Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Anak Tenggelam Ciamis, Bocah 7 Tahun Meninggal

Anak Tenggelam Ciamis, Bocah 7 Tahun Meninggal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Anak tenggelam Ciamis kembali menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan terhadap anak saat beraktivitas di kawasan perairan. Seorang bocah tenggelam di Sungai Citanduy di Dusun Manganti, Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Minggu pagi (26/7/2026). Korban yang berusia 7 tahun akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan Tagana Kabupaten Ciamis, peristiwa terjadi pada Minggu pagi ketika korban bersama beberapa temannya bersepeda menuju kawasan Bendungan Manganti. Namun, di tengah perjalanan mereka mengubah tujuan dan berhenti di aliran Sungai Citanduy yang saat itu tampak surut.

Bermula Saat Bermain dan Berenang di Kubangan Sungai

Di lokasi tersebut terdapat kubangan air yang masih cukup dalam meskipun permukaan sungai terlihat menyusut akibat musim kemarau. Korban kemudian turun ke sungai bersama seorang temannya untuk berenang.

Menurut laporan yang diterima petugas, salah seorang teman sempat mengingatkan korban agar tidak berenang terlalu ke tengah. Namun, beberapa saat kemudian korban mengalami kesulitan di dalam air.

Teman korban berusaha memberikan pertolongan. Pada waktu yang hampir bersamaan, seorang anak lain juga sempat tenggelam. Berkat respons cepat temannya, anak tersebut berhasil diselamatkan. Sementara itu, korban menghilang di bawah permukaan air sebelum bantuan dari warga tiba.

Melihat kejadian tersebut, saksi segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada aparat desa, kepolisian, petugas pemadam kebakaran, serta relawan kemanusiaan.

Tim Gabungan Lakukan Pencarian Hingga Korban Ditemukan

Menindaklanjuti laporan masyarakat, tim gabungan yang terdiri atas Tagana Kabupaten Ciamis, MDMC, Muspika Kecamatan Purwadadi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, RAPI, Relawan Ciamis Selatan (RCS), pemerintah desa, dan warga langsung menuju lokasi kejadian.

Petugas melakukan penyisiran dan penyelaman di titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam. Upaya pencarian berlangsung secara terpadu hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah duka setelah menjalani pemeriksaan awal oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Purwadadi.

Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat sekitar. Hingga proses evakuasi selesai, situasi di lokasi berlangsung aman dan kondusif.

Sungai yang Tampak Surut Tetap Menyimpan Bahaya

Musim kemarau sering membuat permukaan sungai terlihat lebih dangkal. Namun, kondisi itu tidak selalu berarti aman untuk dijadikan tempat bermain atau berenang.

Kubangan yang terbentuk di dasar sungai dapat memiliki kedalaman yang sulit diperkirakan. Selain itu, dasar sungai yang licin serta perubahan kontur di bawah permukaan air berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak yang belum memahami risiko tersebut.

Karena itu, orang tua diimbau meningkatkan pengawasan ketika anak bermain di sekitar sungai, bendungan, embung, maupun saluran irigasi. Anak-anak juga perlu diberikan pemahaman agar tidak berenang di lokasi yang tidak memiliki pengawasan atau belum diketahui tingkat keamanannya.

Pemerintah desa bersama masyarakat dapat memperkuat langkah pencegahan dengan memasang papan peringatan di titik-titik yang memiliki kubangan dalam atau berpotensi membahayakan. Edukasi mengenai keselamatan di kawasan perairan juga menjadi bagian penting untuk menekan risiko terulangnya peristiwa serupa.

Keselamatan Anak Adalah Tanggung Jawab Bersama

Musibah ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan di perairan dapat terjadi dalam hitungan detik. Karena itu, pengawasan orang tua, kepedulian masyarakat, dan edukasi keselamatan harus berjalan beriringan agar anak-anak dapat beraktivitas dengan lebih aman.

Selain mengawasi anak, masyarakat juga diharapkan segera melapor kepada petugas apabila melihat kondisi yang berpotensi membahayakan di sekitar sungai atau menemukan keadaan darurat, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Air sungai mungkin kembali tenang, tetapi duka yang ditinggalkan tak mudah menghilang. Setiap anak berhak pulang dengan selamat, dan setiap orang dewasa memiliki peran untuk memastikan keselamatan itu tetap terjaga. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bea Cukai Jabar Tindak Rokok Ilegal, 88 Juta Batang Disita

    Bea Cukai Jabar Tindak Rokok Ilegal, 88 Juta Batang Disita

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Bea Cukai Jawa Barat menyita 88 juta batang rokok ilegal hingga November 2025, mayoritas dari jalur darat perlintasan. albadarpost.com, LENSA – Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat, Setiawan, menyatakan wilayahnya menjadi titik perlintasan paling strategis dalam distribusi rokok ilegal. Hingga November 2025, total 88 juta batang rokok tanpa cukai disita dan dimusnahkan […]

  • Petugas Damkar berangkat tugas darurat malam hari meninggalkan keluarga demi menyelamatkan masyarakat.

    Tokoh Perempuan Soroti Kesejahteraan Damkar, “Mereka Sering Tinggalkan Keluarga”

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Isu kesejahteraan Damkar kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat mulai menyoroti sisi lain kehidupan petugas pemadam kebakaran. Bukan hanya soal keberanian memadamkan api, tetapi juga pengorbanan pribadi yang sering tidak terlihat masyarakat. Salah satu suara datang dari aktivis dan tokoh perempuan Tasikmalaya, Ipa Zumrotul Falihah yang menyoroti keras […]

  • Kobra Kota Banjar

    Kobra 3 Meter Masuk Perumahan, Damkar Kota Banjar Turun Tangan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi di Perumahan Balokang Permai biasanya berlangsung tenang. Beberapa warga menyapu halaman. Anak-anak sesekali melintas dengan sepeda kecil di gang perumahan. Dari beberapa rumah, aroma masakan akhir pekan mulai tercium bersamaan dengan suara televisi yang menyala dari ruang keluarga. Namun suasana itu berubah dalam sekejap pada Sabtu, 6 Juni 2026. Seekor […]

  • Kebakaran Ciamis

    Kebakaran Ciamis Hanguskan Rumah dan Tiga Tempat Usaha

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa Kebakaran Ciamis kembali mengundang perhatian masyarakat. Kebakaran yang terjadi pada Kamis (16/7/2026) di Lingkungan Pakuncen, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis menghanguskan satu unit rumah yang juga difungsikan sebagai ruko. Selain tempat tinggal, bangunan tersebut menjadi lokasi beberapa usaha, yakni studio foto, Kaisar Gym, dan gerai jasa pengiriman J&T. Berdasarkan […]

  • Petugas Sensus Palsu

    Waspada Petugas Sensus Palsu, Jangan Asal Beri Data

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Petugas sensus palsu menjadi ancaman yang patut diwaspadai selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Di tengah proses pendataan yang berlangsung di berbagai daerah, masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas sensus untuk memperoleh data pribadi, identitas, maupun informasi keuangan. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Diskominfo Jabar, […]

  • RUU Perampasan Aset 2026

    RUU Perampasan Aset 2026 Ditargetkan Rampung Desember

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — RUU Perampasan Aset 2026 memasuki fase penting dalam proses legislasi. DPR RI menargetkan pembahasan regulasi tersebut dapat diselesaikan pada Desember 2026, dengan Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut target penyelesaian pada 15 Desember 2026. Namun, pembahasan RUU Perampasan Aset tidak sekadar mengejar tenggat waktu. Substansi, mekanisme perampasan, perlindungan hak masyarakat, serta partisipasi […]

expand_less