Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ratusan Santri Dievakuasi

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ratusan Santri Dievakuasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang diduga akibat korsleting listrik, ratusan santri berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang: Ratusan Santri Berlarian Selamatkan Diri

albadarpost.com, LENSA – Kebakaran hebat melanda kompleks Pondok Pesantren Al Basyir di Desa Cibatok Dua, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025) siang. Peristiwa ini menggemparkan warga sekitar dan menimbulkan kepanikan di kalangan ratusan santri yang tengah mengikuti kegiatan belajar.

Menurut dugaan awal, kebakaran Ponpes Al Basyir dipicu oleh korsleting listrik di salah satu kamar santri di lantai dua bangunan pemondokan. Meski tidak menelan korban jiwa, api sempat menjalar cepat dan menghanguskan sejumlah barang milik santri sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, tampak kepanikan melanda para santri tingkat SD. Mereka berlarian meninggalkan asrama sembari berteriak minta tolong. Sejumlah guru dan pengurus pesantren tampak mengevakuasi para santri ke gedung dua, yang digunakan sebagai tempat pemondokan bagi santri tingkat SLTP dan SLTA.

“Api tiba-tiba muncul dari kamar kosong di lantai dua. Saat kejadian, para santri sedang belajar, jadi bisa langsung dievakuasi,” ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Muhammad Heri Hermawan, ketika dikonfirmasi di lokasi.

Heri menambahkan, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Namun dugaan sementara kuat mengarah pada korsleting listrik di salah satu titik kelistrikan bangunan yang sudah berusia lebih dari sepuluh tahun itu. “Syukurlah, seluruh santri selamat dan tidak ada korban luka,” katanya.


Empat Mobil Damkar Diterjunkan, Api Padam Setelah Dua Jam

Begitu menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.30 WIB, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor segera mengerahkan empat unit mobil damkar ke lokasi. Petugas harus berjibaku selama hampir dua jam untuk mengendalikan api yang berkobar di bangunan utama pondok pesantren tersebut.

Komandan tim pemadam, Aditya Prasetya, mengatakan bahwa proses pemadaman sempat terkendala akses jalan sempit menuju lokasi pesantren. “Api cepat membesar karena banyak material kayu di lantai dua. Kami baru bisa benar-benar padamkan api sekitar pukul 15.30,” katanya.

Usai api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan di seluruh area bangunan untuk mencegah munculnya bara api baru. Di saat bersamaan, sejumlah orang tua santri berdatangan ke pesantren begitu mendengar kabar kebakaran. Mereka ingin memastikan keselamatan anak-anak mereka.

“Banyak orang tua datang malam ini. Mereka khawatir karena kabar beredar cepat di media sosial. Kami sudah menenangkan semuanya, Alhamdulillah anak-anak aman,” ujar Maman, Ketua RW Cibatok Dua, di lokasi kejadian.

Maman menjelaskan, kebakaran Ponpes Al Basyir sempat menimbulkan kepanikan besar karena jumlah santri yang cukup banyak. Sebagian santri bahkan menangis histeris saat proses evakuasi berlangsung. Namun berkat kesigapan para pengajar dan petugas keamanan pesantren, evakuasi berjalan tertib tanpa korban luka.


Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Ponpes Al Basyir

Setelah api padam, petugas kepolisian memasang garis polisi di area yang terbakar. Tim Inafis Polres Bogor segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api. Berdasarkan temuan awal, titik pertama kebakaran berasal dari sebuah kamar kosong di lantai dua yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan perlengkapan santri.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab pastinya. Namun indikasi kuat adalah korsleting listrik dari stop kontak yang terus menyala,” ujar Kompol Heri.

Sementara itu, pengurus pondok pesantren, Ustaz Ahmad Fathoni, mengaku bersyukur seluruh santri selamat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada petugas pemadam dan aparat kepolisian yang cepat tanggap mengatasi peristiwa ini. “Kami akan segera memperbaiki bangunan dan melakukan pemeriksaan instalasi listrik agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ucapnya.

Ahmad menjelaskan bahwa Ponpes Al Basyir memiliki lebih dari 300 santri dari berbagai daerah di Jawa Barat. Setelah kejadian ini, para santri sementara dipindahkan ke gedung dua yang aman dan akan menjalani kegiatan belajar seperti biasa mulai pekan depan.

“Fasilitas yang rusak sedang kami data. Fokus kami sekarang memastikan kenyamanan anak-anak. Mereka sempat trauma, jadi kami libatkan guru pembimbing untuk memberikan pendampingan,” tambahnya.


Pesantren Akan Perbaiki Sistem Keamanan dan Listrik

Pemerintah Kecamatan Cibungbulang turut turun tangan memberikan bantuan logistik dan dukungan kepada pihak pesantren. Camat Cibungbulang, Rizky Mulyana, mengatakan, pemerintah daerah akan membantu proses perbaikan sementara bangunan yang terdampak serta melakukan pengecekan instalasi listrik di seluruh pesantren di wilayahnya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Minta BPK Audit PDAM Subang Terkait Penerimaan Rp 600 Juta dari Aqua

“Kami berkoordinasi dengan PLN dan Damkar untuk melakukan audit kelistrikan, agar kejadian serupa tidak terulang di pesantren lain,” kata Rizky.

Tragedi kebakaran Ponpes Al Basyir menjadi pengingat pentingnya standar keamanan listrik di lembaga pendidikan, khususnya pesantren yang memiliki asrama padat penghuni. Pemerintah daerah juga mengimbau agar setiap pengelola pondok pesantren rutin memeriksa jaringan listrik dan menyediakan alat pemadam api ringan di setiap gedung.

Kebakaran Ponpes Al Basyir diduga akibat korsleting listrik. Ratusan santri selamat, api padam setelah dua jam, dan penyebabnya masih diselidiki. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulan Safar

    Bulan Safar Bukan Bulan Sial, Ini 5 Fakta Sejarah Islam

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Masih ada masyarakat yang menunda pernikahan, pindah rumah, membuka usaha, bahkan bepergian jauh karena menganggap bulan Safar membawa kesialan. Keyakinan itu telah hidup sejak masa Arab Jahiliah. Namun, benarkah bulan Safar merupakan bulan sial? Sejarah Islam justru memperlihatkan fakta yang berbeda. Di dalam bulan Hijriah ini, Rasulullah ﷺ memimpin sejumlah ekspedisi penting, […]

  • Investor BEI

    Saham Media Mulai Dilirik Investor BEI

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Optimisme terhadap sektor media mulai terasa di pasar modal seiring membaiknya prospek ekonomi nasional. Pernyataan Menteri Keuangan RI mengenai arah kebijakan fiskal dan pertumbuhan ekonomi memicu respons positif dari pasar. Sejumlah saham media bergerak menguat dan menarik perhatian Investor BEI, termasuk investor ritel. Situasi ini membuka peluang, namun juga menuntut kehati-hatian. Investor […]

  • Pembunuhan Garut

    Kurang Sehari, Pelaku Pembunuhan Garut Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kasus pembunuhan Garut yang terjadi di wilayah Garut Kota berhasil diungkap dalam waktu singkat. Polres Garut menangkap terduga pelaku penusukan di Garut kurang dari 24 jam setelah korban meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. Kecepatan pengungkapan kasus pembunuhan Garut tersebut menjadi sorotan setelah Team Sancang Satreskrim Polres Garut berhasil mengamankan RH […]

  • ASN Pangandaran

    Mayoritas ASN Pangandaran Kini Perempuan, Ini Datanya

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perempuan kini menjadi wajah birokrasi Kabupaten Pangandaran. Data terbaru dalam Kabupaten Pangandaran Dalam Angka 2026 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangandaran menunjukkan jumlah ASN Pangandaran berjenis kelamin perempuan mencapai 3.474 orang, hampir dua kali lipat dibandingkan ASN laki-laki yang berjumlah 1.950 orang hingga kondisi Desember 2025. Dominasi tersebut tidak […]

  • Pemain Barcelona dan Newcastle United dalam prediksi line up laga Liga Champions di Camp Nou

    Prediksi Skor Barcelona vs Newcastle, Tuan Rumah Lebih Tajam?

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Laga Barcelona vs Newcastle menjadi sorotan utama pecinta sepak bola Eropa. Duel ini tidak hanya menghadirkan gengsi, tetapi juga menentukan arah langkah kedua tim di fase gugur. Prediksi Barcelona vs Newcastle, analisis pertandingan Barcelona kontra Newcastle, hingga peluang kemenangan menjadi kata kunci yang paling banyak dicari jelang kick-off. Bermain di kandang […]

  • Pertumbuhan properti Indonesia

    Prospek Properti Indonesia 2024: Lima Kota dengan Pertumbuhan Tertinggi Menurut Knight Frank

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Knight Frank prediksi lima kota dengan pertumbuhan properti tertinggi di Indonesia pada 2024. Lima Kota Jadi Pusat Pertumbuhan Properti Indonesia 2024 albadarpost.com, LENSA – Pertumbuhan properti Indonesia pada tahun 2024 diprediksi akan menguat, dengan lima kota besar dinilai memiliki potensi paling menjanjikan. Berdasarkan hasil survei Knight Frank Indonesia, kota-kota yang diproyeksikan mencatat pertumbuhan tertinggi adalah […]

expand_less