Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Desa Janggala, Polres Tasikmalaya Kawal Ketahanan Pangan hingga Panen

Dari Desa Janggala, Polres Tasikmalaya Kawal Ketahanan Pangan hingga Panen

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deretan tanaman jagung muda tampak menghijau di lahan pertanian Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/6/2026). Daun-daunnya bergoyang pelan tertiup angin pagi. Di sela pematang yang masih menyisakan bekas tanah lembap setelah hujan malam sebelumnya, sejumlah petani berdiri sambil memperhatikan rombongan yang berjalan menyusuri lahan.

Menariknya, rombongan itu bukan penyuluh pertanian.

Mereka adalah personel Polres Tasikmalaya.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran bagaimana program ketahanan pangan, swasembada pangan, dan penguatan sektor pertanian kini tidak lagi hanya menjadi urusan petani. Berbagai pihak mulai terlibat langsung, termasuk kepolisian.

Melalui monitoring tanaman jagung di Desa Janggala, Polres Tasikmalaya menunjukkan komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dari Menjaga Kamtibmas hingga Mengawal Produksi Pangan

Kegiatan monitoring dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Heru Samsul Bahri.

Bersama jajaran Satreskrim, ia menyusuri beberapa titik lahan jagung sambil berdialog dengan petani setempat. Sesekali mereka berhenti untuk melihat kondisi tanaman. Di beberapa petak lahan, batang jagung terlihat tumbuh cukup seragam dengan warna daun yang segar.

Menurut AKP Heru, kehadiran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lebih dari itu, Polri juga memiliki tanggung jawab mendukung program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen penuh mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujar AKP Heru Samsul Bahri.

Pernyataan tersebut menegaskan perubahan pendekatan yang kini dilakukan institusi kepolisian. Polisi tidak hanya hadir ketika ada persoalan hukum, tetapi juga ikut mendorong sektor yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.

Dialog di Tengah Hamparan Jagung

Suasana monitoring berlangsung santai.

Beberapa petani tampak mendampingi rombongan sambil menunjukkan kondisi tanaman mereka. Ada yang menunjuk bagian lahan yang pertumbuhannya lebih cepat. Ada pula yang berbincang mengenai cuaca dan harapan panen beberapa bulan ke depan.

Di kejauhan, beberapa warga yang melintas sesekali memperhatikan kegiatan tersebut.

Bagi sebagian masyarakat, kehadiran polisi di tengah kebun jagung masih menjadi pemandangan yang tidak biasa. Namun pagi itu suasana terlihat cair. Percakapan yang terjadi lebih banyak membahas tanaman, produktivitas lahan, dan semangat bertani daripada persoalan keamanan.

Pendekatan seperti ini dinilai penting karena membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat.

Selain memberikan motivasi moral, kehadiran personel Polres Tasikmalaya juga menjadi bentuk dukungan nyata bagi para petani yang selama ini menjadi ujung tombak ketahanan pangan.

Jagung Menjadi Komoditas Strategis

Jagung memiliki posisi penting dalam sistem ketahanan pangan nasional.

Selain menjadi bahan pangan, komoditas ini juga menjadi kebutuhan utama sektor peternakan dan berbagai industri olahan. Karena itu, peningkatan produksi jagung di tingkat desa berkontribusi langsung terhadap stabilitas pasokan pangan yang lebih luas.

AKP Heru menegaskan bahwa kegiatan pendampingan tidak berhenti pada satu kunjungan.

Pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar para petani tetap termotivasi mengembangkan lahan produktif mereka.

“Kami akan terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkala agar para petani semakin termotivasi dalam mengembangkan sektor pertanian mereka, khususnya dalam budidaya jagung ini,” katanya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memastikan tanaman tumbuh optimal dan terhindar dari gangguan yang berpotensi menurunkan hasil panen.

Harapan Besar dari Desa Janggala

Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan cuaca hingga kebutuhan pangan yang terus meningkat, keberhasilan desa-desa produktif menjadi sangat penting.

Karena itu, Desa Janggala diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra jagung yang memberi kontribusi nyata bagi Kabupaten Tasikmalaya.

Hamparan tanaman yang saat ini masih setinggi lutut orang dewasa memang belum menghasilkan panen. Namun bagi para petani, setiap batang jagung yang tumbuh adalah harapan.

Harapan untuk hasil yang lebih baik.

Sera harapan untuk penghasilan yang lebih stabil.

Dan harapan untuk ikut menjaga ketersediaan pangan dari tingkat desa hingga nasional.

Di lahan itulah ketahanan pangan sesungguhnya dibangun. Bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui kerja keras petani yang setiap hari merawat tanaman mereka sejak benih ditanam hingga masa panen tiba.

Ketahanan pangan tidak lahir dari slogan semata. Ia tumbuh dari tanah yang digarap petani, dari jagung yang dirawat setiap hari, dan dari kolaborasi semua pihak. Ketika polisi ikut turun ke kebun, pesan yang muncul menjadi jelas: menjaga pangan bangsa bukan pekerjaan satu profesi, melainkan tanggung jawab bersama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Sultan Singapura berkubah emas di kawasan Kampong Glam sebagai ikon wisata religi dan warisan nasional sejak 1824

    Masjid Sultan Singapura: Jejak Sultan dan Kubah Emas yang Mendunia

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Masjid Sultan Singapura menjadi simbol kuat sejarah Islam di kawasan Asia Tenggara sekaligus ikon religi paling terkenal di Kampong Glam. Selain dikenal sebagai Masjid Sultan Kampong Glam, bangunan bersejarah ini juga disebut Sultan Mosque Singapore, yang berdiri megah dengan kubah emas khasnya. Sejak awal berdiri pada 1824, masjid ini bukan hanya […]

  • Ilustrasi zarah debu dengan cahaya timbangan amal QS Az-Zalzalah ayat 7-8 tentang balasan setiap perbuatan manusia.

    Tentang Zarah yang Tak Pernah Hilang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada kebaikan yang sering kita lakukan tanpa sadar. Senyum tipis yang lahir begitu saja. Kata yang sengaja ditahan agar tidak melukai. Niat baik yang bersemi di hati, lalu gugur sebelum sempat terucap. Kita kerap menganggapnya kecil. Terlalu kecil untuk dihitung. Terlalu sepele untuk dicatat. Namun Al-Qur’an, dengan caranya yang lembut sekaligus tegas, […]

  • Rupiah Inklusif

    BI Tasikmalaya Buktikan Rupiah Milik Semua Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Program Rupiah Inklusif kembali mendapat makna baru di Kota Tasikmalaya. Melalui edukasi literasi keuangan yang ramah disabilitas, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tasikmalaya membuktikan bahwa memahami rupiah bukan hanya hak sebagian orang, melainkan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali. Melalui kegiatan di GCC Dadaha, Minggu (14/6/2026), puluhan penyandang disabilitas mendapat edukasi Program […]

  • Ilustrasi kasus korupsi dan peran SPIP dalam pengawasan keuangan pemerintah

    Kenapa Korupsi Masih Terjadi? Padahal Ada Sistem SPIP

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – SPIP atau Sistem Pengendalian Intern Pemerintah kembali disorot setelah berbagai kasus korupsi mencuat. Sistem pengendalian intern pemerintah ini sebenarnya dirancang untuk menjaga transparansi, mencegah penyimpangan, dan memastikan anggaran digunakan secara tepat. Namun, muncul pertanyaan besar: jika SPIP sudah ada, kenapa korupsi masih terjadi? Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, pemerintah telah […]

  • ilustrasi kisah Nabi Yusuf dari sumur gelap hingga menjadi penguasa Mesir menurut Al-Qur'an

    Kisah Nabi Yusuf: Dari Sumur Gelap hingga Menguasai Mesir

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tidak ada yang menyangka bahwa seorang anak yang dibuang ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya sendiri kelak akan menjadi pemimpin besar di Mesir. Kisah Nabi Yusuf, cerita Nabi Yusuf, serta perjalanan Nabi Yusuf dalam Al-Qur’an menjadi salah satu kisah paling menyentuh dalam sejarah Islam. Awalnya, Yusuf hanyalah seorang anak yang hidup dalam […]

  • persiapan menyambut Ramadhan

    Menata Hati Sebelum Fajar Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Ramadhan tidak pernah datang tiba-tiba. Ia selalu memberi tanda, seperti tamu mulia yang mengirim kabar lebih dulu agar tuan rumah bersiap. Angin Sya’ban membawa aroma itu—aroma rindu, harap, dan juga kegelisahan. Sebab Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, melainkan cermin besar yang akan memantulkan seberapa siap hati dan hidup kita menjemputnya. Allah SWT […]

expand_less