Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Napak Tilas Sambut Hari Jadi Tasikmalaya Ke-394

Napak Tilas Sambut Hari Jadi Tasikmalaya Ke-394

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hari Jadi Tasikmalaya ke-394 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk kembali menengok jejak sejarah daerah. Melalui kegiatan napak tilas sejarah Tasikmalaya, Bupati Tasikmalaya bersama jajaran pemerintah berziarah ke situs bersejarah sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus memperkuat semangat pembangunan yang berpijak pada nilai budaya dan kearifan lokal.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (21/7/2026) dengan mengunjungi Makam Baganjing di Kecamatan Sukaraja dan Makam Tanjungmalaya di Kecamatan Manonjaya. Selain Bupati, kegiatan juga diikuti Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Napak tilas ini menjadi salah satu rangkaian menjelang Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 yang diperingati sebagai momentum refleksi atas perjalanan panjang daerah yang dahulu dikenal sebagai Sukapura.

Makam Bersejarah Menjadi Jejak Perjalanan Sukapura

Rombongan memulai kegiatan dengan berziarah ke Makam Baganjing, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Makam Tanjungmalaya.

Kedua lokasi tersebut memiliki nilai historis karena berkaitan dengan perjalanan pusat pemerintahan Sukapura pada masa lalu. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menjadikan ziarah ini sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh dan leluhur yang telah meletakkan dasar perjalanan daerah.

Di sela kegiatan, suasana berlangsung khidmat. Doa bersama dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para pendahulu yang telah mewariskan sejarah, budaya, dan nilai-nilai kehidupan bagi generasi sekarang.

Selain menjadi bagian dari tradisi daerah, napak tilas ini juga mengingatkan bahwa perkembangan Kabupaten Tasikmalaya tidak terlepas dari perjalanan panjang yang telah dilalui selama ratusan tahun.

Bupati: Sejarah Menjadi Landasan Membangun Masa Depan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tasikmalaya menegaskan bahwa napak tilas sejarah bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang peringatan hari jadi daerah.

Menurutnya, perjalanan ke situs-situs bersejarah memberikan ruang refleksi bagi seluruh aparatur pemerintah untuk meneladani semangat perjuangan para pendahulu.

Karena itu, pembangunan Kabupaten Tasikmalaya harus berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas budaya serta menghormati warisan sejarah yang dimiliki daerah.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar menjadikan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 sebagai momentum memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

Ia menilai kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga nilai-nilai yang diwariskan oleh para leluhur.

Hari Jadi Ke-394 Jadi Momentum Refleksi Bersama

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap rangkaian Hari Jadi ke-394 mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap sejarah daerah, terutama di kalangan generasi muda.

Selain memperingati usia Kabupaten Tasikmalaya yang hampir mencapai empat abad, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap capaian pembangunan merupakan hasil dari perjuangan panjang berbagai generasi.

Oleh karena itu, semangat kebersamaan perlu terus dijaga agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal.

Di sisi lain, kegiatan napak tilas memperlihatkan komitmen pemerintah daerah untuk terus menghubungkan pembangunan masa kini dengan nilai sejarah yang menjadi identitas Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui langkah tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa sejarah bukan hanya bagian dari masa lalu, melainkan sumber inspirasi dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Daerah yang besar bukan hanya dibangun oleh gedung dan jalan, tetapi juga oleh ingatan terhadap sejarahnya. Ketika generasi hari ini menghormati perjuangan para leluhur, saat itulah masa depan Tasikmalaya memiliki pijakan yang lebih kokoh untuk terus melangkah. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • moratorium hutan

    Moratorium Penebangan Hutan: Strategi Jawa Barat Jaga Penyangga Ekologi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jawa Barat akan menerapkan moratorium penebangan hutan untuk menekan risiko bencana dan kerusakan ekologis. albadarpost.com, HUMANIORA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan moratorium penebangan hutan di kawasan rawan bencana. Kebijakan ini disiapkan untuk menahan laju kerusakan lingkungan dan meminimalkan potensi banjir, longsor, serta krisis ekologis. Moratorium hutan disebut […]

  • Masakan ibu di dapur rumah dengan hidangan sederhana yang hangat dan penuh makna keluarga.

    Alasan Masakan Rumahan Paling Istimewa

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 244
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Masakan ibu selalu memiliki tempat istimewa di hati banyak orang. Masakan rumahan yang sederhana sering terasa lebih nikmat dibanding makanan restoran mahal. Bahkan, rasa makanan buatan ibu mampu menghadirkan kenangan masa kecil, menghadirkan rasa nyaman, dan menguatkan ikatan keluarga. Karena itu, banyak orang menyadari bahwa kelezatan masakan ibu tidak hanya berasal dari […]

  • perpisahan Ramadhan

    Ramadhan Pergi, Kita Sibuk Apa? Sindiran Halus yang Menyentil

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Perpisahan Ramadhan selalu datang dengan cara yang ironis. Di awal bulan, kita menyambutnya seperti tamu agung. Kita berburu jadwal imsak, menyiapkan target ibadah, bahkan berjanji akan khatam Al-Qur’an. Namun, saat Ramadhan hampir pergi, suasana berubah. Ramadhan sebagai tamu mulia, bulan penuh berkah, dan waktu terbaik beribadah justru kita lepas dalam keadaan setengah […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin saat membuka training center MTQH Jawa Barat 2026 di Pendopo Baru Tasikmalaya.

    Bupati Cecep Yakin Tasikmalaya Bisa Jadi Kabupaten Qur’an

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (8/5/2026), terlihat lebih ramai dari biasanya. Sejumlah peserta khafilah tampak datang sejak pagi dengan membawa map dan mushaf Al-Qur’an di tangan mereka. Di beberapa sudut ruangan, peserta terlihat berbincang pelan sambil menunggu kegiatan dimulai. Di tempat itulah Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, membuka Training Center […]

  • Al-Hikam Syeikh Athaillah

    Syeikh Athaillah: Kesalahan Terbesar Manusia Saat Mencari Allah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Banyak orang mengira iman baru akan tumbuh setelah semua pertanyaan tentang Tuhan berhasil dijawab. Mereka sibuk mengumpulkan bukti, membaca teori, mengamati alam semesta, bahkan mengikuti perdebatan panjang tentang keberadaan Sang Pencipta. Namun, Al-Hikam Syeikh Athaillah justru membalik cara berpikir itu. Menurut ulama besar dalam dunia tasawuf ini, persoalan terbesar manusia bukan kekurangan […]

  • Penduduk Jawa Barat

    Jawa Barat Lampaui Spanyol Berdasarkan Jumlah Penduduk

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penduduk Jawa Barat menjadi sorotan setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dukcapil Insight mempublikasikan perbandingan jumlah penduduk sejumlah provinsi di Indonesia dengan beberapa negara di Eropa. Berdasarkan Rilis Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026, Jawa Barat memiliki 52.211.020 jiwa, lebih banyak dibandingkan Spanyol yang berpenduduk 47.850.793 jiwa. Perbandingan tersebut hanya […]

expand_less