Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » 2 Tahun Feradi WPI: Ketika Hukum Masih Jauh, Mereka Justru Mendekat

2 Tahun Feradi WPI: Ketika Hukum Masih Jauh, Mereka Justru Mendekat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 216
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Organisasi Advokat dan Paralegal, Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia (Feradi WPI) genap berusia dua tahun. Namun di balik milad Feradi WPI ini, ada pertanyaan yang lebih besar: mengapa di negeri dengan ribuan advokat, akses keadilan masyarakat masih terasa jauh? Di titik inilah Feradi WPI mengambil posisi yang tidak nyaman: turun langsung ke lapangan, bukan sekadar bicara di forum.

Perayaan milad ke-2 akan berlangsung sederhana pada Sabtu (18/4/2026) di Triiz Hotel Semarang. Tidak ada kemewahan. Tidak ada panggung besar. Tetapi justru di situlah letak pesannya: ketika banyak organisasi sibuk membangun citra, sebagian advokat dan paralegal memilih bekerja dalam senyap.

Dan faktanya, kebutuhan itu nyata.

Hukum Masih Elit, Siapa yang Peduli?

Realitas di lapangan tidak bisa ditutup-tutupi. Banyak masyarakat masih menganggap hukum itu mahal, rumit, dan hanya untuk mereka yang punya akses.

Di sisi lain, tidak sedikit kasus kecil dibiarkan menggantung. Bukan karena tidak penting, tetapi karena tidak ada yang mendampingi.

Ketua Umum Feradi WPI, Advokat Donny Andretti mengakui hal ini tanpa basa-basi.

“Masalahnya bukan masyarakat tidak mau, tapi mereka tidak tahu harus ke mana. Dan sering kali, mereka takut duluan,” katanya.

Pernyataan ini mungkin terdengar sederhana. Namun di situlah letak masalah yang selama ini luput dibahas secara serius.

feradi wpi

Ketua Umum Feradi WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.MD., C.PFW., C.MDF., C.JKJ.

Paralegal: Dari Pinggiran Jadi Penentu

Di tengah situasi itu, Feradi WPI justru mengambil langkah yang jarang dilakukan: menguatkan peran paralegal.

Selama ini, paralegal sering diposisikan sebagai pelengkap. Namun di organisasi ini, peran mereka justru diputar menjadi pusat.

Paralegal turun langsung ke masyarakat. Mereka mendengar, mencatat, lalu menghubungkan ke advokat. Proses ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar.

Pendekatan ini sekaligus menampar realitas lama—bahwa akses hukum tidak selalu harus dimulai dari ruang sidang, tetapi dari pemahaman di tingkat paling bawah.

Dua Tahun, Tapi Masalahnya Belum Berubah

Di usia dua tahun, Feradi WPI mulai mendapat tempat. Jaringan bertambah. Kegiatan berjalan. Pendampingan meningkat.

Namun satu hal belum berubah: ketimpangan akses hukum masih nyata.

Ini yang membuat perayaan milad terasa berbeda. Ada kebanggaan, tetapi juga ada kegelisahan.

Sebab semakin banyak kasus yang ditemui, semakin terlihat bahwa persoalan hukum di masyarakat bukan sekadar soal aturan, tetapi soal akses.

Dan akses itu belum merata.

Antara Idealisme dan Realita

Feradi WPI berada di persimpangan yang tidak mudah. Di satu sisi, mereka membawa idealisme—bahwa hukum harus bisa diakses semua orang.

Di sisi lain, realitas di lapangan sering kali tidak sejalan. Keterbatasan sumber daya, luasnya wilayah, hingga kompleksitas kasus menjadi tantangan harian.

Namun justru di situlah nilai organisasi ini diuji.

Mereka tidak menunggu sistem berubah. Mereka memilih masuk ke celah yang ada, sekecil apa pun itu.

Jika Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Pertanyaan besarnya sederhana: jika bukan organisasi seperti Feradi WPI yang bergerak, siapa lagi?

Di tengah banyaknya wacana soal keadilan, langkah konkret sering kali justru minim. Sementara masyarakat terus menghadapi persoalan hukum yang tidak kunjung selesai.

Feradi WPI mungkin belum besar. Namun dalam dua tahun, mereka menunjukkan satu hal penting—bahwa perubahan tidak selalu datang dari pusat, tetapi bisa dimulai dari pinggiran.

Milad ke-2 ini bukan sekadar perayaan. Ini semacam pengingat keras bahwa hukum belum sepenuhnya hadir untuk semua.

Feradi WPI memilih tidak menunggu. Mereka bergerak, meski pelan. Mereka hadir, meski tanpa sorotan.

Dan di tengah kondisi yang masih timpang, langkah seperti ini bukan hanya penting—tetapi mendesak.

‌وَاللَّهُ ‌أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sindikat Curanmor Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sindikat Curanmor Tasikmalaya yang diduga beraksi di sejumlah wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah berhasil diungkap Satreskrim Polres Tasikmalaya. Pengungkapan komplotan curanmor tersebut berawal dari penyelidikan kasus pencurian sepeda motor di sebuah klinik di Kecamatan Karangnunggal. Selain menangkap dua orang yang diduga terlibat, polisi juga mengamankan 10 unit sepeda motor yang […]

  • Alumni SDN 1 Sukajadi

    Alumni SDN 1 Sukajadi Satukan Generasi Lewat Jalan Sehat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Alumni SDN 1 Sukajadi kembali menunjukkan bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang yang mampu menyatukan generasi. Melalui kegiatan jalan sehat yang digelar di Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, para alumni berhasil menghadirkan semangat kebersamaan yang melibatkan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat dalam satu momentum yang penuh […]

  • Persiapan Timnas Vietnam

    Persiapan Timnas Vietnam Disorot, Tetap Percaya Diri Hadapi Indonesia

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Persiapan Timnas Vietnam menjelang duel melawan Timnas Indonesia menjadi perhatian pecinta sepak bola Asia Tenggara. Meski hanya memiliki satu sesi latihan resmi setelah tiba di Indonesia, Timnas Vietnam tetap menunjukkan kepercayaan diri tinggi menghadapi pertandingan penting tersebut. Kondisi itu memunculkan pertanyaan menarik: mampukah keyakinan tim menutupi keterbatasan waktu adaptasi? Fakta bahwa Vietnam […]

  • Inggris Lolos Semifinal

    Inggris ke Semifinal, Bellingham Hancurkan Harapan Norwegia

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Inggris lolos semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Laga Inggris vs Norwegia di perempat final menyajikan pertarungan yang berlangsung ketat sejak menit pertama hingga peluit akhir, sebelum Jude Bellingham tampil sebagai penentu kemenangan lewat dua gol penting. Bagi Norwegia, hasil ini terasa menyakitkan. […]

  • Transparansi Dinkes Tasikmalaya

    Saat Transparansi Diuji, Dinkes Tasikmalaya Pilih Bungkam

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Transparansi Dinkes Tasikmalaya tengah menjadi perhatian publik. Bersamaan dengan munculnya temuan audit terkait Dana BOK, masyarakat kini menunggu keterbukaan informasi dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Bagi publik, transparansi anggaran kesehatan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari kepercayaan yang harus dijaga oleh setiap institusi pemerintah. Dalam tata kelola pemerintahan yang baik, temuan […]

  • pernikahan nasional

    Kemenag Mencatat Pernikahan Nasional Naik

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Pernikahan nasional 2025 naik tipis. Kemenag sebut tren penurunan sejak 2022 mulai terhenti. albadarpost.com, HUMANIORA — Kementerian Agama mencatat kenaikan tipis angka pernikahan nasional sepanjang 2025. Data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) menunjukkan, hingga 31 Desember 2025 pukul 11.00 WIB, jumlah pernikahan yang tercatat mencapai 1.479.533 peristiwa. Angka ini naik 1.231 pernikahan dibandingkan tahun 2024. […]

expand_less