Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Desa Janggala, Polres Tasikmalaya Kawal Ketahanan Pangan hingga Panen

Dari Desa Janggala, Polres Tasikmalaya Kawal Ketahanan Pangan hingga Panen

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deretan tanaman jagung muda tampak menghijau di lahan pertanian Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/6/2026). Daun-daunnya bergoyang pelan tertiup angin pagi. Di sela pematang yang masih menyisakan bekas tanah lembap setelah hujan malam sebelumnya, sejumlah petani berdiri sambil memperhatikan rombongan yang berjalan menyusuri lahan.

Menariknya, rombongan itu bukan penyuluh pertanian.

Mereka adalah personel Polres Tasikmalaya.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran bagaimana program ketahanan pangan, swasembada pangan, dan penguatan sektor pertanian kini tidak lagi hanya menjadi urusan petani. Berbagai pihak mulai terlibat langsung, termasuk kepolisian.

Melalui monitoring tanaman jagung di Desa Janggala, Polres Tasikmalaya menunjukkan komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dari Menjaga Kamtibmas hingga Mengawal Produksi Pangan

Kegiatan monitoring dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri.

Bersama jajaran Satreskrim, ia menyusuri beberapa titik lahan jagung sambil berdialog dengan petani setempat. Sesekali mereka berhenti untuk melihat kondisi tanaman. Di beberapa petak lahan, batang jagung terlihat tumbuh cukup seragam dengan warna daun yang segar.

Menurut AKP Heru, kehadiran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lebih dari itu, Polri juga memiliki tanggung jawab mendukung program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen penuh mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujar AKP Heru Samsul Bahri.

Pernyataan tersebut menegaskan perubahan pendekatan yang kini dilakukan institusi kepolisian. Polisi tidak hanya hadir ketika ada persoalan hukum, tetapi juga ikut mendorong sektor yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Dialog di Tengah Hamparan Jagung

Suasana monitoring berlangsung santai.

Beberapa petani tampak mendampingi rombongan sambil menunjukkan kondisi tanaman mereka. Ada yang menunjuk bagian lahan yang pertumbuhannya lebih cepat. Ada pula yang berbincang mengenai cuaca dan harapan panen beberapa bulan ke depan.

Di kejauhan, beberapa warga yang melintas sesekali memperhatikan kegiatan tersebut.

Bagi sebagian masyarakat, kehadiran polisi di tengah kebun jagung masih menjadi pemandangan yang tidak biasa. Namun pagi itu suasana terlihat cair. Percakapan yang terjadi lebih banyak membahas tanaman, produktivitas lahan, dan semangat bertani daripada persoalan keamanan.

Pendekatan seperti ini dinilai penting karena membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat.

Selain memberikan motivasi moral, kehadiran personel Polres Tasikmalaya juga menjadi bentuk dukungan nyata bagi para petani yang selama ini menjadi ujung tombak ketahanan pangan.

Jagung Menjadi Komoditas Strategis

Jagung memiliki posisi penting dalam sistem ketahanan pangan nasional.

Selain menjadi bahan pangan, komoditas ini juga menjadi kebutuhan utama sektor peternakan dan berbagai industri olahan. Karena itu, peningkatan produksi jagung di tingkat desa berkontribusi langsung terhadap stabilitas pasokan pangan yang lebih luas.

AKP Heru menegaskan bahwa kegiatan pendampingan tidak berhenti pada satu kunjungan.

Pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar para petani tetap termotivasi mengembangkan lahan produktif mereka.

“Kami akan terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkala agar para petani semakin termotivasi dalam mengembangkan sektor pertanian mereka, khususnya dalam budidaya jagung ini,” katanya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memastikan tanaman tumbuh optimal dan terhindar dari gangguan yang berpotensi menurunkan hasil panen.

Harapan Besar dari Desa Janggala

Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan cuaca hingga kebutuhan pangan yang terus meningkat, keberhasilan desa-desa produktif menjadi sangat penting.

Karena itu, Desa Janggala diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra jagung yang memberi kontribusi nyata bagi Kabupaten Tasikmalaya.

Hamparan tanaman yang saat ini masih setinggi lutut orang dewasa memang belum menghasilkan panen. Namun bagi para petani, setiap batang jagung yang tumbuh adalah harapan.

Harapan untuk hasil yang lebih baik.

Sera harapan untuk penghasilan yang lebih stabil.

Dan harapan untuk ikut menjaga ketersediaan pangan dari tingkat desa hingga nasional.

Di lahan itulah ketahanan pangan sesungguhnya dibangun. Bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui kerja keras petani yang setiap hari merawat tanaman mereka sejak benih ditanam hingga masa panen tiba.

Ketahanan pangan tidak lahir dari slogan semata. Ia tumbuh dari tanah yang digarap petani, dari jagung yang dirawat setiap hari, dan dari kolaborasi semua pihak. Ketika polisi ikut turun ke kebun, pesan yang muncul menjadi jelas: menjaga pangan bangsa bukan pekerjaan satu profesi, melainkan tanggung jawab bersama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lansia terseret arus

    Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pencarian lansia terseret arus di Sungai Ciwulan akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari operasi pencarian tanpa henti, tim SAR gabungan menemukan Pahroni (69), warga Kampung Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dalam kondisi meninggal dunia di area muara sungai. Korban hanyut di Sungai Ciwulan pada Selasa, […]

  • Kreator konten muda mengikuti pelatihan observasi hilal bersama Kemenag menggunakan teleskop dan materi astronomi.

    Influencer dan Kreator Belajar Hilal, Siap Jadi Penyebar Informasi Akurat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kemenag ajak influencer belajar hilal menjadi langkah strategis memperkuat literasi keagamaan di ruang digital. Program ini mendorong kreator konten memahami observasi hilal atau edukasi rukyat secara ilmiah. Melalui gerakan Kemenag menggandeng influencer mempelajari hilal, pemerintah ingin memastikan informasi tentang awal Ramadan dan bulan Hijriah tersebar secara akurat, bukan sekadar opini viral. Di […]

  • drainase Tasikmalaya

    Evaluasi Drainase Tasikmalaya Menguat pada Musim Hujan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai ujian nyata drainase Tasikmalaya dan dampaknya bagi keselamatan publik. Kota di Ambang Ujian albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan BMKG tentang hujan lebat sepanjang Desember menempatkan drainase Tasikmalaya pada momen pembuktian paling krusial. Kota ini, yang saban tahun berhadapan dengan banjir di titik-titik langganan, kembali harus menilai apakah ratusan proyek infrastruktur tahun 2025 benar-benar […]

  • PPPK Sekolah Rakyat

    Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2025 Dibuka, Kuota 3.003 Formasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kemensos membuka 3.003 formasi PPPK Sekolah Rakyat 2025 bagi tenaga kependidikan dengan batas usia 50 tahun. albadarpost.com, HUMANIORA – Kementerian Sosial membuka rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat tahun 2025. Peluang ini penting karena menyediakan 3.003 formasi bagi tenaga kependidikan yang selama ini bekerja paruh waktu maupun yang ingin masuk jalur karier pemerintah. Batas usia maksimal ditetapkan […]

  • Bahaya Judi Online

    Bahaya Judi Online Mengintai Anak dan Petani, Kejaksaan RI Tingkatkan Edukasi Publik

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Kejaksaan RI soroti bahaya judi online pada anak dan petani, edukasi publik digencarkan. albadarpost.com, LENSA – Bahaya Judi Online kembali menjadi sorotan serius setelah Kejaksaan Agung mengungkap bahwa dampak praktik perjudian digital ini telah menjangkau lapisan masyarakat paling rentan, termasuk anak-anak sekolah dasar hingga petani di pedesaan. Fakta tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana […]

  • Tes Kemampuan Akademik

    Tes Kemampuan Akademik Digelar Serentak, Kemenag Modernisasi Evaluasi Pendidikan Madrasah

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kemenag gelar Tes Kemampuan Akademik 2025 di 9.636 madrasah dan pesantren sebagai langkah modernisasi evaluasi pendidikan. Kemenag Gelar Tes Kemampuan Akademik di 9.636 Madrasah dan Pesantren albadarpost.com, HUMANIORA – Kementerian Agama (Kemenag) mulai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik madrasah dan santri di seluruh Indonesia. Uji kompetensi ini menjadi bagian dari upaya besar […]

expand_less