastikan kamera CCTV tetap aktif di seluruh titik strategis. Selain itu, pengelola juga diminta menambah kewaspadaan di jam-jam padat kunjungan.
Aipda Somantri menegaskan bahwa kewaspadaan bukan hanya tugas polisi, tetapi juga tanggung jawab bersama.
“Kalau CCTV aktif dan semua saling menjaga, risiko bisa ditekan. Kami juga minta pengunjung lebih hati-hati saat membawa barang berharga,” ujarnya di sela patroli.
Situasi Sempat Ramai, Tapi Tetap Terkendali
Menjelang sore, kepadatan mulai meningkat di beberapa titik utama kawasan Pamijahan. Namun, situasi tetap dalam kondisi terkendali berkat kehadiran petugas di lapangan.
Beberapa peziarah terlihat berhenti sejenak saat berpapasan dengan polisi yang sedang melakukan patroli. Tidak sedikit yang justru memanfaatkan momen itu untuk bertanya arah dan meminta informasi jalur ziarah.
Kehadiran aparat di tengah keramaian membuat alur aktivitas tetap teratur, tanpa terjadi penumpukan yang berlebihan di satu titik.
Kapolres Tekankan Pendekatan Humanis di Lokasi Wisata
Kegiatan pengamanan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama melalui jajaran Polsek Bantarkalong.
Fokus utama bukan hanya pengawasan, tetapi juga pendekatan humanis kepada masyarakat. Polisi diminta hadir bukan sebagai simbol penegakan, tetapi sebagai bagian dari pelayanan publik di ruang wisata religi.
Pendekatan ini terlihat jelas di lapangan. Polisi tidak hanya berdiri di titik tertentu, tetapi juga aktif berinteraksi dengan pengunjung dan pedagang sekitar.
Warga dan Peziarah Merasa Lebih Aman
Respons masyarakat di lokasi cukup positif. Banyak peziarah mengaku lebih tenang saat beraktivitas karena melihat kehadiran polisi secara langsung di beberapa titik strategis.
Seorang peziarah yang datang dari luar daerah mengatakan bahwa suasana terasa lebih tertib dibandingkan pengalaman sebelumnya.
“Kami jadi lebih nyaman. Biasanya agak khawatir kalau ramai seperti ini, tapi sekarang terasa lebih aman,” ujarnya singkat.
Pamijahan Tetap Kondusif di Tengah Lonjakan Pengunjung
Hingga patroli berakhir, kondisi di wilayah hukum Polsek Bantarkalong terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan berarti selama pengawasan berlangsung.
Polisi memastikan bahwa kawasan Wisata Religi Pamijahan siap menghadapi puncak kunjungan libur panjang tanpa mengganggu aktivitas ibadah maupun wisata religi.
Kesiapan ini menjadi bagian dari strategi pencegahan dini yang dilakukan secara konsisten di wilayah rawan keramaian.
Pengamanan yang Hadir di Tengah Keramaian
Pengamanan Wisata Pamijahan menunjukkan bahwa kehadiran aparat di ruang publik bukan sekadar formalitas. Di tengah keramaian peziarah, polisi hadir sebagai bagian dari sistem yang menjaga keteraturan.
Dengan pendekatan langsung, dialog terbuka, dan patroli aktif, situasi tetap terkendali meski aktivitas meningkat signifikan.
Di Pamijahan, keamanan tidak hanya dijaga—tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat yang datang untuk beribadah dan berziarah. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar