Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tepuk Sakinah jadi terobosan KUA Indramayu dalam bimbingan perkawinan, mencairkan suasana dan memperkuat nilai keluarga sakinah.

albadarpost.com, LENSA. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Indramayu menghadirkan inovasi dalam bimbingan perkawinan dengan memperkenalkan Tepuk Sakinah. Metode unik ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga memperkuat pemahaman calon pengantin tentang pentingnya membangun keluarga sakinah.

Suasana Bimbingan Jadi Lebih Interaktif

Pada sesi bimbingan, Rabu (1/10/2025), pasangan calon pengantin Junaedi (27) dan Sri Hayati (34) tampak kikuk saat pertama kali mencoba Tepuk Sakinah. Namun, mereka mengaku kegiatan tersebut membantu membuat suasana menjadi lebih hangat.

“Awalnya kaku, tapi lama-lama seru juga, bikin suasana jadi cair,” kata Junaedi. Sementara Sri Hayati menambahkan, bimbingan ini memberi mereka wawasan penting tentang nilai keluarga sakinah, terutama menjelang hari pernikahan yang akan mereka jalani dalam waktu dekat.

Kepala KUA Indramayu, Darmawan Sugiharto, menjelaskan bahwa metode Tepuk Sakinah telah diterapkan lebih dari setahun lalu, meskipun baru belakangan ini menjadi sorotan publik. “Kadang kita lakukan di awal, kadang di tengah, atau di akhir, tergantung kebutuhan. Intinya untuk menghilangkan ketegangan,” jelasnya.

Upaya KUA Menekan Angka Perceraian

Darmawan menuturkan, KUA Indramayu berupaya menghadirkan bimbingan yang tidak sekadar bersifat formalitas. Selain Tepuk Sakinah, ada pula simulasi drama konflik rumah tangga yang diperankan oleh petugas KUA. Calon pengantin kemudian diajak memberikan tanggapan atas konflik tersebut untuk menemukan solusi bersama.

“Kalau dulu hanya ceramah, peserta sering pasif. Dengan cara ini mereka lebih aktif berpendapat,” ujar Darmawan.

Dalam setiap sesi, KUA menekankan lima pilar keluarga sakinah: Zawaj (berpasangan), Mitsaqan Ghalizan (janji kokoh), Mu’asyarah Bil Ma’ruf (hidup harmonis dan saling menghargai), Musyawarah (komunikasi dan mufakat), serta Taradhin (saling ridha).

Program bimbingan perkawinan yang digagas Kementerian Agama ini juga menjadi strategi menekan angka perceraian dan meningkatkan ketahanan keluarga. Data resmi Kemenag menyebut program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) efektif sebagai langkah pencegahan terhadap masalah rumah tangga.

Dukungan dan Dampak Positif

Kemenag RI menegaskan, bimbingan perkawinan sangat penting bagi setiap pasangan calon pengantin agar memahami kesehatan, komunikasi, hingga manajemen keuangan keluarga.

Bahkan, data dari Satu Data Kemenag menunjukkan ribuan pasangan setiap tahun telah mengikuti program ini di seluruh Indonesia.

Testimoni peserta di Indramayu menguatkan hal tersebut. Banyak calon pengantin merasa bimbingan di KUA Indramayu lebih menyenangkan karena dikemas secara interaktif. Suasana cair yang dihadirkan melalui Tepuk Sakinah membuat materi terasa lebih mudah diterima dan membekas.

Penutup

Inovasi Tepuk Sakinah di KUA Indramayu membuktikan bahwa bimbingan perkawinan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus penuh makna. Program ini bukan hanya formalitas, melainkan bekal nyata untuk menciptakan keluarga sakinah dan menekan angka perceraian.

Tepuk Sakinah di KUA Indramayu jadi inovasi bimbingan perkawinan interaktif yang menguatkan keluarga sakinah dan cegah perceraian. (AlbadarPost/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Cap Go Meh dan buka puasa bersama di Banyumas yang memperlihatkan kebersamaan warga lintas agama.

    Buka Puasa Bersama di Cap Go Meh Satukan Warga Banyumas

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Cap Go Meh dan buka puasa bersama menjadi momentum istimewa di Banyumas tahun ini. Perayaan Cap Go Meh Banyumas yang bertepatan dengan Ramadhan menghadirkan suasana berbeda karena warga lintas agama duduk bersama dalam tradisi budaya sekaligus berbagi hidangan berbuka. Kolaborasi budaya dan ibadah tersebut memperlihatkan wajah toleransi yang hidup di tengah masyarakat. […]

  • Ilustrasi Perang Hattin dengan pasukan Salahuddin Al-Ayyubi menghadapi tentara Salib di padang tanduk Hattin

    5 Fakta Perang Hattin yang Mengejutkan, Nomor 4 Bikin Merinding

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Perang Hattin bukan sekadar pertempuran biasa dalam sejarah dunia. Banyak orang mengenal Perang Hattin sebagai kemenangan besar pasukan Muslim di bawah kepemimpinan Salahuddin Al-Ayyubi. Namun, di balik kemenangan itu, tersimpan sejumlah fakta Perang Hattin yang jarang diungkap. Artikel ini mengupas sisi tersembunyi, strategi cerdas, dan dampak besar dari peristiwa penting dalam rangkaian […]

  • konflik guru siswa

    Saat Teguran Guru Berubah Jadi Keroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Insiden pengeroyokan terhadap seorang guru SMK di Jambi membuka kembali perbincangan tentang konflik guru–siswa yang selama ini kerap terpendam di lingkungan sekolah. Peristiwa ini bermula dari teguran seorang guru kepada siswa, lalu berkembang menjadi aksi kekerasan kolektif yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial. Kasus tersebut menunjukkan bagaimana ketegangan sosial […]

  • Ilustrasi perempuan muda berjalan di kawasan sepi dengan bayangan pria mengintai, menggambarkan ancaman penculikan oleh penagih bank keliling.

    Modus Penagih Bank Keliling: Dari Utang ke Dugaan Penculikan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus dugaan penculikan dan penyekapan yang melibatkan penagih bank keliling memicu kekhawatiran publik. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang keluarga korban asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tetapi juga membuka diskusi serius tentang keamanan gadis remaja di daerah lain. Di tengah aktivitas ekonomi informal yang berkembang, masyarakat kini menghadapi risiko baru yang sebelumnya jarang […]

  • perjuangan buruh migran

    Terharu! 5 Perjuangan Buruh Migran demi Masa Depan Anak

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Perjuangan buruh migran sering kali luput dari perhatian publik. Di balik keberhasilan anak-anak mereka, terdapat kisah panjang tentang perjuangan buruh migran, pengorbanan tenaga kerja Indonesia di luar negeri, dan usaha keras orang tua demi pendidikan anak. Tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang ketahanan mental, kerinduan, serta harapan yang terus dijaga dari […]

  • larangan jilbab Austria

    Larangan Jilbab Austria Berlaku 2026, Kritik HAM Menguat

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Austria melarang jilbab siswi di bawah 14 tahun. Kebijakan diuji HAM dan berpotensi digugat ke Mahkamah Konstitusi. Larangan Jilbab Disahkan, Ribuan Siswi Terdampak albadarpost.com, BERITA DUNIA – Parlemen Austria menyetujui kebijakan larangan penggunaan jilbab bagi siswi perempuan di bawah usia 14 tahun. Keputusan ini diambil Dewan Nasional Austria pada Kamis (11/12/2025) dan akan berlaku mulai […]

expand_less