Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tepuk Sakinah jadi terobosan KUA Indramayu dalam bimbingan perkawinan, mencairkan suasana dan memperkuat nilai keluarga sakinah.

albadarpost.com, LENSA. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Indramayu menghadirkan inovasi dalam bimbingan perkawinan dengan memperkenalkan Tepuk Sakinah. Metode unik ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga memperkuat pemahaman calon pengantin tentang pentingnya membangun keluarga sakinah.

Suasana Bimbingan Jadi Lebih Interaktif

Pada sesi bimbingan, Rabu (1/10/2025), pasangan calon pengantin Junaedi (27) dan Sri Hayati (34) tampak kikuk saat pertama kali mencoba Tepuk Sakinah. Namun, mereka mengaku kegiatan tersebut membantu membuat suasana menjadi lebih hangat.

“Awalnya kaku, tapi lama-lama seru juga, bikin suasana jadi cair,” kata Junaedi. Sementara Sri Hayati menambahkan, bimbingan ini memberi mereka wawasan penting tentang nilai keluarga sakinah, terutama menjelang hari pernikahan yang akan mereka jalani dalam waktu dekat.

Kepala KUA Indramayu, Darmawan Sugiharto, menjelaskan bahwa metode Tepuk Sakinah telah diterapkan lebih dari setahun lalu, meskipun baru belakangan ini menjadi sorotan publik. “Kadang kita lakukan di awal, kadang di tengah, atau di akhir, tergantung kebutuhan. Intinya untuk menghilangkan ketegangan,” jelasnya.

Upaya KUA Menekan Angka Perceraian

Darmawan menuturkan, KUA Indramayu berupaya menghadirkan bimbingan yang tidak sekadar bersifat formalitas. Selain Tepuk Sakinah, ada pula simulasi drama konflik rumah tangga yang diperankan oleh petugas KUA. Calon pengantin kemudian diajak memberikan tanggapan atas konflik tersebut untuk menemukan solusi bersama.

“Kalau dulu hanya ceramah, peserta sering pasif. Dengan cara ini mereka lebih aktif berpendapat,” ujar Darmawan.

Dalam setiap sesi, KUA menekankan lima pilar keluarga sakinah: Zawaj (berpasangan), Mitsaqan Ghalizan (janji kokoh), Mu’asyarah Bil Ma’ruf (hidup harmonis dan saling menghargai), Musyawarah (komunikasi dan mufakat), serta Taradhin (saling ridha).

Program bimbingan perkawinan yang digagas Kementerian Agama ini juga menjadi strategi menekan angka perceraian dan meningkatkan ketahanan keluarga. Data resmi Kemenag menyebut program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) efektif sebagai langkah pencegahan terhadap masalah rumah tangga.

Dukungan dan Dampak Positif

Kemenag RI menegaskan, bimbingan perkawinan sangat penting bagi setiap pasangan calon pengantin agar memahami kesehatan, komunikasi, hingga manajemen keuangan keluarga.

Bahkan, data dari Satu Data Kemenag menunjukkan ribuan pasangan setiap tahun telah mengikuti program ini di seluruh Indonesia.

Testimoni peserta di Indramayu menguatkan hal tersebut. Banyak calon pengantin merasa bimbingan di KUA Indramayu lebih menyenangkan karena dikemas secara interaktif. Suasana cair yang dihadirkan melalui Tepuk Sakinah membuat materi terasa lebih mudah diterima dan membekas.

Penutup

Inovasi Tepuk Sakinah di KUA Indramayu membuktikan bahwa bimbingan perkawinan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus penuh makna. Program ini bukan hanya formalitas, melainkan bekal nyata untuk menciptakan keluarga sakinah dan menekan angka perceraian.

Tepuk Sakinah di KUA Indramayu jadi inovasi bimbingan perkawinan interaktif yang menguatkan keluarga sakinah dan cegah perceraian. (AlbadarPost/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp 53 Miliar

    Pensiun Tetap Cuan, Rp 53 Miliar Hasil Korupsi Masuk Kantong

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan pemerasan izin tenaga kerja asing (TKA) yang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka fakta krusial: korupsi tidak berhenti ketika jabatan berakhir. Aliran dana Rp 53 miliar justru tetap berjalan meski salah satu tersangka telah pensiun dari aparatur sipil negara. Fakta ini menyingkap wajah lain korupsi birokrasi. Kejahatan tidak sekadar […]

  • ilustrasi seseorang berdoa agar terhindar dari hutang dengan latar suasana tenang dan religius

    Doa Terhindar dari Hutang yang Jarang Diketahui, Tapi Ampuh!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari doa terhindar dari hutang ketika kondisi keuangan mulai terasa berat. Padahal, doa agar tidak berhutang, doa dijauhkan dari lilitan utang, hingga amalan pelunas hutang sudah diajarkan sejak lama dalam ajaran Islam. Menariknya, sebagian besar orang justru melewatkan amalan sederhana ini, padahal efeknya bisa sangat besar untuk menjaga stabilitas rezeki […]

  • Madrasah Ramah Anak

    Lawan Bullying, Polresta Tasikmalaya Masuk ke Madrasah

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas kekerasan memasuki babak baru di Kota Tasikmalaya. Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tasikmalaya meluncurkan program Madrasah Ramah Anak, sebuah gerakan kolaboratif untuk membangun sekolah ramah anak, mencegah bullying, serta menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik. Deklarasi tersebut […]

  • menggambar dasar anak

    Menggambar Dasar Anak Dinilai Penting bagi Motorik dan Emosi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Libur akhir pekan di sebuah rumah di Tasikmalaya diisi dengan suasana tenang. Rafee, duduk di lantai, selembar kanvas terbentang di depannya. Tangannya bergerak pelan, menarik garis-garis sederhana. Tidak ada target, tidak ada tuntutan. Hanya coretan, warna, dan rasa ingin tahu. Dari aktivitas itulah proses belajar menggambar dasar dimulai. Kegiatan sederhana ini terjadi […]

  • klasifikasi jalan Indonesia

    Jangan Salah Lagi! Ini Bedanya Jalan Nasional, Provinsi, hingga Desa

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pernah merasa heran kenapa ada jalan yang lebar, halus, dan nyaman dilalui, tetapi di tempat lain justru sempit bahkan rusak? Jawabannya berkaitan erat dengan *klasifikasi jalan Indonesia*, mulai dari jalan nasional, jalan provinsi, hingga jalan kabupaten dan jalan desa. Sistem ini menentukan siapa yang mengelola, memperbaiki, dan memprioritaskan setiap ruas jalan. […]

  • usia nikah terbaru

    Usia Nikah Terbaru 2026, Masih 19 Tahun?

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA – Belakangan ini kembali beredar pertanyaan di media sosial mengenai usia nikah terbaru di Indonesia. Sebagian warganet mengira pemerintah telah mengubah batas usia menikah pada 2026. Ada pula yang bertanya apakah seseorang yang berusia 18 tahun sudah bisa menikah secara sah. Pertanyaan seperti ini terus bermunculan, terutama menjelang musim pernikahan dan saat calon […]

expand_less