Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Pangandaran Serahkan SK P3K Paruh Waktu

Pemkab Pangandaran Serahkan SK P3K Paruh Waktu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Pangandaran serahkan SK P3K paruh waktu untuk perkuat manajemen ASN dan layanan publik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyerahkan surat keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu kepada ribuan aparatur pada Rabu, 24 Desember 2025. Penyerahan dilakukan melalui apel resmi di Alun-alun Parigi dan menjadi langkah penting dalam penataan manajemen aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut.

Penyerahan SK ini penting karena menyangkut kepastian status kepegawaian dan kualitas layanan publik. Sebanyak 2.370 P3K paruh waktu dari sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis kini memperoleh pengakuan administratif resmi setelah sebelumnya menjalankan tugas dalam skema kerja yang terbatas.

Penataan ASN dan Kepastian Status Kerja

Apel penyerahan SK P3K paruh waktu dihadiri langsung oleh Bupati Pangandaran, Wakil Bupati Pangandaran, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan bahwa kebijakan P3K paruh waktu merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah daerah.

Menurut data pemerintah daerah, jumlah penerima SK mencapai 2.370 orang. Mereka terdiri atas tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Seluruhnya telah mendapatkan persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Penyerahan SK ini menjadi titik penting dalam pengelolaan sumber daya manusia sektor publik. Dengan status yang lebih jelas, pemerintah daerah berharap kinerja pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih terukur dan profesional.

Pesan Bupati: SK adalah Amanah, Bukan Sekadar Administrasi

Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran Hj. Citra Fitri Yani, SH. menegaskan bahwa penyerahan SK P3K paruh waktu tidak boleh dipahami sebatas formalitas administratif. SK, menurutnya, adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Penyerahan SK ini bukan sekadar legalitas, tetapi amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas,” ujar Citra di hadapan ribuan P3K paruh waktu.

Ia menekankan bahwa kinerja akan menjadi ukuran utama dalam evaluasi aparatur. Pemerintah daerah, kata dia, menuntut disiplin, etos kerja yang baik, serta kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.

Tuntutan Kinerja dan Etika Aparatur

Bupati Citra meminta seluruh P3K paruh waktu memanfaatkan waktu kerja secara optimal. Ia menegaskan pentingnya sikap responsif, adaptif, dan profesional dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama bagi mereka yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Baca juga: Entrepreneur Awards Pemkab Tasikmalaya 2025

Menurutnya, status sebagai aparatur pemerintah membawa konsekuensi etis. P3K paruh waktu tetap dituntut menjunjung tinggi etika birokrasi dan menjaga kepercayaan publik.

Penekanan pada kinerja ini menjadi sinyal bahwa Pemkab Pangandaran tidak berhenti pada penataan status, tetapi juga mengarah pada peningkatan kualitas layanan publik secara menyeluruh.

Dampak bagi Layanan Publik dan Masyarakat

Dari perspektif pelayanan publik, penyerahan SK P3K paruh waktu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Tenaga pendidik dan kesehatan, dua sektor yang paling dekat dengan kebutuhan warga, kini memiliki kepastian status kerja yang lebih jelas.

Kepastian ini diharapkan meningkatkan motivasi kerja dan stabilitas layanan. Bagi pemerintah daerah, kebijakan ini juga membantu menata struktur ASN agar lebih sesuai dengan kebutuhan riil daerah, tanpa membebani anggaran secara berlebihan.

Dalam konteks manajemen pemerintahan, P3K paruh waktu menjadi solusi transisi di tengah keterbatasan formasi ASN penuh waktu dan kebutuhan pelayanan yang terus meningkat.

Konteks Kebijakan dan Tantangan Ke Depan

Penyerahan SK P3K paruh waktu di Pangandaran mencerminkan arah kebijakan nasional dalam reformasi birokrasi. Pemerintah daerah dituntut lebih fleksibel dalam pengelolaan ASN, tetapi tetap akuntabel.

Tantangan ke depan terletak pada sistem evaluasi kinerja dan pengawasan. Tanpa mekanisme penilaian yang jelas, status P3K paruh waktu berpotensi kembali menjadi persoalan administratif semata.

Pemkab Pangandaran dihadapkan pada tugas memastikan bahwa penataan ASN ini benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan publik, bukan hanya pemenuhan prosedur.

Penyerahan SK P3K paruh waktu menegaskan komitmen Pemkab Pangandaran memperkuat ASN dan meningkatkan kualitas layanan publik. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Senin Islam

    Menguatkan Ibadah di Hari Senin

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Hari Senin dalam Islam dipahami sebagai waktu penting puasa sunnah dan amal ibadah berdasarkan hadis sahih. albadarpost.com, LIFESTYLE – Hari Senin menempati posisi penting dalam ajaran Islam. Sejumlah hadis sahih menjelaskan bahwa hari ini berkaitan langsung dengan peristiwa besar dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW dan menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Keutamaan Hari Senin […]

  • Nabi Ayub AS

    Kisah Keteladanan Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ayub AS kembali relevan dibaca di tengah kehidupan modern yang rentan guncangan. Dalam sejarah kenabian, Nabi Ayub AS dikenal sebagai simbol keteguhan iman ketika kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan secara berlapis. Cerita ini penting bukan sebagai romantisasi […]

  • okupansi hotel Jawa Barat

    Okupansi Hotel Jabar Turun

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Okupansi hotel Jawa Barat turun di Nataru, dipengaruhi kebijakan libur dan isu bencana. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 semestinya menjadi puncak pergerakan wisata. Namun di Jawa Barat, denyut itu melemah. Data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat mencatat tingkat keterhunian hotel hanya mencapai 60 persen. Angka ini turun […]

  • Struktur birokrasi daerah dengan Kominfo belum mandiri yang masih berada di bawah dinas lain dalam tata kelola digital.

    Kominfo Belum Mandiri, Digitalisasi Tasikmalaya Terhambat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Kominfo Kabupaten Tasikmalaya belum mandiri menjadi persoalan mendasar dalam agenda transformasi digital daerah. Frasa Kominfo belum mandiri bahkan menggambarkan realitas yang lebih konkret dibanding slogan digitalisasi yang kerap digaungkan. Ketika urusan komunikasi dan informatika masih berstatus bidang di bawah dinas lain, maka arah kebijakan digital sulit berdiri tegak. Akibatnya, digitalisasi berisiko berubah […]

  • penipuan perekrutan kerja

    Pemprov Jabar Percepat Pemulangan Korban Penipuan Perekrutan Kerja di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    13 warga Garut–Tasik jadi korban penipuan perekrutan kerja di Kalbar. Pemprov Jabar siapkan evakuasi dan penyelidikan. Korban Penipuan Perekrutan Kerja Terlantar di Pedalaman Kalbar albadarpost.com, HUMANIORA – Video permintaan tolong dari 13 warga Garut dan Tasikmalaya membuka fakta baru tentang maraknya penipuan perekrutan kerja di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Mereka ditemukan telantar di Kecamatan Sungai […]

  • Pelabuhan Batam dipadati warga Singapura yang menyeberang untuk berbelanja dan memenuhi kebutuhan hidup akibat mahalnya biaya hidup di Singapura

    Batam Jadi Pelarian Biaya Hidup Warga Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Setiap 30–60 menit, sebuah kapal feri berangkat dari Singapura menuju Batam. Ritmenya lebih menyerupai jadwal MRT kota maju ketimbang transportasi laut lintas negara. Jumlah penumpangnya pun mencolok: sekitar 10.000 orang per hari. Fenomena ini terjadi di luar musim liburan. Batam sedang mengalami sesuatu yang melampaui lonjakan wisata. Kota ini berubah menjadi […]

expand_less