Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Deretan Orang Terkaya di Indonesia Akhir Oktober 2025 Versi Bloomberg: Prajogo Pangestu Masih di Puncak

Deretan Orang Terkaya di Indonesia Akhir Oktober 2025 Versi Bloomberg: Prajogo Pangestu Masih di Puncak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 302
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sembilan orang terkaya di Indonesia versi Bloomberg akhir Oktober 2025, dua di antaranya tembus 100 besar dunia.


Prajogo Pangestu Pimpin Daftar Orang Terkaya di Indonesia

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Bloomberg Billionaires Index akhir Oktober 2025 kembali merilis daftar orang terkaya di dunia, dan sembilan nama asal Indonesia masuk dalam deretan 500 besar. Dua di antaranya bahkan menembus posisi 100 besar global, menandakan bahwa kekuatan finansial konglomerat Indonesia semakin diperhitungkan di kancah internasional.

Nama Prajogo Pangestu masih kokoh di puncak daftar orang terkaya di Indonesia, sekaligus menempati posisi ke–46 orang terkaya di dunia. Pemilik Grup Barito ini tercatat memiliki total kekayaan mencapai US$ 43,5 miliar atau sekitar Rp 723,36 triliun.

Sepanjang tahun berjalan, kekayaannya melonjak 46,3 persen, setara dengan tambahan US$ 13,8 miliar (Rp 229,48 triliun). Kenaikan signifikan itu membuat Prajogo menyalip posisi Low Tuck Kwong, yang sebelumnya mendominasi daftar tersebut.


Low Tuck Kwong Turun ke Posisi Kedua

Di bawah Prajogo, terdapat Low Tuck Kwong, pengusaha tambang batu bara melalui PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Kekayaannya turun 10,9 persen, atau sekitar US$ 3 miliar (Rp 49,88 triliun), menjadi US$ 24,8 miliar (Rp 412,4 triliun).

Meskipun sempat menjadi pengusaha dengan pertumbuhan kekayaan tercepat di Asia Tenggara, posisi Low Tuck Kwong dalam daftar dunia kini turun ke peringkat 99. Namun, dengan kekayaan yang masih ratusan triliun rupiah, ia tetap menjadi salah satu figur penting dalam industri energi Indonesia.


Sukanto Tanoto dan Hartono Bersaudara Masih di Lima Besar

Peringkat ketiga orang terkaya di Indonesia ditempati Sukanto Tanoto, pendiri Royal Golden Eagle (RGE), konglomerasi manufaktur global dengan aset senilai lebih dari US$ 35 miliar. Berdasarkan data Bloomberg, kekayaannya naik 2,4 persen, menambah US$ 486 juta (Rp 8,08 triliun) sehingga total kekayaannya mencapai US$ 20,9 miliar (Rp 347,54 triliun). Ia kini menempati posisi ke–117 di dunia.

Sementara itu, Budi Hartono dari Grup Djarum menempati posisi keempat nasional dan ke–126 global. Kekayaannya tercatat US$ 20 miliar (Rp 332,58 triliun) meski turun 11,1 persen sepanjang tahun.

Adapun sang adik, Michael Hartono, berada satu tingkat di bawahnya dengan kekayaan US$ 18,5 miliar (Rp 307,63 triliun). Posisi Michael berada di urutan 136 dunia, setelah hartanya terkoreksi 12,1 persen.

Michael Bambang Hartono, co-owner of Djarum Group, stands for a photograph following an interview in Jakarta, Indonesia, on Aug. 21, 2018. Hartono, the 78-year-old tycoon and professional bridge player, whose family fortune spans from tobacco to banking and telecom, is bidding to become Indonesia’s oldest Asian Games medal winner. Photographer: Dimas Ardian/Bloomberg

Konglomerat Pangan dan Teknologi Meroket di 2025

Di posisi keenam, Anthoni Salim, pemilik Grup Indofood, menunjukkan performa cemerlang. Nilai kekayaannya meningkat 24,7 persen, atau sekitar US$ 3,2 miliar (Rp 53,21 triliun), sehingga totalnya mencapai US$ 16,1 miliar (Rp 267,72 triliun). Secara global, ia duduk di peringkat 167 dunia.

Menariknya, sektor teknologi dan data menjadi bintang baru dalam daftar ini. Otto Toto Sugiri, pendiri PT DCI Indonesia Tbk (DCII), berhasil menembus posisi ke–290 dunia dan menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia digital Indonesia. Kekayaannya meroket 466,5 persen hingga mencapai US$ 11,4 miliar (Rp 189,57 triliun).

Baca juga: Dedi Mulyadi Minta BPK Audit PDAM Subang Terkait Penerimaan Rp 600 Juta dari Aqua

Dikenal sebagai “Bill Gates-nya Indonesia”, Otto juga terlibat dalam pendirian PT IndoInternet Tbk (EDGE), perusahaan penyedia layanan internet pertama di Tanah Air. Kinerja saham perusahaannya sepanjang tahun turut menjadi motor utama lonjakan hartanya.


Pendatang Baru: Dato Sri Tahir dan Marina Budiman

Posisi kedelapan diisi Dato Sri Tahir, pemilik Grup Mayapada, dengan kekayaan mencapai US$ 9 miliar (Rp 149,66 triliun). Tahun ini menjadi kali pertama Tahir masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Bloomberg.

Bisnisnya meliputi sektor perbankan, properti, media, dan kesehatan. Ia dikenal memiliki jaringan luas, mulai dari PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA), PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), hingga Mayapada Hospital di bawah PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk (SRAJ).

Selain itu, Tahir juga memiliki portofolio properti bergengsi, termasuk Mayapada Tower I dan II, Fairmont Hotel Bali, serta Mal Bali Galeria. Tak hanya di Indonesia, ia juga memiliki aset di Singapura dan Jepang. Bloomberg mencatat, kekayaannya tumbuh 328,7 persen sepanjang 2025.

Sementara di posisi kesembilan, ada nama Marina Budiman, salah satu pendiri dan Komisaris Utama DCI Indonesia. Kinerja saham DCII yang melonjak 518 persen year-to-date (YtD) membuat total kekayaannya mencapai US$ 8,4 miliar (Rp 139,68 triliun).

Pertumbuhan kekayaannya mencapai 481,5 persen, atau sekitar US$ 7 miliar (Rp 116,4 triliun). Marina juga menjadi satu-satunya perempuan dalam daftar sembilan besar orang terkaya di Indonesia versi Bloomberg.


Kekayaan Konglomerat Indonesia Semakin Diperhitungkan Dunia

Tren terbaru ini menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia terus menguat, terutama di sektor energi, pangan, dan teknologi. Masuknya dua nama baru — Dato Sri Tahir dan Marina Budiman — menjadi indikasi pergeseran lanskap ekonomi nasional menuju sektor digital dan jasa modern.

Bila dibandingkan dengan data tahun sebelumnya, total nilai kekayaan sembilan taipan ini meningkat signifikan. Faktor penggerak utamanya berasal dari lonjakan saham, ekspansi bisnis global, serta diversifikasi aset di berbagai sektor.

Dari hasil pemantauan Bloomberg, sebagian besar pertumbuhan harta konglomerat Indonesia ditopang oleh industri yang relatif tangguh menghadapi ketidakpastian ekonomi global, seperti energi, telekomunikasi, serta teknologi informasi.

Dengan catatan ini, Indonesia kini memiliki setidaknya dua nama yang mampu bersaing langsung dengan konglomerat dunia seperti Elon Musk, Jeff Bezos, dan Bernard Arnault.

Bloomberg Billionaires Index akhir Oktober 2025 menegaskan dominasi Prajogo Pangestu di puncak orang terkaya di Indonesia, diikuti Low Tuck Kwong, Sukanto Tanoto, dan Hartono bersaudara. Lonjakan tajam kekayaan dari sektor digital juga menandai munculnya generasi baru konglomerat seperti Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman, yang memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi dunia.

Daftar orang terkaya di Indonesia versi Bloomberg 2025 menunjukkan dominasi Prajogo Pangestu dan kebangkitan sektor teknologi nasional. (Red/Arrian)



  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemalsuan produk

    Polres Tasikmalaya Bongkar Pemalsuan Produk Pangan di Dua Gudang

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya mengungkap pemalsuan produk tepung dan penyedap yang merugikan konsumen. albadarpost.com, LENSA – Polres Tasikmalaya Kota mengungkap praktik pemalsuan produk yang menempatkan konsumen pada risiko dan merusak pasar. Kepolisian menangkap seorang warga Kota Tasikmalaya yang diduga mengemas ulang tepung terigu dan penyedap rasa murah ke dalam kemasan premium. Kasus ini penting karena menyangkut keamanan […]

  • Pemerintahan bersih

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Tasikmalaya tegaskan komitmen pemerintahan bersih lewat sosialisasi antikorupsi pada Hakordia 2025. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan tekad untuk membangun pemerintahan bersih melalui rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang digelar dalam momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Acara berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Tasikmalaya pada Kamis, 4 Desember 2025, dan menghadirkan […]

  • FIFA bela Infantino

    FIFA Bela Infantino, Tegaskan Pemilihan Presiden Harus Demokratis

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DUNIA – FIFA bela Infantino di tengah meningkatnya tekanan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino. Dalam pernyataan terbarunya, FIFA menegaskan bahwa setiap proses terkait pemilihan Presiden FIFA harus mengikuti Statuta FIFA, prosedur demokratis, dan kerangka tata kelola organisasi. Pernyataan tersebut muncul ketika Gianni Infantino menghadapi sorotan dari sejumlah pihak di sepak bola dunia. Karena itu, […]

  • Zikir Kebangsaan

    100 Ribu Jemaah Padati Monas dalam Zikir Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Lebih dari 100 ribu jemaah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam, untuk mengikuti Zikir Kebangsaan atau Doa Kebangsaan sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu menjadi momentum memperkuat persatuan bangsa melalui doa bersama lintas agama sekaligus mengingat jasa para […]

  • Proses tradisional cara membuat empek-empek Palembang dengan adonan ikan segar dan kuah cuko khas di dapur sederhana

    Rahasia Empek-Empek Palembang Terbongkar, Ternyata Bukan di Resep

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Cara membuat empek-empek sering terdengar sederhana. Namun, bagi banyak orang yang pernah mencoba, hasilnya kerap jauh dari harapan. Empek-empek buatan rumah terasa keras, kurang gurih, atau bahkan kehilangan karakter khasnya. Di Palembang, cerita berbeda justru hidup di dapur-dapur kecil. Dari tangan yang terbiasa mengolah ikan sejak pagi, lahir resep empek-empek Palembang yang […]

  • hidangan opor ayam kampung asli dengan kuah santan kental dan bumbu rempah tradisional khas Indonesia

    Rahasia Opor Ayam Kampung Asli, Resep Legendaris

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 217
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang sering membuat banyak orang tiba-tiba rindu rumah: opor ayam kampung yang dimasak perlahan di dapur. Bagi banyak keluarga Indonesia, resep opor ayam kampung bukan sekadar hidangan. Resep ini merupakan bagian dari kenangan masa kecil, tradisi keluarga, sekaligus warisan rasa yang terus dijaga dari generasi ke generasi. Karena itu, […]

expand_less