Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hebohkan Warga Cikatomas

Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hebohkan Warga Cikatomas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran Cikatomas menggegerkan warga Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan bangunan yang digunakan sebagai toko parfum dan Bank Mitra mengalami kerusakan berat.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Kampung Pakemitan 1 RT 001 RW 001. Saat sebagian besar warga masih terlelap, suasana kampung mendadak berubah ketika asap dan kobaran api terlihat dari salah satu bangunan di kawasan tersebut.

Beberapa warga mengaku pertama kali mengetahui kejadian itu setelah melihat cahaya kemerahan dari balik bangunan. Tidak lama kemudian terdengar teriakan meminta pertolongan yang membangunkan warga sekitar.

Dalam hitungan menit, warga berdatangan ke lokasi.

Tidak sedikit yang datang hanya dengan sandal rumah. Sebagian bahkan masih mengenakan sarung karena baru terbangun ketika kabar kebakaran menyebar dari mulut ke mulut.

Warga Berupaya Padamkan Api Sebelum Damkar Tiba

Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Di depan bangunan yang terbakar, beberapa ember plastik bekas terlihat digunakan untuk mengangkut air secara bergantian. Ada yang mengambil air dari rumah terdekat, ada pula yang membantu membuka akses agar warga lain bisa mendekat ke lokasi.

Meski kobaran api terus membesar, warga tetap berusaha menahan laju api agar tidak merambat ke bangunan lain yang berada tidak jauh dari titik kebakaran.

Sementara itu, laporan kejadian segera diteruskan kepada petugas.

Tak lama berselang, unsur Polsek Cikatomas, Koramil, Satpol PP, petugas pemadam kebakaran, dan warga setempat bersama-sama melakukan proses pemadaman.

Satpol PP di lokasi kebakaran di Desa Pakemitan, Cikatomas, Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026).

Toko Parfum dan Bank Mitra Mengalami Kerusakan Berat

Berdasarkan data yang diterima, bangunan yang terdampak terdiri atas dua sekat ruangan yang digunakan sebagai toko parfum dan Bank Mitra.

Api sempat menghanguskan sebagian besar bagian bangunan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.

Saat api mulai mengecil, sebagian warga masih bertahan di pinggir jalan kampung yang hanya cukup dilalui dua kendaraan roda empat secara bergantian. Mereka memperhatikan proses pemadaman sambil sesekali membantu petugas mengamankan area sekitar.

Beberapa warga memilih tetap berada di lokasi hingga menjelang pagi meskipun udara dini hari terasa cukup dingin.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Bekas Kebakaran Masih Terlihat Setelah Matahari Terbit

Ketika matahari mulai muncul dari balik perbukitan sekitar Pakemitan, bekas kebakaran masih terlihat jelas.

Jelaga hitam menempel pada dinding bagian depan bangunan. Beberapa bagian atap tampak rusak akibat paparan panas. Aroma material terbakar pun masih cukup terasa beberapa meter dari lokasi kejadian.

Di sekitar bangunan, sejumlah warga terlihat berdiri sambil memperhatikan sisa-sisa kerusakan. Sesekali mereka saling berbincang mengenai kejadian yang berlangsung hanya beberapa jam sebelumnya.

Ada yang menunjuk ke arah bagian bangunan yang paling parah terdampak. Ada pula yang mencoba mengingat kembali bagaimana api pertama kali terlihat.

Suasana sudah jauh lebih tenang. Namun jejak kebakaran masih menyisakan kesan yang sulit diabaikan.

Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Terlebih, kebakaran akibat hubungan arus pendek masih kerap terjadi dan sering muncul tanpa tanda yang mudah dikenali sebelumnya.

Di Pakemitan, api memang berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan korban jiwa. Namun bagi warga yang terbangun karena teriakan di tengah malam itu, dini hari Kamis kemungkinan akan tetap dikenang sebagai malam ketika ketenangan kampung mendadak berubah menjadi kepanikan.

Bangunan bisa diperbaiki. Dinding yang menghitam bisa dicat kembali. Tetapi beberapa orang yang menyaksikan kobaran api menjelang subuh mungkin akan terus mengingat bagaimana satu percikan yang diduga berasal dari instalasi listrik mampu mengubah suasana kampung hanya dalam waktu singkat.

Di tengah sunyi menjelang subuh, api berhasil dipadamkan sebelum merenggut nyawa. Namun di Pakemitan, jejak asap yang tersisa pagi itu mengingatkan satu hal: kebakaran selalu datang lebih cepat daripada yang sempat dibayangkan manusia. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kalender hijriyah

    Sejarah Kalender Hijriyah: Fakta yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kalender Hijriyah menyimpan sejarah yang tidak banyak diketahui. Banyak orang mengenal kalender Islam ini sebagai penentu ibadah seperti puasa dan haji. Namun, sejarah kalender Hijriyah, asal-usul penanggalan Islam, serta sistem kalender bulan dalam Islam ternyata memiliki kisah menarik yang jarang dibahas. Selain itu, kalender Hijriyah tidak muncul begitu saja. Ada proses […]

  • O2SN Tasikmalaya 2026

    2 Pelajar Tasikmalaya Raih 3 Medali O2SN Nasional 2026

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – O2SN Tasikmalaya 2026 mencatat kabar membanggakan. Dua pelajar asal Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih tiga medali pada O2SN tingkat nasional 2026, masing-masing satu emas dan dua perak. Dua pelajar tersebut adalah Nafal Raya Tri Shindid dari SMP Negeri 1 Rajapolah dan Fathir Hadiyan Faturrohman dari SDN 5 Manonjaya. Keduanya tampil pada cabang […]

  • Pelabuhan Batam dipadati warga Singapura yang menyeberang untuk berbelanja dan memenuhi kebutuhan hidup akibat mahalnya biaya hidup di Singapura

    Batam Jadi Pelarian Biaya Hidup Warga Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 290
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Setiap 30–60 menit, sebuah kapal feri berangkat dari Singapura menuju Batam. Ritmenya lebih menyerupai jadwal MRT kota maju ketimbang transportasi laut lintas negara. Jumlah penumpangnya pun mencolok: sekitar 10.000 orang per hari. Fenomena ini terjadi di luar musim liburan. Batam sedang mengalami sesuatu yang melampaui lonjakan wisata. Kota ini berubah menjadi […]

  • tata kelola masjid

    Muhammad Jazir dan Warisan Tata Kelola Masjid

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Muhammad Jazir wafat, meninggalkan warisan tata kelola masjid terbuka yang berpihak pada pelayanan dan pemberdayaan umat. albadarpost.com, HUMANIORA – Tokoh pembaru tata kelola masjid, Muhammad Jazir, wafat di Yogyakarta pada Senin, 22 Desember 2025. Kepergiannya meninggalkan jejak penting dalam perubahan cara masjid berfungsi, dari ruang ibadah tertutup menjadi pusat layanan umat yang inklusif dan berorientasi […]

  • Passport Index 2026

    Kini, WNI Bisa Keliling Dunia Tanpa Visa

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Passport Index 2026 membuka akses bebas visa ke 43 negara, memberi kemudahan perjalanan internasional bagi WNI. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagi banyak warga Indonesia, bepergian ke luar negeri selama ini identik dengan antrean visa, biaya tambahan, dan ketidakpastian. Mulai Januari 2026, situasi itu perlahan berubah. Passport Index 2026 mencatat paspor Indonesia kini mendapat akses bebas visa […]

  • 7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 236
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi unik di pondok pesantren sering membuat banyak orang penasaran. Kehidupan santri ternyata tidak hanya diisi dengan belajar agama, tetapi juga dipenuhi kebiasaan khas pesantren yang memiliki makna mendalam. Selain membentuk kedisiplinan, tradisi pesantren juga melatih kebersamaan, kesederhanaan, serta rasa hormat kepada guru. Karena itu, banyak kebiasaan santri tetap bertahan meskipun zaman […]

expand_less