Rumah Panggung Terbakar di Banjarwangi, 2 Orang Selamat
- account_circle redaktur
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas sedang memadamkan sisa api pada kebarkaran di Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, Minggu (23/8/26).(Foto: Damkar Garut).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran Banjarwangi terjadi di Kampung Lamping RT 03/RW 09, Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Minggu (23/8/2026) pagi. Sebuah rumah panggung terbakar, sementara data penanganan mencatat dua orang selamat dan satu orang mengalami luka.
Laporan mengenai kebakaran rumah di Banjarwangi diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut sekitar pukul 09.15 WIB.
Informasi awal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kecamatan Banjarwangi. Saat laporan masuk, api sudah membesar dan terlihat berasal dari bagian atas rumah.
Regu 2 Pos Sektor Singajaya kemudian bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit kendaraan pancar. Petugas tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung melakukan penanganan.
Petugas Padamkan Api hingga Lokasi Dinyatakan Aman
Setibanya di lokasi, petugas Disdamkarmat Garut melakukan pemadaman dengan pola A1.
Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 10.45 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan.
Setelah pemeriksaan selesai, kondisi lokasi dinyatakan aman.
Dalam penanganan tersebut, petugas pemadam tidak bekerja sendiri. Polsek, TNI, Satpol PP Kecamatan, aparat desa, Tagana, serta warga sekitar turut membantu proses penanganan di lokasi.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap terkendali selama proses pemadaman berlangsung.
Dua Orang Selamat, Satu Warga Mengalami Luka
Data penanganan kebakaran Banjarwangi mencatat dua orang selamat dan satu orang mengalami luka. Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Informasi mengenai kondisi korban tidak dirinci lebih lanjut dalam laporan penanganan yang tersedia. Karena itu, informasi mengenai jenis atau tingkat luka tidak perlu ditambahkan tanpa keterangan resmi.
Begitu pula dengan penyebab kebakaran. Hingga penanganan selesai, laporan yang tersedia belum menyebutkan penyebab pasti api muncul.
Karena itu, dugaan mengenai korsleting listrik atau sumber api lainnya sebaiknya tidak disampaikan sebagai fakta sebelum ada keterangan dari pihak berwenang.
Hal tersebut penting agar informasi mengenai kebakaran rumah panggung di Banjarwangi tetap akurat dan tidak berkembang menjadi spekulasi.
Rumah Panggung Terbakar, Warga Diingatkan Waspada
Kebakaran di Wangunjaya menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap sumber api dan instalasi listrik perlu dilakukan setiap hari.
Masyarakat dapat memeriksa kondisi kabel, stopkontak, sambungan listrik, serta peralatan elektronik secara berkala. Jika menemukan kabel rusak atau sambungan yang bermasalah, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan dan perbaikan.
Selain itu, sumber api seperti kompor maupun peralatan yang menghasilkan panas tidak sebaiknya ditinggalkan tanpa pengawasan.
Apabila muncul tanda-tanda kebakaran, warga perlu segera mengambil tindakan yang aman dan menghubungi petugas pemadam. Kecepatan laporan dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih awal.
Kronologi Singkat Kebakaran
09.15 WIB — Disdamkarmat menerima laporan dari Sekmat Banjarwangi.
10.00 WIB — Regu 2 Pos Sektor Singajaya tiba di lokasi dengan satu unit kendaraan pancar.
10.00–10.45 WIB — Petugas melakukan pemadaman dan pengecekan lokasi.
10.45 WIB — Penanganan selesai dan kondisi dinyatakan aman.
Dampak kejadian: dua orang selamat, satu orang mengalami luka, dan tidak ada korban meninggal dunia.
Hingga proses penanganan berakhir, penyebab pasti kebakaran belum tercantum dalam informasi resmi yang tersedia.
Bagi warga, peristiwa ini bukan sekadar kabar tentang rumah yang terbakar. Api mungkin padam dalam hitungan menit, tetapi kewaspadaan sejak sebelum api muncul adalah perlindungan pertama bagi keselamatan keluarga. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar