Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » DPR Dorong Gaji Layak Guru Minimal Rp5 Juta

DPR Dorong Gaji Layak Guru Minimal Rp5 Juta

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian nasional. Usulan gaji guru Rp5 juta yang didorong Komisi X DPR RI muncul setelah berbagai data menunjukkan bahwa penghasilan tenaga pendidik, terutama guru honorer, masih jauh dari kategori layak. Dikutip dari laman resmi DPR RI, usulan peningkatan kesejahteraan guru tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam pembahasan kebijakan pendidikan nasional ke depan.

Data yang dirilis Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) memperlihatkan kondisi yang masih memprihatinkan. Dari 403 responden guru di 25 provinsi, sebanyak 74 persen guru honorer tercatat memiliki penghasilan di bawah Rp2 juta per bulan. Bahkan, sekitar 13 persen di antaranya memperoleh penghasilan kurang dari Rp500 ribu setiap bulan.

Angka tersebut menjadi pengingat bahwa di balik peran besar guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, masih banyak tenaga pendidik yang menghadapi tantangan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika Guru Masih Berjuang Memenuhi Kebutuhan Dasar

Di berbagai daerah, kisah guru honorer yang bekerja dengan penghasilan terbatas bukan lagi hal baru. Sebagian mengajar sejak pagi hingga sore hari, lalu mencari pekerjaan tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Ada yang menjadi pedagang kecil, buruh harian, hingga memberikan les privat setelah jam sekolah selesai. Namun, di tengah berbagai keterbatasan tersebut, mereka tetap hadir di ruang kelas untuk mendidik generasi penerus bangsa.

Situasi inilah yang kemudian mendorong DPR RI untuk kembali menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru sebagai fondasi pembangunan pendidikan nasional.

Komisi X DPR RI Menilai Gaji Layak Guru Minimal Rp5 Juta

Dikutip dari laman resmi DPR RI, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kajian terkait standar penghasilan yang dinilai layak bagi tenaga pendidik.

Menurutnya, hasil perhitungan yang dilakukan Komisi X menunjukkan bahwa angka Rp5 juta merupakan nominal yang lebih mendekati kebutuhan kesejahteraan guru.

“Kami sudah menghitung di Komisi X, minimal Rp5 juta itu adalah angka yang layak atau nominal yang paling pas untuk kesejahteraan guru,” ujar Lalu Hadrian Irfani.

Ia menjelaskan, usulan tersebut tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga tanggung jawab profesi guru sebagai salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Anggaran 2027 Disebut Mulai Mengakomodasi Kenaikan Gaji Guru

Selain mendorong kebijakan peningkatan penghasilan, Komisi X DPR RI juga melihat adanya sinyal positif dalam penyusunan postur anggaran tahun 2027.

Menurut Lalu Hadrian Irfani, pemerintah mulai menunjukkan komitmen untuk menyiapkan anggaran yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

“Kami sudah melihat di postur anggaran 2027 ada itikad baik dari pemerintah untuk mempersiapkan anggaran dalam rangka kenaikan gaji guru dan tunjangan guru, baik yang ASN maupun non-ASN,” katanya.

Kebijakan tersebut dinilai penting karena peningkatan kesejahteraan guru tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi tenaga pendidik, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran dan keberlanjutan sistem pendidikan nasional.

Kesejahteraan Guru dan Masa Depan Pendidikan Indonesia

Para ahli pendidikan selama ini menilai bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, sarana prasarana, atau teknologi pembelajaran.

Di balik seluruh sistem pendidikan, terdapat sosok guru yang menjadi penggerak utama proses belajar. Karena itu, kesejahteraan guru menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pendidikan yang berkualitas.

Usulan gaji guru minimal Rp5 juta yang didorong Komisi X DPR RI memang masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah. Namun, munculnya pembahasan tersebut menunjukkan bahwa isu kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian dalam perencanaan kebijakan nasional.

Sebab, membangun pendidikan yang maju bukan hanya soal membangun gedung sekolah atau menyusun kurikulum baru. Pendidikan yang berkualitas juga membutuhkan guru yang sejahtera, dihargai, dan memiliki kepastian masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • risiko media sosial

    Risiko Media Sosial terhadap Anak Meningkat

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kasus Purwakarta kembali menyorot risiko media sosial pada anak dan lemahnya sistem proteksi digital. Air Bah Sunyi di Dunia Digital albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus dugaan tindak pidana terhadap seorang siswi SMP di Purwakarta kembali menegaskan risiko media sosial yang kian mengancam anak-anak. Polisi menetapkan seorang mahasiswa sebagai tersangka setelah ditemukan adanya interaksi awal antara pelaku […]

  • Kerang tutut cabe ijo pedas gurih dengan irisan cabai hijau dan tomat, disajikan hangat dalam wajan tradisional.

    Rahasia Masak Kerang Tutut Cabe Ijo Bumbu Melimpah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESYLE – Kerang tutut sering dianggap makanan kampung. Namun, di tangan yang tepat, ia berubah menjadi hidangan berkelas dengan rasa yang berlapis. Kerang Tutut Cabe Ijo menghadirkan sensasi pedas segar, gurih pekat, dan aroma rempah yang menggoda sejak pertama kali masuk wajan. Pertama, kita bicara soal bahan utama. Gunakan 1000 gram remis atau tutut […]

  • Musda KNPI Tasikmalaya

    Tegang! Musda KNPI Tasikmalaya Jadi Ujian Soliditas Pemuda

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musda KNPI Tasikmalaya mendadak jadi sorotan. Bukan sekadar agenda rutin, forum ini berubah menjadi momen krusial yang menguji soliditas pemuda sekaligus menentukan arah organisasi ke depan. Musda KNPI Tasikmalaya, atau musyawarah pemuda daerah, kini berada di titik penting. Di satu sisi, forum ini diharapkan berjalan lebih lancar dibanding daerah lain. Namun […]

  • Ilustrasi sinematik pusat gempa Pacitan magnitudo 6,4 di laut selatan Jawa berdasarkan analisis BMKG.

    Penyebab Gempa Pacitan Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Getaran gempa terasa kuat di sejumlah wilayah saat jarum jam menunjukkan pukul 01.06 WIB, Jumat dini hari, 6 Februari 2026. Warga di Pacitan dan berbagai daerah lain di selatan Jawa terbangun oleh guncangan yang berlangsung beberapa detik. Dalam waktu singkat, laporan gempa menyebar luas di media sosial. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan […]

  • Doa Memulai Pekerjaan

    Sebelum Bekerja, Bacalah Doa Ini agar Hati Lebih Tenang

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang memulai hari dengan terburu-buru. Ada yang langsung membuka laptop, mengecek pesan kantor, atau memikirkan target pekerjaan sejak pagi. Namun di tengah rutinitas itu, doa memulai pekerjaan justru sering terlupakan. Padahal, doa sebelum bekerja bukan sekadar ucapan ringan. Dalam Islam, doa tersebut menjadi bentuk tawakal, permohonan keberkahan rezeki, sekaligus pengingat bahwa […]

  • penyalahgunaan gas subsidi

    Polres Tasikmalaya Bongkar Penyalahgunaan Gas Subsidi

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya bongkar penyalahgunaan gas subsidi 3 kg ke 12 kg yang merugikan negara dan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Praktik penyalahgunaan gas subsidi kembali terungkap di Kabupaten Tasikmalaya. Kepolisian Resor Tasikmalaya membongkar aktivitas ilegal pemindahan gas LPG 3 kilogram bersubsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi di Kecamatan Cigalontang. Kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum, […]

expand_less