Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Data Gaji ASEAN 2026: Jakarta Tersalip, Thailand Justru Melonjak

Data Gaji ASEAN 2026: Jakarta Tersalip, Thailand Justru Melonjak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Gaji tertinggi ASEAN, atau rata-rata upah bersih di Asia Tenggara, kembali menjadi sorotan setelah data terbaru dirilis. Berdasarkan data dari GoodStats menunjukkan peta gaji tertinggi di ASEAN yang timpang, sekaligus memperlihatkan posisi upah kota besar ASEAN yang tidak merata—terutama ketika Jakarta justru tertahan di papan tengah.

Namun demikian, satu fakta langsung mencolok: jurang penghasilan antar kota di kawasan ini semakin melebar.

Singapura Tak Tersentuh, Selisihnya Tak Masuk Akal

Pertama, Singapura masih berdiri sendirian di puncak dengan rata-rata gaji bersih mencapai $4.410 per bulan. Angka ini bukan hanya tertinggi, melainkan juga menciptakan jarak ekstrem dari kota lain.

Sebagai perbandingan, Kuala Lumpur yang berada di posisi kedua hanya mencatat sekitar $1.321. Artinya, selisihnya lebih dari tiga kali lipat.

Karena itu, banyak analis melihat Singapura bukan lagi pesaing regional biasa. Kota ini telah menjadi benchmark global, terutama dalam sektor keuangan, teknologi, dan jasa internasional.

Thailand Naik Senyap, Dominasi Tanpa Sorotan

Di sisi lain, Thailand justru menunjukkan pergerakan yang sering luput dari perhatian. Tiga kota berhasil masuk lima besar:

Bangkok ($839)

Chiang Mai ($757)

Phuket ($698)

Selain itu, Pattaya juga masuk 10 besar.

Dengan demikian, Thailand tidak hanya mengandalkan ibu kota. Mereka berhasil menyebarkan kekuatan ekonomi ke berbagai kota, terutama melalui sektor pariwisata, layanan, dan ekonomi kreatif.

Lebih lanjut, strategi ini membuat distribusi pendapatan terlihat lebih merata dibanding negara lain di kawasan.

Jakarta Tertahan: Alarm untuk Ekonomi Indonesia

Sementara itu, Jakarta berada di posisi ketujuh dengan rata-rata $522 per bulan. Posisi ini berada di bawah beberapa kota Thailand, bahkan hanya sedikit di atas:

Manila ($531)

Ho Chi Minh City ($502)

daftar dengan gaji bersih.

Sumber: IG GoodStats.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar. Mengapa pusat ekonomi terbesar di Indonesia belum mampu menembus lima besar?

Di satu sisi, Jakarta memang memiliki aktivitas ekonomi tinggi. Namun di sisi lain, struktur upah, produktivitas tenaga kerja, dan tekanan biaya hidup membuat kenaikan gaji tidak bergerak secepat negara tetangga.

Akibatnya, daya beli masyarakat perkotaan masih tertahan, meskipun pertumbuhan ekonomi terus berjalan.

Kesenjangan ASEAN: Hampir 10 Kali Lipat

Jika dilihat secara menyeluruh, kesenjangan menjadi isu paling mencolok. Rentang gaji dari tertinggi hingga terendah sangat lebar:

Tertinggi: Singapore ($4.410)

Terendah: Hanoi ($441)

Perbedaannya hampir 10 kali lipat.

Oleh karena itu, meskipun ASEAN sering disebut sebagai kawasan ekonomi yang tumbuh cepat, kenyataannya distribusi kesejahteraan belum merata.

Selain itu, kondisi ini juga menunjukkan bahwa integrasi ekonomi regional masih menghadapi tantangan serius.

Apa Artinya untuk Masa Depan?

Ke depan, peta gaji tertinggi ASEAN ini memberi beberapa sinyal penting.

Pertama, negara dengan ekonomi berbasis jasa dan teknologi cenderung unggul. Kedua, kota yang mengandalkan satu sektor saja akan sulit bersaing. Ketiga, distribusi ekonomi antar kota menjadi faktor krusial.

Karena itu, Indonesia perlu mendorong pertumbuhan yang lebih merata, bukan hanya terpusat di Jakarta. Selain itu, peningkatan kualitas tenaga kerja dan produktivitas harus menjadi prioritas utama.

Jika tidak, maka posisi Indonesia akan terus tertahan di tengah persaingan regional yang semakin ketat.

Data gaji tertinggi ASEAN bukan sekadar angka. Ini adalah cermin kekuatan ekonomi, kualitas tenaga kerja, dan arah kebijakan tiap negara.

Singapura melesat jauh, Thailand naik tanpa banyak sorotan, sementara Jakarta masih berjuang keluar dari tekanan.

Pertanyaannya sekarang: apakah Indonesia siap mengejar, atau justru semakin tertinggal? (Red)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turis Tidur di Bandara

    Fenomena Turis Tidur di Bandara Changi Menuai Kritik saat Harga Hotel Melonjak

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Fenomena turis tidur di Bandara Changi saat F1 menuai kritik warga Singapura karena dianggap mencoreng reputasi bandara. albadarpost.com, LENSA – Fenomena Turis Tidur di Bandara Changi di Singapura menjadi sorotan publik setelah banyak wisatawan kedapatan bermalam di area-terminal selama akhir pekan penyelenggaraan ajang balap Formula 1. Tindakan itu dilakukan untuk menghindari biaya hotel yang melambung […]

  • hadis kejujuran

    Hadis Kejujuran: Rahasia Sukses di Era Digital yang Jarang Disadari

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hadis kejujuran menjadi pedoman penting dalam kehidupan, terutama di era modern yang serba cepat dan digital. Nilai kejujuran dalam Islam, integritas, serta kepercayaan publik kini semakin diuji, baik di media sosial, bisnis online, maupun kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, memahami hadis tentang kejujuran bukan hanya penting, tetapi juga sangat relevan untuk menjaga […]

  • Audit PDAM Subang

    Dedi Mulyadi Minta BPK Audit PDAM Subang Terkait Penerimaan Rp 600 Juta dari Aqua

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta BPK audit PDAM Subang soal penerimaan Rp 600 juta per bulan dari Aqua. albadarpost.com, LENSA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit terhadap PDAM Subang. Langkah itu diambil setelah muncul temuan adanya penerimaan dana sebesar Rp 600 juta per bulan dari […]

  • Tafsir Al-Insyirah

    Tafsir Al-Insyirah: Rahasia di Balik Kesulitan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tidak sedikit orang mencari Tafsir Al-Insyirah ketika hidup terasa berat, pikiran mulai penuh, dan jalan keluar tampak semakin jauh. Surat pendek dalam Al-Qur’an ini justru menjadi salah satu ayat yang paling sering dikutip saat seseorang berada dalam tekanan hidup, kesedihan, kegagalan, atau ujian yang terasa melelahkan. Sebab di dalam Surat Al-Insyirah terdapat […]

  • Atlet Pangandaran

    Pemkab Pangandaran Apresiasi Atlet Peraih Medali SEA Games 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Pemkab Pangandaran apresiasi Atlet Pangandaran Regi Mulya Ramdhani atas perak SEA Games 2025. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran memberikan apresiasi kepada Atlet Pangandaran, Regi Mulya Ramdhani, atas prestasi yang diraihnya bersama Tim Nasional Polo Air Indonesia pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Regi berhasil mempersembahkan medali perak bagi Indonesia, sekaligus mengharumkan […]

  • Ancaman pembunuhan anak Netanyahu

    FBI Tangkap Pria AS yang Ancam Bunuh Anak Netanyahu di Amerika

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ancaman pembunuhan anak Netanyahu menggemparkan publik setelah aparat Amerika Serikat menangkap seorang pria yang diduga menargetkan Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Kasus ancaman terhadap Yair Netanyahu ini terungkap setelah penyelidik menemukan unggahan berbahaya di media sosial yang berisi rencana kekerasan. Situasi semakin serius karena pelaku tidak hanya menulis […]

expand_less