Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Siti Hajar dan Nabi Ismail: Kisah Sunyi yang Melahirkan Kota Makkah

Siti Hajar dan Nabi Ismail: Kisah Sunyi yang Melahirkan Kota Makkah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail selama ini sering hanya muncul sekilas saat membahas sejarah kurban atau asal-usul air Zamzam. Padahal di balik perjalanan itu, tersimpan salah satu kisah paling emosional dalam sejarah Islam: tentang seorang ibu yang bertahan di padang tandus, seorang anak kecil yang menangis kehausan, dan sebuah kota suci yang lahir dari kesunyian.

Banyak orang mengenal Nabi Ibrahim AS sebagai tokoh utama dalam sejarah Iduladha. Namun tidak banyak yang benar-benar membayangkan bagaimana beratnya perjalanan yang dijalani Siti Hajar saat ditinggalkan di lembah Makkah yang saat itu masih kosong dan sunyi.

Tidak ada rumah.

Tidak ada pohon besar.

Bahkan suara manusia pun nyaris tidak terdengar.

Siti Hajar Ditinggalkan di Lembah Tandus Tanpa Siapa Pun

Allah SWT mengabadikan doa Nabi Ibrahim AS dalam Al-Qur’an:

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumah-Mu yang dihormati.”
(QS. Ibrahim: 37)

Lembah itu panas dan kering. Angin gurun bergerak pelan sambil membawa pasir tipis yang kadang menempel di kaki. Tidak ada suara pasar. Tidak ada percakapan manusia. Yang terdengar mungkin hanya desiran angin dan tangis kecil Nabi Ismail yang mulai kehausan.

Di tempat itulah Nabi Ibrahim meninggalkan Siti Hajar dan bayi kecilnya.

Dalam riwayat Shahih Bukhari dijelaskan, Siti Hajar sempat mengejar Nabi Ibrahim sambil bertanya:

“Apakah Allah yang memerintahkan ini?”

Ketika Nabi Ibrahim menjawab “ya”, Siti Hajar berkata:

“Kalau begitu, Allah tidak akan menyia-nyiakan kami.”

Kalimat itu sangat singkat.

Namun justru dari sanalah keteguhan seorang ibu terlihat begitu besar.

Siti Hajar Tidak Hanya Berdoa, Tapi Juga Berlari

Saat bekal air mulai habis, Nabi Ismail kecil menangis kehausan. Tenggorokan terasa kering. Udara gurun makin panas. Pasir tipis bahkan mungkin ikut masuk ke sela sandal saat Siti Hajar berlari kecil di antara bukit.

Di titik itu, Siti Hajar tidak hanya duduk dan menunggu mukjizat.

Ia bergerak.

Dari Bukit Shafa ke Marwah. Lalu kembali lagi.

Satu kali.

Dua kali.

Tiga kali.

Sampai tujuh kali.

Sa’i yang hari ini dilakukan jutaan jamaah haji dan umrah ternyata lahir dari perjuangan seorang ibu mencari air untuk anaknya.

Di beberapa riwayat disebutkan, Siti Hajar sempat mempercepat langkah ketika melewati lembah kecil karena pandangannya terhadap Nabi Ismail terhalang. Kepanikan itu terasa sangat manusiawi.

Ia hanya seorang ibu yang takut kehilangan anaknya.

Dan mungkin di situlah kisah ini terasa begitu dekat dengan kehidupan banyak orang hari ini.

Air Zamzam Muncul dari Dekat Kaki Nabi Ismail

Setelah usaha panjang itu, pertolongan Allah akhirnya datang dengan cara yang tidak disangka.

Malaikat Jibril menghentakkan tanah di dekat kaki Nabi Ismail, lalu muncullah mata air Zamzam.

Air itu terus mengalir hingga hari ini.

Data dari Masjidil Haram menunjukkan sumur Zamzam kini menjadi salah satu sumber air utama bagi jutaan jamaah setiap musim haji dan umrah. Distribusinya bahkan menggunakan jaringan modern yang menjangkau hampir seluruh area Masjidil Haram.

Namun yang sering terlupakan, awal mula Zamzam justru lahir dari perjuangan sunyi seorang ibu.

Bukan muncul di atas bukit tempat Siti Hajar berlari.

Tetapi dekat kaki kecil Ismail.

Seolah Allah ingin menunjukkan bahwa manusia wajib berusaha, sementara arah pertolongan tetap menjadi rahasia-Nya.

Nabi Ismail Tumbuh dari Didikan Ibu yang Tangguh

Kisah Nabi Ismail sering langsung dikaitkan dengan peristiwa kurban. Padahal sebelum itu, ia tumbuh bersama sosok ibu yang luar biasa kuat.

Ia melihat bagaimana Siti Hajar bertahan hidup di lembah asing. Bagaimana ibunya tidak menyerah meski berada di tempat yang nyaris tidak memiliki apa pun.

Pelan-pelan, lembah itu mulai didatangi manusia karena keberadaan Zamzam. Dari sanalah kehidupan Makkah tumbuh.

Maka ketika Nabi Ismail berkata kepada ayahnya:

“Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu.”
(QS. Ash-Shaffat: 102)

Keberanian itu bukan muncul tiba-tiba.

Ada keteguhan yang sudah ia lihat sejak kecil dari seorang ibu bernama Siti Hajar.

Hari ini, banyak orang mungkin mengenang sa’i hanya sebagai bagian dari ibadah haji dan umrah. Padahal di balik ritual itu ada jejak seorang ibu yang berlari dengan napas memburu di tengah gurun.

Dan jejak itu terus diulang jutaan manusia hingga sekarang.

Makkah Tumbuh dari Kesabaran dan Air Mata

Yang jarang disadari, Makkah tidak hanya dibangun oleh doa Nabi Ibrahim AS.

Kota suci itu juga tumbuh dari langkah kaki Siti Hajar, tangisan Nabi Ismail, dan kesabaran panjang di tengah lembah tandus.

Di beberapa rumah hari ini, mungkin masih ada ibu yang diam-diam menahan lelah demi anaknya. Ada juga yang tetap terlihat tenang meski pikirannya penuh tentang kebutuhan hidup esok hari.

Karena itu, kisah Siti Hajar terasa tidak pernah benar-benar jauh.

Makkah tidak lahir dari kemewahan.

Ia tumbuh dari seorang ibu yang tetap berlari di tengah gurun, bahkan saat tidak ada siapa pun selain Allah yang mendengarkan tangisnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • parkir non tunai Tasikmalaya

    Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern. Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa […]

  • Keuangan Ilegal

    OJK Bertindak Tegas Blokir Ribuan Keuangan Ilegal Sepanjang 2025

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    OJK memblokir ribuan Keuangan Ilegal untuk memperkuat perlindungan konsumen sepanjang 2025. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memblokir 2.617 entitas Keuangan Ilegal sepanjang Januari–November 2025. Kebijakan ini menandai eskalasi penindakan terhadap praktik penipuan digital yang semakin mempengaruhi keamanan finansial masyarakat. Langkah tersebut penting karena jumlah korban dan nilai kerugian terus meningkat dalam dua […]

  • PKL Masjid Agung Singaparna

    PKL Masjid Agung Singaparna Ditata, Bupati Janjikan Solusi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – PKL Masjid Agung Singaparna mulai memasuki tahap penataan sebagai bagian dari rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik Tasikmalaya. Di tengah kekhawatiran pedagang, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menegaskan bahwa Pemkab Tasikmalaya memilih pendekatan dialog dan pendataan untuk merelokasi PKL Singaparna, bukan melakukan penggusuran. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan […]

  • Pj Sekda Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Melantik Pj Sekda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pelantikan Pj Sekda Tasikmalaya menjadi awal pengawasan publik terhadap efektivitas birokrasi dan pelayanan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya menandai pergantian figur kunci dalam struktur birokrasi daerah. Namun di balik prosesi resmi, publik menaruh perhatian lebih besar pada satu hal: sejauh mana jabatan strategis ini mampu memperbaiki tata kelola pemerintahan […]

  • manasik haji Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Soroti Pelayanan Haji Humanis, 655 Jamaah Ikut Manasik

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Manasik haji Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah ratusan calon jamaah mengikuti kegiatan terintegrasi yang digelar secara resmi di Gedung Islamic Center. Program ini tidak hanya menghadirkan simulasi ibadah, tetapi juga memperkuat bimbingan haji Tasikmalaya dan kualitas layanan jamaah secara menyeluruh. Melalui pendekatan terstruktur, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap peserta memahami […]

  • Konvoi Bobotoh Banjar

    Euforia Persib di Banjar Pecah, Ribuan Bobotoh Konvoi Keliling Kota

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Euforia kemenangan Persib Bandung disambut meriah oleh ribuan Bobotoh di Kota Banjar dengan menggelar konvoi keliling kota, Sabtu (23/05/2026). Sejak sore, iring-iringan kendaraan roda dua dan roda empat mulai memenuhi sejumlah ruas jalan utama Kota Banjar. Bendera biru Persib berkibar dari atas motor, kaca mobil, hingga bak terbuka kendaraan pick up […]

expand_less