Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Era Baru Birokrasi Dimulai: Tasikmalaya Dorong Digitalisasi Layanan Publik

Era Baru Birokrasi Dimulai: Tasikmalaya Dorong Digitalisasi Layanan Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintahan digital mulai dipacu lebih serius di Kabupaten Tasikmalaya. Transformasi digital, sistem layanan berbasis elektronik, serta adaptasi teknologi kini tidak lagi diposisikan sebagai rencana jangka panjang, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera dijalankan.

Nada itu terasa jelas dalam sosialisasi pemerintahan digital yang digelar Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) pada Rabu, 22 April 2026. Tidak banyak basa-basi. Fokusnya langsung ke satu hal: birokrasi harus berubah.

Birokrasi Tak Bisa Lagi Berjalan Lambat

Di ruang sosialisasi, pesan yang disampaikan terbilang tegas. Pola kerja lama dinilai tidak mampu lagi mengimbangi tuntutan masyarakat yang serba cepat.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tasikmalaya, Rahayu Jamiat Abdullah, bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.

“Digitalisasi ini dalam rangka efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan” ujarnya.

Karena itu, digitalisasi didorong sebagai solusi konkret. Sistem manual yang selama ini memakan waktu dinilai perlu ditinggalkan secara bertahap. Sebagai gantinya, pemerintah daerah mulai mengarahkan penggunaan sistem terintegrasi berbasis elektronik.

Perubahan ini bukan sekadar soal teknologi. Lebih dari itu, ini menyangkut cara kerja, pola pikir, dan kecepatan dalam melayani masyarakat.

Singkatnya: birokrasi tidak boleh lambat lagi.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kab. Tasikmalaya, Rahayu Jamiat Abdullah.

Efisiensi Jadi Tekanan Utama

Selain percepatan, efisiensi menjadi kata yang paling sering muncul dalam kegiatan tersebut. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap proses berjalan lebih ringkas tanpa mengurangi kualitas layanan.

Dengan sistem digital, alur kerja bisa dipangkas. Data tersimpan lebih rapi. Koordinasi antarinstansi pun menjadi lebih mudah.

Namun yang paling terasa, waktu pelayanan bisa ditekan. Masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk urusan administratif.

Di titik ini, digitalisasi bukan sekadar inovasi. Ia berubah menjadi kebutuhan operasional.

ASN Dituntut Adaptif, Bukan Sekadar Paham

Perubahan sistem tidak akan berarti tanpa kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, aparatur sipil negara (ASN) menjadi fokus utama dalam proses adaptasi ini.

Tidak cukup hanya memahami teknologi. ASN dituntut mampu menggunakannya secara aktif dalam pekerjaan sehari-hari.

Di lapangan, tantangan ini tidak ringan. Sebagian masih terbiasa dengan sistem manual. Sebagian lain mulai beradaptasi, meski belum sepenuhnya stabil.

Namun arah kebijakan sudah jelas. Adaptasi bukan lagi pilihan.

Jika tidak mengikuti perubahan, pelayanan akan tertinggal.

Dampak Langsung ke Masyarakat

Percepatan pemerintahan digital bukan hanya urusan internal birokrasi. Dampaknya langsung menyentuh masyarakat.

Dengan sistem daring, berbagai layanan bisa diakses tanpa harus datang ke kantor. Proses yang biasanya memakan waktu berhari-hari berpotensi selesai lebih cepat.

Selain itu, transparansi meningkat. Masyarakat dapat memantau proses layanan secara lebih terbuka.

Di sisi lain, kepercayaan publik juga ikut dipertaruhkan. Ketika layanan membaik, kepercayaan akan naik. Sebaliknya, jika digitalisasi gagal, dampaknya akan terasa luas.

Bagian dari Perubahan yang Lebih Besar

Langkah ini bukan berdiri sendiri. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tengah mendorong penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) secara menyeluruh.

Artinya, setiap organisasi perangkat daerah diarahkan untuk terhubung dalam satu sistem. Data tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.

Dengan integrasi tersebut, pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih cepat dan akurat.

Namun proses ini membutuhkan waktu. Infrastruktur harus disiapkan. SDM harus dilatih. Kebiasaan lama harus diubah.

Tantangan Nyata di Lapangan

Di balik dorongan percepatan, tantangan tetap ada. Tidak semua wilayah memiliki kesiapan infrastruktur yang sama. Selain itu, kemampuan digital tiap individu juga berbeda.

Karena itu, pendekatan bertahap menjadi pilihan realistis. Sosialisasi seperti ini menjadi pintu awal untuk menyamakan pemahaman.

Meski demikian, tekanan perubahan tetap terasa. Dunia bergerak cepat. Pemerintahan tidak punya banyak waktu untuk menyesuaikan diri.

Arah Sudah Jelas

Pada akhirnya, pesan dari kegiatan ini tidak rumit. Pemerintahan digital harus berjalan. Efisiensi harus tercapai. Adaptasi harus dilakukan.

Tidak ada lagi ruang untuk menunda.

Bagi birokrasi, ini adalah fase transisi. Bagi masyarakat, ini adalah harapan akan layanan yang lebih cepat dan lebih transparan.

Dan bagi Tasikmalaya, ini bisa menjadi titik awal menuju sistem pemerintahan yang benar-benar modern. (Red)


 

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan haji di Arab Saudi dengan pengaturan jemaah dan sistem keamanan modern

    Jelang Haji 2026, Arab Saudi Perkuat Sistem Demi Jemaah Lebih Aman

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kesiapan haji Saudi kembali menjadi perhatian menjelang musim haji 2026. Tahun ini, kesiapan haji Saudi tidak hanya soal layanan dasar, tetapi juga menyentuh aspek yang lebih luas, mulai dari penguatan sistem keamanan hingga pemanfaatan teknologi modern. Situasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana pemerintah Arab Saudi terus berbenah untuk menghadapi kedatangan jutaan jemaah […]

  • Remaja 14 tahun asal Tasikmalaya mengikuti Hackclub Campfire di Perpustakaan Jakarta Cikini bersama puluhan peserta ngoding.

    Keren! Siswa SMP Tasikmalaya Tampil di Hackclub Campfire Jakarta

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hackclub Campfire menjadi sorotan setelah remaja 14 tahun asal Tasikmalaya tampil percaya diri dalam ajang ngoding nasional tersebut. Kompetisi teknologi bertajuk Hackclub Campfire atau lomba game development ini digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini dan diikuti sekitar 90 peserta, mayoritas dari Jabodetabek. Event ini membuka ruang kolaborasi lintas daerah sekaligus memperkuat ekosistem […]

  • Kasus Korupsi Dana Desa

    Kasus Korupsi Dana Desa Kutim Ungkap Investasi Bodong Bendahara Rp 2,1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kasus Korupsi Dana Desa di Kutim terungkap setelah bendahara desa diduga gelapkan Rp 2,1 miliar untuk investasi bodong. albadarpost.com, LENSA – Gulungan perkara Kasus Korupsi Dana Desa di Kutai Timur kembali mencuat setelah Kejaksaan Negeri Kutai Timur menetapkan bendahara Desa Bumi Etam, berinisial J, sebagai tersangka penyalahgunaan anggaran desa hingga Rp 2,1 miliar untuk investasi […]

  • utang Whoosh

    Pemerintah Bahas Pembayaran Utang Whoosh Gunakan Dana Hasil Korupsi

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Pemerintah bahas pembayaran utang Whoosh dengan dana sitaan korupsi, skema fiskal dan negosiasi dengan Tiongkok masih disusun. albadarpost.com, HUMANIORA – Rencana pemerintah membayar utang Whoosh menggunakan dana hasil sitaan korupsi memasuki tahap pembahasan teknis antarkementerian. Mekanisme pelunasan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung itu belum diputuskan, namun pemerintah memastikan skema fiskalnya sedang disusun sebelum kembali bernegosiasi […]

  • cemilan pereda pegal dan pusing

    Capek dan Pusing Setelah Kerja? Coba 8 Cemilan Ini, Efektif Pulihkan Energi!

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Cemilan pereda pegal dan pusing bantu tubuh pulih cepat setelah kerja dan jaga energi tetap stabil. Cemilan Pereda Pegal dan Pusing, Solusi Cepat Pulihkan Tubuh Setelah Seharian Bekerja albadarpost.com, PELITA – Setelah melewati jam kerja yang panjang, tubuh sering kali memberi sinyal kelelahan melalui rasa pegal, pusing, atau kepala terasa berat. Kondisi ini bukan sekadar […]

  • doa ilmu bermanfaat

    Jangan Lewatkan! Doa Ini Bisa Menjadikan Anak Saleh Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak ada yang lebih menenangkan hati orang tua selain melihat anak tumbuh dalam kebaikan. Di tengah kekhawatiran zaman yang semakin kompleks, banyak orang tua mulai menyadari bahwa usaha saja tidak cukup. Karena itu, doa anak shalih menjadi pegangan penting. Doa agar anak menjadi saleh, doa untuk anak sholeh, hingga harapan agar keturunan […]

expand_less