Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 5 Fakta Mahasiswi Tasik Ditemukan di Lampung, Bermula dari Game Online

5 Fakta Mahasiswi Tasik Ditemukan di Lampung, Bermula dari Game Online

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Kasus mahasiswi Tasik yang sempat dilaporkan hilang akhirnya menemukan titik terang. CM (23), warga Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan di Lampung setelah polisi melakukan pencarian.

Polisi menyebut hubungan keduanya bermula dari Mobile Legends dan berlanjut ke komunikasi pribadi sebelum CM ditemukan di Lampung. JCP kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Perkara tersebut kemudian mengarah kepada seorang pria berinisial JCP. Polisi telah menetapkan JCP sebagai tersangka dan melakukan penahanan.

Yang menjadi perhatian dalam kasus ini, hubungan antara CM dan JCP disebut bermula dari game online Mobile Legends, sebelum komunikasi keduanya berlanjut melalui WhatsApp dan kemudian berujung pada pertemuan di dunia nyata.

Berikut 5 fakta penting kasus mahasiswi Tasik yang ditemukan di Lampung.

1. Mahasiswi Tasik Dilaporkan Hilang

CM sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Menurut informasi yang diberitakan mengenai kasus tersebut, CM berpamitan kepada keluarga untuk mengerjakan skripsi. Namun, ia tidak kunjung kembali sehingga keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada polisi.

Pencarian dilakukan untuk mengetahui keberadaan CM.

Upaya tersebut kemudian membawa penyelidikan hingga ke luar wilayah Tasikmalaya.

Polisi akhirnya memperoleh informasi yang mengarah ke Lampung.

2. Perkenalan Bermula dari Mobile Legends

Salah satu fakta yang menjadi perhatian dalam kasus ini adalah bagaimana CM mengenal JCP.

Menurut keterangan Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi yang dikutip detikJabar, keduanya pertama kali berkenalan melalui permainan Mobile Legends.

Komunikasi kemudian berkembang melalui WhatsApp.

Polisi menyebut hubungan tersebut berlangsung hampir satu tahun secara daring sebelum keduanya bertemu secara langsung.

Dengan demikian, hubungan antara keduanya sudah berlangsung cukup lama sebelum masuk ke kehidupan nyata.

3. Pertemuan Berlanjut hingga ke Lampung

Setelah berkomunikasi secara daring, CM dan JCP kemudian bertemu secara langsung.

Berdasarkan keterangan polisi, JCP mengajak CM bertemu di Bandung. Setelah pertemuan tersebut, keduanya kemudian menuju Lampung.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian yang diselidiki polisi setelah keluarga CM melaporkan dirinya hilang.

Sesampainya di Lampung, menurut keterangan polisi, CM dan JCP berpindah-pindah tempat penginapan.

Polisi kemudian menemukan keberadaan CM di sebuah hotel di wilayah Lampung.

4. Korban Ditemukan di Lampung, JCP Jadi Tersangka

Pencarian berakhir setelah polisi menemukan CM di Lampung.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan JCP.

Menurut laporan detikJabar, JCP kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Polisi menjeratnya dengan dugaan pelanggaran Pasal 454 dan/atau Pasal 450 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Polisi juga menyebut adanya dugaan penyalahgunaan identitas CM untuk kepentingan pinjaman online.

Informasi tersebut masih menjadi bagian dari proses hukum. Karena itu, seluruh dugaan dalam perkara ini tetap harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku.

5. CM Disebut Baru Mengetahui JCP Sudah Memiliki Istri

Fakta lain yang disampaikan polisi berkaitan dengan status hubungan JCP.

Menurut keterangan polisi yang diberitakan detikJabar, CM baru mengetahui ketika berada di Lampung bahwa JCP ternyata telah memiliki istri.

Polisi menyebut JCP diduga sebelumnya mengaku sebagai pria lajang dan menjanjikan pernikahan kepada CM.

Namun, setibanya di Lampung, janji tersebut disebut tidak terlaksana. CM juga disebut tidak diperkenalkan kepada keluarga JCP dengan alasan orang tua pria tersebut sedang tidak berada di rumah.

Rangkaian informasi tersebut kini menjadi bagian dari penyidikan kepolisian.

Dari Game Online ke Persoalan Hukum

Kasus mahasiswi Tasik ini memperlihatkan bagaimana sebuah hubungan yang bermula dari ruang digital dapat berkembang ke kehidupan nyata.

Game online dan aplikasi pesan memungkinkan seseorang berkenalan dengan orang yang belum pernah ditemui secara langsung. Komunikasi juga dapat berlangsung dalam waktu cukup lama sebelum akhirnya kedua pihak bertemu.

Namun, komunikasi yang panjang tidak otomatis membuat seseorang mengetahui seluruh identitas dan kondisi kehidupan orang yang berada di balik akun tersebut.

Karena itu, pertemuan dengan kenalan dari dunia maya tetap membutuhkan kewaspadaan, terutama ketika melibatkan perjalanan jauh atau pertemuan di wilayah yang belum dikenal.

Pesan tersebut penting disampaikan tanpa menyalahkan korban. Dalam perkara pidana, dugaan kesalahan seseorang tetap harus dibuktikan melalui proses hukum.

Kasus Mahasiswi Tasik Masuk Proses Hukum

Setelah sempat dilaporkan hilang, CM akhirnya ditemukan di Lampung.

Di sisi lain, JCP telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi. Perkara tersebut selanjutnya akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini bermula dari perkenalan melalui game online, berkembang menjadi komunikasi pribadi, kemudian berlanjut ke pertemuan langsung dan perjalanan ke luar daerah.

Bagi masyarakat, kasus tersebut menjadi pengingat bahwa mengenal seseorang melalui dunia maya tidak berarti seluruh identitas dan kehidupannya sudah diketahui. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keracunan MBG Garut

    Usai Dugaan Keracunan MBG, Garut Langsung Audit Dapur

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keracunan MBG Garut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Garut. Usai muncul dugaan keracunan dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah daerah tidak hanya memastikan para korban memperoleh penanganan medis, tetapi juga langsung menghentikan sementara operasional dapur penyedia makanan untuk mendukung proses evaluasi menyeluruh. Langkah cepat ini dilakukan agar pelayanan kepada […]

  • Hari Lahir Pancasila

    Hari Lahir Pancasila 2026: Bukan Sekadar Libur Nasional

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pada pagi 1 Juni, sebagian orang mungkin baru menyadari adanya hari libur setelah melihat notifikasi di ponsel. Ada yang langsung merencanakan perjalanan singkat bersama keluarga. Ada yang memanfaatkan waktu untuk beristirahat di rumah. Dan ada pula yang tetap bekerja seperti biasa karena tuntutan pekerjaan tidak mengenal tanggal merah. Di kalender, tanggal itu […]

  • Kebijakan ASN

    Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Resmi Diterbitkan Pemprov Jabar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar terbitkan Larangan Hukuman Fisik bagi guru, menyusul kasus tampar siswa di Subang yang viral. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerbitkan kebijakan Larangan Hukuman Fisik bagi seluruh guru setelah mencuat kasus guru menampar siswa di SMP Negeri 2 Jalancagak, Subang, yang viral dan memicu kecaman publik. Surat edaran ini menjadi langkah baru […]

  • Ilustrasi anak korban kekerasan seksual yang membutuhkan perlindungan hukum dan pendampingan psikologis

    Kekerasan Seksual Anak Meledak, DPR Desak Aksi Nyata Bukan Sekadar Hukum

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebih dari 11 ribu kasus kekerasan seksual anak terjadi dalam kurun kurang dari setahun. Angka ini bukan sekadar statistik—ini potret nyata ribuan anak korban pelecehan seksual yang banyak di antaranya memilih diam. Ketakutan, tekanan, dan relasi kuasa membuat kejahatan seksual terhadap anak terus berulang tanpa perlawanan berarti. Di tengah situasi itu, Ketua […]

  • Kawal Haji

    “Kawal Haji” Mulai Aktif, Jemaah Kini Bisa Lapor dan Langsung Ditindaklanjuti

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah padatnya aktivitas pelayanan haji 2026, satu sistem baru mulai terasa dampaknya di lapangan. Kawal Haji, sebuah kanal pengaduan digital jemaah haji, kini benar-benar digunakan sebagai jalur utama penyampaian keluhan. Beberapa jemaah yang ditemui di area layanan menyebut perubahan ini cukup terasa. Tidak seperti sebelumnya yang harus menunggu lama, laporan […]

  • ngarumat hulu cai

    Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Gunung Kokosan Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terasa berbeda pada peringatan Hari Bumi 2026, Rabu 22 April 2026. Di tengah hijaunya pepohonan dan gemericik air, gaung ngarumat hulu cai menggema—bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan nyata menjaga sumber kehidupan: air. Sejak awal kegiatan dimulai, pesan tentang pelestarian […]

expand_less