Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Berapa UMK Daerah Anda? Ini Jawabannya

Berapa UMK Daerah Anda? Ini Jawabannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

UMP dan UMK Jawa Barat 2026 resmi naik. Kota Bekasi tertinggi, Pangandaran terendah.

albadarpost.com, FOKUS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026. Kebijakan ini menaikkan upah pekerja secara bertahap dan menjadi rujukan penting bagi dunia usaha serta buruh di 27 kabupaten/kota.

Penetapan tersebut berdampak langsung pada daya beli jutaan pekerja formal di Jawa Barat sekaligus menjadi indikator arah kebijakan ketenagakerjaan pemerintah daerah di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat.


UMP dan Upah Sektoral Naik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan kenaikan UMP Jawa Barat 2026 sebesar 5,7 persen. Dengan kenaikan tersebut, UMP Jawa Barat ditetapkan menjadi Rp2.317.601 dari sebelumnya Rp2.201.519 pada tahun 2025.

Selain UMP, pemerintah provinsi juga menaikkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP). Kenaikan UMSP ditetapkan sebesar 6,2 persen atau lebih tinggi dibanding UMP. UMSP Jawa Barat 2026 tercatat sebesar Rp2.339.995.

“Untuk provinsi, kenaikannya sudah ditetapkan 5,7 persen dengan alpha 0,7. Sementara upah minimum sektoralnya naik 6,2 persen dengan alpha 0,9,” kata Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (24/12/2025).

Kebijakan ini menunjukkan upaya pemerintah daerah menyeimbangkan kepentingan pekerja dan dunia usaha dengan tetap mengacu pada formula penetapan upah yang berlaku secara nasional.


UMK Mengikuti Usulan Daerah

Berbeda dengan UMP, penetapan UMK Jawa Barat 2026 dilakukan dengan mengikuti rekomendasi dari masing-masing pemerintah kabupaten dan kota. Seluruh usulan daerah, baik untuk UMK maupun upah minimum sektoral kabupaten/kota, disetujui dan ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat.

Baca juga: Jawa Barat Tanpa Pesta Kembang Api

“Untuk kabupaten dan kota, kami menetapkan seluruh usulan dari daerah, baik UMK maupun upah minimum sektoralnya,” ujar Dedi.

Penetapan UMK tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025. Kebijakan ini menjadi payung hukum bagi penerapan upah minimum di seluruh wilayah Jawa Barat mulai Januari 2026.


Peta UMK Jawa Barat 2026

Berdasarkan data resmi, Kota Bekasi kembali menempati posisi tertinggi UMK Jawa Barat 2026 dengan nilai Rp5.992.931. Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas industri dan biaya hidup di kawasan penyangga Ibu Kota tersebut.

Sebaliknya, Kabupaten Pangandaran menjadi daerah dengan UMK terendah, yakni Rp2.351.250. Perbedaan besaran UMK ini mencerminkan variasi kemampuan ekonomi dan struktur industri antarwilayah di Jawa Barat.

Berikut beberapa besaran UMK menonjol lainnya:

  • Kabupaten Bekasi Rp5.938.885
  • Kabupaten Karawang Rp5.886.852
  • Kota Depok Rp5.522.662
  • Kota Bandung Rp4.737.678
  • Kabupaten Bandung Rp3.972.202
  • Kota Tasikmalaya Rp2.980.336
  • Kabupaten Tasikmalaya Rp2.871.874

Secara umum, kawasan industri dan perkotaan masih mendominasi UMK tertinggi, sementara wilayah dengan basis ekonomi agraris berada di kelompok bawah.


Dampak bagi Pekerja dan Dunia Usaha

Kenaikan UMK Jawa Barat dinilai memberi ruang bagi peningkatan daya beli pekerja, meski belum sepenuhnya menutup laju inflasi dan kenaikan kebutuhan pokok. Bagi pelaku usaha, kebijakan ini menjadi tantangan untuk menyesuaikan struktur biaya produksi.

Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Percepat Pemulangan Korban TPPO

Pemerintah provinsi menegaskan bahwa penetapan UMK Jawa Barat 2026 telah melalui proses dialog sosial dan mempertimbangkan keberlanjutan usaha. Kebijakan ini juga diharapkan mendorong kepatuhan perusahaan terhadap aturan ketenagakerjaan.

Penetapan UMK Jawa Barat bukan sekadar angka, tetapi menentukan keseimbangan antara perlindungan pekerja dan iklim investasi di daerah dengan basis industri terbesar di Indonesia.

Kenaikan UMK Jawa Barat 2026 diharapkan menjaga daya beli pekerja dan stabilitas iklim usaha di daerah. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donor Darah Tasikmalaya

    Diky Chandra Apresiasi Para Pendonor Darah di Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Aula Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Selasa (23/6/2026), terasa berbeda dari biasanya. Sejumlah warga tampak saling menyapa, berbincang hangat, dan berbagi pengalaman tentang satu hal yang sama: donor darah. Di tengah pertemuan itu, tersimpan banyak kisah yang jarang terdengar. Ada yang sudah mendonorkan darah puluhan kali. Ada pula yang mengaku pertama kali […]

  • Keajaiban hujan dalam Al-Qur’an Surah Al-An’am 99 ungkap tanda kekuasaan Allah lewat tumbuhan, buah, dan proses kehidupan.

    Kisah Keajaiban Hujan dalam Al-Qur’an

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Keajaiban hujan dalam Al-Qur’an menjadi salah satu bukti nyata kebesaran Allah yang kerap hadir di sekitar manusia. Melalui air yang sama, Allah menumbuhkan beragam tanaman dengan bentuk, warna, dan rasa berbeda. Fenomena ini menegaskan tanda kekuasaan Ilahi sekaligus mengajak manusia merenungkan proses kehidupan. Dalam perspektif iman, turunnya hujan bukan sekadar peristiwa alam, […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin memimpin rapat MBG dengan pembentukan 7 satgas dan pengawasan dapur via CCTV real-time

    Gerak Cepat Bupati Cecep: MBG Tasikmalaya Dikawal Ketat, UMKM Ikut Terdorong

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program MBG Tasikmalaya atau Makan Bergizi Gratis di Tasikmalaya kini memasuki fase percepatan yang lebih serius. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya langsung tancap gas, bukan hanya pada distribusi, tetapi juga pengawasan dan dampak ekonomi yang ditargetkan terasa cepat di masyarakat. Langkah ini dipimpin langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dalam rapat koordinasi […]

  • Ilustrasi keluarga dengan orang tua dan anak belajar menyelesaikan konflik secara sehat di rumah

    Saat Anak Diam Mengamati Pertengkaran Orang Tua

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sering kali orang tua mengira anak tidak memperhatikan. Padahal, di sudut ruangan, anak justru menyerap semuanya—nada suara, raut wajah, hingga kata-kata yang terlontar saat orang tuanya bertengkar. Konflik dalam rumah tangga memang tidak terhindarkan. Namun, yang jarang disadari, cara mengelola pertengkaran di keluarga justru membentuk cara anak memahami emosi, hubungan, dan rasa […]

  • Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut yang diikuti puluhan tim SMP.

    Bupati Garut Buka Turnamen Voli Pelajar, Mimpi Besar Dimulai

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Tidak semua atlet hebat lahir dari arena olahraga megah. Sebagian memulai langkahnya dari lapangan sekolah, dari sorakan teman-teman sebaya, dan dari pertandingan sederhana yang penuh semangat. Suasana itulah yang terlihat dalam Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut yang berlangsung di Kecamatan Cilawu, Selasa (2/6/2026). Turnamen yang diikuti 40 tim tingkat […]

  • realitas guru

    Fakta Mengejutkan! 9 Realitas Guru yang Jarang Diketahui Orang Tua

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Realitas guru sering kali tidak terlihat oleh orang tua murid. Banyak yang mengira pekerjaan guru hanya sebatas mengajar di kelas. Padahal, kehidupan guru, fakta profesi guru, dan tantangan pendidik jauh lebih kompleks. Oleh karena itu, memahami realitas guru menjadi penting agar muncul empati dan dukungan yang lebih besar. Selain itu, guru tidak […]

expand_less