Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost: Bupati Tasikmalaya menuntut percepatan program daerah agar manfaat APBD segera dirasakan warga.


Percepatan Program Menjadi Prioritas: Waktu Menuju Akhir Tahun Menyempit

albadarpost.com, EDITORIAL – Menjelang tutup tahun anggaran, Bupati Tasikmalaya menginstruksikan percepatan program OPD. Teguran disampaikan saat Apel Senin Pagi di Sekretariat Daerah, Singaparna, 24 November 2025. Di hadapan jajaran perangkat daerah, ia menegaskan satu pesan utama: percepatan program bukan pilihan, tetapi kewajiban moral terhadap publik.

Instruksi ini muncul karena beberapa program prioritas belum selesai—terutama pelayanan publik, pembangunan fisik, dan pemberdayaan masyarakat. Dampaknya jelas: penundaan eksekusi APBD berarti penundaan manfaat bagi warga, sementara waktu yang tersisa semakin tipis. Pemerintah daerah harus memastikan anggaran publik tidak berakhir sebagai angka di dokumen, tetapi sebagai layanan nyata di lapangan.


Tekanan Pekerjaan OPD dan Respons Pemerintah Daerah

Seruan percepatan program memang bukan hal baru. Namun di penghujung 2025, tekanan waktu berbeda. APBD Perubahan telah disahkan, target telah ditetapkan, dan setiap keterlambatan berpotensi menimbulkan defisit kepercayaan publik.
Bupati mengingatkan bahwa percepatan tidak boleh mengorbankan akuntabilitas. Program harus berjalan lebih cepat, tetapi tetap terukur dan transparan. Ia menolak alasan “kelalaian teknis” atau koordinasi yang tidak berjalan.

Bupati juga menyinggung masalah klasik birokrasi: administrasi yang lambat dan ego sektoral antar-OPD. Koordinasi buruk selalu membunuh target lebih cepat daripada krisis anggaran. Karena itu, aparatur diminta proaktif. Bila menemui titik buntu, cari solusi lebih dulu, bukan menunggu disposisi pejabat di atasnya.

Baca juga: Pemkot Cimahi Tunggu Kebijakan Pusat Soal Kenaikan UMK 2026

Pesan moral juga mengemuka. Pelayanan yang lambat berbanding lurus dengan hilangnya kepercayaan publik. Pemerintahan yang dipilih masyarakat wajib membuktikan diri lewat kerja, bukan sekadar laporan.


Percepatan Program Sebagai Cermin Tata Kelola Publik

Instruksi percepatan program bukan sekadar operasi teknis. Ia menyentuh inti tata kelola: fungsi pemerintah daerah sebagai eksekutor dari amanah anggaran.

Pertama, percepatan program menunjukkan apakah pemerintah daerah siap menjalankan mandat APBD secara efektif. Tanpa koordinasi antarsektor, OPD hanya memindahkan tugas dari meja ke meja tanpa menghasilkan output nyata.

Kedua, percepatan memegang fungsi jaring pengaman sosial. Pelayanan publik, pembangunan fisik, dan pemberdayaan masyarakat adalah sektor yang bersentuhan langsung dengan warga. Ketika pengerjaan jalan tertunda, mobilitas warga terganggu. Saat program pemberdayaan macet, kelompok ekonomi kecil kehilangan insentif.

Ketiga, percepatan merupakan ujian moral bagi birokrasi. OPD sering berlindung di balik alasan “administrasi belum turun”. Padahal inti pemerintahan adalah eksekusi dan keberanian mengambil keputusan berdasarkan data. Program publik yang mandek bukan sekadar angka, tetapi kegagalan menjaga hak warga.

Albadarpost memandang percepatan program bukan sebagai jargon, melainkan indikator kedisiplinan institusi. Bupati Tasikmalaya memahami risiko reputasionalnya, karena publik menilai keberhasilan pemerintahan dari output, bukan retorika.


Pelajaran dari Masa Lalu dan Perbandingan

Program daerah di Indonesia kerap terjebak pola yang sama: percepatan di ujung tahun, penundaan tender, koordinasi yang terfragmentasi, dan penyerapan anggaran rendah. Ini membentuk siklus yang mengorbankan kualitas pembangunan.

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Mengangkat 1.855 PPPK dan Menata Arah Pelayanan Publik

Di berbagai kota Asia Timur, percepatan program bukan dilakukan di November, tetapi sejak triwulan kedua. Pemerintah daerah menerapkan dashboard progres, SLA (service level agreement), dan audit berkala. Agenda percepatan bukan respons krisis, tetapi mekanisme standar.

Kabupaten Tasikmalaya bisa belajar dari model tersebut. Percepatan tidak boleh terikat momentum akhir tahun, tetapi menjadi budaya kinerja. Target bukan mengejar laporan, tetapi menyampaikan hasil pada warga. Di banyak daerah, capaian dipertanggungjawabkan melalui kontrak kinerja yang terukur sejak awal tahun—bukan melalui pidato yang muncul ketika waktu hampir habis.

Albadarpost berpihak pada rakyat dan pelayanan publik yang efektif. Seruan Bupati Tasikmalaya adalah langkah penting, tetapi harus diikuti peta jalan yang jelas:

  1. Dashboard transparan untuk memantau progres OPD dan membuka status program kepada publik.
  2. Insentif kinerja untuk unit yang menyelesaikan target tepat waktu.
  3. Sanksi administratif bagi OPD yang menunda program tanpa alasan sah.
  4. Forum koordinasi mingguan lintas sektor demi menghilangkan bottleneck teknis.

APBD bukan dana lembaga, tapi amanah masyarakat. Pemerintah daerah harus memastikan setiap rupiah berubah menjadi pelayanan, bukan laporan yang rapi di akhir tahun.

Bupati Tasikmalaya telah mengirim pesan sederhana kepada semua perangkat daerah: bekerja lah dengan ritme publik, bukan ritme birokrasi. Waktu boleh sempit, tapi tanggung jawab terhadap warga tidak boleh pendek. (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perdagangan orang

    Polres Garut Bongkar Perdagangan Orang di Bali

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Polres Garut ungkap perdagangan orang di Bali melalui penyamaran polwan. 20 korban berhasil diselamatkan. albadarpost.com, LENSA – Pengungkapan jaringan perdagangan orang yang melibatkan warga Garut terjadi awal 2018. Dua polwan Polres Garut, Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria, menyamar sebagai pekerja seks komersial untuk menelusuri modus perekrutan korban yang berujung eksploitasi di Bali. Penindakan ini […]

  • kasus perundungan

    Polres Tasikmalaya Tetapkan Tersangka dalam Kasus Perundungan Remaja

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menetapkan empat pelaku dalam kasus perundungan remaja dan memastikan proses hukum berjalan. albadarpost.com, HUMANIORA – Polres Tasikmalaya Kota resmi menetapkan empat remaja perempuan sebagai tersangka dalam kasus perundungan terhadap LK (16), warga Kecamatan Cipedes. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik memastikan adanya unsur kekerasan fisik dan tindakan merendahkan martabat korban. Kasus ini penting karena […]

  • kisah sahabat nabi

    Kisah Sahabat Nabi: Inspirasi Nyata untuk Hidup Lebih Bermakna

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah sahabat nabi selalu menjadi sumber inspirasi sepanjang zaman. Tidak hanya menyimpan teladan sahabat Rasul, cerita mereka juga menghadirkan inspirasi sahabat Nabi yang relevan dengan kehidupan modern. Dari keberanian hingga keikhlasan, setiap perjalanan mereka menghadirkan hikmah sahabat Nabi yang mampu mengubah cara pandang hidup siapa saja. Menariknya, kisah-kisah ini tidak sekadar sejarah. […]

  • Ilustrasi muslim berwudhu dan larangan ibadah tertentu ketika wudhu batal menurut ajaran Islam

    Batal Wudhu? Ini Larangan yang Wajib Diketahui Muslim

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Wudhu memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Ibadah ini berfungsi sebagai syarat sah bagi sejumlah amalan tertentu. Oleh karena itu, setiap Muslim perlu memahami konsekuensi ketika wudhu batal. Pemahaman yang benar akan membantu menjaga kesucian ibadah dan menghindari amalan yang tidak sah. Dalam fiqih Islam, para ulama menjelaskan bahwa batalnya wudhu membawa […]

  • pembunuhan taksi online

    Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Polisi selidiki kasus pembunuhan pengemudi taksi online yang ditemukan tewas di Tol Jagorawi. albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana duka masih menyelimuti rumah Iffah Muhtianah di kawasan Pancoran Mas, Depok. Sejak Senin malam, 10 November 2025, kabar kematian suaminya, Ujang Adiwijaya (57), pengemudi taksi online, membuat keluarga terpukul. Ujang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi, dengan luka […]

  • kajian Isra Mikraj

    Majelis Taklim Hegarmanah: Spirit Keumatan lewat Kajian Isra Mikraj

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, KOLABORASI – Di tengah situasi umat yang dihadapkan pada tantangan sosial dan kemanusiaan, Majelis Taklim Hegarmanah menyelenggarakan kajian Isra Mi’raj sebagai ikhtiar memperkuat kesadaran keumatan. Kegiatan ini tidak hanya mengajak jamaah memahami makna spiritual perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menautkannya dengan tanggung jawab sosial antar sesama Muslim. Kajian akan berlangsung pada Jumat, 16 […]

expand_less