Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tepuk Sakinah jadi terobosan KUA Indramayu dalam bimbingan perkawinan, mencairkan suasana dan memperkuat nilai keluarga sakinah.

albadarpost.com, LENSA. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Indramayu menghadirkan inovasi dalam bimbingan perkawinan dengan memperkenalkan Tepuk Sakinah. Metode unik ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga memperkuat pemahaman calon pengantin tentang pentingnya membangun keluarga sakinah.

Suasana Bimbingan Jadi Lebih Interaktif

Pada sesi bimbingan, Rabu (1/10/2025), pasangan calon pengantin Junaedi (27) dan Sri Hayati (34) tampak kikuk saat pertama kali mencoba Tepuk Sakinah. Namun, mereka mengaku kegiatan tersebut membantu membuat suasana menjadi lebih hangat.

“Awalnya kaku, tapi lama-lama seru juga, bikin suasana jadi cair,” kata Junaedi. Sementara Sri Hayati menambahkan, bimbingan ini memberi mereka wawasan penting tentang nilai keluarga sakinah, terutama menjelang hari pernikahan yang akan mereka jalani dalam waktu dekat.

Kepala KUA Indramayu, Darmawan Sugiharto, menjelaskan bahwa metode Tepuk Sakinah telah diterapkan lebih dari setahun lalu, meskipun baru belakangan ini menjadi sorotan publik. “Kadang kita lakukan di awal, kadang di tengah, atau di akhir, tergantung kebutuhan. Intinya untuk menghilangkan ketegangan,” jelasnya.

Upaya KUA Menekan Angka Perceraian

Darmawan menuturkan, KUA Indramayu berupaya menghadirkan bimbingan yang tidak sekadar bersifat formalitas. Selain Tepuk Sakinah, ada pula simulasi drama konflik rumah tangga yang diperankan oleh petugas KUA. Calon pengantin kemudian diajak memberikan tanggapan atas konflik tersebut untuk menemukan solusi bersama.

“Kalau dulu hanya ceramah, peserta sering pasif. Dengan cara ini mereka lebih aktif berpendapat,” ujar Darmawan.

Dalam setiap sesi, KUA menekankan lima pilar keluarga sakinah: Zawaj (berpasangan), Mitsaqan Ghalizan (janji kokoh), Mu’asyarah Bil Ma’ruf (hidup harmonis dan saling menghargai), Musyawarah (komunikasi dan mufakat), serta Taradhin (saling ridha).

Program bimbingan perkawinan yang digagas Kementerian Agama ini juga menjadi strategi menekan angka perceraian dan meningkatkan ketahanan keluarga. Data resmi Kemenag menyebut program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) efektif sebagai langkah pencegahan terhadap masalah rumah tangga.

Dukungan dan Dampak Positif

Kemenag RI menegaskan, bimbingan perkawinan sangat penting bagi setiap pasangan calon pengantin agar memahami kesehatan, komunikasi, hingga manajemen keuangan keluarga.

Bahkan, data dari Satu Data Kemenag menunjukkan ribuan pasangan setiap tahun telah mengikuti program ini di seluruh Indonesia.

Testimoni peserta di Indramayu menguatkan hal tersebut. Banyak calon pengantin merasa bimbingan di KUA Indramayu lebih menyenangkan karena dikemas secara interaktif. Suasana cair yang dihadirkan melalui Tepuk Sakinah membuat materi terasa lebih mudah diterima dan membekas.

Penutup

Inovasi Tepuk Sakinah di KUA Indramayu membuktikan bahwa bimbingan perkawinan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus penuh makna. Program ini bukan hanya formalitas, melainkan bekal nyata untuk menciptakan keluarga sakinah dan menekan angka perceraian.

Tepuk Sakinah di KUA Indramayu jadi inovasi bimbingan perkawinan interaktif yang menguatkan keluarga sakinah dan cegah perceraian. (AlbadarPost/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grafik distribusi kekayaan Singapura 1% terkaya 14% total aset

    Kesenjangan Kekayaan Singapura: 1% Terkaya Kuasai 14% Aset Negara

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ketimpangan kekayaan Singapura kembali menjadi perhatian publik setelah data resmi menunjukkan bahwa 1% rumah tangga terkaya menguasai sekitar 14% dari total aset nasional. Meski angka tersebut mencerminkan konsentrasi distribusi kekayaan Singapura yang cukup tinggi, pemerintah menilai tingkat kesenjangan ekonomi itu masih sebanding dengan negara maju lain. Data tersebut disampaikan oleh Jeffrey […]

  • moratorium hutan

    Moratorium Penebangan Hutan: Strategi Jawa Barat Jaga Penyangga Ekologi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jawa Barat akan menerapkan moratorium penebangan hutan untuk menekan risiko bencana dan kerusakan ekologis. albadarpost.com, HUMANIORA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan moratorium penebangan hutan di kawasan rawan bencana. Kebijakan ini disiapkan untuk menahan laju kerusakan lingkungan dan meminimalkan potensi banjir, longsor, serta krisis ekologis. Moratorium hutan disebut […]

  • Tahun Baru 2026

    Menyambut Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Umat Islam menyambut Tahun Baru 2026 dengan doa dan muhasabah sebagai fondasi spiritual dan sikap sosial. albadarpost.com, FOKUS – Pergantian Tahun Baru 2026 menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk menata ulang niat, memperbaiki sikap, dan menguatkan ikatan spiritual. Di tengah arus perayaan yang sering menonjolkan euforia, sebagian umat memilih jalur yang lebih sunyi: berdoa, […]

  • Ilustrasi proyek lampu hias ruang terbuka hijau di Probolinggo yang terseret kasus korupsi DLH dengan kerugian negara ratusan juta rupiah

    Anggaran Publik Bocor, Korupsi DLH Probolinggo Disorot

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korupsi DLH Probolinggo kembali menampar kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah. Proyek lampu hias untuk ruang terbuka hijau yang seharusnya mempercantik kota justru berubah menjadi sumber kebocoran keuangan negara. Nilai kerugian yang mencuat bukan angka kecil. Ratusan juta rupiah raib, sementara manfaat proyek dipertanyakan. Perkara ini mengemuka setelah aparat penegak […]

  • Umat Islam menunggu adzan Maghrib sesuai ketentuan maghrib menurut MUI sebelum berbuka puasa Ramadan.

    Sering Ikuti Adzan Tercepat? MUI Tegaskan Aturan Waktu Berbuka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Ketentuan maghrib menurut MUI kembali menjadi perhatian di tengah kebiasaan sebagian masyarakat yang mengikuti adzan tercepat untuk berbuka puasa. Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa waktu berbuka puasa yang sah harus mengacu pada masuknya Maghrib di lokasi masing-masing, bukan berdasarkan siaran atau suara adzan dari wilayah lain. Penegasan ini muncul karena fenomena […]

  • ketahanan pangan Subang

    Ketahanan Pangan Subang Tetap Kuat di Tengah Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Subang tetap tangguh menjaga ketahanan pangan nasional meski lahan pertanian berkurang akibat industrialisasi. Subang Hadapi Alih Fungsi Lahan dengan Strategi Pertanian Intensif albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat, terus memperkuat ketahanan pangan Subang di tengah derasnya arus pembangunan industri. Meskipun sebagian besar lahan pertanian beralih fungsi menjadi kawasan industri dan infrastruktur, Subang […]

expand_less