Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kasus Dapur MBG Banjar Berlanjut, Kini Muncul Laporan Baru

Kasus Dapur MBG Banjar Berlanjut, Kini Muncul Laporan Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHPolemik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar memasuki babak baru. Setelah sebelumnya muncul laporan dugaan penipuan dan penggelapan terkait pembangunan dapur MBG, kini Sherly Ingga Setiawati melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Banjar.

Perkara ini menjadi perhatian karena kedua belah pihak sama-sama memilih jalur hukum. Hingga berita ini ditulis, seluruh tuduhan, bantahan, maupun laporan yang disampaikan masih berada dalam proses penanganan aparat kepolisian dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta hukum sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Sherly, warga Kabupaten Subang, datang ke Mapolres Banjar pada Rabu (22/7/2026) didampingi suami serta kuasa hukumnya untuk membuat laporan resmi.

Sherly Bantah Tuduhan Penipuan Proyek Dapur MBG

Di hadapan wartawan, Sherly membantah tuduhan bahwa dirinya melakukan penipuan maupun penggelapan dalam proyek pembangunan dapur MBG di Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Menurut keterangannya, keterlibatannya justru berawal dari permintaan Mahdalena Aliani yang ingin membangun dapur MBG di wilayah tersebut pada Desember 2025.

Sherly mengaku kemudian membantu menyediakan lokasi pembangunan sekaligus mendampingi proses pembangunan hingga bangunan selesai dikerjakan.

“Awalnya Mahda ingin membangun dapur MBG. Saya kemudian membantu menyediakan tempat dan ikut mendampingi proses pembangunannya sampai selesai,” ujar Sherly kepada wartawan.

Ia menjelaskan pembangunan fisik dapur disebut rampung pada Maret 2026.

Namun, di tengah pelaksanaan proyek, menurut pengakuannya, Mahdalena mengalami kendala pendanaan sehingga pembangunan tidak dapat diteruskan sebagaimana rencana awal.

Sherly menyatakan kemudian mengambil alih penyelesaian proyek tersebut.

Ia mengklaim telah mengeluarkan dana sekitar Rp1,8 miliar, sedangkan dana yang berasal dari pihak Mahdalena, menurut keterangannya, sekitar Rp320 juta.

“Di tengah perjalanan, Mahda tidak ingin melanjutkan dan meminta uang yang sudah masuk dikembalikan. Saya meminta untuk menunggu sampai dapur beroperasi,” katanya.

Sherly juga menegaskan pembangunan dapur telah terlaksana secara fisik. Selain bangunan, sejumlah perlengkapan operasional serta tenaga kerja, menurutnya, telah dipersiapkan untuk mendukung operasional dapur MBG.

“Kalau saya berniat melakukan penipuan, tentu dapur itu tidak akan dibangun. Proses SPPG sudah selesai dan tinggal menunggu operasional,” ujarnya.

Selain itu, Sherly mengaku sempat membantu pembayaran angsuran pinjaman bank yang, menurut keterangannya, diajukan oleh Mahdalena selama proyek berlangsung.

Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Merasa dirugikan oleh tuduhan yang berkembang, Sherly memutuskan menempuh jalur hukum.

Melalui kuasa hukumnya, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Banjar.

“Saya membantu karena niat baik, tetapi justru dituduh melakukan penipuan. Karena itu, saya melaporkan dugaan pencemaran nama baik,” tegasnya.

Sherly menambahkan bahwa laporan tersebut dibuat setelah namanya disebut-sebut dalam dugaan kasus penipuan yang beredar di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan akan menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.

“Saya tidak akan mundur. Saya tetap melaporkan dugaan pencemaran nama baik ini melalui kuasa hukum saya,” katanya.

Sebelumnya Sudah Ada Laporan Dugaan Penipuan

Sebelum laporan Sherly dibuat, Indra, yang disebut sebagai pendamping sekaligus penerima kuasa dari Mahdalena Aliani, lebih dahulu melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan terkait proyek pembangunan dapur MBG kepada pihak kepolisian.

Laporan tersebut hingga kini masih dalam proses penanganan.

Dengan demikian, perkara yang berkaitan dengan pembangunan dapur MBG di Kota Banjar kini berkembang menjadi dua laporan hukum yang saling berkaitan.

Polisi Masih Menangani Kedua Laporan

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik Polres Banjar belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan terbaru dari kedua laporan tersebut.

Karena itu, seluruh tuduhan, bantahan, maupun keterangan yang disampaikan masing-masing pihak masih merupakan klaim yang akan diuji melalui proses penyidikan serta pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

AlbadarPost akan terus memantau perkembangan perkara ini dan memperbarui informasi apabila terdapat keterangan resmi dari penyidik maupun pihak-pihak yang terkait.

Dalam negara hukum, setiap laporan adalah awal dari proses, bukan akhir dari kebenaran. Siapa yang benar dan siapa yang salah hanya dapat dipastikan melalui pembuktian yang objektif di hadapan hukum. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situasi keamanan WNI di Meksiko meningkat pascakerusuhan kartel, Kemlu imbau waspada dan jaga komunikasi KBRI.

    WNI di Meksiko Diminta Siaga, Kerusuhan Kartel Meluas

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Situasi keamanan WNI di Meksiko kembali menjadi sorotan setelah kerusuhan kartel meningkat di sejumlah wilayah. Pemerintah memastikan warga negara Indonesia atau diaspora Indonesia di Meksiko dalam kondisi aman. Meski demikian, Kemlu meminta seluruh WNI di Meksiko meningkatkan kewaspadaan dan menjaga komunikasi intensif dengan KBRI Mexico City. Sejak eskalasi keamanan terjadi, pemerintah […]

  • principal agent

    Membenahi Relasi Principal–Agent agar Bansos Tidak Terus Menyimpang

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Bantuan sosial selalu hadir dengan narasi niat baik negara. Pemerintah merancang bansos sebagai instrumen korektif untuk mengurangi ketimpangan dan melindungi kelompok rentan. Namun berulang kali, publik menyaksikan bagaimana kebijakan tersebut menyimpang dari tujuan awalnya. Masalah ini tidak dapat lagi dipahami sekadar sebagai kesalahan individu, melainkan sebagai kegagalan sistemik dalam relasi principal–agent. Dalam […]

  • Hijab Allah

    Hijab Allah: Mengapa Hati Sulit Mengenal-Nya?

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 228
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – كَيْفَ يُتَصَوَّرُ أَنْ يَحْجُبَهُ شَيْءٌ وَهُوَ الَّذِي أَظْهَرَ كُلَّ شَيْءٍ “Bagaimana mungkin Allah dihijab oleh sesuatu, padahal Dialah yang menampakkan segala sesuatu?” Kalimat-kalimat dalam Al-Hikam Ibnu Athaillah tentang Hijab Allah terasa seperti tamparan yang halus, tetapi menghunjam. Frasa Hijab Allah, tertutupnya hati dari Allah, atau terhalangnya ma’rifat kepada-Nya bukan berbicara tentang Allah […]

  • pencegahan penculikan anak

    Pemerintah Dorong Pencegahan Penculikan Anak Lewat Edukasi Dini dan Pengawasan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Upaya pencegahan penculikan anak diperkuat lewat edukasi dini, pengawasan digital, dan peran aktif orang tua. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya insiden yang memanfaatkan kelengahan orang tua dan rendahnya kesadaran keamanan pada anak. Upaya pencegahan penculikan anak kini menjadi prioritas banyak keluarga, sekolah, dan pembuat kebijakan karena risiko dapat […]

  • perbaikan jalan desa

    Perbaikan Jalan “Insya Alloh” oleh Warga Tasikmalaya, Sindiran untuk Pejabat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Warga dua desa di Tasikmalaya gotong royong perbaiki jalan rusak karena janji pemerintah tak kunjung terealisasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Warga Desa Purwarahayu dan Desa Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, turun langsung memperbaiki jalan desa pada Rabu, 3 Desember 2025. Perbaikan dilakukan secara sukarela melalui gotong royong. Jalan rusak yang menghubungkan dua desa itu selama bertahun-tahun […]

  • Kecelakaan Bayongbong

    Kecelakaan Bayongbong: Pick Up Tabrak Truk Pasir, 3 Luka

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Bayongbong terjadi di Jalan Mentras, Desa Hegarmanah, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Minggu (16/8/2026). Insiden lalu lintas tersebut melibatkan sebuah mobil pick up dan truk pengangkut pasir yang mengalami gangguan di tengah jalan. Dalam kecelakaan di Bayongbong itu, tiga orang mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut mendapat penanganan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan […]

expand_less