Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Densus 88 Ungkap Grup Medsos Ekstremisme Anak

Densus 88 Ungkap Grup Medsos Ekstremisme Anak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Densus 88 mengungkap puluhan grup medsos terafiliasi TCC Community Indonesia yang menyebar ideologi kekerasan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mengungkap keberadaan puluhan grup media sosial yang terafiliasi dengan jaringan TCC Community Indonesia dan diduga menyebarkan ideologi kekerasan serta ekstremisme. Yang mengkhawatirkan, sasaran utama dari aktivitas grup-grup tersebut adalah anak-anak dan remaja yang aktif di ruang digital.

Temuan itu disampaikan Densus 88 sebagai bagian dari upaya pencegahan dini terhadap paparan paham ekstrem di kalangan usia muda. Aparat menilai ruang digital saat ini menjadi medium yang rawan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan narasi kekerasan secara terselubung.

Menurut Densus 88, grup-grup tersebut beroperasi di berbagai platform media sosial dan aplikasi pesan instan. Konten yang dibagikan tidak hanya berkaitan dengan kisah kriminal, tetapi juga memuat simbol, glorifikasi kekerasan, serta narasi ideologis yang berpotensi mempengaruhi cara pandang anak.

Modus TCC Community Indonesia Menyasar Anak

Dalam penjelasannya, Densus 88 menyebut TCC Community Indonesia kerap menggunakan pendekatan yang tampak “ringan” dan menarik bagi anak-anak. Awalnya, grup-grup tersebut membungkus konten dengan tema true crime, diskusi kasus kriminal, atau film dokumenter kejahatan.

Baca juga: Nilai TKA Rendah: Learning Loss dan Kesenjangan Sekolah

Namun, seiring waktu, materi yang dibagikan berkembang menjadi konten yang lebih ekstrem. Beberapa di antaranya menampilkan simbol ideologi kekerasan, narasi pembenaran tindakan brutal, hingga ajakan untuk mengidolakan pelaku kejahatan. Pola ini dinilai berbahaya karena dapat membentuk persepsi keliru pada anak yang masih dalam tahap perkembangan psikologis.

Densus 88 menilai anak-anak rentan terpapar karena akses gawai yang luas dan minimnya pengawasan. Rasa ingin tahu yang tinggi membuat mereka mudah bergabung ke grup-grup tersebut tanpa memahami risiko di baliknya.

Ancaman Nyata bagi Keamanan Digital Anak

Paparan ideologi kekerasan di usia dini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda. Densus 88 menegaskan bahwa konten ekstrem dapat memengaruhi perilaku, emosi, dan pola pikir anak dalam jangka panjang.

Dalam beberapa temuan, aparat mendapati anak-anak yang mulai meniru simbol ekstrem, menggunakan istilah kekerasan dalam percakapan, hingga menunjukkan ketertarikan berlebihan pada aksi brutal. Kondisi ini menjadi sinyal penting bagi orang tua dan pendidik untuk lebih waspada terhadap aktivitas digital anak.

Baca kuga: Perjuangan Buruh Uji Kebijakan Upah Pemerintah

Densus 88 juga mengingatkan bahwa ekstremisme digital tidak selalu muncul dalam bentuk ajakan langsung. Banyak konten disusun secara halus, perlahan, dan berulang, sehingga anak tidak menyadari bahwa dirinya sedang dipengaruhi.

Peran Orang Tua dan Lingkungan

Menanggapi temuan tersebut, Densus 88 mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan gawai dan media sosial anak. Komunikasi terbuka dinilai lebih efektif dibandingkan larangan sepihak, agar anak merasa aman untuk bercerita tentang aktivitas onlinenya.

Selain keluarga, peran sekolah dan lingkungan sosial juga dinilai krusial. Literasi digital perlu diperkuat agar anak mampu mengenali konten berbahaya dan memahami batasan dalam berinteraksi di dunia maya.

Densus 88 menegaskan bahwa upaya penindakan hukum akan terus dilakukan terhadap pihak-pihak yang terbukti menyebarkan ideologi kekerasan. Namun, pencegahan melalui edukasi tetap menjadi kunci utama untuk melindungi anak dari paparan ekstremisme.

Pengungkapan puluhan grup media sosial terafiliasi TCC Community Indonesia oleh Densus 88 menjadi peringatan serius tentang ancaman ekstremisme di ruang digital. Anak-anak, sebagai kelompok paling rentan, membutuhkan perlindungan bersama dari orang tua, sekolah, dan negara. Di tengah kemajuan teknologi, kewaspadaan dan literasi digital menjadi benteng utama agar ruang maya tetap aman bagi generasi masa depan. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bupati Tasikmalaya

    Proyek di Kabupaten Tasikmalaya Dikondisikan oleh Tim Bupati?

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Laporan Khusus Albadarpost. albadarpost.com, EDITORIAL – Pelaksanaan proyek di lingkungan pemerintah daerah pada prinsipnya diatur melalui mekanisme yang jelas dan berlapis. Regulasi seperti Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (beserta aturan turunannya) menegaskan bahwa proses pengadaan harus dilakukan oleh struktur resmi: mulai dari perencanaan oleh SKPD, pemilihan penyedia oleh pejabat atau unit pengadaan, hingga pelaksanaan […]

  • Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027

    Bupati Tasikmalaya Beberkan 8 Program Prioritas 2027, Ini Daftarnya!

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027 menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur di daerah. Forum ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pembangunan menuju Tasikmalaya yang religius/islami, maju, adil, dan makmur. Selain itu, agenda ini mempertemukan berbagai elemen penting untuk menyelaraskan visi pembangunan jangka menengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya […]

  • Ratusan pelajar SMA sederajat mengikuti seleksi Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya di Kantor Kesbangpol.

    Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 253
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Rekrutmen Paskibraka 2026 Kota Tasikmalaya resmi dimulai. Program seleksi Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) ini terbuka bagi pelajar kelas X SMA/MA/SMK sederajat yang berusia 16–18 tahun pada 17 Agustus 2026. Seleksi Paskibraka 2026 ini dilaksanakan secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP di laman resmi https://paskibraka.bpip.go.id. Sejak pagi, Rabu, 25 Februari 2026, […]

  • Kolesterol Tinggi

    Kaget! Begini Hasil Cek Kesehatan Pegawai BPBD Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya di lingkungan BPBD memunculkan temuan yang mengejutkan. Mayoritas peserta screening diketahui mengalami kolesterol tinggi dan kadar asam urat di atas batas normal. Temuan tersebut muncul setelah tim kesehatan melakukan pemeriksaan langsung ke kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (18/5/2026). Ironisnya, kondisi […]

  • Fosfor Tugu Koperasi

    Dugaan Fosfor Tugu Koperasi Tasikmalaya Tunggu Kajian Ahli

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fosfor Tugu Koperasi menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai dugaan material fosfor yang disebut berada di sebuah kolam di belakang kawasan Tugu Koperasi, Kota Tasikmalaya. Hingga kini, material yang diduga fosfor tersebut belum dievakuasi karena masih menunggu kajian teknis dari instansi yang berwenang. Informasi awal mengenai keberadaan material itu disampaikan oleh […]

  • Gerakan Indonesia Asri

    Gerakan Indonesia Asri: Ini Aksi Nyata Polres Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gerakan Indonesia Asri kembali menunjukkan dampak nyata di ruang publik. Menjelang HUT Bhayangkara ke-80, ratusan personel Polres Tasikmalaya turun langsung membersihkan Alun-Alun Singaparna sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan bersama. Aksi sosial yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, itu menjadi bagian dari upaya […]

expand_less