Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kasus Dapur MBG Banjar Berlanjut, Kini Muncul Laporan Baru

Kasus Dapur MBG Banjar Berlanjut, Kini Muncul Laporan Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHPolemik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar memasuki babak baru. Setelah sebelumnya muncul laporan dugaan penipuan dan penggelapan terkait pembangunan dapur MBG, kini Sherly Ingga Setiawati melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Banjar.

Perkara ini menjadi perhatian karena kedua belah pihak sama-sama memilih jalur hukum. Hingga berita ini ditulis, seluruh tuduhan, bantahan, maupun laporan yang disampaikan masih berada dalam proses penanganan aparat kepolisian dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta hukum sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Sherly, warga Kabupaten Subang, datang ke Mapolres Banjar pada Rabu (22/7/2026) didampingi suami serta kuasa hukumnya untuk membuat laporan resmi.

Sherly Bantah Tuduhan Penipuan Proyek Dapur MBG

Di hadapan wartawan, Sherly membantah tuduhan bahwa dirinya melakukan penipuan maupun penggelapan dalam proyek pembangunan dapur MBG di Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Menurut keterangannya, keterlibatannya justru berawal dari permintaan Mahdalena Aliani yang ingin membangun dapur MBG di wilayah tersebut pada Desember 2025.

Sherly mengaku kemudian membantu menyediakan lokasi pembangunan sekaligus mendampingi proses pembangunan hingga bangunan selesai dikerjakan.

“Awalnya Mahda ingin membangun dapur MBG. Saya kemudian membantu menyediakan tempat dan ikut mendampingi proses pembangunannya sampai selesai,” ujar Sherly kepada wartawan.

Ia menjelaskan pembangunan fisik dapur disebut rampung pada Maret 2026.

Namun, di tengah pelaksanaan proyek, menurut pengakuannya, Mahdalena mengalami kendala pendanaan sehingga pembangunan tidak dapat diteruskan sebagaimana rencana awal.

Sherly menyatakan kemudian mengambil alih penyelesaian proyek tersebut.

Ia mengklaim telah mengeluarkan dana sekitar Rp1,8 miliar, sedangkan dana yang berasal dari pihak Mahdalena, menurut keterangannya, sekitar Rp320 juta.

“Di tengah perjalanan, Mahda tidak ingin melanjutkan dan meminta uang yang sudah masuk dikembalikan. Saya meminta untuk menunggu sampai dapur beroperasi,” katanya.

Sherly juga menegaskan pembangunan dapur telah terlaksana secara fisik. Selain bangunan, sejumlah perlengkapan operasional serta tenaga kerja, menurutnya, telah dipersiapkan untuk mendukung operasional dapur MBG.

“Kalau saya berniat melakukan penipuan, tentu dapur itu tidak akan dibangun. Proses SPPG sudah selesai dan tinggal menunggu operasional,” ujarnya.

Selain itu, Sherly mengaku sempat membantu pembayaran angsuran pinjaman bank yang, menurut keterangannya, diajukan oleh Mahdalena selama proyek berlangsung.

Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Merasa dirugikan oleh tuduhan yang berkembang, Sherly memutuskan menempuh jalur hukum.

Melalui kuasa hukumnya, ia melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Banjar.

“Saya membantu karena niat baik, tetapi justru dituduh melakukan penipuan. Karena itu, saya melaporkan dugaan pencemaran nama baik,” tegasnya.

Sherly menambahkan bahwa laporan tersebut dibuat setelah namanya disebut-sebut dalam dugaan kasus penipuan yang beredar di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan akan menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.

“Saya tidak akan mundur. Saya tetap melaporkan dugaan pencemaran nama baik ini melalui kuasa hukum saya,” katanya.

Sebelumnya Sudah Ada Laporan Dugaan Penipuan

Sebelum laporan Sherly dibuat, Indra, yang disebut sebagai pendamping sekaligus penerima kuasa dari Mahdalena Aliani, lebih dahulu melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan terkait proyek pembangunan dapur MBG kepada pihak kepolisian.

Laporan tersebut hingga kini masih dalam proses penanganan.

Dengan demikian, perkara yang berkaitan dengan pembangunan dapur MBG di Kota Banjar kini berkembang menjadi dua laporan hukum yang saling berkaitan.

Polisi Masih Menangani Kedua Laporan

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik Polres Banjar belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan terbaru dari kedua laporan tersebut.

Karena itu, seluruh tuduhan, bantahan, maupun keterangan yang disampaikan masing-masing pihak masih merupakan klaim yang akan diuji melalui proses penyidikan serta pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

AlbadarPost akan terus memantau perkembangan perkara ini dan memperbarui informasi apabila terdapat keterangan resmi dari penyidik maupun pihak-pihak yang terkait.

Dalam negara hukum, setiap laporan adalah awal dari proses, bukan akhir dari kebenaran. Siapa yang benar dan siapa yang salah hanya dapat dipastikan melalui pembuktian yang objektif di hadapan hukum. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • malam dan siang

    Malam untuk Istirahat, Siang untuk Bekerja

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Allah Swt. menetapkan pembagian waktu malam dan siang sebagai sistem kehidupan manusia. Malam diperuntukkan bagi istirahat dan ketenangan, sedangkan siang menjadi ruang untuk bekerja dan mencari rezeki. Ketentuan ini bukan sekadar fenomena alam, tetapi bagian dari rahmat Allah Swt. yang berdampak langsung pada kesehatan, produktivitas, dan keseimbangan hidup manusia. Pembagian ini ditegaskan […]

  • Kolak pisang santan legit dengan gula merah dan daun pandan dalam mangkuk saji hangat

    Rahasia Kolak Pisang Legit, Kuncinya di Bahan Ini

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep kolak pisang sering dicari karena hidangan tradisional ini selalu cocok disajikan saat santai bersama keluarga. Selain itu, cara membuat kolak pisang sebenarnya sangat sederhana. Namun, banyak orang masih mengalami masalah yang sama, yaitu rasa terlalu manis atau santan yang membuat kolak terasa enek. Padahal, jika teknik memasaknya tepat, kolak pisang santan […]

  • Piutang Negara

    Piutang Negara Kini Jadi Perhatian Publik, Picu Diskusi Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Istilah piutang negara mendadak ramai dibahas publik setelah pemerintah menerbitkan aturan baru yang memberi kewenangan lebih besar kepada negara dalam pengelolaan aset debitur. Lewat PMK Nomor 23 Tahun 2026, pemerintah kini dapat mendayagunakan aset sitaan tanpa harus meminta persetujuan penanggung utang atau penjamin utang. Kebijakan tersebut langsung memantik perhatian masyarakat karena […]

  • hak asuh anak setelah perceraian

    Hak Asuh Anak Setelah Perceraian: Tanggung Jawab Orang Tua Menurut Hukum Islam dan UU Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Hak asuh anak setelah perceraian diatur hukum Islam dan UU, demi kepentingan terbaik bagi anak. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perceraian bukan sekadar berakhirnya ikatan suami istri, tetapi juga permulaan babak baru yang menentukan arah hidup anak-anak mereka. Dalam konteks hukum Islam maupun sistem perundang-undangan Indonesia, hak asuh anak setelah perceraian bukan sekadar soal siapa yang berhak, […]

  • stiker keluarga miskin

    Pemda Tempel Stiker Keluarga Miskin untuk Tekan Penerima Bansos Ilegal

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Inisiatif stiker keluarga miskin jadi strategi daerah menekan penerima bansos tidak tepat sasaran. albadarpost.com, LENSA – Langkah beberapa pemerintah daerah menempel stiker keluarga miskin pada rumah penerima bantuan sosial menjadi sorotan publik. Kebijakan ini bukan perintah Kementerian Sosial, tetapi murni inisiatif daerah untuk menekan jumlah penerima bansos tidak tepat sasaran. Penempelan stiker keluarga miskin dimaksudkan […]

  • Anak Hilang Ditemukan

    Anak Hilang Ditemukan, Pelajaran Besar di Hari Anak Nasional

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anak hilang ditemukan dan kembali ke pelukan keluarganya setelah proses pencarian yang melibatkan aparat kepolisian, pemerintah, Forkopimcam, serta masyarakat. Kabar anak yang sempat hilang itu menjadi angin segar bagi keluarga sekaligus mengakhiri kecemasan yang sempat menyelimuti proses pencarian anak. Informasi yang disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra, Kamis (23/7/2026) […]

expand_less