Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kasus Pemerasan Rp 1,8 Miliar Pengusaha Batik Trusmi Cirebon Tuntas Setelah Dedi Mulyadi Turun Tangan

Kasus Pemerasan Rp 1,8 Miliar Pengusaha Batik Trusmi Cirebon Tuntas Setelah Dedi Mulyadi Turun Tangan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus pemerasan Rp 1,8 miliar pengusaha Batik Trusmi Cirebon tuntas dalam lima menit usai Dedi Mulyadi turun tangan.


Kasus Pemerasan Rp 1,8 Miliar Selesai dalam Lima Menit

albadarpost.com, LENSA – Setelah hampir setahun terbelit dalam dugaan pemerasan senilai Rp 1,8 miliar, pengusaha Batik Trusmi Cirebon, Ibnu Riyanto, akhirnya bisa bernapas lega. Persoalan yang sempat menguras tenaga dan pikiran itu diselesaikan hanya dalam waktu lima menit setelah mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun tangan langsung.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @ibnutrusmigroup, Ibnu membagikan kisah perjuangannya melawan tekanan dan ketidakpastian. Ia mengaku sudah menempuh berbagai upaya, mulai dari jalur hukum hingga mediasi informal, namun hasilnya nihil. Hingga suatu hari, langkah nekatnya mengirim pesan langsung kepada Dedi Mulyadi menjadi titik balik.

“Saya lihat beliau selalu menyelesaikan masalah rakyat dengan berani. Maka saya memberanikan diri menghubungi,” tulis Ibnu dalam unggahan pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Respons cepat datang dari Dedi. Lewat pesan singkat, ia meminta Ibnu membuat surat resmi dan menembuskannya langsung kepadanya. “Mas bikin surat ke institusi itu, tembuskan ke saya. Saya akan langsung forward dan tangani,” kata Dedi, sebagaimana diceritakan Ibnu.

Tak butuh waktu lama, Dedi mengundang Ibnu bertemu. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 15 menit itu, Dedi langsung mengambil langkah konkret. Lima menit kemudian, perkara yang menjerat Ibnu selama hampir setahun dinyatakan selesai.

“Saya hanya bisa diam, terharu, dan merinding,” tulis Ibnu. “Masalah yang menekan saya selama berbulan-bulan selesai begitu saja setelah beliau turun tangan.”


Dedi Mulyadi Ambil Alih Penanganan

Ketika dikonfirmasi, Dedi Mulyadi membenarkan telah menerima laporan dugaan pemerasan Batik Trusmi Cirebon tersebut. Ia menjelaskan, kasus itu bermula dari adanya pihak swasta yang mengklaim lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan kemudian meminta uang kepada Ibnu.

“Dia diminta Rp 1,8 miliar oleh pihak swasta yang mengaku punya hak atas lahan KAI,” ujar Dedi, Rabu (29/10/2025).

Mendengar laporan itu, Dedi segera meminta Ibnu membuat surat resmi untuk disampaikan kepada instansi terkait. Surat tersebut diteruskan kepada Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dan Direktur Jenderal Perkeretaapian guna memverifikasi klaim lahan yang dijadikan dasar permintaan uang tersebut.

Respons pemerintah pusat datang cepat. “Dalam lima menit langsung dijawab dan diinstruksikan, selesai,” ujar Dedi.

Menurut hasil klarifikasi, tidak ada kerja sama antara PT KAI dengan pihak swasta yang mengaku memiliki wewenang terhadap lahan itu. “PT KAI tidak pernah punya perjanjian kerja sama dengan pihak yang meminta uang itu,” tegas Dedi.

Setelah langkah resmi ditempuh, tidak ada lagi pihak yang berani menekan pengusaha Batik Trusmi Cirebon tersebut. “Mungkin masalahnya sudah selesai. Enggak berani lagi tuh minta Rp 1,8 miliar,” pungkasnya.


Pelajaran dari Kasus Batik Trusmi

Bagi Ibnu Riyanto, pengalaman ini bukan sekadar penyelesaian kasus, melainkan pelajaran tentang pentingnya keberpihakan pejabat publik terhadap rakyat kecil. Ia menilai langkah cepat Dedi Mulyadi menunjukkan teladan nyata tentang kepemimpinan yang berpihak pada kebenaran.

Baca juga: Kerugian Rp1 Miliar Akibat Pembatalan Naming Rights Stasiun Cirebon BT Batik Trusmi

“Saya hanya bisa diam, terharu, dan merinding,” tulis Ibnu dalam unggahan lanjutan. Ia juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberanian serta ketegasan Dedi Mulyadi dalam membela pelaku usaha lokal yang menjadi korban praktik pemerasan.

Kasus pemerasan Batik Trusmi Cirebon ini memperlihatkan bahwa kehadiran pemimpin yang responsif bisa menjadi pembeda antara keputusasaan dan keadilan. Dalam konteks yang lebih luas, peristiwa ini juga menjadi pengingat tentang pentingnya sistem birokrasi yang cepat dan transparan, agar pelaku usaha tidak menjadi korban pihak-pihak tak bertanggung jawab.


Penyelesaian Cepat, Cermin Keberpihakan

Kecepatan penyelesaian kasus ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menangani persoalan hukum yang melibatkan masyarakat. Pendekatan langsung dan responsif seperti yang dilakukan Dedi Mulyadi menjadi contoh nyata kepemimpinan solutif di tengah sistem yang kerap berbelit.

Dalam lima menit, sesuatu yang tertahan setahun bisa diselesaikan. Sebuah kisah kecil dari Cirebon yang memberi pelajaran besar tentang arti kepemimpinan, keadilan, dan empati sosial.

Kasus pemerasan Batik Trusmi Cirebon selesai dalam lima menit setelah Dedi Mulyadi turun tangan langsung menyelesaikannya. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • berbagai tradisi Ramadhan unik di dunia seperti meriam sahur, lentera Ramadan, dan tradisi sahur keliling

    7 Tradisi Ramadhan Paling Unik di Dunia, Nomor 4 Bikin Kaget

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ramadhan ternyata tidak dirayakan dengan cara yang sama di setiap negara. Beberapa tradisi Ramadhan di dunia bahkan terdengar sangat unik dan jarang diketahui banyak orang. Di berbagai belahan dunia, masyarakat memiliki tradisi Ramadan unik di berbagai negara yang membuat suasana bulan suci terasa lebih meriah. Dari meriam penanda berbuka hingga penjaga […]

  • Operasi Zebra

    Polda Jabar Gelar Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Jadi Fokus Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Operasi Zebra digelar di Jawa Barat selama 14 hari untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. albadarpost.com, PELITA – Polda Jawa Barat menyiapkan Operasi Zebra selama dua pekan, mulai 17 hingga 30 November 2025. Langkah ini ditempuh untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terus meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Operasi Zebra […]

  • Prospek kerja lulusan sarjana di tengah persaingan dunia kerja

    Jurusan Favorit Tapi Sulit Dapat Kerja, Ini Tips Menentukan Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Setiap tahun, jutaan calon mahasiswa berburu jurusan favorit. Nama jurusan sering dianggap sebagai tiket aman menuju masa depan mapan. Semakin populer sebuah jurusan, semakin tinggi pula kepercayaan bahwa lulusannya akan mudah terserap dunia kerja. Namun realitas di lapangan tidak selalu seindah brosur kampus. Di balik tingginya minat, sejumlah jurusan justru menyimpan risiko […]

  • Ilustrasi pejabat atau pimpinan yang menerima laporan korupsi namun memilih diam di meja kerjanya

    Ketika Atasan Memilih Diam Padahal Sudah Terima Laporan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Di banyak kantor pemerintahan—dan juga di berbagai organisasi—cerita tentang korupsi sering kali dimulai dari bawah. Seorang staf bermain anggaran. Pejabat teknis memanipulasi laporan. Proyek disulap menjadi ladang keuntungan pribadi.Namun dalam banyak kasus, cerita itu tidak berhenti pada pelaku utama. Ia merambat naik, perlahan, menuju meja pimpinan. Pertanyaannya sederhana: jika atasan sudah menerima […]

  • Banjir Dayeuhkolot Bandung

    Banjir Dayeuhkolot Kembali Rendam Jalan Raya, Warga dan Pengendara Bertarung dengan Air

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Banjir Dayeuhkolot Bandung setinggi 50 cm lumpuhkan lalu lintas, warga terpaksa sewa delman angkut motor. Genangan Setinggi 50 Sentimeter Lumpuhkan Akses Utama di Dayeuhkolot albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir Dayeuhkolot Bandung kembali melumpuhkan aktivitas warga, Sabtu (1/11/2025). Air setinggi sekitar 50 sentimeter merendam ruas Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan menyebabkan arus lalu lintas […]

  • Shalat Istikharah

    Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Perspektif hukum dan etika Shalat Istikharah sebagai panduan pengambilan keputusan dalam Islam. Shalat Istikharah sebagai Etika Keputusan dalam Islam albadarpost.com, OPINI – Dalam kehidupan yang dipenuhi pilihan—dari urusan pribadi hingga keputusan yang berdampak luas—manusia kerap menggantungkan diri pada kalkulasi rasional semata. Padahal, dalam Islam, pengambilan keputusan tidak dilepaskan dari kerangka etika dan tuntunan ibadah. Di […]

expand_less