Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 200
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus dugaan penipuan jasa layanan pernikahan kembali mencuat. Kali ini, sebuah wedding organizer (WO) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menipu puluhan calon pengantin dan vendor pernikahan. Total kerugian yang dialami para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Para korban berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari calon pengantin hingga vendor penyedia jasa rias, dekorasi, katering, dokumentasi, dan hiburan. Mereka mengaku telah menyetorkan uang kepada pihak WO untuk kebutuhan acara pernikahan, namun layanan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi.

Calon Pengantin dan Vendor Sama-sama Dirugikan

Sejumlah calon pengantin mengungkapkan bahwa mereka telah membayar paket pernikahan secara bertahap. Pembayaran itu mencakup biaya gedung, konsumsi, hingga dekorasi. Namun, menjelang hari pelaksanaan, pihak WO sulit dihubungi dan akhirnya menghilang.

Tidak hanya klien, para vendor juga mengalami kerugian serius. Beberapa vendor mengaku telah menyiapkan perlengkapan acara sesuai permintaan WO. Mereka bahkan sempat mengalokasikan jadwal dan sumber daya untuk acara pernikahan tertentu. Sayangnya, pembayaran yang dijanjikan tidak pernah diterima.

Baca juga: Bupati Tasikmalaya Melantik Pj Sekda

Seorang vendor dekorasi menyebutkan bahwa pihaknya menanggung kerugian puluhan juta rupiah. Ia mengaku percaya karena kerja sama dilakukan berulang kali dan WO tersebut sebelumnya terlihat aktif mempromosikan jasanya melalui media sosial.

“Kami sudah menyiapkan bahan dan menolak klien lain di tanggal yang sama. Uang tidak turun, WO tidak bisa dihubungi,” ujar salah satu vendor.

Kerugian Finansial dan Dampak Emosional

Selain kerugian materi, kasus ini juga meninggalkan dampak emosional yang mendalam bagi para korban. Sejumlah calon pengantin harus menunda bahkan membatalkan pernikahan mereka. Kondisi ini memicu tekanan psikologis, rasa malu, dan konflik keluarga.

Para vendor pun merasakan dampak serupa. Mereka kehilangan kepercayaan klien dan harus menanggung biaya operasional tanpa kepastian penggantian. Beberapa di antaranya mengaku terpaksa mencari pinjaman untuk menutup kerugian.

Dari hasil pendataan sementara, total kerugian korban diperkirakan mencapai sekitar Rp549 juta. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring munculnya korban baru.

Laporan Polisi dan Proses Hukum

Merasa dirugikan, para korban akhirnya menempuh jalur hukum. Mereka melaporkan dugaan penipuan tersebut ke pihak kepolisian. Laporan itu mencakup bukti transaksi, perjanjian kerja sama, serta rekam komunikasi antara korban dan pemilik WO.

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan terkait kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer di wilayah Garut. Aparat kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan terduga pelaku dan aliran dana yang diterima.

Baca juga: Putusan MA: Karya Jurnalistik Bukan Objek Gugatan Perdata

Polisi juga mengimbau korban lain, baik calon pengantin maupun vendor, agar segera melapor jika mengalami kejadian serupa. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat proses hukum dan membuka kemungkinan pengembalian kerugian.

Imbauan untuk Masyarakat

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih jasa layanan pernikahan. Calon pengantin dan vendor diminta memastikan legalitas usaha, rekam jejak, serta transparansi keuangan sebelum menjalin kerja sama.

Pakar hukum menilai kasus penipuan jasa WO dapat menjerat pelaku dengan pasal penipuan dan penggelapan. Jika terbukti bersalah, pelaku terancam hukuman pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga kini, para korban berharap aparat penegak hukum dapat segera menuntaskan kasus tersebut. Mereka juga berharap ada keadilan serta kepastian hukum atas kerugian finansial dan emosional yang telah dialami. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi penggeledahan polisi dalam kasus TPPU emas ilegal bernilai puluhan triliun rupiah di Jawa Timur.

    Terkuak Sindikat Emas Ilegal, Rp 25,8 T Menjalar di Jatim

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – TPPU emas ilegal dengan nilai fantastis terungkap di Jawa Timur. Kepolisian membongkar sindikat pencucian uang emas ilegal senilai Rp 25,8 triliun setelah menggeledah sejumlah lokasi strategis. Kasus ini menunjukkan skala besar kejahatan ekonomi yang melibatkan peredaran emas tanpa izin dan aliran dana mencurigakan lintas wilayah. Pengungkapan pencucian uang emas ilegal tersebut […]

  • Ucapan Tahun Baru Islam

    Ucapan Tahun Baru Islam, Adakah Pahalanya?

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ucapan Tahun Baru Islam hampir selalu memenuhi WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, hingga berbagai grup media sosial setiap memasuki bulan Muharram. Fenomena Muharram di media sosial, dakwah digital, dan syiar Islam online itu telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat muslim saat ini. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering disampaikan, apakah membagikan ucapan Tahun […]

  • Ilustrasi Umar bin Khattab berjalan malam hari memantau rakyat sambil memikul karung gandum dalam sejarah Islam.

    7 Kisah Umar bin Khattab yang Jarang Dibahas, Tapi Menggetarkan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Angin malam gurun Madinah berembus dingin ketika seorang pria bertubuh tinggi berjalan menyusuri lorong-lorong kota tanpa pengawal. Pakaiannya sederhana. Tidak ada tanda kemewahan. Di pundaknya, tergantung karung gandum yang tampak berat. Pria itu adalah Umar bin Khattab. Nama Umar bin Khattab selama ini dikenal sebagai simbol ketegasan dalam sejarah Islam. Namun di […]

  • WNI ilegal

    Kemlu Tangani WNI Ilegal Masuk Singapura via Laut

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kemlu dan KBRI Singapura menangani enam WNI ilegal yang ditangkap di perairan Tanah Merah. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kementerian Luar Negeri memastikan langkah perlindungan terhadap WNI ilegal yang ditangkap otoritas Singapura setelah diduga masuk ke wilayah negara tersebut melalui jalur laut. Kasus ini penting karena menyangkut keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri sekaligus menegaskan […]

  • Final Piala Dunia 2026

    10 Fakta Final Piala Dunia 2026 yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ada final yang hanya menentukan juara. Namun, ada pula final yang berpotensi mengubah sejarah sepak bola. Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina termasuk dalam kategori kedua. Bukan hanya karena mempertemukan dua kekuatan besar dunia, melainkan juga karena laga ini menyatukan begitu banyak cerita dalam satu malam: duel dua generasi, […]

  • potensi wakaf

    Ma’ruf Amin Soroti Tata Kelola Wakaf yang Lemah dan Dampaknya bagi Publik

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Potensi wakaf Indonesia dinilai belum optimal karena lemahnya tata kelola dan literasi publik. albadarpost.com, HIKMAH – Indonesia memiliki potensi wakaf besar, namun pemanfaatannya masih jauh dari memadai. Pernyataan itu disampaikan Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, yang menilai pengelolaan wakaf belum tersusun secara rapi sehingga manfaat ekonominya tidak mengalir optimal ke masyarakat. Situasi ini penting […]

expand_less