Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Rotasi Besar Pemkab Ciamis, Puluhan Camat dan Pejabat Bergeser

Rotasi Besar Pemkab Ciamis, Puluhan Camat dan Pejabat Bergeser

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana birokrasi di Kabupaten Ciamis mulai bergerak cukup besar menjelang pertengahan tahun 2026. Nama-nama pejabat berganti. Sejumlah camat berpindah posisi. Beberapa ruangan kantor pemerintahan pun mulai terlihat lebih sibuk dibanding biasanya sejak pagi.

Di salah satu sudut kantor, kardus arsip bekas tampak ditumpuk dekat pintu ruangan. Bunyi printer dan stapler terdengar hampir tanpa jeda. Ada pegawai muda yang sibuk mencetak salinan SK sambil mondar-mandir membawa map biru.

Sesekali pegawai memanggil staf dari balik meja administrasi yang mulai dipenuhi dokumen pelantikan.

Di meja lain, pegawai masih meninggalkan stempel jabatan lama sebelum memindahkannya pelan ke laci bagian bawah.

Di tengah suasana itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai memperkuat mesin pemerintahan daerah melalui rotasi pejabat Ciamis.

Berdasarkan dokumen pelantikan pejabat tahun 2026, Pemkab Ciamis melakukan pengangkatan, pemindahan, hingga pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan jabatan fungsional di berbagai sektor strategis.

Banyak Camat Bergeser, Kecamatan Jadi Fokus Penguatan

Perubahan paling terasa terlihat di level kecamatan. Sejumlah posisi camat mengalami rotasi dalam penyegaran birokrasi kali ini.

Beberapa nama yang tercatat antara lain:

  • Asep Misbahudin menjadi Camat Lakbok,
  • Sutiaman menjadi Camat Cipaku,
  • Iwan Setiawan menjadi Camat Panjalu,
  • Osep Hernandi menjadi Camat Cisaga,
  • Eka Yudha Katresna menjadi Camat Baregbeg,
  • hingga Agus Taofik menjadi Camat Tambaksari.

Rotasi tersebut dinilai cukup penting karena kecamatan merupakan titik paling dekat antara pemerintah dan masyarakat.

Di banyak daerah, wajah birokrasi sering kali justru dinilai dari pelayanan tingkat kecamatan:

  • seberapa cepat surat selesai,
  • seberapa mudah warga mendapat pelayanan,
  • dan seberapa responsif aparatur wilayah menghadapi persoalan masyarakat.

Karena itu, pergantian camat biasanya tidak sekadar soal perpindahan kursi jabatan.

Ada target kerja baru yang ikut bergerak di belakangnya.

Di beberapa kantor kecamatan, papan nama pejabat lama mulai dilepas perlahan sejak siang. Ada pegawai yang membantu memindahkan tanaman meja dan kalender dinding. Ada pula yang masih sibuk memilah dokumen lama sebelum ruangan ditempati pejabat baru.

Suasananya sederhana.

Tetapi ritme birokrasi sebenarnya sedang berubah.

Pemkab Ciamis Perkuat Mesin Pemerintahan hingga Level Bawah

Selain rotasi camat, Pemkab Ciamis juga melakukan penguatan besar di level administrator dan pengawas.

Sejumlah jabatan strategis mengalami pengisian ulang, mulai dari:

  • kepala bidang,
  • sekretaris dinas,
  • kepala seksi,
  • hingga subbagian tata usaha kecamatan.

Sektor yang paling banyak mengalami penyegaran antara lain:

  • pendidikan,
  • ketertiban umum,
  • pemberdayaan masyarakat,
  • kesehatan,
  • pertanian,
  • dan pelayanan wilayah.

Langkah tersebut memberi sinyal bahwa Pemkab Ciamis tidak hanya fokus di level pimpinan atas, tetapi juga mulai membenahi struktur kerja sampai lini paling bawah.

Karena dalam birokrasi daerah, masalah pelayanan publik sering justru muncul dari ritme administrasi harian yang terlihat kecil.

Kadang masyarakat tidak terlalu hafal siapa kepala dinasnya. Tetapi mereka sangat mengenal siapa camat, lurah, atau kepala seksi yang setiap hari melayani di wilayahnya sendiri.

Digitalisasi Pemerintahan Mulai Dipercepat

Selain penyegaran wilayah, Pemkab Ciamis juga mulai memperkuat sektor digitalisasi pemerintahan.

Hal itu terlihat dari pengangkatan sejumlah jabatan:

  • pranata komputer,
  • analis kebijakan,
  • pranata humas,
  • hingga posisi layanan e-Government di Dinas Komunikasi dan Informatika.

Pemkab Ciamis menempatkan beberapa pejabat khusus untuk memperkuat sistem layanan digital dan tata kelola administrasi elektronik daerah.

Langkah ini cukup relevan dengan perubahan birokrasi modern yang kini semakin bergantung pada:

  • data digital,
  • pelayanan cepat,
  • dan pengelolaan informasi elektronik.

Di beberapa ruangan kantor pemerintahan, para pegawai kini lebih sering mengetik di keyboard dibanding membuka dan menutup lemari arsip besi seperti dulu. Pegawai muda mulai terbiasa memindai dokumen lewat komputer sambil membuka grup koordinasi pelayanan di layar ponsel.

Perubahannya mungkin pelan.

Tetapi arah pemerintahannya mulai terlihat.

Regulasi Pelantikan Pejabat Pemkab Ciamis 2026

Rotasi dan pengangkatan pejabat tersebut mengacu pada sejumlah regulasi resmi, di antaranya:

  • Keputusan Bupati Ciamis Nomor 800.1.3.3/KPTS.652/BKPSDM.3/2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama,
  • Keputusan Bupati Ciamis Nomor 800.1.3.3/KPTS.710/BKPSDM.3/2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pengukuhan Jabatan Administrator dan Pengawas,
  • serta Keputusan Bupati Ciamis Nomor 800.1.3.3/KPTS.709/BKPSDM.3/2026 tentang Pengangkatan Jabatan Fungsional.

Regulasi tersebut menjadi dasar hukum dalam penataan birokrasi daerah tahun 2026.

Rotasi Jabatan Bukan Sekadar Pergantian Nama

Bagi sebagian masyarakat, rotasi pejabat mungkin hanya terlihat seperti pergantian nama di papan ruangan kantor pemerintahan.

Padahal di balik itu, ada arah besar yang sedang dibangun:

  • percepatan pelayanan,
  • penguatan wilayah,
  • penataan birokrasi,
  • dan adaptasi menghadapi era digital.

Sebab pemerintahan daerah hari ini tidak lagi cukup hanya berjalan rutin.

Mereka dituntut bergerak lebih cepat, lebih responsif, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Dan mungkin benar, kekuatan sebuah daerah kadang tidak hanya terlihat dari megahnya gedung pemerintahan.

Tetapi dari seberapa siap orang-orang di dalamnya bekerja ketika masyarakat benar-benar membutuhkan pelayanan.

Karena dalam birokrasi modern, yang menentukan maju atau lambatnya sebuah daerah bukan sekadar siapa yang duduk di kursi jabatan, tetapi siapa yang mampu membuat roda pelayanan tetap bergerak bahkan ketika perubahan datang hampir bersamaan dari segala arah. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi Pemerintahan Sumedang

    Sumedang Jadi Rujukan Tata Kelola Pemerintahan Digital

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kemendagri menilai digitalisasi pemerintahan Sumedang layak jadi percontohan nasional yang transparan dan akuntabel. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah pusat menilai langkah Kabupaten Sumedang dalam membangun sistem pemerintahan berbasis digital bukan sekadar inovasi teknis, melainkan strategi kebijakan yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Digitalisasi Pemerintahan Sumedang dinilai berhasil menjawab dua kebutuhan mendasar birokrasi daerah: transparansi […]

  • Program sosial

    Kolaborasi Polda Jabar Dorong Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polda Jawa Barat terus memperkuat peran sosial kepolisian dengan mendorong seluruh jajaran Polres untuk terlibat aktif dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini menjadi bagian dari program sosial yang menyasar langsung peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di berbagai daerah di Jawa Barat. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol […]

  • kasus leptospirosis di Pangandaran

    Kasus Leptospirosis Meningkat di Pangandaran, Dinkes Intensifkan Sosialisasi dan Pengendalian Tikus

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kasus leptospirosis di Pangandaran tembus 22 kasus per September 2025. Dinkes perketat pengendalian tikus dan sosialisasi APD untuk cegah lonjakan. Kasus Leptospirosis Terkini albadarpost.com, LENSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran kembali mencatat kenaikan kasus leptospirosis. Hingga September 2025, terdapat 22 warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini. Penyakit tersebut biasanya menyebar melalui air […]

  • perdagangan orang

    Polres Garut Bongkar Perdagangan Orang di Bali

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Polres Garut ungkap perdagangan orang di Bali melalui penyamaran polwan. 20 korban berhasil diselamatkan. albadarpost.com, LENSA – Pengungkapan jaringan perdagangan orang yang melibatkan warga Garut terjadi awal 2018. Dua polwan Polres Garut, Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria, menyamar sebagai pekerja seks komersial untuk menelusuri modus perekrutan korban yang berujung eksploitasi di Bali. Penindakan ini […]

  • tanam pohon langka

    Tasikmalaya Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Penanaman Pohon Langka

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Upaya tanam pohon langka di Tasikmalaya dorong mitigasi bencana dan perbaikan kualitas lingkungan. albadarpost.com, HUMANIORA – Aksi tanam pohon langka kembali mengisi kawasan Arboretum Pasir Bakukung, Desa Gunung Tanjung, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu pagi, 22 November 2025. Pagi itu, puluhan relawan dari Komunitas Nyaah Ka Alam membawa bibit yang sebagian besar merupakan jenis endemik Jawa […]

  • Haji Uang Pinjaman

    Haji dari Utang, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Fiqih dan Tasawuf

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pertanyaan tentang haji uang pinjaman dan umroh memakai dana utang sering muncul di tengah masyarakat. Apalagi biaya perjalanan ke Tanah Suci terus naik dari tahun ke tahun. Tidak sedikit orang akhirnya memilih meminjam uang demi bisa segera berangkat haji atau umroh. Kadang obrolan keberangkatan umroh sekarang justru dimulai dari simulasi cicilan di […]

expand_less