Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Santunan Yatim Warnai Haplah Akhirussanah Tasikmalaya

Santunan Yatim Warnai Haplah Akhirussanah Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Haplah Akhirussanah Tasikmalaya kembali menunjukkan bahwa tradisi keagamaan tidak hanya menjadi penutup tahun ajaran, tetapi juga ruang memperkuat kepedulian sosial. Hal itu terlihat dalam kegiatan di DKM Miqdarull Falah, Kampung Sindangsono, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kamis (2/7/2026) malam. Selain menjadi ajang silaturahmi, Haplah ini juga menghadirkan santunan bagi 13 anak yatim sebagai simbol kepedulian dan pendidikan akhlak.

Suasana halaman DKM Miqdarull Falah dipenuhi warga sejak sore. Kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, turut menambah perhatian masyarakat. Sorotan malam itu bukan kehadiran pejabat, melainkan santunan bagi 13 anak yatim yang menyatukan warga.

Santunan Menjadi Simbol Gotong Royong Masyarakat

Satu per satu anak yatim maju menerima santunan secara simbolis. Senyum mereka menggambarkan bahwa perhatian masyarakat masih tumbuh di tengah kehidupan perkotaan yang semakin dinamis.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap anak yatim bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun lembaga keagamaan. Masyarakat juga berperan memastikan anak-anak tetap bersekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Diky menegaskan kehadirannya untuk menyapa, mendengar, dan mempererat silaturahmi dengan warga Sindangsono.

Haplah Menjaga Tradisi, Pendidikan, dan Kebersamaan

Diky mengapresiasi panitia serta tokoh masyarakat yang secara konsisten menyelenggarakan Haplah Akhirussanah setiap tahun. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

Ia menilai silaturahmi, nilai agama, dan semangat kebersamaan merupakan fondasi penting dalam membangun lingkungan yang harmonis. Ketika ketiga unsur tersebut terus dirawat, masyarakat memiliki modal sosial yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan.

Pandangan tersebut sejalan dengan semangat Haplah Akhirussanah yang selama ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi santri, tetapi juga wadah mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.

Pendidikan Akhlak Dinilai Tetap Relevan

Di tengah derasnya arus informasi digital, Diky juga mengingatkan pentingnya pendidikan akhlak sejak usia dini. Menurutnya, anak-anak memerlukan bekal nilai moral, adab, dan pemahaman agama sebagai penyeimbang perkembangan teknologi yang terus berubah.

Ia menyebut pendidikan yang berlandaskan Al-Qur’an, doa, dan akhlak menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat tetap memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan keluarga maupun sekolah.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada aspek akademik. Karakter, kepedulian, dan nilai kemanusiaan juga menjadi bagian penting yang perlu dipupuk secara berkelanjutan.

Kegiatan Sosial Perlu Terus Berlanjut

Haplah Akhirussanah di Sindangsono memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang lahirnya aksi sosial yang nyata. Santunan kepada anak yatim menjadi salah satu contoh bahwa kepedulian masyarakat masih tumbuh melalui kolaborasi antara warga, tokoh agama, dan berbagai unsur lainnya.

Di sisi lain, kegiatan seperti ini juga mengingatkan bahwa keberhasilan membangun masyarakat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Hubungan sosial yang kuat, budaya saling membantu, dan perhatian terhadap kelompok rentan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis.

Ketika semangat gotong royong terus hidup, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga memperkuat rasa memiliki di tengah masyarakat.

Harapan untuk Tamansari

Menutup sambutannya, Diky berharap santunan yang diberikan menjadi berkah bagi para penerima dan keluarga mereka. Ia juga berharap Haplah Akhirussanah terus menjadi energi positif yang mempererat persatuan masyarakat Tamansari sekaligus memperkuat kehidupan sosial di Kota Tasikmalaya.

Harapan tersebut menjadi pengingat bahwa kegiatan keagamaan akan memiliki makna lebih besar ketika mampu melahirkan aksi nyata yang memberi manfaat bagi sesama.

Haplah Akhirussanah akan selalu dikenang bukan karena siapa yang hadir di atas panggung, melainkan karena siapa yang pulang dengan harapan baru. Ketika kepedulian tumbuh bersama, sebuah kampung tidak hanya menjadi lebih rukun, tetapi juga lebih kuat menghadapi masa depan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepercayaan Nasabah

    Saat Kepercayaan Nasabah Diuji di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Ponsel bergetar. Notifikasi transaksi masuk. Dalam hitungan detik, uang berpindah dari satu rekening ke rekening lain tanpa perlu bertemu kasir atau mengisi formulir panjang seperti dulu. Teknologi memang membuat layanan perbankan semakin cepat. Namun ada satu hal yang tidak dapat bergerak secepat uang digital: kepercayaan. Karena itulah, ketika muncul laporan dugaan dana […]

  • Pengaduan Publik

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Sosialisasi Pengaduan Publik

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya memperkuat sosialisasi pengaduan publik sebagai dasar peningkatan layanan dan transparansi. albadarpost.com – LENSA – Kebijakan penguatan sosialisasi pengaduan publik kembali menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Agenda ini ditegaskan saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tasikmalaya, Nana Heryana, membuka kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik dan pengelolaan pengaduan di ruang operasi Setda, Selasa, 9 […]

  • kasus korupsi Abdul Wahid

    Gubernur Riau Abdul Wahid Tersandung Kasus Korupsi Jatah Preman di Awal Masa Jabatan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KPK menetapkan Abdul Wahid sebagai tersangka dalam kasus korupsi jatah preman sejak awal masa jabatannya. Sumpah Jabatan Berujung Ironi: Kasus Korupsi Abdul Wahid Terungkap albadarpost.com, LENSA – Baru beberapa bulan setelah dilantik, kasus korupsi Abdul Wahid menyeret Gubernur Riau itu ke meja penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal pada 20 Februari 2025, ia mengucapkan sumpah […]

  • parkir non tunai Tasikmalaya

    Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern. Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa […]

  • Ilustrasi pemeriksaan KPK terhadap dugaan aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat dalam kasus Bank BJB

    Pemeriksaan Ridwan Kamil dan Peran Asisten Pribadi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa asisten pribadi Ridwan Kamil memunculkan berbagai tafsir di ruang publik. Namun jika ditarik ke konteks hukum dan tata kelola kekuasaan, langkah tersebut justru menunjukkan pola penyidikan yang lazim dalam perkara korupsi berskala besar. Pemeriksaan Ridwan Kamil tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari upaya menelusuri […]

  • Dedi Mulyadi Kampung Naga

    Tak Datang ke Kampung Naga, Pesan Dedi Mulyadi Justru Menggugah

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Dedi Mulyadi Kampung Naga menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat itu menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir langsung ke kawasan adat tersebut. Dalam keterangannya, Dedi menilai akses menuju Kampung Naga terlalu sempit dan berisiko mengganggu mobilitas warga jika kunjungannya memicu kerumunan besar. Berbicara saat menyapa warga di Tasikmalaya, Senin (4/5/2026), Dedi […]

expand_less