Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ratusan Santri Dievakuasi

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ratusan Santri Dievakuasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang diduga akibat korsleting listrik, ratusan santri berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang: Ratusan Santri Berlarian Selamatkan Diri

albadarpost.com, LENSA – Kebakaran hebat melanda kompleks Pondok Pesantren Al Basyir di Desa Cibatok Dua, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025) siang. Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar dan menimbulkan kepanikan di kalangan ratusan santri yang tengah mengikuti kegiatan belajar.

Menurut dugaan awal, kebakaran Ponpes Al Basyir dipicu oleh korsleting listrik di salah satu kamar santri di lantai dua bangunan pemondokan. Meski tidak menelan korban jiwa, api sempat menjalar cepat dan menghanguskan sejumlah barang milik santri sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, tampak kepanikan melanda para santri tingkat SD. Mereka berlarian meninggalkan asrama sembari berteriak minta tolong. Sejumlah guru dan pengurus pesantren tampak mengevakuasi para santri ke gedung dua, yang digunakan sebagai tempat pemondokan bagi santri tingkat SLTP dan SLTA.

“Api tiba-tiba muncul dari kamar kosong di lantai dua. Saat kejadian, para santri sedang belajar, jadi bisa langsung dievakuasi,” ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Muhammad Heri Hermawan, ketika dikonfirmasi di lokasi.

Heri menambahkan, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Namun dugaan sementara kuat mengarah pada korsleting listrik di salah satu titik kelistrikan bangunan yang sudah berusia lebih dari sepuluh tahun itu. “Syukurlah, seluruh santri selamat dan tidak ada korban luka,” katanya.


Empat Mobil Damkar Diterjunkan, Api Padam Setelah Dua Jam

Begitu menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.30 WIB, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor segera mengerahkan empat unit mobil damkar ke lokasi. Petugas harus berjibaku selama hampir dua jam untuk mengendalikan api yang berkobar di bangunan utama pondok pesantren tersebut.

Komandan tim pemadam, Aditya Prasetya, mengatakan bahwa proses pemadaman sempat terkendala akses jalan sempit menuju lokasi pesantren. “Api cepat membesar karena banyak material kayu di lantai dua. Kami baru bisa benar-benar padamkan api sekitar pukul 15.30,” katanya.

Usai api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan di seluruh area bangunan untuk mencegah munculnya bara api baru. Di saat bersamaan, sejumlah orang tua santri berdatangan ke pesantren begitu mendengar kabar kebakaran. Mereka ingin memastikan keselamatan anak-anak mereka.

“Banyak orang tua datang malam ini. Mereka khawatir karena kabar beredar cepat di media sosial. Kami sudah menenangkan semuanya, Alhamdulillah anak-anak aman,” ujar Maman, Ketua RW Cibatok Dua, di lokasi kejadian.

Maman menjelaskan, kebakaran Ponpes Al Basyir sempat menimbulkan kepanikan besar karena jumlah santri yang cukup banyak. Sebagian santri bahkan menangis histeris saat proses evakuasi berlangsung. Namun berkat kesigapan para pengajar dan petugas keamanan pesantren, evakuasi berjalan tertib tanpa korban luka.


Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Ponpes Al Basyir

Setelah api padam, petugas kepolisian memasang garis polisi di area yang terbakar. Tim Inafis Polres Bogor segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api. Berdasarkan temuan awal, titik pertama kebakaran berasal dari sebuah kamar kosong di lantai dua yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan perlengkapan santri.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab pastinya. Namun indikasi kuat adalah korsleting listrik dari stop kontak yang terus menyala,” ujar Kompol Heri.

Sementara itu, pengurus pondok pesantren, Ustaz Ahmad Fathoni, mengaku bersyukur seluruh santri selamat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada petugas pemadam dan aparat kepolisian yang cepat tanggap mengatasi peristiwa ini. “Kami akan segera memperbaiki bangunan dan melakukan pemeriksaan instalasi listrik agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ucapnya.

Ahmad menjelaskan bahwa Ponpes Al Basyir memiliki lebih dari 300 santri dari berbagai daerah di Jawa Barat. Setelah kejadian ini, para santri sementara dipindahkan ke gedung dua yang aman dan akan menjalani kegiatan belajar seperti biasa mulai pekan depan.

“Fasilitas yang rusak sedang kami data. Fokus kami sekarang memastikan kenyamanan anak-anak. Mereka sempat trauma, jadi kami libatkan guru pembimbing untuk memberikan pendampingan,” tambahnya.


Pesantren Akan Perbaiki Sistem Keamanan dan Listrik

Pemerintah Kecamatan Cibungbulang turut turun tangan memberikan bantuan logistik dan dukungan kepada pihak pesantren. Camat Cibungbulang, Rizky Mulyana, mengatakan, pemerintah daerah akan membantu proses perbaikan sementara bangunan yang terdampak serta melakukan pengecekan instalasi listrik di seluruh pesantren di wilayahnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Minta BPK Audit PDAM Subang Terkait Penerimaan Rp 600 Juta dari Aqua

“Kami berkoordinasi dengan PLN dan Damkar untuk melakukan audit kelistrikan, agar kejadian serupa tidak terulang di pesantren lain,” kata Rizky.

Tragedi kebakaran Ponpes Al Basyir menjadi pengingat pentingnya standar keamanan listrik di lembaga pendidikan, khususnya pesantren yang memiliki asrama padat penghuni. Pemerintah daerah juga mengimbau agar setiap pengelola pondok pesantren rutin memeriksa jaringan listrik dan menyediakan alat pemadam api ringan di setiap gedung.

Kebakaran Ponpes Al Basyir diduga akibat korsleting listrik. Ratusan santri selamat, api padam setelah dua jam, dan penyebabnya masih diselidiki. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD 2026

    Pemda Perketat Tata Kelola APBD 2026

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Penguatan tata kelola APBD 2026 diarahkan agar anggaran daerah berdampak langsung bagi layanan publik dan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Penguatan tata kelola APBD 2026 menjadi fokus utama pemerintah daerah di Jawa Barat untuk memastikan anggaran daerah benar-benar berdampak langsung bagi warga. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Evaluasi APBD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 […]

  • MyASN BKN

    Literasi Digital ASN, Masalah Lama dalam Sistem Baru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MyASN BKN mempermudah pengelolaan data ASN sekaligus menguji kesiapan disiplin administrasi digital. albadarpost.com, FOKUS – Digitalisasi birokrasi terus didorong negara. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadirkan MyASN sebagai platform tunggal pengelolaan data aparatur sipil negara. Sistem ini menjanjikan transparansi, efisiensi, dan integrasi nasional. Namun di balik kemajuan teknologi itu, muncul persoalan klasik yang belum tuntas: literasi […]

  • Ilustrasi pekerja internasional di Singapura terkait kebijakan baru pekerjaan untuk pemegang permit kerja.

    Peluang Kerja Internasional Makin Luas di Singapura

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pekerjaan untuk pemegang permit kerja kini semakin terbuka di Singapura. Pemerintah setempat mengumumkan kebijakan baru yang memungkinkan delapan jenis pekerjaan diakses oleh lebih banyak pemegang visa kerja internasional. Dengan aturan terbaru ini, akses kerja bagi tenaga asing diperluas demi menjawab kebutuhan pasar tenaga kerja. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah […]

  • Rp 53 Miliar

    Pensiun Tetap Cuan, Rp 53 Miliar Hasil Korupsi Masuk Kantong

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan pemerasan izin tenaga kerja asing (TKA) yang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka fakta krusial: korupsi tidak berhenti ketika jabatan berakhir. Aliran dana Rp 53 miliar justru tetap berjalan meski salah satu tersangka telah pensiun dari aparatur sipil negara. Fakta ini menyingkap wajah lain korupsi birokrasi. Kejahatan tidak sekadar […]

  • Pertumbuhan properti Indonesia

    Prospek Properti Indonesia 2024: Lima Kota dengan Pertumbuhan Tertinggi Menurut Knight Frank

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Knight Frank prediksi lima kota dengan pertumbuhan properti tertinggi di Indonesia pada 2024. Lima Kota Jadi Pusat Pertumbuhan Properti Indonesia 2024 albadarpost.com, LENSA – Pertumbuhan properti Indonesia pada tahun 2024 diprediksi akan menguat, dengan lima kota besar dinilai memiliki potensi paling menjanjikan. Berdasarkan hasil survei Knight Frank Indonesia, kota-kota yang diproyeksikan mencatat pertumbuhan tertinggi adalah […]

  • Kebingungan arah usaha

    Kebingungan Arah Usaha Bayangi Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Survei ungkap kebingungan arah usaha Koperasi Merah Putih akibat lemahnya tata kelola dan kesiapan pengurus. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebingungan arah usaha masih membayangi perjalanan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program nasional yang digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi desa ini menghadapi persoalan mendasar pada level kelembagaan. Sejumlah pengurus koperasi belum mampu menerjemahkan rencana usaha ke dalam aktivitas […]

expand_less