Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dandim Tasikmalaya: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan

Dandim Tasikmalaya: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Tasikmalaya tahun ini berlangsung penuh khidmat sekaligus menghadirkan refleksi mendalam tentang arti persatuan di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat.

Di halaman Gedung Juang 45, Jalan Taman Makam Pahlawan, Senin (1/6/2026), Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Sejak pagi, peserta upacara mulai memadati area kegiatan. Di beberapa barisan, terlihat anggota upacara sesekali membetulkan posisi topi dan merapikan lengan seragam sebelum rangkaian acara dimulai. Sementara itu, bendera Merah Putih berkibar pelan di tengah cuaca pagi yang relatif cerah.

Pantulan cahaya matahari perlahan menyelimuti halaman Gedung Juang 45 ketika upacara memasuki rangkaian amanat. Suasana hening sesaat terasa ketika seluruh peserta mengarahkan perhatian ke podium upacara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa Indonesia masih memiliki fondasi yang kokoh untuk menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan nasional maupun global.

Pancasila Tetap Menjadi Penuntun di Tengah Perubahan Zaman

Dalam amanat yang dibacakan Letkol Imvan, sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum refleksi untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap warga negara.

Pancasila disebut sebagai bintang penuntun yang telah terbukti menjaga Indonesia tetap utuh di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan hidup.

Pesan tersebut terasa semakin relevan ketika banyak negara menghadapi tantangan berupa konflik sosial, polarisasi politik, hingga ketidakpastian global.

Di tengah situasi tersebut, Indonesia terus menunjukkan bahwa keberagaman bukan alasan untuk terpecah. Sebaliknya, perbedaan justru menjadi kekuatan untuk melangkah bersama.

Amanat itu juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut menciptakan ketertiban dunia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Melalui nilai kemanusiaan, musyawarah, persatuan, dan keadilan sosial, Indonesia terus berupaya menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan dunia.

Nilai Pancasila Tidak Cukup Dihafal

Menariknya, bagi sebagian masyarakat, Pancasila mungkin lebih sering terdengar saat upacara atau peringatan nasional.

Padahal nilai-nilainya hidup jauh lebih dekat dari yang dibayangkan.

Ia hadir ketika warga bergotong royong membersihkan lingkungan.

Ia tumbuh ketika masyarakat membantu tetangga yang sedang mengalami kesulitan.

Dan ia terlihat ketika perbedaan pendapat diselesaikan melalui musyawarah, bukan pertengkaran.

Karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya soal mengenang sejarah 1 Juni 1945.

Momentum ini juga mengajak masyarakat untuk melihat kembali sejauh mana nilai Pancasila benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Jujur saja, tidak semua peserta upacara mungkin memahami seluruh isi amanat yang dibacakan pagi itu. Namun sebagian besar mengikuti jalannya upacara dengan khidmat hingga selesai.

Dan mungkin di situlah makna penting sebuah peringatan nasional. Ia tidak selalu harus dipahami secara akademis oleh semua orang, tetapi dapat menjadi ruang bersama untuk mengingat nilai yang mempersatukan bangsa.

Fragmen Kecil yang Menunjukkan Kebersamaan

Setelah upacara selesai, suasana perlahan mencair.

Sejumlah peserta terlihat mengabadikan momen bersama rekan kerja dan sesama peserta. Beberapa pelajar tampak berbincang santai sebelum meninggalkan lokasi.

Di sudut halaman, terlihat kelompok peserta yang masih berdiskusi ringan mengenai makna Hari Lahir Pancasila dan tema yang diusung tahun ini.

Pemandangan tersebut mungkin sederhana.

Namun justru dari interaksi kecil seperti itulah semangat kebersamaan tumbuh dan terjaga.

Karena pada akhirnya, persatuan bangsa tidak hanya dibangun melalui pidato atau amanat resmi.

Persatuan tumbuh melalui hubungan antarwarga yang saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Dari Tasikmalaya untuk Indonesia

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Juang 45 membawa pesan yang sederhana tetapi sangat kuat.

Indonesia akan tetap berdiri kokoh selama masyarakatnya menjaga persatuan.

Indonesia akan tetap melangkah maju selama semangat gotong royong tidak ditinggalkan.

Dan Indonesia akan tetap menjadi bangsa besar selama nilai Pancasila tidak hanya diucapkan, tetapi benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah dunia yang terus berubah, pesan itu kembali menggema dari Tasikmalaya.

Bahwa bangsa ini memiliki warisan yang tidak boleh hilang: persatuan, kebersamaan, dan keyakinan bahwa perbedaan bukan ancaman, melainkan kekuatan.

Bendera mungkin hanya berkibar selama upacara berlangsung. Pidato mungkin berakhir ketika pengeras suara dimatikan. Namun Pancasila seharusnya tidak berhenti di lapangan upacara. Ia harus pulang bersama setiap peserta, hidup dalam tindakan sehari-hari, dan menjadi cahaya yang terus menerangi perjalanan Indonesia menuju masa depan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hak melapor korupsi

    Melapor Korupsi, Kerap Terasa Berisiko?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Mekanisme pelaporan korupsi dijamin undang-undang. Namun, sejauh mana negara memberi rasa aman bagi warga yang melapor? Perspektif Albadarpost mengulasnya. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di banyak obrolan warung kopi, korupsi sering dibicarakan sebagai sesuatu yang “semua orang tahu” tetapi jarang disentuh. Bukan karena warga tak peduli, melainkan karena ada jarak antara pengetahuan dan keberanian. Di titik inilah […]

  • apel ASN Tasikmalaya

    Wali Kota Tasikmalaya Tegas: Pelayanan Publik Tak Boleh Ikut Libur

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Momentum apel ASN Tasikmalaya pasca Idulfitri 1447 H menjadi pengingat keras bagi aparatur sipil negara untuk kembali fokus bekerja. Setelah libur panjang, ASN Kota Tasikmalaya dituntut segera mengembalikan ritme kerja, meningkatkan disiplin, serta memastikan pelayanan publik tidak melambat. Wali Kota: Jangan Sampai Pelayanan Ikut “Libur” Apel gabungan di Bale Kota Tasikmalaya, […]

  • Kebakaran Rumah

    Rumah Ludes Terbakar Saat Masak Air, Warga Banjaranyar Kini Mengungsi

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran rumah kembali terjadi di wilayah Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Musibah kebakaran rumah yang menghanguskan bangunan milik Nono terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Sindangsari RT 010 RW 003, Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar. Peristiwa kebakaran tersebut bermula dari tungku kayu yang digunakan untuk memasak air. […]

  • Patroli Siber

    Patroli Siber Bongkar Modus Baru Judi Online

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Patroli siber Polri membongkar modus baru judi online memakai perusahaan fiktif untuk menyamarkan aliran dana ilegal. Patroli Siber Ungkap Modus Baru Judi Online albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aparat kepolisian kembali mengungkap wajah baru kejahatan judi online di Indonesia. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membongkar penggunaan perusahaan fiktif sebagai alat penampung dan pencuci uang hasil […]

  • Pengungkapan jaringan narkoba internasional dengan penyitaan lebih dari 900 kg ganja lintas Singapura dan Inggris

    Singapura Jadi Transit, 900 Kg Ganja Disita: Jaringan Narkoba Internasional Terbongkar

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpsot.com, BERITA DUNIA – Jaringan narkoba internasional akhirnya terungkap. Kasus jaringan narkoba internasional ini membuka praktik penyelundupan lintas negara dengan jumlah besar—lebih dari 900 kilogram ganja. Skema ini memanfaatkan Singapura sebagai titik transit sebelum barang bergerak ke Inggris. Bukan kasus kecil. Ini jaringan besar. Pengungkapan ini lahir dari operasi gabungan yang tidak terlihat di permukaan. […]

  • Fidyah puasa

    Panduan Bayar Fidyah Puasa Sesuai Syariat

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua umat Muslim mampu menjalankan puasa Ramadan secara penuh. Kondisi kesehatan, usia lanjut, hingga keadaan tertentu membuat sebagian orang harus meninggalkan puasa. Islam memberikan solusi melalui fidyah puasa, kewajiban pengganti yang diatur jelas dalam syariat. Fidyah puasa menjadi perhatian banyak masyarakat setiap Ramadan. Pertanyaan soal siapa yang wajib membayar, berapa besarannya, […]

expand_less