Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » PMT Stunting Jadi Fokus PKK Tasikmalaya Percepat Perbaikan Gizi

PMT Stunting Jadi Fokus PKK Tasikmalaya Percepat Perbaikan Gizi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Upaya PKK Tasikmalaya percepat penurunan stunting dengan penyaluran PMT di 39 kecamatan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Tingkat stunting di Kabupaten Tasikmalaya yang masih berada di kisaran 17,1 persen mendorong PKK memperluas penyaluran PMT stunting bagi balita. Program ini digerakkan serentak di 39 kecamatan sebagai upaya percepatan penurunan kasus melalui intervensi gizi langsung.

Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, Retno Widyastuti, memimpin kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT stunting) bersama para kader PKK, Senin, (8/12/2025). Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53 tingkat kabupaten. Menurut Retno, langkah tersebut menjadi bagian dari mandat pemerintah daerah agar penurunan stunting dilakukan secara terstruktur dan berbasis data.

Retno berkesempatan menyalurkan PMT stunting di empat kecamatan: Pancatengah, Cikalong, Cipatujah, dan Karangnunggal. Penyaluran di titik-titik ini dipilih berdasarkan laporan kader mengenai jumlah balita berisiko, kondisi gizi, serta kebutuhan pemantauan intensif.

Ia menegaskan bahwa arahan Bupati Tasikmalaya mengutamakan kolaborasi lintas unsur. Kader, fasilitas kesehatan, pemerintah kecamatan, hingga keluarga penerima manfaat harus terhubung dalam satu sistem kerja. “Percepatan penurunan stunting harus dilakukan bersama. Tidak bisa satu lembaga bekerja sendiri,” kata Retno.


Intervensi Gizi Langsung dan Edukasi Keluarga

Program PMT stunting tidak hanya berisi distribusi makanan bergizi. Retno dan para kader juga memberikan edukasi mengenai pola makan keluarga, kebutuhan gizi harian balita, serta cara mengurangi faktor risiko stunting di rumah.

Pendekatan ini dipilih untuk memastikan intervensi berjalan berkelanjutan. Pola makan yang tepat diharapkan menjadi kebiasaan di tingkat rumah tangga, sehingga risiko kekurangan gizi dapat ditekan meski di luar program bantuan langsung.

Baca juga: Pengedar Obat Keras di Pedes Ditangkap, Ribuan Butir Disita Polisi

Kegiatan edukasi mencakup pemahaman mengenai protein hewani, konsumsi sayur dan buah, asupan mineral, serta pencegahan infeksi yang dapat menghambat pertumbuhan balita. Materi ini disampaikan secara praktis agar mudah diterapkan keluarga penerima manfaat di 39 kecamatan.

Retno menilai bahwa pembiasaan pola makan sehat lebih menentukan keberhasilan jangka panjang daripada bantuan sesaat. “PMT stunting menjadi pintu masuk untuk mendorong keluarga lebih peduli terhadap gizi anak. Itu yang kami kuatkan di setiap kunjungan,” ujarnya.


Tasikmalaya dan Tantangan Menuju Target Penurunan Stunting

Data Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan bahwa angka stunting masih berada di atas ambang toleransi nasional. Pemerintah daerah menargetkan penurunan bertahap untuk mendekati standar nasional menjelang 2025. PKK menjadi salah satu unsur yang aktif menutup kesenjangan program, terutama pada wilayah pedesaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah mengandalkan intervensi kombinasi: perbaikan layanan kesehatan, pendampingan ibu hamil, dan pemantauan tumbuh kembang balita. Program PMT stunting memperkuat skema tersebut agar kelompok rentan mendapat perhatian lebih awal.

Retno berharap rangkaian kegiatan tahun ini dapat membantu memperbaiki kondisi gizi balita sekaligus menyiapkan dasar pembangunan sumber daya manusia. Target jangka panjangnya adalah berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas anak sejak usia dini.

“Harapannya sederhana: balita tumbuh optimal, keluarga lebih sadar gizi, dan Tasikmalaya mampu menekan angka stunting secara konsisten,” kata Retno.

Kegiatan ini akan berlanjut dengan pemantauan berkala oleh kader PKK dan petugas kesehatan untuk memastikan hasil PMT stunting dapat terukur. Pemerintah daerah menegaskan kembali bahwa program percepatan akan terus diperluas selama data lapangan menunjukkan kebutuhan intervensi.

PKK Tasikmalaya memperkuat intervensi gizi melalui PMT stunting untuk menekan kasus dan meningkatkan kualitas tumbuh kembang balita. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melihat Ka’bah

    Doa Sudah Dihapal, Tapi Mendadak Lupa Saat Melihat Ka’bah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Banyak jamaah haji ternyata mengalami hal yang sama saat pertama kali melihat Ka’bah: mereka lupa dengan daftar doa yang sebelumnya sudah disiapkan. Padahal sebagian orang datang membawa catatan panjang di ponsel. Ada yang menulis nama keluarga satu per satu. Ada juga yang menyimpan doa-doa khusus sejak masih di tanah air. Namun ketika […]

  • Peternak Jangkrik Ciamis

    Pemberdayaan Kelompok Peternak Jangkrik di Desa Margaharja Melalui Peningkatan Kualitas Produksi dan Digital Marketing Untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI | Jurnal Ilmiah. PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETERNAK JANGKRIK DI DESA MARGAHARJA MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI DAN DIGITAL MARKETING UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat  Ruang Lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Oleh:  Maman Herman*, Iwan Setiawan, Eva Faridah, Rizky Eka Maulana, Rendi Ramdani, Wendry Galih Bahtiar, Fadilah Nurdin Tim PKM Universitas Galuh Ciamis Jl. R. […]

  • layanan keimigrasian

    Paspor Nomor Tunggal Ujian Negara Benahi Layanan Keimigrasian

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Paspor satu nomor seumur hidup menguji reformasi layanan keimigrasian dan kepastian identitas warga Indonesia. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah berencana menerapkan paspor satu nomor seumur hidup bagi seluruh warga negara. Kebijakan ini terlihat teknis, tetapi dampaknya langsung menyentuh urusan paling konkret: layanan keimigrasian yang selama ini sering merepotkan warga dalam perjalanan lintas negara. Selama bertahun-tahun, […]

  • Menu Bergizi Murah

    Modal Rp15 Ribu, Ini Menu Bergizi untuk Anak

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menu bergizi murah dan makanan bergizi Rp15 ribu menjadi topik yang semakin sering dibicarakan masyarakat. Di tengah naik turunnya harga bahan pokok, banyak orang tua bertanya: apakah uang Rp15 ribu masih cukup untuk memasak makanan sehat bagi anak? Jawabannya ternyata tidak sesederhana ya atau tidak. Namun, dengan pemilihan bahan pangan yang tepat, […]

  • kisah Mushab bin Umair

    Kisah Haru Mushab bin Umair: Kaya Raya Hingga Gugur Tanpa Kafan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Mushab bin Umair yang mengharukan menjadi salah satu cerita paling menyentuh dalam sejarah Islam. Sosok Mushab bin Umair dikenal sebagai pemuda tampan, kaya, dan terpandang di Makkah. Namun, perjalanan hidupnya berubah drastis setelah mengenal Islam. Kisah Mushab bin Umair ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan inspirasi tentang keimanan, pengorbanan, dan keteguhan […]

  • ASN Ciamis 2024

    BPS Ungkap Fakta ASN Ciamis 2024, Mayoritas Bergelar S1

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – ASN Ciamis 2024 kembali menjadi perhatian setelah Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis merilis publikasi Kabupaten Ciamis Dalam Angka 2025. Data terbaru mengenai Aparatur Sipil Negara Kabupaten Ciamis menunjukkan perubahan menarik. Jumlah ASN memang sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya, namun kualitas sumber daya manusia justru semakin kuat. Mayoritas aparatur kini merupakan lulusan […]

expand_less