Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Bahaya Judi Online Mengintai Anak dan Petani, Kejaksaan RI Tingkatkan Edukasi Publik

Bahaya Judi Online Mengintai Anak dan Petani, Kejaksaan RI Tingkatkan Edukasi Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kejaksaan RI soroti bahaya judi online pada anak dan petani, edukasi publik digencarkan.

albadarpost.com, LENSA – Bahaya Judi Online kembali menjadi sorotan serius setelah Kejaksaan Agung mengungkap bahwa dampak praktik perjudian digital ini telah menjangkau lapisan masyarakat paling rentan, termasuk anak-anak sekolah dasar hingga petani di pedesaan. Fakta tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, dalam sesi talkshow pada Pameran Kinerja dan Publikasi Keterbukaan Kejaksaan RI di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2025).

Asep menyebut, keterlibatan anak dalam Bahaya Judi Online terjadi melalui permainan slot bermodal kecil yang tampaknya sederhana namun membawa risiko kecanduan. Meskipun ia tidak memaparkan jumlah pasti pelajar SD yang terlibat, pernyataan itu membuka kembali pintu diskusi tentang lemahnya pengawasan digital dan ekosistem yang belum mampu melindungi anak dari paparan permainan bermotif judi.

Dari sisi demografi pelaku, Asep mengungkap mayoritas pemain berusia 20 hingga 50 tahun, dengan latar belakang sosial yang beragam: petani, buruh, pekerja informal, hingga tunawisma. Fakta ini menunjukkan bahwa judi online bukan sekadar persoalan kriminalitas individual, tetapi persoalan struktural: kemiskinan, tekanan ekonomi, minimnya akses terhadap ruang rekreasi sehat, dan penetrasi teknologi tanpa literasi digital memadai.

Asep juga merinci bahwa berdasarkan data internal Jampidum, sekitar 98 persen pemain judi online adalah laki-laki. Persentase ini memperlihatkan betapa perjudian digital menjelma menjadi pelarian psikologis di tengah beban hidup yang menekan, terutama bagi kelompok yang secara sosial dan ekonomi telah berada dalam situasi rapuh.


Bahaya Judi Online dan Keterpurukan Sosial

Fenomena Bahaya Judi Online bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga problem sosial yang menjerat masyarakat dalam lingkar kerugian berlapis. Di permukaan, seorang pemain mungkin hanya kehilangan uang. Namun lebih jauh, perjudian digital merusak struktur keluarga, merusak kesehatan mental, dan memicu siklus hutang.

Bagi anak-anak sekolah dasar yang mulai mengenal akses tanpa kontrol, ancaman kecanduan digital datang dalam bentuk permainan yang disamarkan sebagai hiburan. Di beberapa kasus, anak-anak menggunakan uang jajan, memanfaatkan dompet digital orang tua, bahkan terjebak dalam lingkar pergaulan yang mendorong mereka mencoba ‘peruntungan’.

Sementara bagi petani dan buruh — kelompok yang menjadi tulang punggung keberlanjutan ekonomi lokal — judi online menyusup melalui narasi harapan palsu: kesempatan mendapatkan uang cepat di tengah kebutuhan hidup yang semakin berat. Saat mereka kalah, bukan hanya uang yang habis, tetapi juga martabat, kepercayaan keluarga, dan ruang harapan.

Pandangan ini memperlihatkan bahwa upaya penanganan tidak dapat sekadar mengandalkan penindakan hukum. Negara harus hadir dengan strategi literasi digital, penguatan ekonomi rakyat, dan penyediaan ruang rekreasi publik yang sehat. Dalam konteks ini, Bahaya Judi Online adalah cermin dari realitas sosial yang lebih besar.


Edukasi Publik sebagai Instrumen Perlawanan

Untuk menekan laju penyebaran Bahaya Judi Online, Kejaksaan RI mulai memperbanyak kegiatan edukasi di ruang terbuka. Dalam acara di Lapangan Banteng, Asep bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berdialog di hadapan masyarakat mengenai bahaya perjudian digital. Edukasi ini tidak sekadar memberikan peringatan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa judi bukan sekadar ‘permainan’, melainkan sistem yang dirancang untuk membuat pemain kalah.

Asep menegaskan bahwa judi online adalah “perangkap yang menyengsarakan, karena ujungnya pasti kalah dan by sistem.” Pernyataan ini penting: permainan judi digital tidak diciptakan untuk memberi peluang adil; ia dirancang sebagai mekanisme yang mengambil uang dari banyak orang dan menguntungkan segelintir pihak yang tidak terlihat.

Selain edukasi di ruang publik, Kejaksaan RI juga menyasar sekolah-sekolah untuk memberikan literasi dini. Melalui pendekatan ini, anak-anak dididik mengenali tanda awal kecanduan, cara menghindari paparan promosi judi, dan memahami risiko sosial serta psikologisnya.

Upaya ini sejalan dengan spirit albadarpost: bahwa literasi adalah alat perlawanan. Pendidikan mendorong rakyat bukan hanya untuk tahu, tetapi untuk berani menolak struktur penindasan yang tidak kasat mata.

Bahaya judi online menyasar anak hingga petani. Edukasi publik harus diperkuat agar masyarakat terhindar dari perangkap sistem yang merugikan. (DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ablasi Jantung Tasikmalaya

    RS JHC Tasikmalaya Berhasil Lakukan Ablasi Jantung Perdana

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ablasi jantung Tasikmalaya kini resmi tersedia di RS JHC Tasikmalaya. Rumah sakit tersebut berhasil melaksanakan layanan ablasi jantung pertama di wilayah Priangan Timur melalui program bakti sosial pada Rabu (8/7/2026). Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam pelayanan kesehatan jantung karena masyarakat yang mengalami gangguan irama jantung tidak lagi harus menjalani pengobatan ke […]

  • kajian Isra Mikraj

    Majelis Taklim Hegarmanah: Spirit Keumatan lewat Kajian Isra Mikraj

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, KOLABORASI – Di tengah situasi umat yang dihadapkan pada tantangan sosial dan kemanusiaan, Majelis Taklim Hegarmanah menyelenggarakan kajian Isra Mi’raj sebagai ikhtiar memperkuat kesadaran keumatan. Kegiatan ini tidak hanya mengajak jamaah memahami makna spiritual perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menautkannya dengan tanggung jawab sosial antar sesama Muslim. Kajian akan berlangsung pada Jumat, 16 […]

  • makna iman dalam kehidupan

    Iman yang Dihidupkan Dalam Keluarga

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Makna iman dalam kehidupan melalui keteladanan Nabi Yahya AS yang menunjukkan iman lewat tindakan nyata sehari-hari. albadarpost.com, LIFESTYLE – Di banyak rumah Muslim, iman sering diperkenalkan lewat kata-kata. Orang tua menasihati anak agar rajin beribadah, berkata jujur, dan berperilaku baik. Namun, dalam kehidupan keluarga sehari-hari, anak-anak justru lebih cepat belajar dari apa yang mereka lihat […]

  • pasokan BBM

    Kilang Balongan Jaga Pasokan BBM Jawa Barat Aman Hingga 2025

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Pasokan BBM Kilang Balongan dipastikan aman hingga 2025 dengan operasi optimal dan pengamanan ketat. albadarpost.com, LENSA – Energi yang stabil bukan sekadar angka di dashboard industri. Kilang Balongan di Indramayu menjadi salah satu garda depan yang menyuplai kebutuhan BBM untuk Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat. Di penghujung 2025, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit […]

  • nusantara hub

    Pantau Mudik Real-Time, Ini Cara Baru Hindari Macet Lebaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nusantara Hub kini menjadi solusi utama dalam memantau mudik 2026, terutama untuk melihat arus mudik secara real-time. Platform digital ini memungkinkan masyarakat mengikuti pergerakan transportasi, kondisi lalu lintas, hingga situasi cuaca secara langsung. Melalui sistem ini, pemudik tidak lagi bergantung pada informasi yang terlambat atau tidak jelas. Sebaliknya, mereka bisa mengambil […]

  • inovasi ASN Tasikmalaya

    3 Inovasi ASN Tasikmalaya yang Bikin BKN Terkesan, Bisa Ditiru Nasional!

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pujian terhadap inovasi ASN Kabupaten Tasikmalaya kembali menguat. Dalam kunjungan kerja terbaru, inovasi pelayanan publik Tasikmalaya dan terobosan ASN daerah ini bahkan mendapat apresiasi langsung dari Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh. Ia menilai sejumlah program yang dijalankan pemerintah daerah layak direplikasi secara nasional karena terbukti berdampak nyata bagi masyarakat. Momentum […]

expand_less