Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan.

Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), Dhany tidak hanya berbicara soal capaian program. Ia menyinggung persoalan yang lebih mendasar: koordinasi, komunikasi, dan struktur kekuasaan di dalam birokrasi.

“Isu strategis belum berjalan maksimal. Artinya, ada yang perlu dibenahi dari sistem,” ujarnya.

Pertanyaannya, di mana letak simpul persoalannya?

Miskomunikasi di Level Pimpinan?

Dhany mengungkap adanya dugaan miskomunikasi antar pimpinan yang justru disampaikan melalui ajudan atau sekretaris pribadi. Jika benar, pola ini bukan sekadar teknis administratif. Ia bisa menjadi sinyal renggangnya komunikasi langsung di pucuk kepemimpinan.

Baca juga: Risiko Hukum Pengadaan Pemerintah

Dalam sistem pemerintahan daerah, komunikasi kepala daerah dan wakilnya semestinya berjalan terbuka dan strategis. Ketika pesan disampaikan lewat perantara, ruang tafsir melebar. Potensi salah persepsi membesar.

Lebih jauh, ia menyebut agenda Wali Kota sempat dialihkan kepada Wakil Wali Kota, yang berujung pada penumpukan kegiatan dalam waktu bersamaan. Secara administratif, hal itu mungkin bisa dijelaskan. Namun secara manajerial, publik berhak bertanya: apakah perencanaan agenda sudah terkoordinasi dengan baik?

“Jangan sampai kepemimpinan terlihat seperti permainan catur,” kata Dhany.

Istilah itu bukan tanpa makna. Ia menggambarkan adanya manuver, kalkulasi, bahkan kemungkinan tarik-menarik kepentingan di dalam tubuh pemerintahan. Jika persepsi ini dibiarkan tumbuh, kepercayaan publik bisa tergerus.

Peran Sekda dan Koordinasi Birokrasi Dipertanyakan

Dhany juga mengarahkan sorotan pada peran Sekretaris Daerah (Sekda). Dalam struktur pemerintahan, Sekda adalah koordinator birokrasi. Ia memastikan mesin administrasi berjalan stabil, terlepas dari dinamika politik.

Namun, muncul pertanyaan mendasar: apakah sistem koordinasi internal sudah bekerja optimal?

Jika terjadi miskomunikasi di level pimpinan, maka Sekda semestinya menjadi penyeimbang. Jika agenda bertabrakan, maka sistem manajemen pemerintahan perlu dievaluasi.

“Jalannya pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota. ASN dan Sekda punya peran sentral,” tegas Dhany.

Pernyataan ini memperluas konteks kritik. Masalahnya bukan semata figur, tetapi sistem.

Dominasi Rumpun ASN: Kebetulan atau Pola?

Isu paling sensitif yang diangkat adalah dugaan dominasi satu rumpun atau kelompok ASN di sejumlah perangkat daerah. Nama-nama dinas disebut secara terbuka: BKPSDM, Disporabudpar, Diskum Perindag, Satpol PP, Disnaker, Setwan, Bapenda, Disdik, Dishub, Asda 1, Asda 3, hingga Kesbangpol.

Bahkan, dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya, sembilan di antaranya disebut diisi oleh rumpun ASN tersebut.

Dalam praktik birokrasi, rotasi dan promosi adalah hal lazim. Namun ketika satu kelompok terlihat dominan di banyak posisi strategis, publik akan membaca adanya pola.

Apakah ini murni berbasis kompetensi dan kebutuhan organisasi?
Ataukah ada preferensi tertentu dalam distribusi jabatan?

Dhany tidak menuding individu. Ia menggarisbawahi pentingnya transparansi dan sistem merit.

“Kita bicara soal tata kelola. Apakah promosi sudah sepenuhnya berbasis kinerja?” ujarnya.

Jika dominasi ini benar terjadi dan tidak dikelola secara proporsional, maka dampaknya bisa meluas. Arah kebijakan dan realisasi program berpotensi terpengaruh oleh konfigurasi internal birokrasi.

Antara Visi RPJMD dan Realitas Lapangan

Pemerintah Kota Tasikmalaya mengusung visi “Harapan Baru Tasik Maju”. Visi itu tertuang dalam RPJMD dan menjadi kompas pembangunan lima tahun.

Namun, pertanyaan krusialnya: apakah mesin birokrasi sudah selaras dengan visi tersebut?

Jika koordinasi belum solid, jika komunikasi belum efektif, dan jika persepsi dominasi terus menguat, maka realisasi program bisa tersendat. Publik tidak menilai dinamika internal. Publik menilai hasil.

Baca juga: Belajar Lapang Hati di Musim Ujian

Evaluasi setahun kepemimpinan seharusnya menjadi momentum konsolidasi. Bukan ajang pembenaran. Bukan pula ruang pembiaran.

Menanti Klarifikasi dan Langkah Perbaikan

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait evaluasi yang disampaikan Ketua DPD KNPI tersebut.

Namun satu hal jelas: kritik ini membuka ruang refleksi.

Apakah dinamika yang terjadi sebatas persepsi?
Ataukah memang ada problem struktural dalam tata kelola birokrasi?

Di titik inilah transparansi menjadi kunci. Publik tidak menuntut kesempurnaan. Publik menuntut kepastian arah dan soliditas kepemimpinan.

Karena pada akhirnya, keberhasilan pemerintahan daerah tidak ditentukan oleh seberapa kuat manuver di dalam, tetapi seberapa nyata pelayanan dirasakan masyarakat. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Feradi WPI

    2 Tahun Feradi WPI: Ketika Hukum Masih Jauh, Mereka Justru Mendekat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Organisasi Advokat dan Paralegal, Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia (Feradi WPI) genap berusia dua tahun. Namun di balik milad Feradi WPI ini, ada pertanyaan yang lebih besar: mengapa di negeri dengan ribuan advokat, akses keadilan masyarakat masih terasa jauh? Di titik inilah Feradi WPI mengambil posisi yang tidak nyaman: turun langsung […]

  • Tol Getaci

    Kementerian PU Mulai Tol Getaci 2026, Akses Priatim Diperluas

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kementerian PU memastikan Tol Getaci dibangun 2026 untuk mempercepat akses dan konektivitas Priatim. albadarpost.com, FOKUS – Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan Tol Getaci akan dimulai pada 2026. Proyek jalan tol sepanjang 206,65 kilometer ini dinilai krusial untuk membuka keterisolasian wilayah Priangan Timur dan mempercepat konektivitas Jawa Barat–Jawa Tengah. Kepastian ini penting bagi warga Priatim yang […]

  • Dana MBG Raib

    Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Geger! Dana MBG Raib Rp 1 miliar akibat phishing di Batujajar. Ribuan siswa SD/SMA kehilangan makan gratis, 53 pekerja dapur dirumahkan. Penipuan Digital Lumpuhkan Program Makan Bergizi Gratis di KBB albadarpost.com, LENSA – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang merupakan motor penggerak Program […]

  • Penataan PKL Tasikmalaya

    Pemkot Tasikmalaya Tata PKL untuk Pulihkan Ruang Publik

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Penataan PKL Tasikmalaya kembalikan fungsi ruang publik dan wujudkan kawasan Masjid Agung yang lebih tertib. albadarpost.com, HUMANIORA – Kawasan pusat Kota Tasikmalaya kembali tertib setelah Pemerintah Kota melakukan penataan PKL Tasikmalaya di area plaza dan trotoar sekitar Masjid Agung pada Rabu, 10 Desember 2025. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik, meningkatkan kenyamanan warga, […]

  • Seleksi Direksi BUMD Tasikmalaya

    Seleksi Direksi BUMD Tasikmalaya 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seleksi Direksi BUMD Kabupaten Tasikmalaya resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Program rekrutmen ini memberikan peluang besar bagi profesional yang memiliki pengalaman manajerial untuk memimpin PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Pancatengah, salah satu Badan Usaha Milik Daerah yang bergerak di sektor keuangan mikro. Selain itu, proses rekrutmen direksi BUMD Tasikmalaya ini […]

  • Kasus korupsi nikel menyeret pejabat tinggi Ombudsman

    Publik Geger! Baru 6 Hari Dilantik, Pejabat Ini Tersandung Korupsi Nikel

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korupsi nikel kembali mengguncang publik, namun kali ini skalanya jauh lebih mengejutkan. Dugaan korupsi tambang nikel tersebut menyeret Ketua Ombudsman periode 2026–2031, hanya enam hari setelah resmi dilantik. Situasi ini langsung memicu pertanyaan besar: bagaimana mungkin pejabat pengawas justru terjerat skandal korupsi sektor pertambangan? Momentum ini terasa janggal sekaligus ironis. […]

expand_less