Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Klarifikasi DPRD Banjar: Bukan Korban MBG, Bukan Pelaku

Klarifikasi DPRD Banjar: Bukan Korban MBG, Bukan Pelaku

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Isu dugaan penipuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar terus bergulir dan menyedot perhatian publik. Nama anggota DPRD Kota Banjar, Hendrik Purnomo, sempat ikut terseret dalam pusaran pemberitaan awal terkait laporan dugaan penipuan jalur cepat menjadi mitra dapur MBG. Menyikapi situasi tersebut, Hendrik akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka untuk meluruskan persepsi yang berkembang di ruang publik.

Klarifikasi disampaikan melalui unggahan di media sosial dan kemudian diperkuat oleh pemberitaan lanjutan di sejumlah media. Dalam penjelasannya, Hendrik menegaskan bahwa dirinya bukan korban langsung dalam kasus dugaan penipuan MBG. Ia juga menepis anggapan sebagai pelaku ataupun pihak yang menikmati keuntungan dari program tersebut. Menurut Hendrik, pihak yang mengalami kerugian adalah anggota keluarganya.

Klarifikasi Disampaikan Terbuka

Dalam pernyataan yang beredar, Hendrik menjelaskan bahwa keterlibatannya sebatas membantu keluarga yang tengah menghadapi persoalan. Ia menegaskan tidak memiliki peran dalam pengelolaan, transaksi, maupun proses perekrutan mitra dapur MBG yang kini dipersoalkan.

Baca juga: APBD 2026 Dibuka, Pokir DPRD Tasikmalaya Masih Tertutup

Penjelasan ini muncul setelah isu MBG Kota Banjar menjadi sorotan publik, terutama di media sosial. Sebelumnya, laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) memicu spekulasi luas. Sejumlah asumsi berkembang, termasuk dugaan bahwa anggota DPRD terlibat langsung dalam kasus tersebut.

Hendrik menilai klarifikasi perlu disampaikan agar informasi yang beredar tidak berkembang ke arah yang keliru. Ia menyebut, sebagai pejabat publik, dirinya menyadari setiap isu yang mencuat akan berdampak luas, tidak hanya bagi pribadi, tetapi juga terhadap lembaga yang diwakilinya.

Respons Publik dan Isu MBG

Unggahan klarifikasi tersebut mendapat beragam respons dari warganet. Sebagian publik menerima penjelasan tersebut sebagai upaya meluruskan informasi. Namun, sebagian lainnya masih mempertanyakan detail kronologi kasus dan berharap ada penjelasan yang lebih menyeluruh.

Isu MBG Kota Banjar jadi sorotan publik bukan semata karena dugaan penipuan, tetapi juga karena program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang menyentuh kepentingan masyarakat luas. Program Makan Bergizi Gratis selama ini diposisikan sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Ketika nama pejabat daerah ikut terseret, perhatian publik otomatis meningkat. Dalam konteks tersebut, klarifikasi dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat, baik terhadap individu pejabat maupun terhadap institusi DPRD.

Penegasan Posisi dan Akuntabilitas

Sebagai anggota DPRD, Hendrik menyadari bahwa setiap isu yang menyangkut wakil rakyat berpotensi memengaruhi citra lembaga legislatif. Karena itu, ia menekankan pentingnya membedakan persoalan keluarga dengan kapasitasnya sebagai pejabat publik.

Baca juga: Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

Ia juga mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap secara utuh. Menurut Hendrik, proses penelusuran oleh lembaga terkait perlu dihormati agar persoalan ini tidak berubah menjadi penghakiman di ruang publik.

Kasus dugaan penipuan MBG sendiri masih menjadi perhatian, terutama terkait mekanisme perekrutan mitra dapur dan pengawasan program di daerah. Publik berharap ada evaluasi menyeluruh agar persoalan serupa tidak kembali muncul.

Di tengah dinamika tersebut, klarifikasi Hendrik Purnomo menandai upaya untuk meredam polemik sekaligus meluruskan posisi. Klarifikasi ini bukan sekadar soal nama baik personal, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keterbukaan dan komunikasi yang jujur sangat dibutuhkan ketika program publik bersinggungan dengan pejabat daerah. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi dugaan korupsi BOS Tasikmalaya berdasarkan hasil audit dana pendidikan sekolah dasar negeri.

    Audit Bongkar Dugaan Korupsi BOS Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dugaan korupsi BOS Tasikmalaya kembali memantik sorotan publik setelah hasil audit mengungkap indikasi penyimpangan dana pendidikan di salah satu sekolah dasar negeri. Kasus dugaan penyalahgunaan dana BOS di Kota Tasikmalaya itu tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius soal integritas pengelolaan anggaran. Hingga kini, publik menilai kasus korupsi dana […]

  • Hadiah Rp167 miliar dari pemerintah AS untuk informasi penangkapan pemimpin Kartel Sinaloa dalam upaya penegakan hukum narkotika AS.

    AS Gelontorkan 5 Juta Dolar Buru Bos Kartel Sinaloa

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Langkah tegas dalam penegakan hukum narkotika AS tidak hanya menyasar kejahatan kriminal, tetapi juga menyentuh dimensi geopolitik kawasan Amerika Latin. Ketika Washington menawarkan hadiah jutaan dolar AS untuk memburu pemimpin Kartel Sinaloa, pesan yang dikirim bukan sekadar soal penangkapan, melainkan soal dominasi hukum dan stabilitas regional. Kartel Sinaloa selama ini bukan […]

  • SK PNS palsu

    SK PNS Palsu Bikin Heboh, Ini Cara Agar Tidak Jadi Korban

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus SK PNS palsu di Gresik mendadak viral dan menyita perhatian publik. Dugaan penipuan CPNS, rekrutmen ASN ilegal, hingga modus surat keputusan palsu kini menjadi sorotan. Peristiwa ini bukan sekadar prank, melainkan praktik penipuan yang merugikan banyak korban secara finansial dan mental. Awalnya, seorang wanita datang ke kantor pemerintah daerah dengan […]

  • deteksi dini penyakit

    Deteksi Dini Penyakit Kini Bisa Online

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan sediakan skrining digital untuk deteksi dini penyakit peserta JKN tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – BPJS Kesehatan memperkuat upaya deteksi dini penyakit melalui layanan skrining kesehatan berbasis digital yang dapat diakses peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara mandiri. Layanan ini memungkinkan peserta mengetahui risiko penyakit tidak menular tanpa harus […]

  • ilustrasi konsep affiliate marketing online dengan komisi penjualan dalam perspektif bisnis digital menurut Islam

    Hukum Affiliate Marketing dalam Islam: Halal atau Haram?

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perkembangan ekonomi digital membuat banyak orang tertarik menjalankan affiliate marketing sebagai sumber penghasilan tambahan. Namun demikian, sebagian Muslim masih bertanya tentang hukum affiliate marketing dalam Islam. Apakah affiliate marketing halal atau haram, dan bagaimana bisnis affiliate menurut Islam dipandang dalam fikih muamalah? Pertanyaan ini wajar muncul karena sistem affiliate melibatkan komisi dari […]

  • Mens Rea

    Mens Rea di Netflix Dipersoalkan Habib Rizieq Shihab

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadapost.com, HUMANIORA – Mens Rea kembali memicu perdebatan di ruang publik digital. Konten stand up comedy yang ditayangkan Netflix itu dipersoalkan oleh tokoh agama Habib Rizieq Shihab karena dinilai menyinggung ibadah salat. Polemik ini menempatkan kebebasan berekspresi seni dan sensitivitas agama dalam satu titik ketegangan yang terbuka. Permintaan agar Netflix menghapus sebagian materi Mens Rea […]

expand_less