Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Jangan Pernah Berhenti Belajar, Meski Usia Menepi

Jangan Pernah Berhenti Belajar, Meski Usia Menepi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINIJangan pernah berhenti belajar—nasihat itu terdengar klise, tetapi justru di sanalah letak rahasianya. Ia sederhana, namun menampar. Ia biasa, tetapi menyala. Dalam ungkapan lain, belajar seumur hidup atau menuntut ilmu tanpa henti adalah jalan sunyi yang sering kita abaikan saat usia merasa cukup dan pengalaman merasa mapan.

Sore kemarin, Om Ajur, wartawan senior mengirim pesan singkat. Ia terkesan dengan tulisan-tulisan saya di albadarpost. Ironisnya, saya tidak pernah belajar jurnalistik secara formal. Dulu di pesantren, tidak ada pelajaran reportase, tidak ada kelas wawancara, apalagi teori framing. Kami hanya diajari adab, alat, fikih, tafsir, dan kesabaran. Namun justru dari lorong-lorong kitab kuning itulah saya memahami satu hal: jangan pernah berhenti belajar.

Saya tersenyum getir. Usia saya tidak lagi muda. Rambut mulai memutih. Energi tidak seberlimpah dulu. Namun hidup terus mengirim pelajaran dengan cara yang kadang menyenangkan, kadang memalukan. Karena itu, berhenti belajar sama saja dengan mengundurkan diri dari kehidupan.

Baca juga: Risiko Hukum Pengadaan Pemerintah

Allah berfirman dalam Al-Qur’an: “Rabbi zidni ‘ilma” (QS. Thaha: 114). Doa itu singkat, tetapi mengguncang. Nabi saja diperintahkan meminta tambahan ilmu. Lalu mengapa kita merasa cukup?

Hidup Adalah Guru yang Tak Pernah Libur

Hidup tidak pernah berhenti mengajar. Ia memberi ujian tanpa kisi-kisi. Ia menghadirkan kegagalan tanpa pemberitahuan. Namun justru di sanalah makna belajar seumur hidup menemukan relevansinya.

Sering kali kita takut salah. Kita khawatir terlihat bodoh. Kita enggan mencoba hal baru karena merasa terlambat. Padahal Rasulullah ﷺ bersabda, “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah). Hadis ini tidak menyebut batas usia. Tidak ada catatan kaki yang mengatakan “kecuali setelah kepala beruban.”

Karena itu, jangan pernah berhenti belajar hanya karena gelar sudah panjang. Jangan berhenti membaca hanya karena jabatan sudah tinggi. Justru saat posisi terasa aman, kesombongan mulai menyelinap. Di titik itu, ilmu berhenti tumbuh dan hati mulai mengeras.

Imam Imam Syafi’i pernah berkata, “Barang siapa yang tidak tahan menanggung lelahnya belajar, maka ia harus tahan menanggung pahitnya kebodohan.” Kalimat itu terdengar tegas, bahkan keras. Namun ia jujur. Ilmu memang menuntut pengorbanan, sedangkan kebodohan menuntut harga diri.

Investasi yang Tidak Pernah Rugi

Di dunia yang serba cepat, banyak orang berlomba mengamankan masa depan dengan aset dan angka. Mereka menghitung tabungan, properti, dan portofolio. Namun sedikit yang menghitung kedalaman ilmu. Padahal belajar adalah investasi paling sunyi dan paling tahan krisis.

Ketika teknologi berubah, orang yang terus belajar akan menyesuaikan diri. Ketika zaman bergeser, ia tidak panik. Sebaliknya, orang yang berhenti belajar akan menyalahkan keadaan. Ia marah pada generasi baru. Ia mencibir perubahan. Padahal masalahnya bukan pada zaman, melainkan pada dirinya yang berhenti tumbuh.

Saya lama merenung: mungkin pujian wartawan senior itu bukan tentang kemampuan menulis. Mungkin itu tentang ketekunan belajar dari pengalaman. Saya belajar dari kesalahan redaksi. Saya belajar dari kritik pembaca atau bahkan kritik istri. Dan saya belajar dari kegagalan artikel yang sepi respons. Karena itu, jangan pernah berhenti belajar walau bidangnya tidak pernah kita pelajari secara formal.

Belajar tidak selalu berarti duduk di kelas. Ia bisa hadir lewat percakapan sederhana, buku tipis, bahkan komentar pedas. Jika hati terbuka, setiap peristiwa berubah menjadi madrasah.

Mengalahkan Rasa Takut

Rasa takut sering menjadi penghalang terbesar. Kita takut salah. Kita takut ditertawakan. Atau kita takut memulai dari nol. Namun setiap kesalahan adalah guru yang paling jujur. Ia tidak menyenangkan, tetapi ia efektif.

Dalam tasawuf, para ulama mengajarkan muhasabah: introspeksi diri. Tanpa evaluasi, seseorang akan terjebak dalam ilusi kesempurnaan. Karena itu, belajar juga berarti berani mengakui kekurangan. Di sinilah satir kehidupan bekerja: semakin tua usia, semakin terasa betapa sedikit yang kita tahu.

Baca juga: Tawakal dan Tafwid: Jalan Tenang di Tengah Badai Hidup

Ironisnya, justru anak kecil lebih mudah belajar. Mereka tidak malu bertanya. Mereka tidak gengsi mencoba. Sementara orang dewasa sering terjebak citra. Maka, mungkin yang perlu kita pelajari pertama kali adalah kerendahan hati.

Jangan pernah berhenti belajar, sebab berhenti berarti merasa selesai. Padahal manusia tidak pernah benar-benar selesai. Selama napas masih berhembus, Allah masih membuka episode baru.

Kebiasaan, Bukan Sekadar Motivasi

Motivasi sering meledak di awal tahun, lalu redup di tengah jalan. Karena itu, belajar harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar slogan. Bacalah meski satu halaman. Tulis meski satu paragraf. Dengarkan meski satu nasihat. Konsistensi kecil akan membentuk perubahan besar.

Saya percaya, usia bukan alasan untuk berhenti berkembang. Justru pada usia matang, pengalaman memberi kedalaman. Ketika pengalaman bertemu kerendahan hati, lahirlah kebijaksanaan.

Akhirnya, nasihat sederhana itu kembali bergaung: jangan pernah berhenti belajar. Sebab hidup terus berjalan. Waktu terus menguji. Dan Tuhan terus mengajarkan.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Sam ani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi suasana tenang menjelang magrib di Hari Jumat saat seorang Muslim berdoa pada waktu mustajab.

    Ada Satu Waktu Rahasia di Hari Jumat, Banyak Orang Justru Lalai

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 283
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Hari Jumat selalu punya suasana yang berbeda. Udara terasa lebih tenang. Masjid lebih ramai. Bahkan orang yang biasanya datang mepet waktu salat kadang mendadak berangkat lebih awal sambil membawa sajadah terbaiknya. Namun di balik semua itu, ada satu pembahasan yang terus membuat banyak orang penasaran: tentang waktu mustajab Jumat. Rasulullah SAW pernah […]

  • KIP Kuliah 2026

    KIP Kuliah 2026 Dibuka, Peluang Konkret Pendidikan Tinggi Gratis

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    KIP Kuliah 2026 membuka peluang nyata kuliah tanpa biaya bagi pelajar dan mahasiswa di tengah tekanan ekonomi. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah kenaikan biaya hidup dan mahalnya ongkos pendidikan tinggi, KIP Kuliah kembali menjadi jalur utama bagi pelajar dan mahasiswa untuk melanjutkan studi pada tahun 2026. Program bantuan pendidikan dari pemerintah ini ditujukan bagi […]

  • Istigosah dan doa bersama peringatan 44 tahun letusan Gunung Galunggung 1982 di Cipanas Galunggung Tasikmalaya

    44 Tahun Letusan Galunggung: Doa Bersama Menggetarkan Hati Warga Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarapost.com, BERITA DAERAH – Letusan Gunung Galunggung 1982 kembali dikenang melalui kegiatan istigosah dan doa bersama yang berlangsung penuh khidmat. Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat akan dahsyatnya bencana sekaligus hikmah besar yang ditinggalkannya bagi masyarakat Tasikmalaya. Bertempat di kawasan Cipanas Galunggung pada 5 April 2026, kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian acara Memory of Galunggung. Pemerintah […]

  • Operasi Plastik China

    Operasi Plastik China Makin Dilirik Pasien Asing

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Selama lebih dari dua dekade, Korea Selatan dikenal sebagai ikon operasi plastik di Asia. Ribuan pasien dari berbagai negara datang ke Seoul untuk menjalani berbagai prosedur estetika. Namun, peta persaingan mulai berubah. Berdasarkan laporan CNA, sejumlah klinik di kota-kota besar China mulai menarik lebih banyak pasien internasional berkat kombinasi teknologi, pendekatan estetika […]

  • Ilustrasi aneka kue lebaran unik dalam kemasan modern dan menarik untuk bisnis rumahan

    Jarang Dilirik, Usaha Kue Lebaran Ini Justru Laris!

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Usaha kue lebaran selalu jadi incaran menjelang hari raya. Namun, peluang usaha kue lebaran yang benar-benar menguntungkan justru sering tersembunyi dan jarang dibahas media. Banyak pelaku usaha hanya fokus pada kue populer, padahal ide bisnis kue lebaran unik, inovasi kue kering, dan strategi berbeda justru membuka peluang cuan lebih besar dengan persaingan […]

  • pencegahan penculikan anak

    Pemerintah Dorong Pencegahan Penculikan Anak Lewat Edukasi Dini dan Pengawasan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Upaya pencegahan penculikan anak diperkuat lewat edukasi dini, pengawasan digital, dan peran aktif orang tua. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya insiden yang memanfaatkan kelengahan orang tua dan rendahnya kesadaran keamanan pada anak. Upaya pencegahan penculikan anak kini menjadi prioritas banyak keluarga, sekolah, dan pembuat kebijakan karena risiko dapat […]

expand_less