Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Garut sambut tim evaluasi kinerja desa dan dorong penguatan pemberdayaan serta inovasi masyarakat.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan kembali pentingnya evaluasi kinerja desa sebagai fondasi pembangunan berbasis masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima Tim Klarifikasi Lapangan Evaluasi Kinerja Desa Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat 2025 di Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan, pada Jumat, 5 Desember 2025.

Kedatangan tim provinsi tersebut menjadi bagian dari proses penilaian resmi lomba Sri Baduga, sebuah ajang yang menitikberatkan pada pemberdayaan, kreativitas, dan inovasi pemerintahan desa. Penilaian ini dianggap penting karena berkaitan langsung dengan tata kelola desa dan dampaknya terhadap kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Putri menyebut Desa Pangauban mungkin belum sepenuhnya sejajar dengan desa nominasi unggulan di Jawa Barat. Namun, ia menekankan bahwa capaian desa tersebut tetap memiliki nilai strategis sebagai indikator konsistensi pembangunan.

Ia memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Pangauban dan seluruh warga atas kemampuan mereka menjaga program desa tetap berjalan. Menurutnya, daya dukung masyarakat adalah elemen paling menentukan keberhasilan pemerintahan desa.


Harapan agar Pangauban Jadi Contoh bagi Desa Lain

Dalam kesempatan itu, Putri menyampaikan pandangannya mengenai arti penting kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia menilai hubungan yang kuat antara kepala desa dan warganya menjadi unsur kunci dalam meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat lokal.

“Jika Desa Pangauban memperoleh penghargaan, itu bukan hanya kebanggaan. Itu bukti bahwa kepala desa yang bekerja dekat dengan warganya akan mendapatkan hasil yang baik,” ucap Putri. Pernyataan itu menegaskan bahwa indikator keberhasilan pemerintahan desa tidak hanya diukur dari fasilitas fisik atau program formal, tetapi juga dari hubungan sosial yang terbangun.

Putri juga menyoroti tantangan lingkungan yang masih dominan di banyak desa. Ia menilai Pangauban, sebagai desa penyangga, harus mampu menjaga kerapihan dan kelestarian lingkungannya. Ketidakteraturan lingkungan, tegasnya, dapat memberi dampak ke desa-desa di wilayah lain.

Baca juga: DPRD Jabar Jaga Skor CDPOB Jawa Barat untuk Pemekaran Bertahap

Ia berharap bahwa partisipasi Pangauban dalam evaluasi kinerja desa dapat memberi inspirasi bagi desa lainnya di Kabupaten Garut. Menurutnya, diperlukan desa-desa yang bekerja dalam satu garis komitmen: menjaga kebersamaan, menjalankan program, dan konsisten berinovasi.


Evaluasi Lapangan sebagai Ukuran Komitmen Pemerintahan Desa

Kehadiran Tim Penilai dari Provinsi Jawa Barat menjadi rangkaian wajib dalam proses verifikasi lapangan. Tim mengecek kesesuaian data, keberlanjutan program, serta kualitas pemberdayaan masyarakat yang menjadi inti Lomba Sri Baduga.

Penilaian ini penting karena akan menentukan desa yang dinilai paling siap dalam aspek inovasi, kemandirian, dan kapasitas tata kelola. Putri mengingatkan bahwa partisipasi Pangauban dalam lomba bukan sekadar kompetisi, tetapi juga penanda komitmen pembangunan desa jangka panjang.

“Kami membutuhkan desa yang menjaga kebersamaan. Desa seperti Pangauban harus menjadi contoh,” katanya. Ia berharap capaian ini dapat menjadi pemicu bagi kepala desa lain agar meniru praktik baik yang sudah dibangun Pangauban.

Evaluasi kinerja desa di Garut menegaskan pentingnya inovasi, kebersamaan, dan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • reintroduksi banteng jawa

    BBKSDA Jabar Perkuat Reintroduksi Banteng Jawa di Pangandaran

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BBKSDA Jawa Barat memperkuat reintroduksi banteng jawa di Pangandaran guna menekan ancaman kepunahan. albadarpost.com, HUMANIORA — Program reintroduksi banteng jawa kembali menjadi fokus konservasi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi ancaman kepunahan banteng jawa (Bos javanicus) yang statusnya meningkat menjadi “sangat terancam punah”. Intervensi dilakukan di Pusat […]

  • pidana kerja sosial

    Pidana Kerja Sosial dalam KUHP Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pidana kerja sosial dalam KUHP baru diuji: solusi kelebihan lapas atau sekadar memindahkan beban ke daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2026 menandai perubahan arah pemidanaan di Indonesia. Negara mulai membuka ruang lebih luas bagi pidana nonpemenjaraan, salah satunya melalui pidana kerja sosial. Kebijakan ini bukan sekadar teknis hukum, […]

  • Ilustrasi pesawat siluman di langit sebagai metafora tipuan dunia yang tampak indah namun menyimpan bahaya tersembunyi.

    Dunia Itu Manis, Tapi Diam-Diam Mematikan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah hiruk pikuk ambisi modern, tipuan dunia semakin tampak normal. Tipuan dunia, godaan kehidupan fana, dan ilusi kenikmatan materi hadir seolah sahabat setia manusia. Padahal sejak dahulu para ulama telah mengingatkan bahwa dunia bukan tempat tinggal, melainkan ruang ujian. Anehnya, manusia justru memperlakukan dunia seperti rumah permanen lengkap dengan renovasi mimpi […]

  • Deklarasi SWAKKA di Tasikmalaya memperkuat kolaborasi media lokal Priangan Timur bersama stakeholder daerah

    Deklarasi SWAKKA Tegaskan Arah Baru Media Lokal

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Deklarasi SWAKKA di Tasikmalaya menandai babak baru bagi media online di Priangan Timur. Forum ini lahir dari kesadaran kolektif bahwa media lokal tidak bisa lagi berjalan sendiri di tengah kompetisi digital yang makin keras. Peristiwa ini penting karena menyentuh kepentingan publik secara langsung. Ketika media lokal kuat dan kolaboratif, masyarakat memperoleh informasi […]

  • larangan jilbab Austria

    Larangan Jilbab Austria Berlaku 2026, Kritik HAM Menguat

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Austria melarang jilbab siswi di bawah 14 tahun. Kebijakan diuji HAM dan berpotensi digugat ke Mahkamah Konstitusi. Larangan Jilbab Disahkan, Ribuan Siswi Terdampak albadarpost.com, BERITA DUNIA – Parlemen Austria menyetujui kebijakan larangan penggunaan jilbab bagi siswi perempuan di bawah usia 14 tahun. Keputusan ini diambil Dewan Nasional Austria pada Kamis (11/12/2025) dan akan berlaku mulai […]

  • Ilustrasi pemimpin Iran dan elite politik yang menjadi kandidat pengganti Khamenei dalam proses suksesi kepemimpinan nasional.

    Perebutan Kursi Tertinggi Iran Dimulai, Siapa Pengganti Khamenei?

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Proses penentuan pengganti Khamenei mulai menjadi fokus utama elite Iran setelah kematian pemimpin tertinggi negara tersebut. Sejumlah nama kuat muncul sebagai kandidat pemimpin tertinggi Iran baru, termasuk tokoh dari keluarga Khamenei, keturunan pendiri revolusi, dan figur politik berpengaruh. Selain itu, kalangan militer dan ulama konservatif disebut memainkan peran penting dalam menentukan […]

expand_less